Miracle (part 1)

Title                  : Miracle

Author           : Жin Genie

Main Cast       : Jessica Jung

                         : Tiffany Hwang

                         : Lee Donghae

                        : Kim Kibum

                        : Choi Siwon

Suport Cast   : Kwon Yuri

                             : Kim Jongwoon aka Yesung

Type         : Oneshot

~kediaman keluarga Jung~

“Tiffany-ah cepat sedikit, nanti kita terlambat”teriak seorang yeoja kepada dongsaengnya yang sedang berdandan di dalam kamarnya.

Sudah 10 menit sang kakak menunggu dongsaengnya ini, tapi yang ditunggu tak juga keluar dari kamarnya yang berada dilantai dua.

“sebentar lagi, aku akan turun, jangan mengomel terus nanti kau cepat tua Jessica Jung”teriak sang adik sambil mencela eonnienya, yang ternyata bernama Jessica.

“huh dasar miss lelet”gumam Jessica kesal.

“lebih baik aku sarapan duluan saja”gumam Jessica lagi, lalu mulai memakan sarapan yang tadi sudah disiapkannya. Tak lama Tiffany yang dari tadi ditunggu pun keluar dan menghampiri Jessica yang sedang makan diruang makan.

“Jessica, hari ini aku akan pergi dengan Yuri, jadi kau tak usah menungguku”jelas Tiffany.

“ne, memangnya kalian mau kemana?”selidik Jessica.

“biasa, belanja. Hari ini ada diskon di butik Genie, jadi aku dan Yuri berencana akan kesana. Siapa tahu aku menemukan sesuatu yang lucu”ucap Tiffany terlihat sangat semangat.

“jangan belanja terus, pikirkan kuliahmu juga. Jika nilaimu jelek lagi aku akan adukan ke appa”ancam Jessica

“dasar tukang mengadu”cibir Tiffany sambil mengambil roti yang akan di makan Jessica.

“ya! Itu punyaku Fany-ah”omel Jessica.

“kau pelit sekali Sica, aku ini kan adikmu, jadi tak ada salahnya kau berbagi padaku”ucap Tiffany santai.

“giliran seperti ini kau mengaku sebagai adikku, tapi kenapa kau tak memanggilku eonnie, huh?”omel Jessica.

“kau kan hanya lebih dulu 10 menit dariku, jadi aku tak perlu memanggilmu eonnie”balas Tiffany.

“lebih baik kau cari pacar Sica, kau ini sudah besar, tapi pacar saja tidak punya”cibir Tiffany sambil mengunyah rotinya.

“jomblo lebih enak, tidak akan menangisi pacar yang selingkuh”ucap Jessica menyindir Tiffany.

“ya! Kau ini, diberitahu malah menyindirku”marah Tiffany.

“biar, siapa yang lebih dulu menyindir?”balas Jessica. Tiffany mengerucutkan bibirnya, lucu. Sambil mengunyah roti yang ia dapat, ah tidak lebih tepatnya merampas dari Jessica.

“Jessica”panggil Tiffany.

“apa?”sahut Jessica malas.

“adakah orang yang kau suka?”Tanya Tiffany serius.

“DEG”

Seketika jantung Jessica berdetak lebih kencang mendengar pertanyaan Tiffany.

“ada tidak?”Tanya Tiffany mengulang karena tidak mendapat respon dari Jessica.

“aa..tidak ada”jawab Jessica gugup dan terbata.

“yah~”seru Tiffany lemas.

“oh ya sampai lupa, semalam eomma menelponku, dia bilang jika kau terus belum punya pacar, eomma akan menjodohkanmu dengan anak temannya”ucap Tiffany santai.

“mwo? Di jodohkan? Aku tidak mau”tolak Jessica cepat.

“makanya punya pacar”cibir Tiffany.

“huft~”

***Miracle***

“kau ini kenapa? Dari tadi kuperhatikan kau hanya melamun dan menghela napas terus”Tanya Yesung sahabat satu-satunya Jessica.

“eommaku berniat menjodohkanku dengan anak temannya jika aku terus belum punya pacar”jawab Jessica lemas.

“mwo? Kau akan di jodohkan?”Tanya Yesung meyakinkan bahwa telinganya tidak salah dengar.

