Sad Love Song (part 1)

Title : Sad Love Song

Author : Жin Genie

Cast : Cho Kyuhyun (Super Junior)

: Jessica Jung

Support Cast : Goo Woori (Rainbow)

Length : Two-shoot

Genre : Romance

Rating : Teen

Backsound : For Tomorrow by Kyuhyun feat Moeyan

 

Lagu ini?

Kenapa aku sesak mendengar lagu ini?

Siapa yang menyanyikannya?

Dan kenapa terdengar sangat sedih

*** Жin Genie ***

 

arigatou kinishitenai shogerunowa nareteiru

chisetsuna sonoegaoga naniyorimo muneotsu

mousukoshi honnosukoshi konomamade itaikedo

tsudenno anaunsuga bokutachio hikihanase

hibinokisogashisani dakushikaketeta omoiosotto

tatoeba shiroiyukinokakeraninari toisorakara anataomimamorou

keshitetoketarishinaiyouni ainokasunake urishikirukara kitto

mataitsuka guzenni aetanara iinonine

soremadewa kazenankamo hikanaiyou denkidene

atarashiikisetsuwa nugerikurukedo omoiwazutto

tatoeba rusubenihironohananinari aoikaonide anataotsuzumou

keshitekaretarishinaiyouni ainohizashide sekihokorukara kitto

sakaijuudokoniitemo sobani kanjiru

yasashii sonokoeo wasurenai

tatoeba shiroiyukinokakeraninari toisorakara anataomimamorou

keshitetoketarishinaiyouni ainokasunake urishikirukara kitto

tatoeba rusubenihironohananinari aoikaonide anataotsuzumou

keshitekaretarishinaiyouni ainohizashide sekihokorukara kitto

Seorang yeoja dengan terburu-buru berlari kearah Fakultasnya yang berada di paling pojok. Seperti biasa, setiap pelajaran Park kyosunim, ia selalu terlambat entah apa sebabnya. Saat melewati Fakultas seni, ia mendengar sebuah lagu yang diiringi oleh sebuah alunan piano yang begitu indah.

“Deg”

“kenapa dengan jantungku?”gumam sang yeoja langsung menghentikan larinya.

Dia merasa jantungnya berdetak dengan sangat cepat, seperti ingin keluar dari tempatnya.

“neomu apa”gumamnya lagi dengan suara yang sangat lirih.

Yeoja itu mematung di tempatnya sambil meremas bagian jantungnya yang terasa sangat sakit, seperti ada yang menusuknya berkali-kali dengan sebilah pisau. Ia seperti tidak bisa bergerak dan terhipnotis dengan suara dan lagu ini. Tak terasa air matanya jatuh dengan begitu saja tanpa bisa ia kendalikan.

“kenapa denganku?”seketika tubuhnya lemas.

“Buk”

Tak sengaja ia menjatuhkan buku yang tadi ia pegang menggunakan tangan kiri.

“nugu?”Tanya seorang dari dalam Fakultas seni.

Seolah sadar, yeoja itu pun segera mengambil bukunya dan berlari dengan kencang menuju Fakultasnya, Biologi.

“tok tok”

“masuk”perintah suara dari dalam dengan nada yang terdengar sangat tegas.

Krieettt

“Haisst, Jessica Jung kenapa kau terlambat lagi?”seru Park Kyosunim dengan kencang. Park Kyosunim akan sangat kesal jika ada mahasiswanya yang datang terlambat mengikuti kelasnya.

“mianhamnida”ucap yeoja yang tadi dipanggil Jessica sambil membungkukkan badanya.

“eh, kau menangis?”Tanya Park kyosunim melembutkan suaranya, saat ia melihat ada cairan bening yang membasahi pipi Jessica.

“ah, mianhamnida”seru Jessica lalu menghapus air matanya.

“yasudah, kau duduk”perintah Park kyosunim.

“kamsahamnida”ucap Jessica dan membungkukkan badannya lagi seraya berjalan menuju kursi yang kosong. Park kyosunim yang tadinya akan memarahi Jessica karena dia memang sudah sering terlambat pun tidak jadi melampiaskan kekesalannya karena melihat Jessica menangis.

*** Жin Genie ***

“kenapa kau tadi menangis”Tanya Woori teman Jessica.

“entahlah, aku sendiri juga tidak tahu”jawab Jessica seadanya, ya karena memang ia sendiri tidak tahu apa sebabnya ia menangis.

