Princess (part 2)

8019982504859_551210_n_e589afe69cac1

Title : Princess

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Cho Kyuhyun

Kwon Yuri

Tiffany Hwang

Choi Sooyoung

                                                                   Lee Donghae

Genre : Romance

Rating : Teen

Length : Chapter

*** Princess by Жin Genie ***

Princess part 2

 

Jessica membenamkan kepalanya di bantal, sudah sekitar 30 menit ia seperti itu, membuat ketiga sahabatnya khawatir karena Jessica belum makan siang dan ini sudah lewat jauh dari jam makan siangnya. Terlebih hari ini kondisi tubuh Jessica sedang kurang baik, mengingat saat di sekolah tadi Jessica mengeluhkan kepalanya yang terasa sakit. Jessica seperti ini karena perkataan kedua anak baru itu.

“Sudahlah Sica tidak perlu kau pikirkan perkataan kedua anak baru itu, mereka hanya bercanda—mungkin”hibur Tiffany.

“…”

Hening, tidak ada respon dari Jessica.

Ketiga sahabatnya menghela napas pasrah bersamaan.

“Benar kata Fany, Sica. Kau tidak usah memikirkan perkataan anak baru itu”ujar Sooyoung menimpali perkataan Tiffany.

“…”

Lagi-lagi Jessica tidak memberikan respon, membuat ketiga sahabtnya semakin khawatir.

Sooyoung dan Tiffany saling bertatapan lalu mereka berdua tersenyum. Mereka menoleh kearah Yuri yang berada di sebrang mereka, di samping kanan Jessica.

Yuri yang menyadari tatapan kedua sahabtanya itu mengerutkan alisnya bingung. Kenapa-kalian-menatapku-seperti-itu. Kurang lebih seperti itulah arti dari tatapan Yuri.

“Kau yang bujuk Jessica”seru Tiffany yang mendapat anggukan kepala dari Sooyoung.

Yuri menarik napasnya dalam lalu mengeluarkannya lewat mulut secara perlahan.

Jika Jessica sudah seperti ini biasanya hanya Yuri yang bisa membujuk Jessica, karena Yuri yang paling dekat dengan Jessica.

Yuri menyentuh pundak Jessica lembut lalu mengguncangkan dengan pelan”Sica”panggil Yuri pelan.

”…”

Masih tidak ada respon walaupun Yuri sudah turun tangan.

”Kau kurang kencang Yul”komentar Sooyoung yang mendapatkan anggukkan dari Tiffany.

”Coba lagi Yul, tapi lebih kencang lagi”timpal Tiffany.

Yuri menganggukkan kepalanya patuh.

”Sica”panggil Yuri dengan suara yang lebih kencang.

”…”

Tetap tidak ada respon dari Jessica.

Karena terus tidak ada respon dari Jessica, akhirnya Yuri membalikkan tubuh Jessica dan—

Nampaklah Jessica yang kini tengah tertidur pulas.

Ketiga sahabatnya itu menatap Jessica tidak percaya dengan mata yang terbelalak dan mulut yang sedikit terbuka. Lalu dengan kompak mereka mendesah lega bercampur kesal.

”Seharusnya aku tahu kalau ia tidur”gumam Tiffany lesu.

Sooyoung dan Yuri menganggukan kepalanya.

”Penyakit tidurnya tidak kunjung sembuh”timpal Sooyoung.

”Ambil sisi positivenya, setidaknya ia tidak stress memikirkan perkataan kedua anak baru itu”Komentar Yuri.

”Benar juga”sahut Tiffany dan Sooyoung kompak.

”Sebaiknya kita pulang saja, lagipula Sica juga sudah tenang kan”usul Sooyoung.

Ne”sahut Tiffany dan Yuri.

***

Keesokan harinya kondisi Jessica sudah pulih, ia juga sudah lupa dengan insiden murid baru yang mengatainya. Jessica hari ini kembali seperti semula, ceria seperti biasanya.

Hi everybody ”sapa Jessica dengan senyum yang mengembang begitu ia sampai di kelasnya.

Membuat semua penghuni kelasnya menoleh kearahnya, lalu kembali lagi keaktivitas sebelumnya. Hari ini Jessica jauh lebih ceria dari biasanya.

Jessica berlari kearah mejanya dengan semangat, Sooyoung, Yuri dan Tiffany menatap Jessica bingung.