“ne”sahut Jessica lemas.

“kau sudah tahu orangnya seperti apa?”Tanya Yesung lagi.

“belum, aku tidak mau di jodohkan. Aku ingin bersama dengan orang yang aku cintai, bukan dengan orang lain”jawab Jessica.

“yasudah, kalau begitu kau nyatakan saja perasaanmu pada Donghae”nasihat Yesung.

“kau gila! Dia kan pacarnya Tiffany. Aku tidak mau merebut pacar adikku sendiri”tolak Jessica cepat.

“lalu kau mau bagaimana Sica-ah?”Tanya Yesung bingung.

“mollayo”jawab Jessica lemas.

“kau mau aku carikan pacar?”usul Yesung.

Jessica menaikan satu alisnya“pacar?”ulangnya.

“ne, mau tidak?”Tanya Yesung.

“dengan siapa?”selidik Jessica.

“Kibum, bagaimana? Dia juga tak kalah ok dari Donghae”jelas Yesung semangat.

“baiklah akan aku coba, tapi Kibum mau tidak denganku?”tanya Jessica ragu.

“coba saja dulu, siapa tahu dia mau”

***Miracle***

“Sica-ah”panggil Tiffany dari luar kamar Jessica.

“apa?”seru Jessica dari dalam kamarnya.

“nanti jika Donghae datang, kau temani dia dulu ya. Aku mau mandi dulu”ucap Tiffany.

“aku tidak mau, aku banyak tugas”tolak Jessica langsung.

“pokoknya kau harus mau! Kalau tidak, aku akan bilang pada eomma untuk langsung menjodohkanmu dengan teman anaknya”ancam Tiffany.

“pemaksaan”cibir Jessica.

“haha”tawa Tiffany yang merasa menang.

“menyebalkan”runtuk Jessica kesal sambil mengembungkan pipinya, tanda ia sedang kesal atau tidak suka dengan sesuatu hal.

Ting Tong

“cepat sekali”gumam Jessica dan berjalan menuju pintu.

Kriet

“hi Jessica”sapa Donghae sambil tersenyum ramah.

“Hi, masuklah”balas Jessica ramah dan mempersilahkan Donghae masuk.

“tunggu sebentar, Tiffany sedang mandi”ucap Jessica ketika mereka sudah duduk di sofa ruang tamu.

“ne”

“oh ya, kau ingin minum apa?”Tanya Jessica.

“apa saja”jawab Donghae sambil tersenyum.

“baiklah”ucap Jessica lalu menuju dapur untuk membuatkan Donghae minuman.

“maaf menunggu lama”ucap Jessica dan menaruh minuman yang sudah ia buat di atas meja.

“tak masalah”

“minumlah”seru Jessica.

“ne”ucap Donghae, lalu meminum minuman buatan Jessica.

“wah enak sekali”puji Donghae.

“thank’s”balas Jessica singkat.

Hening.,.

Baik Jessica maupun Donghae tidak ada yang memulai pembicaraan, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing. Entah apa yang mereka pikirkan.

“mm,,kau sudah mengerjakan tugas dari dosen Kang?”Tanya Donghae memulai percakapan dianatara mereka yang agak canggung, kebetulan mereka satu kelas di kampus.

“belum”jawab Jessica seadanya.

“bagaimana kalau besok kita kerjakan bersama?”usul Donghae.

“boleh”balas Jessica cepat.

“hi sayang, maaf membuatmu menunggu”ucap Tiffany dan langsung memeluk Donghae di depan Jessica.

“tak masalah”balas Donghae sambil balas memeluk Tiffany.

“gomawo Sica, kau sudah mau menemani Donghaeku”ucap Tiffany.

“ne”balas Jessica singkat.

‘kenapa mereka harus bermesraan di depanku’ucap Jessica dalam hati sambil menatap Tiffany dan Donghae yang tengah bermesraan di depan Jessica.

“ayo sayang kita pergi”seru Tiffany.

“ayo”

“gomawo Jessica kau sudah menemaniku”ucap Donghae

“ne”

***Miracle***

Drtt drtt

Ponsel Jessica bergetar, satu pesan masuk“siapa si yang sms pagi-pagi si”gumam Jessica,  dengan malas Jessica mengambil ponselnya yang berada di meja belajaranya.