“apakah itu trickmu supaya kau tidak dimarahi oleh Park kyosunim?”selidik Woori dengan mendekatkan wajahnya kearah Jessica yang berada di depannya. Saat ini mereka sedang berada di kantin kampus, sekedar untuk melepaskan dahaga.

“jangan sedekat itu, aku risih”omel Jessica dan menjauhkan wajah Woori darinya.

“haisst, sudah jawab saja”decak Woori tidak sabaran.

“anio, aku juga tidak tahu kenapa aku menangis. Tadi saat aku sedang berlari menuju kelas, aku tidak sengaja mendengar sebuah lagu dari Fakultas seni dan entah mengapa aku menangis, dari suaranya ia terdengar sangat sedih dan seperti mempunyai beban hidup yang sangat berat”jelas Jessica panjang lebar, mimic wajahnya berubah sedih saat ia menceritakan apa yang terjadi padanya tadi sebelum ia masuk kelas. Woori hanya menganggukan kepalanya sebagai tanda ia mendengarkan cerita Jessica.

“jangan-jangan dia hantu”ucap Woori asal.

“pletak”

“aww”ringis Woori karena Jessica menjitak kepala Woori.

“jangan sembarangan! Tidak mungkin hantu, karena tadi aku sempat menjatuhkan buku dan ia bertanya siapa padaku”jelas Jessica lagi.

“ohhh”Seru Woori sambil menganggukan kepalanya tanda ia mengerti.

“kau harus bantu aku mencari tahu siapa orang yang bernyanyi tadi pagi di Fakultas seni”ucap Jessica tiba-tiba.

Woori membelalakan matanya“mwo? Yang benar saja”protes Woori.

“ayolah, kau kan sahabatku”bujuk Jessica sambil menunjukan puppy eyesnya, walaupun nampak sedikit aneh.

“jangan seperti itu, kau sangat aneh”hina Woori. Jessica yang mendengar ucapan jujur sahabatnya itu hanya mengerucutkan bibirnya.

“haha”tawa Woori tiba-tiba. Jessica menyeritkan dahinya, bingung.

“wae?”

“tentu saja aku akan membantumu, kau kan sahabatku Sica ”seru Woori dan menepuk pundak Jessica pelan.

Jessica tersenyum mendengar ucapan Woori”gomawo Woori-ah”ucap Jessica tulus. Ia beruntung mempunyai sahabat seperti Woori yang sangat setia kawan, ya walaupun kadang ia menyebalkan.

“kenapa hanya ucapan terima kasih?”protes Woori tiba-tiba.

“mwo? Maksudmu?”Tanya Jessica bingung.

“seharusnya kau mentraktirku sebagai ucapan terima kasih”jelas Woori.

“hih? Dasar”

*** Жin Genie ***

“Jessica~Jessica”teriak Woori sambil berlari kearah Jessica yang sedang duduk di salah satu bangku yang berada di taman kampus.

“wae? Kenapa kau berlari seperti itu?”Tanya Jessica dan kembali focus dengan laptopnya.

“aku mencarimu tahu”seru Woori kesal lalu duduk di samping kanan Jessica.

“mencariku? Ada apa? Apakah ada hal yang penting sampai kau berlari seperti itu?”Tanya Jessica penasaran, dan mengalihkan pandanganya kearah Woori.

“ne, sangat penting”jawab Woori berapi-api.

“apa? Cepat katakan!”seru Jessica tidak sabar.

“aku sudah tahu siapa orang yang kau maksud”ucap Woori.

“mwo? Jinja? Nugu?”Tanya Jessica beturut-turut, ia semakin penasaran.

“Cho Kyuhyun, dia anak Fakultas kedokteran semester 5. Seharusnya dia sudah semester 6, tapi kemarin dia cuti 1 semester. Ia suka sekali berada di Fakultas seni semenjak beberapa minggu yang lalu”jelas Woori panjang lebar, menceritakan semua informasi yang ia dapat mengenai Kyuhyun.

“apa lagi?”Tanya Jessica dengan wajah yang berseri-seri.

“hmm, aku hanya mendapatkan itu saja. Dia sangat pendiam dan tertutup, jadi sulit untuk mendapatkan informasi tentangnya”jawab Woori.

“yahh”respon Jessica singkat dan kembali focus dengan laptopnya karena tadi sempat terpotong oleh informasi penting dari Woori.

