Because You’re Lips (part 2)

Title : Because You’re Lips

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Lee Donghae

Cho Kyuhyun

Kim Heechul

Lee Sungmin

 Im Yoona

Support Cast : Kwon Yuri

Tiffany Hwang

Choi Sooyoung

Genre : Romance

Rating : PG – 15

A/N : ff ini terispirasi dari mimpiku dan sedikit aku tambahin 😀

FF ini hanya fiktif belaka, bila ada kesamaan cerita, tokoh, kejadian dan tempat itu semua hanya kebetulan semata.

Part 2

 

*** Because You’re Lips by Жin Genie***

”iya honey, ini aku Lee Donghae”ucap orang itu ternyata Donghae.

”bruk”

seketika Jessica pingsan saat ia menyadari orang yang sudah membuat keributan di depan kafetaria itu adalah Lee Donghae.

”haisstt, kenapa yeoja ini hobby sekali pingsan sih”gumam Donghae sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Donghae mengedarkan pandangannya kepenjuru kafetaria berharap akan ada yang membantunya, tapi harapannya itu hanya sekedar harapan karena tidak ada satupun orang yang mendekat kearahnya. Mungkin mereka takut karena melihat Jessica tiba-tiba pingsan saat Donghae menghampirinya. ”sebaiknya aku bawa ke mobil saja”ujar Donghae lalu mengangkat tubuh Jessica. Seketika itu para yeoja yang berada di kafetaria langsung berseru lemah saat Donghae menggendong Jessica keluar dari kafetaria dan berjalan menuju parkiran mobil.

Donghae mengelap peluh yang ada di keningnya akibat mengangkat tubuh Jessica dari kafetaria ke parkiran yang jaraknya lumayan jauh karena kampus Jessica yang terlalu besar”untung dia kurus, jadi tidak terlalu berat”gumam Donghae saat ia sudah berada di dalam mobilnya.

Donghae menoleh kearah Jessica yang berada di samping kirinya. Menatap wajah yeoja yang sedang tidak sadarkan diri itu dengan senyum yang mengembang.

”dia lebih cantik jika sedang diam seperti ini, seperti seorang dewi”gumam Donghae sambil mengelus pipi Jessica lembut.

“aku tidak salah memilih calon istri”tambahnya dengan sedikit terselip rasa bangga dihatinya, tapi seketika senyum Donghae menghilang begitu ia melihat kondisi Jessica masih pingsan.

“bagaimana caranya membangunkan orang yang pingsan?”tanya Donghae kepada dirinya sendiri sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Donghae mengalihkan kembali pandangannya kepada Jessica yang masih saja tak sadarkan diri di sampingnya.

“kalau aku bawa kerumahnya nanti apa kata orangtuanya melihat anak yeojanya pingsan dan diantar olehku? Dikiranya nanti dia pingsan karena aku lagi”seru Donghae sambil menunjuk dirinya sendiri.”bisa-bisa nanti orangtuanya tidak mau menikahkan anaknya denganku”tambahnya sambil menggelengkan kepalanya berkali-kali membayangkan orang tua Jessica yang marah-marah padanya lalu membatalkan perjodohan begitu saja.

“kalau aku bawa kerumahku yang ada aku akan kena marah oleh eomma, pasti eomma akan berpikir yang macam-macam karena melihat calon menantunya pingsan”Donghae terus menggumamkan resiko apa saja kalau Jessica ia bawa kerumahnya atau kerumah Jessica sendiri.

“terlalu beresiko, lebih baik aku bawa ke apartemenku saja”seru Donghae setelah beberapa saat ia sibuk dengan berbagai resiko yang dihasilkan oleh pikirannya sendiri.

>>>

Donghae mengangkat tubuh Jessica yang masih dalam keadaan tidak sadar ala bridal style kedalam apartemennya yang berada di lantai 17 kamar no. 1518.

Dengan hati-hati Donghae menjatuhkan tubuh Jessica di kasur king sizenya”akhirnya selesai juga”gumam Donghae cukup keras.

Seketika kedua bola mata Jessica terbuka, tapi karena ia pingsan terlalu lama sehingga kepalanya sedikit terasa pusing dan membuat pandangannya sedikit kabur. Jessica mulai mengedarkan pandangannya ke penjuru ruangan yang nampak asing dimatanya itu dan saat itu kedua mata Jessica dan kedua mata Donghae saling bertemu dengan jarak yang sangat dekat karena Donghae belum beranjak dari posisinya setelah ia menurunkan Jessica.

Satu detik

Tiga detik

Tujuh detik

“KYAAAAAAA”teriak Jessica karena mendapati Donghae dengan jarak yang sangat dekat dengannya.

