Mrs. Simple (part 4)

Title : Mrs. Simple

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Lee Donghae

Choi Siwon

Ham Seungjin

Genre : Romance

Rating : Teen

***Mrs. Simple by Жin Genie***

***Part 4***

 

Jessica berjalan terburu kearah kelasnya, sebentar lagi Shin kyosunim akan masuk ke kelasnya. Ia tidak mau jika harus terlambat lagi dalam mata kuliah kyosunim yang baik hati itu.

”huft~”seru Jessica lega saat ia sampai terlebih dahulu dibanding Shin kyosunim.

Jessica teringat perkataan Hara dua hari yang lalu, kalau Lee Donghae-namja yang menumpahkan jus Melon padanya itu ternyata adalah teman sekelasnya.

Jessica mengedarkan pandangannya kepenjuru kelas. Mencari sosok Lee Donghae.

Ketemu!!

Jessica melihat kearah paling pojok kanan di deret paling belakang, dimana seorang namja tengah menatap kearahnya dengan tajam. Dia adalah Lee Donghae.

Jessica berjalan dengan santainya kearah tempat Donghae duduk, lalu duduk di sampingnya.

”tempat yang lain banyak”ujar Donghae ketus, bermaksud mengusir Jessica agar ia tidak duduk di sampingnya.

”sepertinya duduk disini cukup nyaman”balas Jessica datar seolah tidak mendengar perkataan Donghae yang secara tidak langsung mengusirnya.

Benar dugaan Jessica, bahwa namja bernama Donghae ini membencinya terdengar jelas dari nada bicaranya—ketus dan dingin.

*+*+*+*+*

”aku membencimu! Tidak usah mendekatiku, aku tidak akan suka padamu”ujar Donghae langsung saat di kelas hanya tinggal ia dan Jessica saja.

Jessica terkekeh pelan”rasa percaya dirimu tinggi sekali tuan? Apakah aku bilang kalau aku menyukaimu?”ledek Jessica sambil menyunggingkan senyuman manis kearah Donghae. Donghae menganggap senyuman itu adalah senyuman paling memuakan yang pernah ia lihat.

”kalau begitu jangan pernah mendekatiku!!! Agar aku tidak mengira kau menyukaiku”seru Donghae tegas.

Lagi-lagi Jessica terkekeh pelan”wae? Sepertinya kau sangat takut kalau aku mendekatimu?”selidik Jessica.

”atau kau takut kalau kau akan terjerat olehku?”tambah Jessica sambil tersenyum sinis kearah Donghae.

Donghae juga tersenyum sinis”takut padamu?? Yang benar saja! Aku hanya tidak ingin wanita murahan sepertimu berada di dekatku”jelas Donghae dengan kasar dan menusuk. Donghae tidak peduli kalau Jessica akan sakit hati dengan ucapannya, bukankah bagus kalau Jessica sakit hati.

Jessica sedikit terkejut dengan perkataan Donghae yang memang sangat menyakitkan itu. Ia tidak menyangka namja seperti Donghae yang dari luarnya terlihat baik, ternyata di dalamnya buruk.

”wanita murahan ya?”gumam Jessica sambil tersenyum sinis.

”semurah apa aku memangnya?”tantang Jessica sambil menatap tepat kearah manik mata Donghae.

Donghae membalas tatapan mata Jessica dengan tajam”kau hanya seharga 100 Won di mataku”ucap Donghae sinis.

Jessica tersenyum mendengar perkataan Donghae.

Donghae yang melihat Jessica tersenyum merasa bingung”wae?”tanya Donghae penasaran.

”selamat, kau adalah orang yang menilaiku termahal”jawab Jessica sambil tersenyum kearah Donghae.

Donghae mengernyitkan dahinya, ia semakin bingung dengan perkataan Jessica barusan dan Jessica menyadari itu.

”biasanya orang yang membenciku akan bilang kalau aku sama seperti sampah, yang tidak berguna dan tidak berarti. Tapi kau menilaiku dengan 100 Won dan itu sangat besar”jelas Jessica.

Donghae tercekat mendengar ucapan Jessica, entahlah ia merasa sedikit kasihan dengan Jessica.

Chu~

tiba-tiba Jessica mencium pipi Donghae sekilas”anggap itu sebagai hadiah dariku atas penilaianmu”ucap Jessica sebelum Donghae protes.

Jessica beranjak dari tempat duduknya”Semakin kau membenciku, semakin kau akan sering berurusan denganku Lee Donghae”entah kenapa kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut Jessica. Jessica sendiri bingung dengan maksud dari perkataannya barusan. Tak mau ambil pusing Jessica segera pergi dari kelasnya, meninggalkan Donghae seorang diri yang saat ini tengah terdiam mematung setelah mendapatkan ciuman di pipinya.