“Apa yang membuatmu seceria ini?”tanya Sooyoung mewakili kedua sahabatnya yang lain. Tiffany dan Yuri mengangguk setuju.

Jessica terkikik sambil menutup mulutnya, membuat ketiga sahabatnya semakin penasaran.

”Ayo katakan”pinta Tiffany tidak sabaran.

Jessica menggelengkan kepalanya”Tidak, coba kalian tebak dulu”’seru Jessica.

Ketiga temannya nampak berpikir dengan serius” Mommy mu pulang dan membelikanmu mobil baru?”tebak Tiffany asal.

Seketika raut wajah Jessica yang sebelumnya ceria nampak murung”Tidak”ujarnya pelan.

Sooyoung menendang kaki Tiffany pelan, membuat Tiffany sadar dengan apa yang ia katakan.

Sorry Sica”ujar Tiffany menyesal.

”Tidak apa, itu bukan salahmu Fany-ah”seru Jessica berusaha ceria seperti sebelumnya.

“Ayo tebak lagi”ujarnya dengan riang.

”Ah, aku tahu”seru Sooyoung seraya menjentikkan jari.

”Pasti tentang Jaejoong sunbae’‘tambah Sooyoung cepat.

Jessica menganggukkan kepalanya dengan semangat lalu menghambur memeluk Sooyoung erat”kau pintar Young”seru Jessica bangga.

”Ah se..sak Si..ca”protes Sooyoung dengan terbata.

Melihat itu membuat Tiffany dan Yuri langsung menarik Sooyoung dari pelukkan Jessica sebelum sesuatu hal yang buruk terjadi.

”Ya! Kau ingin membunuhku eoh?”bentak Sooyoung marah.

”Hehehe”cengir Jessica sambil membentuk huruf ‘v’ dengan jari tengah dan jari telunjuknya. Lalu duduk di kursinya tapi menghadap kearah Tiffany dan Sooyoung yang berada di belakangnya.

”Haisstt anak ini”geram Sooyoung.

“Sudah, cepat ceritakan pada kami apa yang Jaejoong sunbae lakukan sampai membuat kau seceria ini”sergah Yuri cepat.

Senyum Jessica semakin mengembang mendengar nama Jaejoong di sebutkan.

“Aku malu”ujar Jessica seraya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

Yuri, Tiffany dan Sooyoung menatap Jessica horror, melihat kelakuan Jessica yang seperti itu.

”Tidak usah malu, cepat ceritakan”bujuk Tiffany seraya menarik tangan Jessica.

Jessica menganggukkan kepalanya”Jaejoong sunbae menyatakan cintanya padaku”ujar Jessica sambil tersenyum manis.

”Hah?”seru Yuri, Tiffany dan Sooyoung kaget.

”Bagaimana bisa?”tanya Tiffany sedikit kurang yakin yang mendapat anggukan dari Yuri dan juga Sooyoung. Setahu mereka Jaejoong sunbae tidak pernah menunjukkan tanda-tanda kalau ia menyukai Jessica. Bahkan jika bertemu Jessica ia akan menghindarinya. Jadi mendengar kabar Jaejoong menyatakan cintanya kepada Jessica itu merupakan hal yang sangat mengejutkan.

”Bisa dong, itu kan terjadi didalam mimpiku semalam”jawab Jessica santai.

”Gubrak”

Ketiga sahabat Jessica semakin kaget mendengar jawaban Jessica.

”Seharusnya aku sudah menduganya”gumam Sooyoung yang mendapatkan anggukkan dari Tiffany.

“Lalu apa lagi?”tanya Yuri. Memang diantara ketiga sahabat Jessica, Yuri yang sangat dekat dan peduli dengan Jessica.

Jessica nampak berpikir, mengingat beberapa kejadian di dalam mimpinya.

”Tidak ada lagi, setelah Jaejoong sunbae menyatakan cintanya padaku, aku terbangun”jelas Jessica lalu ia berdiri dari duduknya.

”Kau mau kemana?”tanya ketiga sahabatnya bingung.

”Kelas Jaejoong sunbae’‘jawab Jessica langsung berlari keluar kelas.

”Jangan!”cegah Yuri.

Jessica menoleh kearah ketiga sahaabtnya”Kalian tenang saja—”

”Bruk”

Ucapan Jessica terpotong karena ia bertabrakan dengan seseorang dan menyebabkan dirinya jatuh terduduk.