“ya! Kenapa responmu seperti itu eoh?”Tanya Woori kesal.

“hehe, lalu aku harus apa?”Tanya Jessica sambil memiringkan kepalanya, bingung.

“ya, setidaknya kau ucapkan terima kasih padaku, aku kan sudah membantumu mendapatkan informasi tentang namja itu. Tapi apa? responmu hanya seperti itu”keluh Woori sambil mengerucutkan bibirnya, lucu.

Jessica tersenyum mendengar ucapan sahabatnya itu, ia bukanlah type orang yang tidak tahu terima kasih.”kau memilih ucapan terima kasihku atau makan di café Purple”Tanya Jessica sambil menyeringai.

“mwo? Tentu saja makan di café Purple”jawab Woori cepat sambil tersenyum senang. Jessica yang melihat perubahan raut wajah Woori yang begitu cepat, membuatnya mengulum senyum.

“tapi tunggu sampai aku selesai dengan tugas dari Park kyosunim”

“ne”

*** Жin Genie ***

Suara ini?

Melody ini?

Kenapa semuanya terasa menyakitkan ya tuhan?

Seperti ada yang menusuk hatiku dengan sebilah pisau setiap kali mendengar lagu ini.

Hari ini, aku mendengar lagu itu lagi. Tak ada yang berbeda dari beberapa waktu yang lalu saat aku mendengarnya. Terasa menyakitkan sampai ke ulu hati. Dan lagi-lagi membuatku mengeluarkan air mata tanpa bisa aku control. Sebenarnya siapa Kyuhyun sunbae itu?

Lagi-lagi jantung ini terasa sangat sakit. Ya tuhan, ada apa denganku? Tanpa sadar aku memasuki ruang Fakultas seni yang nampak sepi, hanya ada dirinya yang sedang bernyanyi sambil memainkan sebuah piano dan diriku yang perlahan mendekat.

Kenapa kakiku tak bisa di kendalikan?

Kenapa kaki ini terus membawaku semakin dekat dengannya?

Sepertinya ia tidak sadar kalau ada orang yang menghampirinya. Begitu konsentrasinya kah dirinya? Atau pura-pura tak menyadari kehadiranku? Aku berdiri mematung, sambil memandangi punggungnya yang sedang bermain piano dan besenandung itu.

Sakit!

Entah kenapa, hanya dengan memandang punggungnya saja sudah membuat jantungku semakin sakit. Apakah aku mempunyai penyakit jantung? Kurasa tidak, aku ini suka berolahraga dan dari keluargaku tidak ada yang mempunyai riwayat penyakit jantung. Jadi kemungkinan aku terkena penyakit jantung itu kecil. Ya tuhan, aku benar-benar bingung dengan diriku sendiri, terutama dengan jantung ini.

Tiba-tiba Jessica memeluk Kyuhyun dari belakang. Ia bingung dan tidak tahu kenapa tubuhnya melakukan ini semua, tapi ia merasa melakukan hal yang benar. Setidaknya itu yang katakana hati kecilnya.

Sontak Kyuhyun kaget, karena tiba-tiba ada yang memeluknya. Ia berontak, tapi itu malah membuat pelukan orang asing itu semakin erat.

“nuguseyo?”Tanya Kyuhyun dengan suaranya yang berat dan terdapat bentakan dalam nada bicaranya itu.

“kumohon jangan protes, aku hanya ingin memlukmu saja”jawab orang yang memeluknya, yang Kyuhyun yakini adalah suara seorang yeoja, kentara dari suaranya. Tapi Kyuhyun tidak mengenal suara yeoja itu.

“lepas, aku tidak mengenalmu”seru Kyuhyun sambil memberontak.

“jebal, hanya 2 menit saja. aku janji setelah itu aku akan pergi”ucap yeoja itu berusaha membujuk Kyuhyun.

Kyuhyun tidak lagi memberontak dan membiarkan orang asing itu memeluknya.

Hening

Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut mereka berdua, mereka terlalu sibuk dengan pikiran masing-masing. Memeluk Kyuhyun membuat Jessica merasa nyaman dan sedih dalam waktu yang bersamaan. Tak terasa, lagi-lagi air mata Jessica mengalir dengan sendirinya.