Donghae menyentuh pipi kirinya yang tadi dicium oleh Jessica, lalu menyentuh tepat di daerah jantungnya.

”deg deg deg”

Jantung Donghae berdetak berkali-kali lebih cepat dari biasanya.

“kenapa dengan jantungku?”tanya Donghae bingung dengan tatapan mata yang kosong.

*+*+*+*+*

Jessica mengedarkan pandangannya kepenjuru kantin kampusnya, mencari tempat yang kosong untuknya makan. Banyak namja kampusnya yang menawari agar Jessica duduk bersamanya, tapi semua itu Jessica tolak. Hari ini ia ingin makan dengan damai, ia sedang malas meladeni ocehan para namja yang menurutnya tidak penting itu.

Jessica melihat seorang namja tengah makan sendirian di meja yang terletak di belakang, ia menyipitkan matanya agar pandangannya lebih jelas. Maklum jarak antara Jessica dengan namja yang saat ini tengah menjadi perhatian Jessica cukup jauh, terlebih namja itu menggunakan topi yang hampir menutupi seluruh wajahnya.

“noona”teriak namja itu sambil melambaikan tangannya kepada Jessica.

“eh?”seru Jessica bingung.

“Jessica noona”teriak namja itu lagi.

Jessica menyunggingkan senyumannya ketika ia ingat siapa namja yang tengah meneriaki namanya itu—Ham SeungJin.

Jessica langsung berjalan kearah Seungjin.

Saat Jessica berjalan kearah Seungjin, banyak namja yang mendesah kecewa karena tidak berhasil mengajak Jessica duduk besama mereka.

“duduk disini saja noona”ucap Seungjin seraya menunjuk kursi di depannya.

Jessica menganggukan kepalanya lalu duduk di depan Seungjin”gomawo”ucap Jessica. Jessica mulai menyantap Ramyeon pesanannya dengan cukup lahap.

“ya”sahut Seungjin seraya menyeruput Ice Tea pesanannya.

“tumben sendirian saja noona?”tanya Seungjin heran, biasanya Jessica dan Hara selalu berasama-sama karena Jessica kurang akrab dengan mahasiswi Hanyang yang lain. Kalian pasti tahu apa penyebabnya.

Jessica menatap Seungjin bingung serta dengan mulut yang mengembung penuh dengan Ramyeon.

“telan dulu makanannya noona.”seru Seungjin sedikit terkekeh melihat cara makan Jessica yang lucu menurutnya, sama seperti Hyein.

Jessica mengangguk seraya menelan Ramyeonnya.

“maksudmu?”tanya Jessica sedikit bingung dengan siapa maksud Seungjin , Hara atau ‘namja chingunya’.

“maksudku dimana Hara noona? Biasanya kalian selalu bersama”jelas Seungjin.

“Hara hari ini ia tidak ada jadwal kuliah jadi ia tidak masuk, mungkin saat ini ia tengah kencan”ujar Jessica sedikit ketus.

“kencan?”ulang Seungjin.

“iya, kencan dengan Choi Minho”ujar Jessica menjelaskan maksudnya.

“kau tahu kan kalau Hara pacaran dengan Choi Minho? Anak kedokteran juga sepertinya”tanya Jessica.

“ahh iya, aku tahu”seru Seungjin seraya menganggukan kepalanya.

Jessica menghela napas pelan.

“kau tahu, aku menyesal mencomblangkan Hara dengan Minho” Jessica mulai bercerita, semenjak kejadian Jessica dengan Hyein, Jessica jadi lumayan dekat dengan Seungjin.

“wae? Apa noona menyukai Minho hyung?”tanya Seungjin asal.

“pletak”

Dengan semupurna sepasang sumpit mendarat di kepala Seungjin.

“awww”ringis Seungjin sambil mengelus kepalanya yang terasa cukup sakit akibat perbuatan Jessica.

“babo! Mana mungkin aku menyukai Minho, Dia itu namja chingu Hara!!”seru Jessica kesal.

“lagipula Minho bukan typeku”lanjut Jessica lalu kembali memakan Ramyeonnya yang baru ia makan sedikit.

“aku kan hanya bercanda noona, kenapa kau memukulku sekencang ini”protes Seungjin masih mengelus kepalanya.

“haisstt, sakit”rengek Seungjin.

“Salahmu sendiri bicara tidak dipikirkan dulu, bagaiamana kalau Hara mendengarnya dan salah paham padaku?”omel Jessica.

“mianhae”ucap Seungjin tulus.

“ah sudahlah lupakan, ayo lanjutkan makan”ajak Jessica.

“iya iya—hyung”seru Seungjin sambil melambaikan tangannya kearah namja yang saat ini tengah berdiri di belakang Jessica.