”Aww”ringis Jessica.

Melihat Jessica terjatuh ketiga sahabatnya langsung menghampiri Jessica.

Jessica mengangkat kepalanya agar melihat siapa orang yang membuatnya jatuh.

Asing!! Aku tidak pernah melihatnya sebelumnya.

Itu lah yang Jessica rasakan saat melihat orang yang membuat dirinya jatuh. Padahal kemarin Jessica sudah bertemu dengannya.

“Lihat Kyu siapa yang menabrakmu, ternyata yeoja bodoh yang kemarin”seru seorang namja yang berada di samping namja jangkung yang menabrak Jessica.

Namja jangkung bernama Kyuhyun itu menyeringai melihat ekspressi bodoh Jessica lalu berjalan melewati Jessica begitu saja tanpa menolongnya ataupun sekedar minta maaf.

”Perlu bantuan?”tanya namja yang baru saja mengatai Jessica bodoh.

Jessica melihat tangan namja itu yang terulur padanya, lalu menepisnya kasar”Aku tidak butuh”ujar Jessica ketus.

”Yasudah”balas teman Kyuhyun-Donghae dengan santai lalu pergi menyusul Kyuhyun.

Ketiga sahabat Jessica langsung membantu Jessica berdiri.

”Hey kau”seru Jessica kesal.

Kyuhyun tahu kalau seruan itu tertuju padanya, tapi ia tetap acuh dan terus berjalan kearah kursinya yang berada paling belakang.

Jessica yang geram melepas sepatunya lalu melemparnya kearah Kyuhyun.

”Hup”

Dengan gerakan cepat Kyuhyun berhasil menangkap sepatu Jessica lalu memasukkannya kedalam tasnya seraya mendudukkan dirinya di kursinya.

Melihat itu Jessica dan yang lainnya terbelalak.

Jessica mengejar Kyuhyun sampai kursinya”Kembalikkan sepatuku”pinta Jessica cepat seraya menyodorkan tangannya.

Kyuhyun melirik Jessica sekilas”Ku pikir kau sudah tidak membutuhkannya lagi makanya kau membuangnya”ujar Kyuhyun santai lalu mengeluarkan PSPnya dari saku celananya.

Jessica menggigit bibirnya, ia bingung harus berkata apa.

”Aku membutuhkannya”rajuk Jessica.

Donghae yang melihat kelakuan Jessica terkikik pelan.

”Lalu kenapa kau membuanganya?”tanya Kyuhyun dingin dengan mata yang tetap fokus ke PSPnya.

Jessica mengembungkan pipinya”’Yasudah, aku tidak jadi butuh sepatu itu”seru Jessica kesal lalu mendudukkan dirinya di samping Yuri.

”Menyebalkan”gumam Jessica kesal.

”Dia tidak mengembalikan sepatumu?”tanya Sooyoung.

Jessica menggelengkan kepalanya”Tidak”jawabnya tanpa menoleh kearah Sooyoung karena kalau Jessica menoleh kearah Sooyoung ia akan melihat wajah namja menyebalkan yang berada di belakang Sooyoung.

”Mohon perhatiannya sebentar”seru Hyunjoong ketua kelas XI.C.

Semua perhatian kini tertuju pada Hyunjoong.

”Hari ini akan diadakan pengambilan nilai olah raga oleh Nickkhun seonsaengnim, Nickkhun seonsaengnim sudah meminta ijin jam pelajaran Yoon seonsaengnim”ujar Hyunjoong.

Sooyoung mengangkat tangannya.

”Iya ada apa Choi Sooyoung?”tanya Hyunjoong.

”Materi apa yang akan di ambil nilainya oleh Nickkhun seonsaengnim?”tanya Sooyoung penasaran. Ia paling senang pelajaran olah raga apalagi guru olah raganya tampan seperti Nickkhun.

”Lari 400 meter”jawab Hyunjoong cepat.

”Kita di beri waktu bersiap hanya sepuluh menit, jadi cepat”seru Hyunjoong dan mengakhiri pengumumannya.

”Asik”seru Sooyoung senang.

”Hari ini kita akan bertemu Nickkhun seonsaengnim lebih lama?”ujar Tiffany dengan mata yang berbinar sama seperti Sooyoung. Tiffany juga menyukai Nickkhun seonsaengnim yang terkanal tampan itu.

Sooyoung menganggukkan kepalanya dengan sangat semangat”Iya”sahutnya.