Test test

Air mata Jessica jatuh ke punggung Kyuhyun. Sontak saja itu membuat Kyuhyun kaget karena tiba-tiba punggungnya basah.

“kau menangis?”Tanya Kyuhyun ragu.

“aniyo”elak Jessica, tapi dari nada bicaranya jelas menunjukan kalau ia sedang menangis dan Kyuhyun dengan jelas mengetahui itu, tapi Kyuhyun berpura-pura tidak tahu.

2 menit berlalu dengan sangat cepat, terpaksa Jessica harus melepaskan pelukannya.

“kuharap kau tidak menoleh sebelum mendengar suara pintu yang tertutup”ucap Jessica dengan suara yang sangat lirih.

Kyuhyun menyeritkan dahinya“wae?”Tanya-nya.

“kumohon turuti saja”ucap Jessica masih dengan suara yang sangat lirih dan entah kenapa Kyuhyun merasa iba mendengar suara yeoja asing ini.

“gomawo”bisik Jessica di telinga Kyuhyun setelah tidak mendengar protes dari Kyuhyun. Jessica berbalik dan berjalan keluar, meninggalkan Kyuhyun sendirian diruang Fakultas seni dengan berbagai pemikiran yang berkecambuk di dalam otaknya. Kyuhyun bingung dengan dirinya sendiri, kenapa ia mau saja menuruti permintaan seorang yeoja yang bahkan dia saja tidak mengenal yeoja itu.

*** Жin Genie ***

“babo, Jessica babo. Kenapa kau memeluknya? Kenapa tanganmu itu sangat lancang? Apa tidak pernah di ajari sopan santun eoh?”runtuk Jessica sambil memukul kepalanya sendiri.

“huaaaaaa. Kenapa ada manusia sebodoh aku ya tuhan?”tanya Jessica kepada tuhannya. Ia benar-benar menyesali kebodohannya kali ini.

“arggghhh”Jessica menjambak rambutnya sendiri.

“bagaimana kalau Kyuhyun sunbae mencari tahu siapa yang sudah lancang memeluknya dan dia mengenali suaraku?”seru Jessica sambil membayangkan Kyuhyun marah-marah padanya.

Jessica menggelengkan kepalanya membayangkan apa yang akan terjadi nanti jika Kyuhyun benar-benar mencarinya“Andwae~”teriaknya.

“tenang Jessica, tenang. Jangan kau pikirkan masalah itu, sekarang kau tidur saja”ucap Jessica dan membaringkan tubuhnya di kasur yang berbuansa Pink itu.

*** Жin Genie ***

“Jessica cepat sedikit, kau ini lambat sekali”omel Woori yang kesal karena sahabatnya itu berjalan dengan lambat.

“ya! Aku tidak lambat, kau saja yang berjalan terlalu cepat”balas Jessica tidak mau kalah.

“hari ini aku ada kuis dari Jung kyosunim, aku tidak ingin terlambat”ucap Woori.

Tiba-tiba pandangan Jessica tertuju pada seorang namja yang sedang memunggunginya, ia duduk sendirian di bangku taman. Lalu menundukkan kepalanya. Sepertinya Kyuhyun sedang sedih.

“Kyuhyun sunbae”gumam Jessica lirih, walaupun ia belum pernah melihat wajah Kyuhyun tapi ia tahu bahwa orang yang sedang memungunginya itu Kyuhyun. Ia hapal betul bentuk punggung Kyuhyun dan perawakannya dari belakang.

“ya! kenapa malah diam saja, ayo cepat Jessica~”ucap Woori kesal lalu menarik tangan Jessica paksa.

*** Жin Genie ***

Jessica berjalan dengan terburu-buru, hari ini ia bangun kesiangan lagi. Gara-gara memikirkan Kyuhyun semalaman. Setelah insiden ia memeluk Kyuhyun ia jadi sering memikirkannya apalagi beberapa waktu lalu jessica melihat Kyuhyun sedang duduk sendiri dibangku taman sambil menundukkan kepalanya. Ia merasa Kyuhyun sedang sedih atau sedang mengalami masalah.

“Bruk”

“awww”ringis Jessica.

“mianhamnida”ucap seorang namja yang di tabrak oleh Jessica.

“ahh, aniyo. Seharusnya aku yang mengucapkan itu, karena aku yang tidak lihat-lihat saat berjalan”ucap Jessica sambil membantu namja itu mengambil buku-bukunya yang berserakan.

