Because You’re Lips (part 1)

Title : Because You’re Lips

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

                : Lee Donghae

                : Cho Kyuhyun

                : Kim Heechul

                : Lee Sungmin

                : Im Yoona

Support Cast : Kwon Yuri

                          : Tiffany Hwang

                          : Choi Sooyoung

Genre : Romance

Rating : PG – 15

A/N : ff ini terispirasi dari mimpiku dan sedikit aku tambahin 😀

        FF ini hanya fiktif belaka, bila ada kesamaan cerita, tokoh, kejadian dan tempat itu semua hanya kebetulan semata.

***Because You’re Lips***

“emm..Sica ”ucap seorang wanita paruh baya yang diyakini adalah eomma dari yeoja yang dipanggil Sica dan bernama lengkap Jessica Jung itu. Jessica yang sedang sibuk menikmati makan malamnya pun menoleh kearah eommanya yang tepat berada di depannya. “ne eomma?”sahutnya.

“kau sudah punya pacar?”tanya eomma Jessica.

Jessica menaikkan satu alisnya.’sejak kapan eomma peduli dengan urusan seperti ini?’pikirnya dalam hati”waeyo? Kenapa eomma menanyakan itu?”selidik Jessica.

“begini Sica”appa Jessica yang tadi diam pun ikut bicara, ia memberi jeda”appa berencana akan menjodohkanmu dengan anak kenalan appa”jelas Mr. Jung.

Mata Jessica terbelalak ketika mendengar ucapan appanya itu”aku-“

“appa harap kau tidak menolak perjodohan ini Sica, karena jujur saja keuangan keluarga kita sedang tidak baik”potong Mr. Jung.

Jessica mendesah pelan”memangnya tidak ada cara lain selain dengan menjodohkanku?”tanya Jessica. Ia benar-benar tidak mau dijodohkan. C’mon ini 2012, siapa yang mau dijodohkan??pikirnya

“eobseo”jawab Mr. Jung pelan.

“kau mau kan Sica?”tanya Mrs. Jung memastikan.

‘tapi aku tidak mau eomma, appa’ucap Jessica dalam hati.

“…”

“Sica?”

“…”

“kau coba saja dulu Sica, eomma dengar anak yang akan  dijodohkan denganmu itu tampan”bujuk Mrs. Jung.

Mata Jessica terbelalak”jadi eomma belum pernah melihatnya?”tanya Jessica kaget. Bagaimana tidak, orang tuanya akan menjodohkannya dengan seseorang yang bahkan mereka tidak tahu.

Mrs. Jung menyadari bahwa ia sudah salah berkata”tapi eomma yakin bahwa orang itu baik Sica”jelas Mrs. Jung berusaha meyakinkan Jessica.