From : 104528582359

Annyeong Jessica^^
maaf aku mengganggu tidurmu, ini aku Lee Donghae..
bagaimana kalau kita mengerjakan tugasnya di taman dekat komplek rumahmu saja, agar lebih fresh. Bagaimana?

“Donghae mengirimiku sms”teriak Jessica senang.

“Jessica berisik”omel Tiffany dari dalam kamarnya yang berada di samping kanan kamar Jessica.

“oppsss”seru Jessica dan menutup mulutnya.

“semoga Tiffany tidak mendengar aku menyebutkan nama Donghae”gumam Jessica cemas.

Dengan hati berbunga-bunga Jessica membalas pesan Donghae.

To : 104528582359

Ne, aku setuju.

From : 104528582359

Aku Tunggu kau jam 9 pagi.

To : 104528582359

Ne.

Balas Jessica cepat.

“sekarang baru jam 7, lebih baik aku mandi dulu”gumam Jessica dan berjalan menuju kamar mandi yang berada di dalam kamarnya.

Sudah setengah jam Jessica berada di dalam kamar mandi, ini adalah rekor mandi terlama yang Jessica pecahkan. Selama ini Jessica mandi tak pernah selama ini.

“segarnya”ucap Jessica ketika keluar dari kamar mandi.

“aku harus pakai baju yang paling bagus”gumam Jessica dan berjalan ke lemarinya untuk memilih baju.

“aduh yang pink atau yang ungu ya?”gumam Jessica bingung.

“ah, Tanya Yesung saja”seru Jessica.

Dengan cepat Jessica mengambil ponselnya, lalu menelpon Yesung.

“tumben sekali kau menelponku menggunakan video call, ada perlu apa?”seru Yesung langsung.

“hehe, kau tahu saja kalau aku ada perlu”cengir Jessica.

“menurutmu, aku lebih cocok pakai yang ungu atau yang pink?”Tanya Jessica.

“hah? Kau menelponku hanya untuk menayakan ini? Yang benar saja, aku mana tahu masalah fashion yeoja”jawab Yesung.

“ne, sudah cepat jawab saja, kau kan punya mata, jadi bisa menilai yang mana yang lebih cocok untukku. Hari ini aku akan mengerjakan tugas bersama Donghae dan aku ingin tampil beda di depannya”ucap Jessica panjang lebar.

“kenapa kau tidak tanya Tiffany saja, dia kan selera fashion-nya bagus”saran Yesung.

“aku juga ingin bertanya padanya, masalahnya aku akan pergi mengerjakan tugas dengan Donghae, tidak mungkin aku bertanya padanya. Bisa-bisa aku tidak jadi mengerjakan tugas bersama Donghae, Yesung-ah”jelas Jessica.

“ayolah bantu aku, mana yang lebih cocok”rajuk Jessica.

“baiklah. Hmm, menurutku lebih bagus yang pink, kau akan lebih terlihat manis”ucap Yesung memberi pendapat.

“benarkah?”

“ne, coba saja”

“baiklah, gomawo Sungie-ah”ucap Jessica.

“ne”balas Yesung.

Tut tut

Dengan cepat Jessica mematikan sambungan telepon dengan Yesung dan bergegas mencoba baju berwarna Pink, pilihan Yesung.

“tumben kau berdandan”komentar Tiffany saat Jessica dan Tiffany sarapan.

“DEG”

“mm..hari ini aku akan mengerjakan tugas dengan temanku”balas Jessica sedikit gugup.

“pasti dengan namja”tebak Tiffany 100% benar.

“Deg”

‘apa Tiffany tahu kalau aku akan mengerjakan tugas dengan Donghae?’ucap Jessica dalam hati dengan cemas.

“ah, n-ne”

“kau menyukainya ya?”selidik Tiffany.

“a-anio”elak Jessica sambil menggelengkan kepalanya cepat.

Tiffany memiringkan kepalanya“aneh, kau tidak menyukainya tapi berdandan secantik ini”komentar Tiffany, melihat perubahan Jessica hari ini.