Donghae langsung menjauh dari Jessica dan menutup telinganya karena mendengar teriakkan Jessica yang mampu membuat telinga tuli”ya! Kenapa yeoja suka sekali berteiak si?”omel Donghae.

“kenapa aku ada disini? Dan Kenapa kau ada bersamaku?”tanya Jessica cepat masih dengan volume suara yang kencang.

“tadi kau pingsan di kampusmu, untung ada aku, jadi aku bawa saja kau ke apartemenku ini”jawab Donghae dengan mimic wajah yang sangat santai.

“oh ya, apartemenku bagus kan?”ledek Donghae yang kali ini memasang wajah sombongnya sama dengan ekspresi wajahnya pada malam dimana keluarga Jessica datang mengunjungi keluarganya.

Mata Jessica langsung terbelalak begitu mendengar jawaban dari Donghae”jadi aku tidak mimpi”gumam Jessica pelan dan lirih.

“hey kau kenapa?”Donghae mengguncang bahu Jessica pelan karena melihat Jessica diam dengan pandangan kosong.

“Jangan bilang kalau kau terlalu senang karena akan menikah denganku—Lee Donghae salah satu orang paling kaya di Korea dan mempunyai banyak asset kekayaan”ujar Donghae asal.

“huaaaaaaaaa”teriak Jessica tiba-tiba.

“ternyata itu bukan mimpi buruk”seru Jessica frustasi sambil mengacak-acak rambutnya sendiri lalu menoleh kearah Donghae tajam.

“kau! Kenapa orang itu harus kau?”ucap Jessica lirih.

“kenapa aku harus menikah dengan manusia sepertimu?”tambah Jessica dengan kesal sambil menunjuk tepat diwajah Donghae.

Donghae menepis tangan Jessica yang menunjuk kearahnya“hey, kenapa kau bicara seperti itu? seharusnya kau beruntung bisa menikah denganku”ucap Donghae dengan gaya sombong andalannya yang selalu sukses membuat Jessica naik pitam.

“apanya yang beruntung? Kau itu namja mesum yang sangat sombong, jadi apa yang bisa dibilang beruntung eoh?”cerocos Jessica mengeluarkan kekesalanannya kepada namja di depannya yang tak lain adalah Lee Donghae namja yang ditunangkan dengannya dan sebenatar lagi akan menjadi suaminya.

Donghae tidak terima Jessica marah-marah padanya, ia mendekatkan dirinya kearah Jessica dan menatap Jessica tajam”YA! Kau benar-benar yeoja yang tidak tahu diri, aku ini Lee Donghae salah satu orang paling kaya. Kau tahu LEE DONGHAE”ucap Donghae tepat di wajah Jessica sambil menekan namanya.

Jessica menatap Donghae malas”aku tahu kau itu LEE DONGHAE orang kaya yang menyebalkan, sombong dan juga mesum”balas Jessica sinis seraya membuang wajahnya dari dari Donghae.

Donghae terbelalak mendengar penuturan Jessica tentang dirinya, ia tidak percaya Jessica menggambarkan dirinya sebegitu buruk.

”minggir”seru Jessica dingin sambil mendorong tubuh Donghae yang berada dekat dengannya dengan kasar membuat tubuh Donghae jatuh ke kasurnya.

“haisstt, dasar yeoja gengsinya terlalu tinggi”gumam Donghae yang melihat kelakuan Jessica.

“hey kau mau kemana?”tanya Donghae yang melihat Jessica keluar dari kamarnya.

Jessica tidak menyahut pertanyaan Donghae dan terus berjalan kearah pintu keluar apartemen Donghae. Donghae yang melihat itu pun berlari kearah Jessica dan menarik tangannya agar tidak keluar.

“apa?”ujar Jessica galak sambil menatap Donghae galak.

“kenapa buru-buru?”tanya Donghae dengan mimic wajah polosnya.

astaga sebenarnya dia itu orang seperti apa?’runtuk Jessica dalam hati.

“bukan urusanmu, jadi jangan tanya-tanya”jawab Jessica ketus.

“aku lapar, ayo kita makan dulu”ucap Donghae sambil menarik tangan Jessica menuju meja makannya.

“lepas!!”ujar Jessica sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Donghae.

Donghae sama sekali tidak menghiraukan protes dari Jessica dan terus menarik tangannya.

Drttt drtt

Ponsel Jessica bergetar.

“lepas Lee Donghae ponselku getar”ucap Jessica ketus, seketika Donghae langsung melepaskan genggaman tangannya.