Jessica diam sejenak“permisi aku mau ke kamar”serunya dan berjalan kearah kamarnya dilantai dua.

~~~***~~~

“mwo? Kau akan dijodohkan?”pekik ketiga teman Jessica bersamaan.

“lalu?”tanya Yuri, salah satu sahabat Jessica.

Jessica menaikan bahunya“entahlah, aku bingung”serunya dan bersandar di kursi kelasnya.

“saranku, lebih baik kau terima Sica”nasihat Tiffany, sahabat Jessica juga.

“no no, aku tidak setuju. Sebaiknya kau tolak saja Sica, bagaimana kalau orang yang akan dijodohkan itu jahat? Dan kau akan disiksa?”sahut Sooyoung dengan sedikit menggebu. Dia juga sahabat Jessica.

“ya! Kau jangan berpikir negative dulu Sooyoung”omel kedua sahabat Jessica yang lain, Tiffany dan Yuri.

“siapa tahu dia memang benar orang baik”tambah Yuri.

“tapi Yul-“sergah Sooyoung.

“cukup! Jadi kesimpulannya bagaimana?”tanya Jessica memotong perdebatan Sooyoung dan Yuri.

“terima”ucap Yuri dan Tiffany.

“tidak”ucap Sooyoung.

“satu lawan dua!”ucap Tiffany.

Jessica membuang napasnya dengan berat”baiklah”seru Jessica pasrah. Ia akan menerima perjodohan itu.

~~ ~***~~~

“Jessica, nanti kau harus jaga sikap. Keluarga ini adalah keluarga yang sangat terpandang”Mrs. Jung mengingatkan.

“iya eomma, eomma sudah mengatakan itu berkali-kali”seru Jessica kesal.

Saat Jessica dan keluarganya sampai di rumah calon tunangannya itu, mereka di sambut dengan baik. Rumah calon tunangan Jessica benar-benar besar dan terlihat sangat mewah.

“selamat datang”sambut wanita paruh baya yang masih terlihat cantik, yang diyakini adalah eomma dari calon tunangan  Jessica.

“mari masuk”serunya dan mengajak keluarga Jung kedalam rumah mewah itu.

Jessica mengedarkan pandangannya kepenjuru rumah mewah ini.

‘benar-beanr bagus’ ucap Jessica dalam hati.

“silahkan duduk”serunya lagi saat mereka sudah berada di ruang tamu.

“kamsahamnida”

“wah jadi ini anakmu Yonghwa-ssi? Dia sangat cantik”ucap lelaki paruh baya, yang sudah pasti adalah ayah cari calon tunangan Jessica.

“ah, anda bisa saja Hyukjae-ssi”balas Mr. Jung.

“siapa namamu cantik?”tanya Mr. Lee ramah.

“Jessica jung imnida”jawab Jessica sambil tersenyum.

“wah dia benar-benar cantik saat tersenyum”komentar Mr and Mrs Lee.

“kamsahamnida”ucap Jessica sambil sedikit membungkukan badanya, hormat.

“selain cantik kau juga sopan”seru Mrs. Lee. Jessica hanya tersenyum.

“yeobo sebaiknya kau panggil anak kita”ucap Mr. Lee.

“tidak perlu appa, aku sudah ada disini”ucap seorang namja.

‘apakah dia calon tunanganku’pikir Jessica.

“mana Hyungmu?”tanya Mr. Lee.

“sedang bersiap”jawab orang itu singkat.

“baiklah, nah kenalkan ini anakku yang kedua”ujar Mr. Lee.

“annyeong haseyo, Lee Donghae imnida”ucap namja itu sambil menyalami Mr dan Mrs. Jung.

Lalu menjabat tangan Jessica”Lee Donghae”ucap Donghae sambil tersenyum.

“Jessica Jung”balas Jessica seadanya.

Donghae menatap Jessica lekat, membuat Jessica sedikit risih. Jessica berusaha melepaskan tautan tangan mereka, tapi Donghae menahannya membuat Jessica kesal.

“ehem”dehem Jessica membuat tautan tangan mereka terlepas.

“ahjumma, dimana letak toiletnya?”tanya Jessica.

“eh, toilet?”serunya Mrs. Lee, Jessica menganggukan kepalanya.

“Hae-ah, sebaiknya kau antarkan Jessica ke toilet”saran Mrs. Lee.

“aniyo ahjumma, aku bisa sendiri”tolak Jessica cepat, ia takut jika Donghae yang mengantarnya.

“tak apa, biar Donghae saja yang mengantarmu”putus Mr. Lee

Mau tidak mau akhirnya Jessica diantar Donghae. Ternyata letak Toilet dirumah keluarga Lee lumayan jauh, jadi memang harus diantar supaya tidak tersesat dirumah semegah  kediaman keluarga Lee ini.

‘pantas aku harus diantar, toiletnya jauh’ucap Jessica dalam hati.

Jessica masuk kedalam toilet keluarga Lee yang sangat mewah sama seperti toilet yang ada di hotel berbintang lima, benar-benar bagus dan mewah.

“waw”komentar Jessica saat memasuki toilet itu.

“sangat jauh berbeda dengan rumahku”seru Jessica kagum. Pantas kedua orang tuanya ingin menjodohkannya dengan keluarga Lee, selain sangat kaya keluarga Lee juga sangat ramah.