Tiba-tiba pandangan Jessica teralihkan pada sebuah foto. Foto 2 orang namja  yang sedang berciuman. Apa? BERCIUMAN? Yang benar saja. Jessica mengambil foto itu untuk memastikan kalau matanya masih berfungsi dengan baik. Sebelum Jessica mengambil foto itu, tangan namja itu sudah mengambilnya terlebih dahulu dan segera berdiri tapi sebelum itu Jessica sempat melihat foto itu dengan jelas dan ternyata ia tidak salah lihat.

Jessica menatap namja itu dengan sedikit shock. Tidak, lebih tepatnya sangat shock. Matanya terbelalak dan mulutnya sedikit terbuka.

Glek

Ia tidak percaya jika di sekitarnya ada yang seperti itu.

“mianhamnida”ucap namja itu lagi sambil membungkukkan badanya dan seolah menyadarkan Jessica dari keterkejutannya.

“eh, gwe-“

“Kyuhyun cepat sedikit, Lee kyosunim sudah datang”teriak seorang namja dari arah Fakultas kedokteran.

“ne”sahut orang yang dipanggil Kyuhyun dan berlalu dari hadapan Jessica begitu saja.

Otak Jessica yang memang sedikit lemot itu meloading siapa nama namja tadi.

“mwo? KYUHYUN? Kyuhyun sunbae kah?“gumamnya.

Dengan cepat Jessica membalikan badanya dan menatap punggung namja yang tadi di panggil Kyuhyun itu.

Deg

Punggung itu? Jessica sangat mengenal punggung itu .

“Kyuhyun sunbae”gumam Jessica lirih.

Lagi-lagi ia merasakan sakit di ulu hatinya lagi dan tanpa sadar air matanya lagi-lagi mengalir membasahi pipinya.

*** Жin Genie ***

“ya! Kenapa kau tidak masuk pelajaran Kim kyosunim eoh?”Tanya Woori cemas. Tidak ada jawaban dari orang yang ditanya.

Jessica menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong.

“kau kenapa?”Tanya Woori semakin cemas setelah melihat keadaan Jessica.

Tidak ada jawaban, lagi.

“Jessica jawab aku, kau kenapa?”seru Woori sambil memeluk Jessica. Kali ini Woori benar-benar khawatir dengan sahabatnya itu, tidak biasanya jessica tidak menyahutnya.

“hiks hiks”tiba-tiba Jessica menangis di pelukan Woori.

“ada apa Sica?”Tanya Woori dengan hati-hati sambil mengusap punggung Jessica dengan lembut.

“hiks hiks, aku aku tidak tahu Woori-ah”jawab Jessica sambil terisak.

“apa ini ada hubungannya dengan Kyuhyun sunbae?”selidik Woori.

“hiks hiks entahlah”

Woori terdiam, ia bingung harus mengatakan apa. Yang bisa ia lakukan hanya menenangkan sahabatnya itu melalui tindakan. Jessica menangis semakin kencang, membuat Woori sangat khawatir. Karena tidak biasanya Jessica seperti ini.

“menangislah jika itu bisa mengurangi bebanmu”bisik Woori pelan.

*** Жin Genie ***

Ya tuhan, sebenarnya siapa Kyuhyun sunbae itu?

Dan apa hubungannya dengan lagu yang ia nyanyikan itu dengaku?

Kenapa aku jadi seperti ini?

Tuhan, berikan lah aku petunjukmu. Jangan membuatku bingung dan menjadi orang paling bodoh dalam situasi ini ya tuhan.

Setiap mengingat Kyuhyun, Jessica selalu menangis, entah apa sebabnya ia sendiri pun tidak tahu.

*** Жin Genie ***

“itu kan Kyuhyun Sunbae. Apa yang ia lakukan di tepi Sungai Han?”gumam Jessica bingung, ia melihat Kyuhyun berdiri di tepi sungai Han.

“ah mungkin ia sedang menikmati sunset”gumam Jessica dan terus berjalan menuju apartemen-nya setelah membeli makanan di supermarket yang melewati Sungai Han.

“memangnya rumah Kyuhyun sunbae di sekitar sini ya? Kok aku baru melihatnya”gumam Jessica lagi dan berbalik menoleh kearah Kyuhyun. Tapi….