Yuri terlihat biasa saja sama seperti Jessica. Hanya satu namja yang bisa membuat Jessica histeris, siapa lagi kalau bukan Kim Jaejoong anak kelas XII.A.

”Aayo”ajak Sooyoung semangat menuju ruang ganti yeoja.

Ne”sahut Tiffany.

Sebelum Sooyoung dan Tiffany pergi ke ruang ganti yeoja Yuri sudah terlebih dahulu menarik Sooyoung.

”Kita masih ada urusan sebentar Young”cegah Yuri.

Sooyoung mengerutkan dahinya bingung. Yuri yang menyadari itu segera menatap Sooyoung dengan tatapan sudah-menurut-saja.

”Kalian berdua saja dulu”seru Yuri.

Jessica dan Tiffany menurut lalu pergi keruang ganti.

”Sebenarnya ada apa?”tanya Sooyoung setelah Jessica dan Tiffany sudah tidak ada di kelas.

”Kau lupa kalau Jessica hanya memakai sepatu sebelah eoh?”

Sooyoung menepuk dahinya”Ah ya aku lupa. Jadi?”seru Sooyoung.

”Kau dan aku harus meminta sepatunya kepada anak baru itu”ujar Yuri.

”Apa dia akan memberikannya?”tanya Sooyoung ragu.

”Entahlah, kita harus mencobanya terlebih dahulu”jawab Yuri.

Yuri dan Sooyoung menghampiri meja Kyuhyun dan Donghae.

”Aku minta sepetu temanku”ujar Yuri begitu sampai di depan Kyuhyun.

”Tidak bisa”ujar Kyuhyun dingin tanapa menoleh kearah Yuri dan Sooyoung, ia masih asik bermain dengan PSPnya.

Wae? Kau kan tidak butuh sepatu itu”tanya Sooyoung bingung.

Kyuhyun mem pause PSPnya lalu menatap Yuri dan Sooyoung datar”Memang”sahut Kyuhyun cuek. Ia mengambil kaos olahraganya.

”Ayo Hae”ajak Kyuhyun lalu meningglakan Yuri dan Sooyoung.

”Ttunggu, tapi Sica tidak bisa olahraga kalau tidak ada sepatunya”cegah Sooyoung.

Kyuhyun menghentikkan langkahnya lalu berbalik”Kalian kan sabatnya, kenapa tidak kalian pinjami saja dia sepatu kalian”sahut Kyuhyun.

”Masalahnya kakinya itu terlalu kecil, kau tidak lihat tadi sepatunya itu sangat kecil untuk ukuran anak Senior High School eoh?”ujar Yuri kesal.

”Sudah cepat berikan sepatunya”lanjut Yuri mengulurkan tangannya meminta sepatu Jessica.

“Sudah kubilang, aku tidak akan memberikannya”ujar Kyuhyn tegas.

”Sudahlah Kyu, berikan saja”bisik Donghae yang berada di samping Kyuhyun yang daritadi hanya diam saja.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

”Keras kepala”geram Yuri lalu menuju kursi Kyuhyun mencari sepatu Jessica di tas Kyuhyun.

”Kau mencari ini?”tanya Kyuhyun sambil mengangkat sepatu Jessica yang memang sangat kecil itu.

Yuri berbalik”Cepat berikkan!!”

”Tidak akan”sahut Kyuhyun lalu pergi begitu saja diiringi Donghae disampingnya.

”Apa-apaan itu”geram Sooyoung melihat tingkah laku Kyuhyun yang sangat menyebalkan.

Yuri masih saja menatap punggung Kyuhyun yang sudah menghilang dibalik pintu dengan tajam.

”Bagaimana Yul?”tanya Sooyoung bingung.

Yuri hanya mengangkat bahunya bingung”entahlah”ujarnya lemas.

“Loh kenapa kalian belum ganti baju?”tanya seorang tiba-tiba dari arah pintu.

”Ah ini kami baru mau ganti baju”seru Sooyoung cepat.

”Yasudah cepat sana”seru Tiffany.

***

“Sica apa kau yakin ingin ikut tes kali ini?”tanya Tiffany khawatir.