“mungkin aku akan bahagia jika menikah dengan anak keluarga Lee ini”gumam Jessica.

“Hey apa kau baik-baik saja?”tanya Donghae karena Jessica sudah cukup lama di dalam kamar mandi tapi tidak kunjung keluar.

Mendengar suara Donghae membuat Jessica tersadar dari lamunannya”ah ne”balas Jessica.

Kriett

Jessica membuka pintu toilet dengan perlahan.

“kenapa lama sekali?”tanya Donghae ketika Jessica keluar.

“mules”jawab Jessica singkat dan berlalu dari hadapan Donghae..

“cih, bilang saja kau terkagum melihat toiletku yang sangat bagus, jadinya kau lama di dalam”ujar Donghae dengan nada mengejek.

Jessica berhenti dan berbalik”mwoya?”seru Jessica kaget dan tidak percaya orang yang ia kira baik dan ramah ternyata sangat sombong.

Donghae tersenyum, ah tidak lebih tepatnya menyeringai”sayang sekali ya kau memiliki wajah yang cantik tapi pendengaranmu buruk-tuli”ucap Donghae dengan tidak berperasaan.

Seketika wajah Jessica memerah bukan karena tersipu malu tapi karena marah.

“bugh”

Jessica memukul dinding yang tepat berada disamping kiri Donghae”jaga bicaramu Lee Donghae”geram Jessica.

Mata Donghae terbelalak, kaget? Tentu saja. Ia tidak menyangka yeoja dihadapannya ini akan memiliki tenaga yang besar seperti tadi. Tapi Donghae yang cerdik dan banyak akalnya tidak menunjukan ke kagetannya malah ia menyeringai setelah mendapatkan ide untuk mengerjai yeoja cantik di hadapannya ini.

Jessica yang melihat gelagat aneh dari Donghae hanya menaikan sebelah alisnya, bingung. Tiba-tiba merasakan firasat buruk.

Donghae menarik pinggang Jessica dan mendekapnya erat, Jessica membelalakan matanya, kaget.

“ya! Lepas”panik Jessica saat ia berusaha melepaskan diri dari Donghae tapi tidak bisa karena Donghae yang lebih kuat dari Jessica, ya karena dia seorang namja.

Seringai Donghae semakin mengembang melihat ekspresi kaget Jessica. Donghae semakin melancarkan aksinya, ia mengelus pipi sebelah kiri Jessica, membuat Jessica semakin takut.

“lepas”bentak Jessica dengan suara yang sedikit bergetar.

“kenapa aku harus melepaskanmu? Aku menikmati keadaan ini dan aku yakin kau juga, hanya saja kau malu mengakuinya”ujar Donghae santai sambil terus membelai wajah Jessica dengan tangan satunya mendekap pinggang Jessica erat.

Jessica benar-benar kesal kepada Donghae yang menganggap dirinya rendah. Jessica menatap Donghae dengan tajam, tapi Donghae tidak menghiraukan tatapan tajam Jessica. Jessica yang sudah sangat kesal dengan Donghae akhirnya membenturkan kepalanya kearah Donghae dan tepat mengenai hidung mancung Donghae karena memang tinggi Jessica yang hanya sebatas itu dengan Donghae.

“bugh”

“awww”ringis Donghae dan sontak melepaskan tanganya dari pinggang Jessica lalu mengelus hidungnya yang memerah.

“awww, kau merusak hidungku”seru Donghae kesal.

Sementara Jessica menatap Donghae yang sedang kesakitan dengan tatapan puas”kau kan kaya, operasi saja hidungmu supaya lebih mancung”ledek Jessica lalu berlalu meninggalkan Donghae.

“kurang ajar”geram Donghae lalu mencengkram lengan kiri Jessica dan membalikan tubuh Jessica secara paksa.

“CHU”

Dengan kasar Donghae mencium bibir Jessica, sementara Jessica membelalakan matanya atas musibah yang baru saja menimpanya. Donghae masih terus mencium bibir Jessica dengan ganas, sementara Jessica yang terlalu shock hanya menatap mata Donghae yang sedang terpejam menikmati ciumannya dengan pandangnan kosong tidak sanggup protes dan sebagainya. Donghae terus mencium bibir Jessica tanpa ampun melampiaskan kekesalannya, sekarang Donghae melumat bibir Jessica kasar. Karena lumatan Donghae yang terlalu kasar akhirnya Jessica tersadar dari dunia shocknya dan mendorong bahu Donghae kasar membuat ciuman mereka terlepas.

Jessica memegang bibirnya dengan perasaan campur aduk, kesal, marah dan benci. Sementara Donghae sedang tersenyum cerah dan melap air liurnya yang jatuh akibat ciuman hotnya tadi. Donghae menghampiri Jessica dan melap bibir Jessica yang mengeluarkan liur akibat ciuman tadi dengan tangannya kanannya”I like you’re lips”ucap Donghae genit sambil mengedipkan matanya.