“memangnya aku tidak boleh berdandan? Bukankah kau yang menyuruhku mencari pacar. Siapa tahu dengan aku berdandan cantik ada namja yang suka”kilah Jessica cepat.

“benar juga, memangnya kau ada janji dengan siapa?”tanya Tiffany semangat dengan mata berbinar.

“deg”

‘mati aku’pikir Jessica panik.

“akh, dengan dengan Yesung, ya dengan Yesung”ucap Jessica gugup, hanya nama itu yang melintas dikepalanya dan sepontan saja keluar.

Raut wajah Tiffany langsung berubah begitu Jessica menyebut nama Yesung“oh dengan Yesung, kalau dengannya kau tidak perlu berdandan cantik, aku tidak mau kau pacaran dengannya. Oh ya? Memangnya kau satu jurusan dengan Yesung? Setahuku tidak”ujarnya ketus.

“eh? Maksudku, aku ada janji dengan Yesung setelah mengerjakan tugas”bohong Jessica.

“ohh”respon Tiffany singkat.

“wae? Memangnya ada yang salah dengan Yesung?”Tanya Jessica penasaran sekalian mengalihkan pembicaraan.

“dia aneh, aku tak suka padanya dan aku tidak ingin dia menjadi kakak iparku”jawab Tiffany jujur.

“biarpun aneh, tapi dia sangat baik dan setia kawan”bela Jessica.

“terserahlah, yang penting kau jangan berpacaran dengannya. Masih banyak namja yang lain, yang lebih daripada Yesung”nasihat Tiffany.

‘ya, memang banyak yang lebih dari Yesung, dan orang itu adalah Donghae. Maafkan aku Fany-ah, aku sangat mencintai Donghae, tapi sungguh aku hanya ingin Donghae memandangku saja. aku janji tidak akan merebut Donghae darimu’ucap Jessica dalam hati.

“hei jangan melamun”ucap Tiffany mengagetkan Jessica yang sedang asik dengan lamunannya.

“ekh”kaget Jessica.

“kau kenapa?”Tanya Tiffany khawatir dengan kembarannya ini.

“aku tidak apa-apa, sudah ya aku harus pergi”pamit Jessica buru-buru bahkan Jessica belum menghabiskan sarapannya, biasanya ia yang akan marah kalau Tiffany tidak menghabiskan sarapannya.

“dia aneh akhir-akhir ini”gumam Tiffany yang melihat kelakukan kemabarannya itu.

***Miracle***

“aku jadi kepagian gara-gara menghindari Tiffany, Fany-ah mianhae. Aku bukan kakak yang baik untukmu”gumam Jessica yang saat ini sudah berada di taman dekat kompelk rumahnya.

Sekarang baru pukul 8.45 KST, Jessica datang 15 menit lebih awal dari perjanjiannya dengan Donghae.

Selang beberapa menit Donghae pun datang.

“mianhae aku terlambat”ucap Donghae.

“akh anio, aku saja yang datangnya lebih awal”balas Jessica meraqsa tidak enak.

“wah hari ini kau cantik sekali Jessica”puji Donghae.

“jongmal?”tanya Jessica tidak percaya bahwa Donghae memujinya.

“ne”

“gomawo”ucap Jessica malu-malu.

“ayo kita mulai”ucap Donghae.

“oh ne”

“Jessica, kau bisa jelaskan aku yang materi ini, aku tidak mengerti”ucap Donghae sambil menunjuk materi yang kurang ia kuasai.

Jessica menaikan sebelah alisnya“benarkah? Bukankah kau sangat ahli dalam pelajaran dosen Kang?”tanyanya bingung.

“akh, tapi aku benar-benar tidak mengerti dengan materi ini, kemarin saat dosen Kang menjelaskannya aku sedang tidak konsen”jawab Donghae cepat.

“ohh”respon Jessica singkat.

“kau mau kan menjelaskannya padaku?”Tanya Donghae wajah memelasnya.

“deg”

Lagi-lagi jantung Jessica berdetak lebih cepat jika berhubungan dengan namja yang bernama Lee Donghae.

“mau kan?”ulang Donghae.

“eh, ne”

“materi kali ini menjelaskan tentang, bla-bla dan kau harus tahu perbedaan antara yang A dan yang B. itu akan memudahkanmu dalam mengerjakan soal yang akan kita kerjakan hari ini”jelas Jessica panjang lebar.