“ada apa eomma?”tanya Jessica langsung setelah ia melihat siapa orang yang menelponya itu, yang ternyata adalah eommanya.

“Ya! Kalau mengangkat telpon dari orangtua kau harus sopan”omel eomma Jessica dari sebrang telpon.

“arraseo eomma, mianhae, ada apa menelponku?”tanya Jessica mengulang pertanyaanya, kali ini dengan lebih sopan.

“kau sedang dimana sekarang”

“aku..emmm..aku sedang dijalan eomma. Waeyo?”ujar Jessica bohong.

“apa tadi kau bertemu dengan Donghae”

“ah siapa?”ulang Jessica takut telinganya sudah tidak berfunsi dengan baik lagi.

“Donghae, tadi dia bertanya dimana kampusmu dan bilang ingin menjemputmu”

“ahh dia..emm aku tidak bertemu dengannya hari ini eomma”bohong Jessica lagi, sudah dua kali hari ini ia berbohong kepada eommanya itu semua karena Donghae.

Donghae yang dari tadi menguping percakapan Jessica dan eommanya langsung merampas ponsel Jessica begitu saja.

“Ya! Kembalikan ponselku”seru Jessica kesal karena ponselnya dirampas oleh Donghae.

“diam, aku pinjam sebentar”ucap Donghae dan menjauhkan ponsel Jessica dari Jessica.

“annyeong haseyo eommanim”sapa Donghae ramah sambil melirik Jessica yang sedang mengerucutkan bibirnya seraya meratapi nasibnya yang kurang baik. Jessica yakin, setelah ini eommanya akan memarahinya karena sudah berbohong masalah Donghae.

“ini Donghae?”

“ne eommanim”

“loh tadi kata Jessica dia tidak bertemu denganmu”

“ahh..em itu dia hanya bercanda eommanim, bahkan sekarang saja dia ada di apartemenku”ucap Donghae panjang lebar sambil memberikan smirk andalanya kepada Jessica yang kini tengah menatap Donghae tajam.

“kubunuh kau Lee Donghae”desis Jessica tajam lalu kembali merampas ponselnya.

“jangan percaya eomma, sekarang kami tidak sedang di apartemennya”Jessica berusaha menjelaskan kepada eommanya sebelum eommanya itu salah sangka dan berpikiran macam-macam.

“eomma tidak percaya padamu, sekarang berikan ponselnya ke Donghae, eomma ingin bicara padanya”perintah eomma Jessica.

“untuk apa eomma bicara padanya?”selidik Jessica.

“kau tidak perlu tahu, cepat berikan”

Dengan berat hati Jessica memberikan ponselnya ke pada Donghae”eomma ingin bicara padamu”ucap Jessica ketus yang dibalas senyum tiga jari oleh oleh Donghae.

“menyebalkan”gumam Jessica kesal sambil meniup poninya, kebiasaan yang sering Jessica lakukan jika ia sedang kesal.

“ada apa eommanim?”tanya Donghae sangat sopan, sangat berbeda jika berbicara dengan Jessica sombong dan menyebalkan.

“dasar muka dua”sindir Jessica, Donghae cuek saja mendengar sindiran Jessica.

“datang kerumah eomma nanti malam dan kita makan malam bersama, kebetulan eomma sudah membeli bahan makanan lebih untuk hari ini”ucap eomma Jessica yang terdengar sangat semangat dari sebrang telpon sana.

“ahh, ide bagus eommanim”seru Donghae senang.

“jadi kau mau?”

“tentu saja eommanim”

“baiklah eomma tunggu”

“ne eommanim”

Tutt tutt

“ini”Donghae menyerahkan kembali ponsel Jessica.

“kau bicara apa saja dengan eommaku?”selidik Jessica sambil memicingkan matanya kearah Donghae. Jessica yakin setelah percakapan tadi pasti akan ada kelanjutannya dan kemungkinan itu tidak baik untuknya.

“rahasia”seru Donghae seraya menjulurkan lidahnya kearah Jessica.

“kekanakan”desis Jessica.

“biar”balas Donghae tidak mau kalah.

Jessica benar-benar bingung dengan sifat Donghae yang sebenarnya. Kadang ia sangat menyebalkan, sombong tapi disisi lain ia juga ke kanakan.

>>>

”Sica cepat turun, kita makan malam sayang”seru Mrs. Jung—eomma Jessica dari lantai bawah kediaman keluarga Jung.

Jessica yang sedang bermalas-malasan di kamarnya pun turun untuk makan malam. Jessica menuruni tangga dengan malas, sebenarnya ia sangat mengantuk, tapi ia sempatkan untuk makan malam kalau tidak eommanya akan memarahinya.