Dengan cepat Jessica menepis tangan Donghae dari bibirnya”mesum”geram Jessica dan berjalan meninggalkan Donghae dilorong menuju meja makan. Sebenarnya Jessica ingin memukul Donghae, tapi ia takut kejadian tadi terulang kembali.

Donghe tersenyum senang melihat sikap judes Jessica, berbeda dari beberapa menit yang lalu yang membenci sikap Jessica itu. Donghae menyentuh bibirnya, masih terasa saat ia dan Jessica berciuman, ah tidak lebih tepatnya saat ia mencium paksa bibir Jessica”bibirnya membuatku candu”gumam Donghae senang dan berjalan ke meja makan.

“kenapa kau baru sampai Donghae-ah?”tanya Mrs. Lee.

Donghae duduk di kursinya di samping Hyungnya yang mungkin bergabung saat ia dan Jessica di toilet, sekarang Donghae duduk tepat di hadapan Jessica”Jessica meninggalkanku”jawab Donghae santai.

Jessica menatap Donghae sebal”mianhae, tadi aku buru-buru karena aku sudah lapar”elak Jessica.

Donghae menatap Jessica dengan tatapan menggoda dan menyentuh bibirnya dengan gaya seduktif mengingatkan Jessica akan ciuman tadi lalu mengedipkan matanya kearah Jessica. Jessica yang melihat sikap Donghae hanya bisa menatap Donghae tajam.

“yasudah, mari kita makan”ujar Mr. Lee memberi perintah.

Selama makan malam tidak ada yang berbicara sedikitpun yang terdengar hanya suara sendok, garpu dan piring yang saling beradu. Setelah makan kedua keluarga melanjutkan pembicaraan diruang keluarga kediaman Lee.

“seperti yang sudah diketahui semuanya, acara makan malam kali ini berniat menjodohkan antara Jessica Jung dan Lee Donghae”ucap Mr. Lee.

Napas Jessica tercekat mendengar ucapan Mr. Lee, ia yang tadinya sudah yakin akan menerima perjodohan ini jadi ragu dan ingin membatalkannya karena sikap Donghae yang kurang ajar.

“bagaimana? Apakah kalian Donghae dan Jessica menerima perjodohan ini?”tanya Mr. Lee.

“mianhae, aku tidak bisa menerima perjodohan ini”ucap Jessica.

Ucapan Jessica membuat kedua orang tuanya menatap Jessica dengan pandangan bingung, bukan kah ia sudah setuju sebelum datang ke kediaman keluarga Lee. Pikir kedua orang tua Jessica.

“kenapa?”tanya Mrs. Lee dengan nada yang sedikit kecewa karena Mrs. Lee sudah menyukai Jessica sebagai calon menantunya.

“aku merasa tidak pantas menjadi bagian keluarga Lee”jawab Jessica jujur.

Keluarga Lee maupun kedua orang tua Jessica terdiam mendengar ucapan yang keluar dari mulut Jessica.

“baiklah, jika itu sudah menjadi keputusanmu. Sebenarnya kami terutama istriku sudah sangat suka denganmu dan mengharapkan kau menjadi menantu keluarga kami”ucap Mr. Lee.

“aku tidak setuju”ucap Donghae tiba-tiba.

Sontak semua mata yang tadinya tertuju pada Jessica kini berubah kearah Donghae.

“tidak setuju? maksudmu bagaimana Hae-ah?”tanya Mrs. Lee bingung.

“aku ingin perjodohan ini terus berjalan, aku tahu Jessica hanya mengada-ada alasan tadi. Bahkan tadi saat di depan toilet kami sempat berciuman”jawab Donghae santai membuat orang yang berada disana kaget, termasuk Jessica.  Jessica tidak menyangka Donghae akan menceritakan kejadian memalukan di depan toilet.

Seketika Mrs. Lee tersenyum lebar begitupula dengan yang lainya, hanya Jessica yang wajahnya pucat.

“aku ingin kami langsung dinikahkan dan pernikahanku dipercepat”tambah Donghae sambil menatap Jessica genit, tanpa memperdulikan wajah Jessica yang sudah pucat pasi.

Jessica menggelengkan kepalanya“tidak Lee Donghae”tolaknya  cepat.

“no no no, kau tidak boleh memanggilku dengan nama  seperti itu honey, biar bagaimanapun aku lebih tua darimu dan kau harus memanggilku oppa. Ah tidak sebaikanya kau memanggilku dengan sebutan ‘yeobo’ karena sebentar lagi aku akan menjadi suamimu”ujar Donghae dengan sangat percaya diri dan  dengan santainya membuat Jessica semakin pucat.

“tidakkk”teriak Jessica kencang lalu pingsan.