“apa kau sudah mengerti?”tanya Jessica.

“eh? Bisa kah kau ulangi sekali lagi”pinta Donghae.

“what? Ah, baiklah”seru Jessica pasrah, ia kembali menjelaskan materi yang diajarkan Donsen Kang dengan lebih jelas lagi supaya Donghae mengerti.

“bagaimana? Sekarang kau sudah mengerti?”tanya Jessica.

Donghae tersenyum manis”tentu”jawabnya.

“baiklah, sekarang ayo kita kerjakan soal-soalnya. Jadi yang nomor 1 kau kerjakan seperti contoh yang kemarin di jelaskan dosen Kang, tapi yang no 2 kau kerjakan seperti yang ada di bab kemarin”jelas Jessica sambil menunjuk soal yang berada di depan mereka.

“kau mengerti?”Tanya Jessica.

“ekh, a-anio, aku masih tidak mengerti jika harus mengerjakan soal sesusah ini”jawab Donghae gugup karena dia sedang asik memandang wajah Jessica.

“mwo? Kau tidak mengerti apa yang aku jelaskan lagi?”tanya Jessica ragu, Donghae yang ia kenal bukanlah namja yang bodoh ataupun lamban dalam berpikir.

“ne”

“apa penjelasanku terlalu susah untuk kau pahami”Tanya Jessica.

“anio, hanya saja otakku sedang sulit mencerna pelajaran, bisa tidak kau jelaskan lagi”pinta Donghae.

“baiklah”seru Jessica.

“jadi yang nomor 1 kau kerjakan seperti contoh yang kemarin di jelaskan dosen Kang, tapi yang mo 2 kau kerjakan seperti yang ada di bab kemarin, jika catatanmu tidak lengkap kau bisa melihat catatanku”jelas Jessica lagi.

“sekarang kau mengerti kan?”Tanya Jessica.

“ne, sekarang aku mengerti berkat penjelasan darimu dan juga catatan darimu, sangat membantu”

“gomawo Jessica”ucap Donghae sambil tersenyum manis.

“DEG”

‘ya tuhan, kendalikanlah detak jantungku. Aku tidak ingin Donghae mendengarnya’ucap Jessica dalam hati.

“Jessica”panggil Donghae.

Jessica tidak menyahutnya, karena ia masih asik dalam dunia-nya, dunia lamunannya.

“Jessica”panggil Donghae lagi sambil mengibaskan tangannya di depan wajah Jessica.

“ekh, wae?”

“kau melamun?”Tanya Donghae.

“ah, anio”jawab Jessica cepat sambil menggelengkan kepalanya.

“ayo kita lanjutkan”ucap Jessica.

“ne”

Tak terasa sudah 2 jam lebih mereka berada di taman untuk mengerjakan tugas dari dosen Kang.

“aku lapar”seru Donghae sambil mengelus perutnya.

Donghae menoleh kearah Jessica yang tengah serius dengan soal-soal“kau lapar tidak?”Tanya Donghae.

“ne”

“ayo kita pergi makan”ajak Donghae dan langsung menarik tangan Jessica.

“ekh”kaget Jessica karena tangannya yang di tarik secara tiba-tiba oleh Donghae.

“ayo”

“sebentar dulu, aku belum membereskan tugas kita”seru Jessica.

Dengan segera Jessica memasukan semua buku-buku dan tugasnya kedalam tasnya.

“sudah kan?”Tanya Donghae tidak sabaran.

“ne”

“memangnya kau tidak ada janji dengan Tiffany?”Tanya Jessica yang merasa tidak enak jika harus berlama-lama dengan Donghae.

“anio, hari ini kami tidak ada janji. Kan aku sudah janji denganmu untuk mengerjakan tugas”jawab Donghae jujur.

“kau memberi tahu Tiffany kalau kau akan mengerjakan tugas denganku?”selidik Jessica panic.

“iya, tapi aku tidak bilang denganmu, aku hanya bilang akan mengerjakan tugas dengan temanku”jelas Donghae.

“oh syukurlah”lega Jessica.

“wae?”