Mata Jessica terbelalak saat melihat seorang namja duduk di meja makan di samping tempat yang biasa ia duduki. Orang itu melambaikan tangannya kearah Jessica, orang itu adalah Lee Donghae namja yang saat ini sangat Jessica benci.

”loh?”seru Jessica kaget.

Jessica menoleh kearah Mrs. Jung yang tengah menuangkan air putih di setiap gelas.

”eomma”rengek Jessica seraya menghampiri Mrs. Jung.

”waeyo?”tanya Mrs. Jung tanpa menoleh kearah Jessica.

”kenapa dia ada dirumah kita?”seru Jessica seraya menunjuk Donghae yang tengah tersenyum kearahnya. Jessica balas menatap Donghae dengan muak.

”eomma yang mengundang Donghae makan malam dirumah kita”jawab Mrs. Jung santai lalu duduk di tempatnya.

Mata Jessica kembali terbelalak seraya menatap Mrs. Jung kesal.

”sudahlah Sica, sekarang kau duduk”seru Mr. Jung mengahi perdebatan kecil anatara istri dan anaknya itu.

Dengan pasrah Jessica duduk di tempatnya seraya melirik Donghae sinis.

Mrs. Jung mengambilkan nasi untuk suaminya, Jessica hanya memperhatikkan Mrs. Jung dengan wajah di tekuk. Ia masih kesal kepada eommanya itu karena mengundang Donghae makan malam di rumahnya tanpa memberitahunya terlebih dahulu.

”Sica sebaiknya kau juga mengambil kan Donghae nasi”seru Mr. Jung.

Mendengar perkataan calon ayah mertuanyanya membuat Donghae tersenyum puas kearah Jessica. Jessica balas menatap Donghae dengan tatapan sinis.

sial’ runtuk Jessica dalam hati.

”hitung-hitung belajar menjadi istri yang baik”timpal Mrs. Jung.

what? No! ”tolak Jessica cepat.

”ayolah Sica”bujuk Mrs. Jung.

”aniya eomma”tolak Jessica lagi.

”tidak usah di paksa eommanim, mungkin Jessica malu”sergah Donghae cepat. Jessica kembali menatap Donghae tajam.

Cari muka!! Pikir Jessica kesal.

”ah baiklah kalau kalian semua memaksa”ujar Jessica akhirnya.

Ia mengambil piring Donghae lalu menyendokkan banyak nasi di piring itu. Jessica juga memasukkan banyak sayuran ke dalam piring Donghae. Jessica menyerahkan piring itu seraya tersenyum manis kearah Donghae yang tengah menatap horror piringnya.

”habiskan ya honey ”seru Jessica seraya tersenyum manis, ah lebih tepatnya berpura-pura tersenyum manis.

Donghae menelan salivanya dengan berat”tentu saja honey ”sahutnya lemas.

Rasakan!! Batin Jessica senang.

”aigo ternyata kalian berdua sudah mempunyai panggilan sayang”komentar Mrs. Jung.

”ah benar kan kata appa, kalau Jessica dan Donghae itu serasi”tambah Mr. Jung seraya tersenyum bahagia melihat ‘kemesraan Jessica dan Donghae’ yang menurutnya serasi.

”uhuk”membuat Jessica yang sedang minum tersedak.

”kami memang sangat serasi”sahut Donghae capat seraya menarik Jessica kedalam rangkulannya.

Jessica berusaha melepaskan rangkulan tangan Donghae dari pundaknya, tapi percuma tenaga Donghae lebih besar dari tenaga Jessica.

”lepaskan tanganmu”desis Jessica.

Donghae menghiraukan protes dari Jessica, melihat sikap Jessica yang seperti itu membuatnya semakin ingin menggoda wanita cantik yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu.

”aigo calon istriku cantik sekali”ujar Donghae seraya mencubit pipi Jessica.

Kurang ajar! Berani sekali kau Lee Donghae . Geram Jessica dalam hati.

Jessica yang sudah sangat sebal dengan sikap Donghae akhirnya menginjak kaki Donghae dengan kencang.

”aww”ringis Donghae seraya langsung mengusap kakinya.

Teriakan Donghae membuat kedua orangtua Jessica bingung”ada apa Donghae-ah?”tanya Mrs. Jung lembut.

”ah tidak apa-apa eommanim, sepertinya tadi ada semut yang menggigit kakiku”bohong Donghae seraya melirik Jessica.

Mrs. Jung mengerti dengan maksud dari lirikan Donghae”ah eomma tahu semut apa yang kau maksud Donghae-ah”ujarnya seraya menatap Jessica tajam.