~~~***~~~

”nghhh”lenguh Jessica, perlahan membuka matanya menatap sekeliling ruangan yang di dominasi warna pink. Ternyata ia sekarang sedang berada di kamarnya.

Mata Jessica tiba-tiba berbinar-senang”berarti itu hanya mimpi?”gumam Jessica sambil tersenyum senang.

”yes! Ternyata itu hanya mimpi”teriak Jessica kencang sambil melompat-lompat dikasurnya.

”ada apa Sica?”tanya Mrs. Jung masuk begitu saja ke kamar Jessica setelah mendengar teriakan Jessica.

”ya, jangan melompat-lompat dikasur”tegus Mrs. Jung melihat kelakuan anak satu-satunya itu.

”eh eomma”cengir Jessica dan segera turun dari kasur.

”ada apa eomma?”tanya Jessica.

”kenapa kau tadi berteriak eoh?”tanya Mrs. Jung langsung.

Jessica memiringkan kepalanya bingung, seperkian detik berikutnya ia kemabli memperlihatkan cengirnya”eobseo”jawabnya cepat sambil menggelengkan kepala.

”oh, eomma kira terjadi sesuatu”gumam Mrs. Jung dan berjalan keluar. Baru akan menutup pintu mrs. Jung berbalik”cepat mandi dan berangkat kuliah”seru Mrs. Jung.

”ok eomma”balas Jessica.

Jessica kembali mengingat mimpinya”itu benar mimpi kan?”gumam Jessica sambil menyentuh bibirnya.