“loh? Kyuhyun sunbae mana?”teriak Jessica kencang, panik? Tentu saja. Jessica berlari menuju tepi sungai Han, tempat Kyuhyun berdiri beberapa waktu yang lalu. Jessica terus mengedarkan pandangannya, berharap menemukan dimana keberadaan Kyuhyun. “astaga”pekik Jessica shock dan membulatkan matanya saat melihat ada orang yang tenggelam. Dan yang membuatnya lebih shock lagi adalah baju yang dikenakan orang itu sama seperti yang di pakai Kyuhyun.

“jangan bilang itu Kyuhyun sunbae, jadi tadi ia ingin bunuh diri bukan ingin menikmati sunset”histeris Jessica dan menajamkan pandanganya.

“omo! Benar”ucap Jessica panic.

“apa yang harus aku lakukan?”Jessica semakin panic begitu ia tidak melihat orang di sekitar sungai Han kecuali dirinya sendiri dan tentu saja Kyuhyun yang sedang tenggelam.

“aku tidak bisa berenang”gumam Jessica lirih.

“Byurrr”

Tanpa pikir panjang Jessica menceburkan dirinya, berusaha menolong Kyuhyun. Walaupun ia sendiri belum tentu selamat.

“blup blup”

Jessica yang memang dasarnya benar-benar tidak bisa berenang pun tenggelam.

Apakah aku akan mati dengan cara seperti ini ya tuhan? Walaupun aku harus mati dengan cara seperti ini, tolong selamatkan Kyuhyun sunbae ya tuhan. Ucap Jessica dalam hati memohon kepada tuhannya.

Tunggu, jika aku mati maka tidak akan ada yang menolong Kyuhyun sunbae. Tidak, aku tidak ingin Kyuhyun sunbae mati. Aku harus menolong Kyuhyun sunbae. Pikir Jessica dan memulai menggerakan tubuhnya, berusaha agar ia tidak tenggelam. Jessica mulai mendekat kearah Kyuhyun dan menarik tubuh Kyuhyun ketepi sungai Han. Tapi saat di tengah perjalanan ketepi Jessica mulai kehabisan tenaga karena memang tubuh Kyuhyun yang lebih besar dan lebih berat darinya.

Aku harus bisa, sedikit lagi. Ayo Jessica kau pasti bisa, hwaiting.

Dengan sisa tenaga yang dimilikinya Jessica terus berusaha membawa Kyuhyun ketepian. Dan berhasil, sekarang mereka sudah berada di tepian.

“hosh hosh”deru napas Jessica yang tidak beraturan. Jessica menoleh kearah Kyuhyun yang tak sadarkan diri.

“Kyuhyun sunbae”panggil Jessica sambil menepuk pipi kanan Kyuhyun pelan. Berusaha membuat Kyuhyun tersadar, tapi tidak ada jawaban maupun reaksi dari sang empunya nama.

“Kyuhyun sunbae bangun”ucap Jessica menaikan Volume suaranya dan mengguncang tubuh Kyuhyun agar ia sadar. Namun hasilnya nihil !! Kyuhyun masih tetap tidak sadarkan diri. Jessica mulai panic lagi.

“Kyuhyun sunbae, kumohon bangunlah”seru Jessica sambil menekan dada Kyuhyun, berusaha mengeluarkan air yang terminum oleh Kyuhyun. Tapi tetap tidak ada reaksi. Jessica semakin panic dan sekarang ia sudah menangis.

“hiks hiks Kyuhyun sunbae, kumohon bangunlah. Ayo bangun”seru Jessica dan terus menekan dada Kyuhyun semakin cepat. Lagi-lagi tidak membuahkan hasil. Jessica memeriksa denyut nadi Kyuhyun. Syukurlah ia masih hidup, hanya saja ia belum sadarkam diri. Jessica menatap Kyuhyun sejenak dan seketika itu pula jantungnya berdetak sangat cepat. Jessica bingung, apakah ia harus memberikan napas buatan? Tapi apa itu tidak terlalu lancang?

Ayolah Jessica pikirkan sesuatu..

Otak lemot Jessica mencoba mencari ide lain yang mungkin bisa ia gunakan untuk menyelamatkan Kyuhyun. Setelah berkutat dengan pikirannya beberapa saat, ia memutuskan untuk memberikan Kyuhyun napas buatan. Ia melakukan ini demi Kyuhyun, agar Kyuhyun dapat di selamatkan.