Jessica menganggukkan kepalanya mantap”Tentu saja, aku tidak ingin tertinggal tes kali ini”

“Dan lihat di sebelah sana ada Jaejoong sunbae yang sedang melihat ke arah kita, aku ingin Jaejoong sunbae melihatku berlari”tambah Jessica dengan semangat seraya menunjuk ke arah kelas Jaejoong. Apapun tentang Jaejoong mampu membuatnya kembali semangat—seperti sekarang ini.

“YA! Jangan memikirkan Jaejoong sunbae terus, kau juga harus urusi dirimu”omel Sooyoung.

“Iya Young, tapi aku tetap akan ikut tes lari kali ini”Jessica terus bersikeras dengan keputusannya.

“Kalau begitu nanti saat tes kau pakai sepatuku saja”saran Tiffany seraya ingin mencopot sepatunya.

Jessica menahan Tiffany untuk melepas sepatunya”Tidak usah Fany, kau kan tahu kalau sepatumu lebih besar dariku. Bagaimana jika saat aku berlari nanti sepatunya malah terlepas bukankah itu berhahaya?”ucap Jessica. Tiffany mengangguk singkat.

“Lalu?”

“Aku tidak akan memakai sepatu, lagi pula hanya 400 meter, tidak terlalu jauh jadi kalian tidak usah khawatir”ucap Jessica mencoba meyakinkan ketiga sahabatnya itu.

“Tapi lapangannya banyak batu kecilnya Sica”sergah Sooyoung cepat.

“Aku kan bisa menghindari batu-batu itu”timpal Jessica santai.

“Ayolah jangan berlebihan!”seru Jessica merajuk.

“Baiklah, lakukan apa yang kau ingin kan”putus Yuri. Sooyoung dan Tiffany menatap Yuri bingung. Sementara Jessica menatap Yuri senang.

Gomawo Yul”

”Apa kalian sudah siap?”tanya Nikkhun seonsaengnim sebelum melakukan tes untuk pengambilan nilai.

Ne”sahut anak murid XI.C kompak.

“Saya akan tes namja terlebih dahulu, Mulai dari absen teratas dan seterusnya. Jadi untuk absen berikutnya silahkan bersiap”seru Nikkhun seonsaengnim.

Setelah perdebatan antara Jessica dan sahabatnya kini mereka tengah memperhatikan teman sekelas mereka yang tengah berlari.

“Waw, lihat Ahn Jaesuk dia berlari cepat sekal”seru Sooyoung heboh.

”Kau berlebihan sekali Young, dia kan memang atlet lari sekolah kita”sindir Tiffany yang mendapat anggukkan kepala dari Jessica dan Yuri.

Mendengar sindiran dari sahabatnya Sooyoung hanya mengerucutkan bibirnya.

Jessica memicingkan matanya kearah Sooyoung seraya mendekatkan wajahnya kearah wajah Sooyoung.

”YA ! Jangan sedekat itu!”omel Sooyoung seraya mendorong tubuh Jessica agar menjauh darinya.

Melihat sikap Jessica yang agak aneh itu membuat kedua sahabatnya yang lain menatap Jessica horror . Kadang Jessica memang suka melakukan hal yang tidak terduga seperti tadi.

Aigo Choi Sooyoung kau ingin cari perhatian dari Nickkhun seonsaengnim kan?”selidik Jessica.

Sooyoung terbelalak mendengar perkataan Jessica sementara Tiffany ikut memicingkan matanya kearah Sooyoung.

Sooyoung menoleh kearah Tiffany yang kini menatapnya tajam”Jangan percaya Fany kau kan tahu Sica kalau bicara suka asal”sergah Sooyoung cepat, sebelum teman sebangkunya itu marah padanya.

Tiffany menggelengkan kepalanya, sebagai tanda ia tidak percaya dengan pembelaan Sooyoung.

Aigo Yul, bantu aku”pinta Sooyoung.

Yuri hanya mengangkat bahunya tidak peduli.

Melihat itu Sooyoung menatap Jessica tajam”Ini semua gara-gara kau Sica”geram Sooyoung. Sementara Jessica hanya tersenyum tiga jari seraya membentuk huruf ‘v’ dengan jari telunjuk dan jari tengahnya.

”Kauu curang Young, kau mencuri start duluan”seru Tiffany kesal. Sooyoung dan Tiffany sama-sama menyukai Nikkhun seonsaengnim dan sepakat untuk bersaing secara sehat untuk mendapatkan perhatian Nikkhun seonsaengnim. Tidak boleh mencuri start satu sama lain.