“ah Seungjin-ah”seru namja tadi ramah.

Jessica mengenal suara ini, dengan segera ia menoleh kebelakangnya dan mendapati seorang Lee Donghae tengah berdiri di belakangnya.

Donghae membelalakan matanya saat Jessica menoleh kearahnya, mereka berdua sama-sama kaget saat pandangan mereka bertemu.

“ayo hyung duduk disini, makan bersamaku dan Sica noona”seru Seungjin seraya menepuk kursi di sampingnya.

“ah tidak terima kasih, aku duduk di tempat yang lain saja. Aku tidak ingin mengganggu kalian”tolak Donghae langsung.

”kau ini bicara apa hyung, aku dan Sica noona tidak ada apa-apa”ralat Seungjin cepat sebelum terjadi salah paham diantara mereka.

Seungjin berdiri lalu menarik Donghae agar duduk di sampingnya”lihat tidak ada tempat lain, sudah hyung duduk saja bersama kami”bujuk Seungjin.

Donghae mengedarkan pandangannya kepenjuru kantin, benar kata Seungjin tidak ada tempat yang kosong lagi selain di tempat Seungjin.

“ah baiklah”seru Donghae lemas lalu duduk di samping Seungjin, tapi sebelum itu ia melirik Jessica sinis.

Jessica menyadari tatapan sinis Donghae, tapi ia mengabaikannya. Ia tidak ingin makannya terganggu dengan kehadiran Donghae.

Hening..

Setelah kehadiran Donghae diantara Jessica dan Seungjin, tidak ada lagi percakapan. Mereka bertiga makan dengan tenang.

“kenapa seminggu terakhir hyung tidak latihan?”tanya Seungjin memulai percakapan.

Donghae menghentikan aktivitas makannya lalu menoleh kearah Seungjin”aku sibuk, seminggu terakhir banyak tugas”jawab Donghae.

Jessica mengerutkan keningnya bingung. Banyak tugas? Apanya yang banyak tugas? Seminggu kemarin tidak ada tugas satu pun dari para kyosunim.ucap Jessica dalam hati.

Dasar tukang bohong!

“ahh arattseo”

“ Jessica noona juga pasti sibuk ya?”tanya Seungjin.

Jessica tersenyum kecil”ya, sangat sibuk”jawabnya sambil menatap Donghae tajam, Donghae balas membalas tatapan Jessica tidak kalah tajam. Jessica malas menatap Donghae, ia mengalihkan pandangannya kearah Seungjin yang kini tengah sibuk dengan ponselnya.

“sepertinya kalian cukup dekat”komentar Jessica setelah mendengar percakapan antara Donghae dengan Seungjin.

Seungjin menganggukkan kepalanya”ya, Donghae hyung itu—“

“honey”seru sebuah suara dari arah kiri Jessica.

Jessica tahu betul suara siapa ini—Siwon.

Dengan malas Jessica menoleh kearah Siwon lalu memasang poker face”kenapa kau kemari?”tanya Jessica basa-basi.

Tanpa di suruh Siwon langsung duduk di samping Jessica”aku merindukanmu honey”jawab Siwon.

Donghae menatapa  Siwon kesal, wajahnya merah karena menahan marah. Siwon melirik kearah Donghae sinis lalu kembali menatap Jessica. Sementara Seungjin menatap Siwon dan Jessica bingung.

“ah ini pasti namja chingu baru Sica noona”celetuk Seungjin.

Jessica tersenyum kikuk menanggapi ucapan Seungjin.

“Choi Siwon. Ya, aku memang namja chingu Jessica”Siwon memperkenalkan dirinya dengan nada angkuh.

“ahh ya, sama tampannnya dengan Jaejoong hyung”komentar Seungjin setelah melihat penampilan Siwon.

Siwon tersenyum sinis kearah Seungjin”honey kau sudah selesai makankan? Ayo kita pergi”ajak Siwon seraya menarik tangan Jessica agar cepat-cepat meninggalkan dua mahluk tidak penting dihadapannya—Donghae dan Seungjin.

“ah ya”Sahut Jessica. Jessica merasa tidak enak dengan Seungjin dan juga—Donghae karena sikap angkuh Siwon.

“aku duluan, annyeong Seungjin-ah”seru Jessica sambil tersenyum manis.

“annyeong Donghae-ssi”seru Jessica dingin.

“annyeong noona”balas Seunjin, sedangkan Donghae hanya diam. Ia terus saja menatap Siwon tajam.

Siwon menggenggam tangan Jessica erat seraya meninggalkan kantin Hanyang, banyak orang yang iri melihat pasangan Jessica dan Siwon. Pasangan ini terlihat sangat serasi, yang satu cantik dan yang satu tampan.