“mianhae sunbae, aku lancang”ucap Jessica sebelum memberikan napas buatan untuk Kyuhyun. Perlahan ia mulai mendekatkan wajahnya dengan wajah Kyuhyun, semakin dekat dan…

“uhuk uhuk”Kyuhyun terbatuk dan mengeluarkan banyak air dari dalam mulutnya. Seketika Jessica memundurkan tubuhnya dari Kyuhyun.

Kaget? Tentu saja!

“uhuk uhuk”

Jessica yang melihatnya tersenyum senang.

“nuguya?”Tanya Kyuhyun yang menyadari bahwa ia tidak sendiri. Jessica yang mendengar pertanyaan Kyuhyun yang tiba-tiba jadi kaget.

“eh? Aku?”seru Jessica sambil menunjuk dirinya sendiri.

“tentu saja, memangnya ada orang lain selain dirimu disini?”ucap Kyuhyun ketus. Jessica yang mendengar nada bicara Kyuhyun yang ketus membuatnya menjadi takut.

Bagaimana jika Kyuhyun sunbae mengenali suaraku?pikir Jessica mulai ketakutan.

“emm..aku..aku Jessica Jung”ucap Jessica gugup dan membungkukan sedikit badanya.

“duk”

Tidak sengaja Jessica membentur dagu Kyuhyun saat ia membungkukan sedikit badanya.

“awww”ringis Kyuhyun sambil mengelus dagunya.

“ah mianhae”ucap Jessica panic saat melihat Kyuhyun meringis kesakitan karena dirinya yang ceroboh.

“haisst”dengus Kyuhyun”jangan sentuh aku”tambah Kyuhyun sambil menepis tanagn Jessica yang terulur untuk mengelus dagunya. Jessica yang mendapatkan perlakuan seperti itu hanya menundukan kepalanya”mianhae”ujarnya pelan dan menundukan kepalanya.

“sudahlah, lupakan”ucap Kyuhyun lalu bangkit dan meninggalkan Jessica sendirian di tepi Sungai Han. Jessica yang melihat sikap Kyuhyun pun hanya diam mematung. Tidak menyangka jika Kyuhyun akan berkata ketus dan sedikit kasar, seperti yang di lakukannya tadi.

*** Жin Genie ***

Terlihat seorang yeoja yang dari tadi sibuk mengehela napasnya. Ia tidak melakukan apa-apa selain menghela napas.

“huft~”ini sudah kesekian kalinya ia menghela napas.

“ya! Jessica Jung, Kenapa dari tadi kuperhatikan kau selalu menghela napas terus eoh? Ada masalahkah? Cepat ceritakan padaku” cerocos Woori sambil tolak pinggang.

“huft~”lagi-lagi Jessica hanya menghela napasnya”aku tidak apa-apa Woori-ah”ucap Jessica bohong dengan suaranya yang lemah.

“ck, masih berani kau membohongiku”geram Woori.

“aku tidak membohongimu”elak Jessica lagi.

“ya! Aku ini sudah berteman denganmu dari kita masih kecil, jadi aku tahu kebiasaanmu ini!”

“huft”lagi-lagi Jessica hanya menghela napas”aku sedang bingung Woori”ucap Jessica, akhirnya.

“waeyo?”selidik Woori dan duduk di samping kanan Jessica. Saat ini mereka sedang berada di taman kampus. Mereka memang selalu berada di taman kampus jika sedang menunggu jam kuliah.

“aku tidak tahu Woori-ah”ucap Jessica lemas.

Woori menyeritkan dahinya”belakangan ini kau agak aneh, apa ini ada hubungannya dengan Kyuhyun sunbae itu lagi?”desak Woori.

Jessica hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.”ada apa lagi dengannya?”tanya Woori.

“kemarin Kyuhyun sunbae tenggelam di Sungai Han”jawab Jessica.

“lalu?”seru Woori kaget.

“aku menolongnya”

Woori membelalakan matanya.”bagaimana bisa? kau kan tidak bisa berenang?”seru Woori semakin kaget.

“entahlah, terjadi begitu saja”ucap Jessica santai sambil menerawang kejadian kemarin dan lagi-lagi menghela napas.

“lalu kenapa kau seperti ini? Seharusnya kau senang bisa menyelamatkan Kyuhyun sunbae?”pancing Woori.

“dia marah-marah padaku”ucap Jessica dan menundukan kepalanya.