“ekh, anio. Ayo aku sudah lapar”seru Jessica mengalihkan pembicaraan.

***Miracle***

“dari mana saja kau Sica, masa mengerjakan tugas selama ini ?”Tanya Tiffany ketika Jessica pulang.

“tadi sesudah mengerjakan tugas aku makan dulu”jawab Jessica jujur.

“jongmal?”

“ne, wae?”Tanya Jessica balik.

“anio, aku rasa namja yang mengerjakan tugas bersamamu itu menyukaimu”komentar Tiffany.

“mwo? Anio, dia sudah punya pacar dan sepertinya dia sangat sayang pada pacarnya”balas Jessica cepat, ia tidak ingin Tiffany salah paham walaupun Tiffany tidak tahu sebenarnya ia mengerjakan tugas dengan siapa.

“jadi benar kau menyukai namja yang mengerjakan tugas bersamamu”selidik Tiffany.

“DEG”

Jantung Jessica berdetak lebih cepat dari biasanya, saat mendengar ucapan Tiffany barusan.

“ekh a-anio, kau jangan asal bicara Ffany-ah”elak Jessica dengan terbata.

“sudah ketahuan tapi tidak mau mengaku”cibir Tiffany.

Jessica terdiam. Ia bingung harus melakukan apa.

“salah tidak jika aku menyukai namja yang sudah punya yeoja chingu?”Tanya Jessica sambil menundukkan kepalanya tidak berani menatap langsung kedalam mata Tiffany, ia akan sangat merasa bersalah.

“tidak salah, selama kau tidak merebutnya”jawab Tiffany.

“lalu aku harus bagaimana?”tanya Jessica lagi, ia benar-benar bingung sekarang.

“hmm..bagaimana ya? Perjuangakan terus cintamu, tapi dengan cara yang benar. Jangan kau rebut dia dari pacarnya dengan cara curang. Itu akan sangat menyakitkan Sica, aku pernah merasakannya dan jangan sampai aku merasakannya lagi. Rasanya benar-benar sakit”nasihat Tiffany.

“DEG”

‘aku harus bagaimana ya tuhan? Aku menyukai Donghae, tapi aku tidak mau Tiffany sakit hati’ucap Jessica dalam hati.

“aku rasa, aku akan melupakannya saja”ucap Jessica pelan.

“wae?”Tanya Tiffany bingung.

“aku tidak mau ada orang yang tersakiti, lebih baik aku saja yang merasakannya”jawab Jessica pelan.

‘aku tidak ingin menyakitimu Fany-ah’lanjut Jessica dalam hati.

“perjuangkan dulu, siapa tahu kau jodohnya”ucap Tiffany.

“akan aku pikirkan”balas Jessica lalu pergi ke kamarnya.

***Miracle***

“kenapa si akhir-akhir ini kau sering melamun? Apa ini ada hubunganya dengan Donghae”Tanya Yesung saat dia dan Jessica berada di kantin kampus.

Jessica tidak menjawab pertanyaan yesung, hanya kepalanya saja yang ia anggukan sebagai jawaban.

“kenapa lagi dengannya? Ayo ceritakan padaku”pinta Yesung semangat.

“aku tidak ingin Tiffany menderita jika aku bersama Donghae”jelas Jessica dengan raut wajah yang sangat sedih dan frustasi, tidak pernah Yesung melihat raut wajah Jessica yang seperti ini sebelumnya.

“waduh, masalahnya sekarang bertambah”komentar Yesung. Jessica hanya menganggukan kepalanya.

“yasudah kau coba saja dengan Kibum, siapa tahu kalian cocok”usul Yesung.

“baikalah, kau atur saja”ucap Jessica pasrah.

‘mungkin aku memang tidak berjodoh dengan Donghae’batin Jessica sedih.

***Miracle***

Saat ini Jessica sedang nonton TV berdua dengan Tiffany.

Drtt drtt

Ponsel Tiffany bergetar.

“yeoboseo”ucap Tiffany.

“…..”

“ne, wae?”Tanya Tiffany.

“…..”

“ok, tunggu aku 15 menit, aku akan sampai di tempatmu”ucap Tiffany dan menutup ponselnya.

“kau akan pergi?”Tanya Jessica.

“ne, aku ada perlu”jawab Tiffany.