Melihat itu Jessica langsung menoleh kearah Donghae pura-pura kalau bukan dirinya yang melakukannya” tapi kau tidak apa-apa kan honey? Tidak perlu masuk rumah sakit kan?”tanya Jessica pura-pura khawatir seraya menatap Donghae tajam.

Donghae tersenyum manis kearah Jessica—yang menurut Jessica sangat memuakan”tentu saja, tadi aku hanya kaget saja karena ada semut ‘nakal’ yang berani menggigitku”balas Donghae seraya menekan kata ‘nakal’. Donghae langsung menoleh kearah Mrs. Jung—eomma Jessica seraya tersenyum manis”menurut eommanim, semut ‘nakal’ tadi sebaiknya mendapat hukuman apa?”tanya Donghae kepada eomma Jessica seraya melirik Jessica yang tengah menatapnya sebal. Donghae terkikik dalam hati melihat tingkah Jessica.

“ah eomma, kenapa kita jadi membahas semut, tidak penting”sergah Jessica cepat.

“yasudah tidak usah membahas masalah semut lagi, lebih baik urusi masalah pernikahan kalian”ujar Mr. Jung menengahi.

”oh ya, pernikahan kalian akan dilaksanakan dua minggu lagi”sahut Mrs. Jung santai.

Mata Jessica langsung terbelalak karenanya. Ia kaget dengan pernikahan yang sangat cepat dan terkesan mendadak itu. Sejujurnya ia masih sangat tidak siap jika harus menjadi seorang istri, terlebih jika menjadi istri seorang Lee Donghae, namja menyebalkan yang sekarang tengah tersenyum manis kearah orangtuanya. Sepertinya ia sangat setuju jika pernikahan itu dilaksanakan minggu depan.

”apa ini tidak terlalu cepat appa? Aku saja baru mengenal Donghae dan kami masih butuh waktu untuk saling mengenal kepribadian satu sama lain. Jika memang kami nantinya cocok baru ada pernikahan dan jika nantinya kami tidak cocok kami tidak perlu melangsungkan pernikahan”ujar Jessica memberi pendapat tentang keputusan appanya yang menurutnya terlalu tergesa itu.

”mengenal kepribadian masing-masing bisa kalian lakukan setelah kalian menikah, tidak ada alasan untuk menunda pernikahan ini apalagi membatalkannya. Bukankah kalian sudah cocok dan saling menyukai satu sama lain, buktinya tadi kalian memanggil satu sama lain dengan sebutan ‘honey’ bukankah itu panggilan sayang kalian?”balas Mr. Jung santai.

Jessica terdiam, jika appanya sudah berkehendak ia susah untuk menolaknya. Jessica menarik napasnya dalam lalu mengelurkan secara perlahan melalui celah mulutnya. Melirik sekilas kearah Donghae yang tengah tersenyum bahagia. Acting kah? Pikir Jessica kesal.

21.00 WIB

Senin, 5 November 2012

*** Because You’re Lips by Жin Genie***

Iklan

20 pemikiran pada “Because You’re Lips (part 2)

  1. akhirnya ini ff dilanjut jg.

    beneran nih haesica mw nikah thor?
    asyikkk dong.
    sica unnie jg benci bgt gt ma hae oppa ntar kualat jd cinta mati ma hae oppa gmna.
    malah bagus.

    lanjuut thor.
    hwaiting.

  2. Ganti nma,, dlu ICKA HSMS Ship 😛 hehehehehe

    Dri jdul’x sdh mnarik bgt,, wktu bca part 1 pnasaran am part slanjut’x,, n akhir’x d’lnjutin 🙂

    Lanjut lgi thorr 😀

  3. wow,,!! Bener juga kta hae oppa klo sica eonn tuh Hobby Pingsan Hehehehe 😀 seru FFnya Kocakkkk
    #semoga aja hae oppa bener2 suka sma sica eonn Aminnn *Pray
    #Next part ditunggu BANGET !!
    #Hwaiting thor 😉

  4. wah disini haeppa kok jd evil?? mgkin ktularan kyuppa,hehe 😀
    cpet lanjut,, next chap jgan lama2,,, keep writing!!!
    oia thor,, klo font hrufny diperbesar lg lbih bagus thor,,, 😉

  5. Aduh penasaran Ω̶κ̣̇υ̲ apakah ff ini uda di lanjut ingin baca salam kenal reader baru menyukai hasica jga di super generation no 2 setelah kyuri tentunya

  6. suka bangettt…
    hahahaha :v donghae, dia lucu banget disini, semut nakal nya juga hahaha :v
    ini pokok nya daebak banget eon hahaha 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s