”tentu saja itu hanya mimpi buktinya sekarang aku berada di kamar”gumam Jessica meyakinkan dirinya sendiri sambil berjalan kearah kamar mandinya.

~~~***~~~

Jessica berjalan kearah gedung fakultasnya dengan malas, masalahnya setiap hari rabu ketiga sahabatnya tidak ada jadwal kuliah, hanya dirinya saja.

”sebaiknya aku ke kafetaria saja dulu”gumam Jessica dan membelokan langkahnya menuju kafetaria yang berada jauh dari gedung fakultasnya.

Jessica mengedarkan pandanganya ke penjuru kafetaria mencari tempat kosong untuknya dan ia melihat tempat kosong di samping jendela yang mengarah ke fakultas musik.

”mau pesan apa nona?”tanya pelayan kafetaria tersebut.

”hmm, orange juice saja”jawab Jessica.

”baiklah tunggu sebentar”ucap pelayan kafetaria itu dan berlalu meninggalkan Jessica.

Terdengar suara ribut-ribut dari pintu kafe sontak Jessica menoleh ke sumber keributan dan mendapati seorang namja tengah di kerubuni para yeoja kampusnya. Karena jarak yang cukup jauh Jessica tidak begitu jelas melihat siapa namja itu.

”pasti playboy yang ketahuan selingkuh deh”gumam Jessica. Tak lama pesanannya datang.

”ini nona”ujar pelayan kafe.

”ne, kamsahamnida”ucap Jessica.

”oh ya, ada apa sih di depan pintu? Kenapa ribut sekali?”tanya Jessica sedikit penasaran.

Pelayan kafe itu nampak berpikir”kalau tidak salah dengar ada seorang namja tampan dari Seoul University yang datang ke kampus ini”

”oh begitu”gumam Jessica.

”saya pamit dulu nona”ujar pelayan kafe itu sopan.

Dengan santai Jessica meminum orange juice pesanannya tanpa terganggu oleh suara ribut dari depan kafe.

”JESSICA”teriak seseorang sontak Jessica mengedarkan pandangannya mencari siapa pemilik suara yang memanggilnya. Ia melihat seorang namja yang tengah melambai-lambaikan tangannya kearah Jessica. Jessica memicingkan matanya meneliti siapa orang itu, seketika mata Jessica terbelalak saat orang itu berjalan kearahnya.

”hi Sica”sapanya sambil tersenyum.

”byurrr”

seketika orange juice yang sudah berada di dalam mulut Jessica keluar dan menyembur kepada orang itu yang kini tepat di depannya karena membuat Jessica kaget.

”haisssttt”keluh orang itu dan membersihkan wajahnya menggunakan sapu tangannya.

”tidak sopan”gumamnya. Jessica masih mematung ditempatnya dengan wajah bodohnya dan membuat orang itu menyeringai melihat wajah bodoh Jessica.

Seolah Jessica sadar saat melihat seringaian orang di depannya”neo”teriak Jessica kencang sambil menunjuk tepat diwajah orang itu.

***Because You’re Lips***

By Жin Genie

Kamis, 24 Mei, 2012

Title : Because You’re Lips

Iklan

23 pemikiran pada “Because You’re Lips (part 1)

  1. annyeong~ new readers.. seksi banget ffnya XD udah lama ga liat haesica ❤ keren banget, meski ide cerita kayak gini udah banyak, tapi cara penulisanmu enak.. haha alurnya juga pas.. hehe like it 🙂 oh ya, tapi, hyungnya donghae cuma numpang lewat XD bahkan namanya pun ga muncul /pukpuk/ XD

  2. huaaa, baru nemu ff ini, seru banget eon, donghae hadeuhhh,, pervert banget hahaha 🙂
    tapi suka banget sama karekternya disini, alur nya juga aku suka, pokok nya best deh ff nya 🙂

  3. baru nemu ff ini, senengnya bisa baca ff haesica 🙂 apalagi ffnya bagus suka karakternya donghae 🙂
    Yang ketemu jessica di kampus donghae kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s