“aku tidak suka dengan pacar Sica noona yang sekarang”komentar Seungjin saat Jessica dan Siwon sudah tidak terlihat lagi.

“Jaejoong hyung jauh lebih baik daripada namja angkuh itu”tambahnya.

Seungjin menghela napas pelan”ah kenapa Sica noona dan Jaejoong hyung putus ya?”gumam Seungjin bingung.

Seungjin menoleh kearah Donghae”menurut hyung kenapa Sica noona dan Jaejoong hyung putus?”tanya Seungjin.

“takdir”jawab Donghae asal.

“ah benar, takdir”seru Seungjin.

Donghae menatap Seungjin shock lalu menghela napas pelan.

“menurut hyung Jessica noona orangnya seperti apa?”tanya Seungjin lagi.

“tidak tahu”jawab Donghae ketus.

Sebenarnya bukan itu yang ingin Donghae katakana, tapi ia tidak enak dengan Seungjin karena ia tahu Seungjin adalah fans Jessica.

“menurutku Jessica noona itu cantik, baik, keren. Ah pokoknya sempurna”ujar Seungjin sambil menerawang.

Mendengar itu membuat Donghae ingin muntah.

Cantik? Apanya yang cantik? Biasa saja menurutku. Baik? Aku tidak pernah melihat dia berbuat baik, yang aku tahu dia itu selalu membuat orang lain kesal dan benci padanya. Apakah itu yang dibilang baik? Keren? Tidak, dia sama sekali tidak keren. Sempurna? Hey, yang benar saja. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. ucap Donghae dalam hati sambil sesekali menggelengkan kepalanya.

“Seungjin-ah, aku pergi dulu. Aku ada urusan”pamit Donghae.

Sebenarnya Donghae tidak ada urusan setelah ini, tapi ia tidak ingin berlama-lama dengan Seungjin karena Seungjin terus saja membahas tentang Jessica. Dan itu membuatnya kesal.

Tanpa menunggu balasan dari Seungjin, Donghae langsung meninggalkan Seungjin di kantin.

*+*+*+*+*

“aku tidak suka kau dekat-dekat dengan mereka”ucap Siwon. Saat ini mereka sedang berada di mobil menuju rumah Jessica.

“mereka siapa?”tanya Jessica pura-pura tidak tahu.

“kedua orang yang tadi bersamamu di kantin”jelas Siwon.

“terutama namja yang duduk di hadapanku”tambahnya.

“maksudmu Seungjin dan Donghae”

“ya, mereka”

“tadi hanya kebetulan aku makan bersama mereka”Jessica berusaha menjelaskan keadaan saat di kantin.

“pokoknya aku tidak ingin kalau kau bersama dengan mereka lagi”seru Siwon posesif.

“tapi-“

“tidak boleh protes”potong Siwon.

Jessica melirik Siwon malas’menyebalkan’ucapnya dalam hati.

Hening..

Tidak ada lagi percakapan antara Siwon dan Jessica setelah perdebatan kecil tadi. Siwon mempercepat laju mobilnya, agar mereka cepat sampai di rumah Jessica.

Selang 18 menit mereka sudah sampai di depan rumah Jessica.

“kita sudah sampai”ucap Siwon.

“Ada yang ingin aku katakan”ucap Jessica dingin.

“katakanlah”seru Siwon.

“aku mau kita putus. Aku merasa kita tidak lagi cocok”ucap Jessica santai seperti tanpa beban lalu keluar dari mobil. Ia tidak perlu mendengar jawaban Siwon, karena menurutnya jika salah satu pihak sudah mengatakan ‘putus’ itu berarti mereka sudah tidak memiliki hubungan lagi, walaupun salah satu dari mereka tidak setuju.

Jessica merasa Siwon terlalu posesif padanya dan ia paling tidak suka jika di perlakukan seperti itu. Terlebih ia tidak terlalu suka dengan Siwon.

Siwon tidak mencegah Jessica, ia malah tersenyum sinis kearah Jessica yang kini tengah memasuki rumahnya.

“ingin putus ya? Tidak semudah itu Jessica Jung”ucap Siwon sambil menyeringai.

“terlebih kau yang memutuskanku”tambahnya lalu meninggalkan perkarangan rumah Jessica dengan kecepatan tinggi.

00: 53 WIB, Senin, 1 oktober 2012

***Mrs. Simple by Жin Genie***

Iklan

9 pemikiran pada “Mrs. Simple (part 4)

  1. kenapa ya hae oppa ga suka banget gtu sma sica eonn?? Emng apa yg terjadi dulu pada sica eonn&hae oppa ?? Makin penasaran,,,
    #Next part Ditunggtu loh
    #soalnya ini udh lama buanget ga di lanjut ,,
    #Hwaiting thor 😉
    #Over All Nice FF

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s