“loh? Kok bisa?”

“entahlah”

“Dasar sunbae tidak tahu terima kasih, seharusnya kau biarkan saja dia mati tenggelam. Untung kau juga tidak tenggelam”seru Woori kesal.

“mana mungkin aku membiarkan dia tenggelam Woori-ah”

“memangnya kenapa tidak mungkin? Kau tidak mengenalnya dengan baik? Apa karena lagu yang dia nyanyikan itu? Cih, jangan bilang kau suka padanya bahakan kau saja tidak tahu kepribadiannya seperti apa”cerocos Woori.

“aku tidak tahu Woori, tapi aku ingin selalu melindunginya dan membuatnya bahagia, enatah sejak kapan. Aku bingung Woori dengan apa yang kurasakan”jelas Jessica panjang lebar dan lagi-lagi ia menghela napas. Enatah sudah keberapa ia melakukannya hari ini, sungguh berbeda dari Jessica yang biasanya ceria dan cerewet.

“kau berubah Jessica, kau tidak seperti Jessica yang ku kenala dulu, yang selalu ceria dan cerewet bahkan disaat kau putus cinta sekalipun kau tak pernah seperti ini. Tapi kenapa hanya gara-gara lagu Kyuhyun sunbae kau jadi seperti ini eoh?”ucap Woori dengan sedikit kesal.

“Sebaiknya kau jauhi Kyuhyun sunbae. Dia hanya membawa dampak buruk untukmu”nasihat Woori.

“dan jangan pernah kau masuk ke dalam Fakultas kesenian lagi”tambahnya dengan nada tegas.

“baiklah”patuh Jessica dan menundukan kepalanya. Woori yang melihat Jessica seperti ini pun memeluknya.

Aku tidak akan membiarkan satu orangpun menyakitimu, aku akan selalu melindungimu karena kau sahabatku satu-satunya. Mengertilah Jessica, aku melakukan ini demi kebaikanmu. Kyuhyun sunbae tidak menyukaimu. Ucap Woori dalam hati dengan keadaan masih memeluk Jessica, mencoba menenangkannya.

 

*** Жin Genie ***

Langkah Jessica lagi-lagi terhenti tepat di Fakultas seni dan di dekat ruangan latihan Fakultas seni.

Lagi-lagi Kyuhyun sunbae memainkan lagu ini. Ya tuhan kuatkan aku agar aku tidak masuk dan memeluknya lagi.

Jessica mematung di pintu ruang latihan Fakultas seni, tidak berani masuk kedalam karena ia sudah berjanji dengan Woori untuk tidak masuk kedalam Fakultas seni, terutama jika ada Kyuhyun sunbae. Perlahan butiran kristalpun jatuh dari kedua mata Jessica setiap kali ia mendengar lagu yang dibawakan Kyuhyun sunbae. Jessica yakin bahwa ia tidak pernah mendengar lagu ini kecuali saat Kyuhyun nyanyikan.

Tes tes

Jessica benar-benar tidak tahan jika tidak menangis setiap kali ia mendengar suara Kyuhyun saat menyanyikan lagu ini. Lag-lagi tepat diarah jantungnya Jessica merasakan sakit, sakit yang sangat menusuk.

“appo”ucap Jessica dengan sangat lirih dan meremas jantungnya.

“hiks hiks”suara tangis Jessica akhirnya lolos, tapi untung saja Kyuhyun tidak menyadari itu karena ia terus bernyanyi diiringi piano.

“aku harus pergi, jika tidak aku pasti akan memeluk Kyuhyun sunbae lagi”gumam Jessica dan meninggalkan Fakultas seni menuju toilet yang berada di dekat Fakultasnya.

Jessica menangis sejadi-jadinya di dalam toilet, ia benar-benar tidak kuat jika harus menahan tangisnya ini. Untung saja pelajaran Shin kyosunim masih 17 menit lagi, jadi ia masih bisa meluapkan emosinya di dalam toilet.

*** Sad Love Song ***

***By Жin Genie***

Iklan

5 pemikiran pada “Sad Love Song (part 1)

  1. ya ampun.. Kyu kenapa kamu tega seperti itu? membuat Jessica jd sedih. Hiks hiks #LebayNihReader
    Eh tapi kesannya Kyu itu misterius banget yak. aku langsung baca aja deh part selanjutnya. hehee
    Whuuusss …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s