“apakah lama?”

“hmm…kurasa tidak. Wae kau takut sendirian?”tanya Tiffany.

“kau kan tahu aku takut gelap, bagaimana jika lampunya tiba-tiba mati?”ucap Jessica khawatir.

“tenang, aku tidak akan lama”balas Tiffany.

Setelah Tiffany pergi, dirumah hanya ada Jessica, karena kedua orang tuanya tinggal di japan untuk urusan pekerjaan. Sekitar 30 menit Jessica sibuk menonton berita, setelah berita usai ia memutuskan untuk pergi ke kamar.

Ting Tong

“cepat sekali Tiffany pulang”gumam Jessica dan menuju pintu.

Kriett

“Donghae”kaget Jessica.

“ne, wae?”Tanya Donghae.

“akh, anio”jawab Jessica.

“Tiffany ada?”Tanya Donghae.

“Tiffany sedang keluar, tapi katanya Cuma sebentar. Kau mau menunggunya atau pulang”tanya Jessica.

“aku akan menunggunya saja”jawab Donghae.

“oh yasudah, masuklah”ucap Jessica.

“ne, gomawo”balas Donghae.

“kau mau minum apa?”Tanya Jessica.

“tidak usah repot-repot aku tidak ingin minum”jawab Donghae.

“oh yasudah”

“memangnya Tiffany pergi kemana?”Tanya Donghae memulai pembicaraan saat dirinya dan Jessica merasa canggung.

“dia tidak memberi tahuku, dia hanya bilang akan pergi sebentar”jawab Jessica seadanya.

Tiba-tiba lampu mati, itu membuat Jessica sangat ketakutan.

“KYAAAAAAAAA”teriak Jessica kencang.

“Donghae kau ada dimana?”Tanya Jessica panic, karena ia phobia dengan gelap.

“aku masih disini kok”jawab Donghae.

“Donghae-ah, hiks kau jangan pergi, aku takut hiks hiks”ucap Jessica sambil menangis.

“ne, aku tidak akan pergi sebelum lampunya menyala”balas Donghae.

Dalam gelap Donghae berusaha mencari dimana tempat Jessica.

“grep”

“KYAAAAA”teriak Jessica kaget karena ada yang memeluknya.

“tenang, ini aku Donghae”ucap Donghae berusaha menenangkan Jessica yang sedang sangat ketakutan.

“kau membuatku kaget”ucap Jessica sedikit lega.

“mianhae, aku hanya ingin membuatmu tenang saja”seru Donghae.

“apa kau merasa lebih baik?”Tanya Donghae perhatian.

“ne, gomawo Donghae ah”ucap Jessica tulus.

‘hangat’Itulah yang Jessica rasakan saat berada dalam pelukan Donghae.

‘aku sangat mencintaimu Donghae-ah, apa kau dapat merasakannya?’tanya Jessica dalam hati.

Tidak berapa lama lampunya kembali menyala.

‘kenapa cepat sekali lampunya menyala’runtuk Jessica dalam hati.

Jessica bingung kenapa Donghae masih belum melepaskan pelukannnya, tetapi dalam hatinya terselip rasa senang. Tetapi jika mengingat Donghae adalah kekasih Tiffany kembarannya, ia merasa sangat sedih, kenapa ia bisa menyukai kekasih kembarannya sendiri.

“Donghae-ah”panggil Jessica pelan.

“hm”respon Donghae.

“lampunya sudah menyala”seru Jessica dengan sangat terpaksa.

“aku tahu”sahut Donghae. Tapi Donghae tidak melepaskan pelukannya, sehingga membuat Jessica bingung.

“sebentar saja”ucap Donghae yang tahu bahwa Jessica akan berontak.

Setelah mendengar ucapan Donghae Jessica yang awalnya ingin berontak menjadi diam dan menikmati pelukan Donghae yang pertama dan mungkin yang terakhir. Jujur saja sebenarnya Jessica tidak ingin Donghae melepaskan pelukkannya, tapi jika ia ingat dengan Tiffany ia merasa sangat bersalah.

‘Fany-ah, mianhae. Aku benar-benar bukan kakak yang baik, aku jahat padamu, aku menusukmu dari belakang Fany-ah’ucap Jessica dalam hati. Tanpa terasa air mata mengalir begitu saja dari kedua bola mata Jessica tanpa bisa ia control.

“Jessica, kau menangis?”tanya Donghae lalu ingin melepaskan pelukannya tapi Jessica menahannya, ia tidak ingin Donghae melihatnya menangis.

Jessica menggelengkan kepalanya”hiks a-anio, aku baik-baik saja”kilah Jessica walapun sudah sangat jelas dari suaranya bahwa ia memang menangis.

“bohong!”

Donghae langsung melepaskan pelukkannya lalu menatap Jessica”kau bohong”ucap Donghae lalu menghapus air mata Jessica yang mengalir indah dikedua pipi Jessica.

“katakan padaku, kau kenapa?”tanya Donghae lembut sambil menatap kedalam bola mata Jessica.

Jessica memalingkan wajahnya”aku tidak apa-apa”ucap Jessica.

Dengan paksa Donghae menghadapkan wajah Jessica dengan wajahnya”jangan bohong padaku, katakanlah”ucap Donghae lembut.

Jessica kembali meneteskan air matanya lalu menghapusnya dengan kasar dan menepis tangan Donghae dari pipinya”sudah kubilang, aku tidak apa-apa”ujar Jessica dingin.

“kurasa Tiffany akan lama, sebaiknya kau pulang saja Donghae, ini sudah malam”tambah Jessica tanpa menatap Donghae.

Donghae membuang napasnya dengan berat”baiklah, aku pulang dulu, kau hati-hati dirumah jika ada sesuatu hubungi aku saja. Aku pasti akan datang”ucap Donghae lalu pergi dari kediaman keluarga Jung.

Setelah kepergian Donghae Jessica kembali menangis, menangisi kebodohannya dalam urusan cinta dan betapa pengecutnya ia menghadapi kisah cintanya ini.

“aku harus melupakan Donghae, ini untuk kebaikan semuanya”ucap Jessica pelan.

***Miracle***

“Sica, kenapa dengan matamu?”tanya Tiffany khawatir.

Jessica menggelengkan kepalanya”aku tidak apa-apa Fany-ah, kau tidak usah khawatir”

“apa semalam lampunya mati?”tanya Tiffany lagi.

Lagi-lagi Jessica menganggukan kepalanya”tapi hanya sebentar”jelasnya

“Sica mianhae semalam aku tidak bisa menamanimu”sesal Tiffany.

“tak masalah, aku pergi duluan. Hari ini aku ada kelas lebih pagi”ucap Jessica lalu pergi.

“ada apa dengannya?”gumam Tiffany bingung.

Jessica sengaja berangkat lebih pagi ke kampus walaupun sebenarnya ia tidak ada jadwal kuliah pagi hari ini, ini semua ia lakukan untuk menghindari Tiffany. Setelah kejadian semalam jessica merasa sangat bersalah dengan Tiffany, ia merasa telah menusuk saudara kembarnya sendiri dari belakang.

Jessica merogoh tasnya dan mengambil ponsel berwarna putih miliknya dan segera menulis pesan singkat kepada Yesung.

To : Yesung

Kapan kau akan mempertemukanku dengan Kibum? Apa Kibum mau denganku?

Send..

Tak lama ponsel Jessica bergetar, satu pesan masuk dari Yesung.

From : Yesung.

Iya dia mau, hari Minggu ini bagaimana kalau aku pertemukan kau dengan Kibum??

To : Yesung.

baiklah, kau atur saja..

***Xingenie***

Iklan

8 pemikiran pada “Miracle (part 1)

  1. JeTi kembaran. .
    Wohoo. .
    😀
    konfliknya bakal rumit nih kayaknya, ,
    poor sica,
    karakternya sica nyesek bgt,
    kalo hae sama fany,
    mending sica sama kyu atau luhan aja. .
    *nglantur.com*
    Nice FF. .
    ^,^
    lanjut baca part 2 nya, ,
    *bow*

  2. Aduh ternyata jeti kembaran pas awal kenal snsd aku kurang bisa beda kan yg mana sica dan yg mana tifanny soalnya dlu mereka sama2 berambut pendek klu skrng sih aku uda bisa bedain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s