Melihat Tiffany marah padanya Sooyoung hanya pasrah.

”Cho Kyuhyun, Choi Bongjun, Heo Youngjae, Im Minhwan, kalian bersiaplah”seru Nickkhun seonsaengnim.

Nama yang tadi di sebutkan langsung melakukan pemanasan.

”bersedia..siap..mulai”seru Nickkhun seonsaengnim murid yang tadi namanya di sebutkan langsung melesat menuju garis finis.

Murid baru bernama Cho Kyuhyun berlari dengan sangat cepat. Di susul urutan kedua Heo Young Jae, Im Minhwan di urutan ketiga dan Choi Bongjun di urutan ke empat.

“Wah hebat kau Cho Kyuhyun, larimu hampir menyamai waktu Ahn Jaesuk”puji Nickkhun seonsaengnim.

 

Kyuhyun hanya tersenyum kecil mendapat pujian dari Nickkhun seonsaengnim.

Murid yeoja menatap Kyuhyun kagum, selain tampan ternyata seorang Cho Kyuhyun si murid baru juga pandai berolahraga. Semakin kagum saja para yeoja di kelas XI.C kepada Kyuhyun.

Sementara seorang yeoja tengah menatap Kyuhyun penuh kebencian. Siapa lagi kalau bukan Jessica Jung. Jessica masih kesal terhadap Kyuhyun yang sudah mengambil sepatunya itu.

“Sekarang giliran Jung Heechul, Kim HyunJoong, Lee Donghae dan Uhm Jungwoo”ujar Nickkhun seonsaengnim.

Ke empat namja tadi langsung bersiap di garis start .

”bersedia..siap..mulai”seru Nickkhun seonsaengnim.

Ke empat murid namja itu berlari sangat cepat. Saling mengejar satu sama lain. Dan pada akhirnya Kim Hyunjoong di urutan pertama, Lee Donghae di tempat kedua, Jung Heechul di urutan ketiga dan Uhm Jungwoo di urutan terakhir.

Donghae terlihat kecewa karena ia berada di urutan kedua.

”Sudahlah Hae, nomor dua tidak buruk”hibur Kyuhyun seraya menepuk punggung Donghae pelan.

Donghae menganggukkan kepalanya seraya tersenyum tipis.

”Sekarang giliran yeoja, Ahn Sohee, Bong Juri, Choi Sooyoung dan Choi Minri. Kalian berisiap, dan empat urutan setelah ini juga bersiap”seru Nickkhun seonsaengnim.

”Young hwaiting”seru Jessica, Tiffany dan Yuri menyemangati Sooyoung.

Sooyoung tersenyum sekilas ke arah ke tiga sahabatnya itu, walaupun mereka kadang menyebalkan, tapi untuk masalah kesetiakawanan tidak perlu di ragukan lagi.

“Bersedia..siap..mulai”seru Nickkhun seonsaengnim.

Ke empat yeoja tadi langsung berlari, start awal Sooyoung memimpin, tapi beberapa detik kemudian Ahn Soohee dan Bong Juri bisa menyusul Sooyoung dengan mudahnya. Sooyoung berlari sekuat tenaga agar ia bisa di posisi pertama kembali, tapi apa daya Sooyoung boleh saja memiliki kaki yang jenjang namun ia tidak pandai berlari. Sebelum finish Choi Minri berhasil menyusul Sooyoung dan jadilah Sooyoung finish di tempat terakhir—ke empat!

“Hosh hosh”napas Sooyoung terdengar sangat tidak beraturan setelah berlari.

“Ah kau payah Young”seru Jessica saat Sooyoung menghampiri mereka.

“Enak saja, aku yakin kau juga akan berada di tempat ke empat sama sepertiku”balas Sooyoung tidak mau kalah.

“Oh tidak, kali ini aku tidak akan di urutan terakhir lagi!”ucap Jessica yakin.

“Mungkin aku akan di urutan pertama”tambahnya.

“Tsk, jangan mimpi Jessica Jung kau tidak mungkin bisa mengalahkan Goo Hara dan Yuri”ledek Sooyoung.

Jessica meringis pelan ketikan mengingat ia lari bersamaan dengan Goo Hara dan Yuri”Ah kalau begitu aku akan di posisi ke tiga”ucapnya.

“Oh ya, lihat apakah Jaejoong sunbae memperhatikan aku yang berlari atau tidak”seru Jessica.

“Ok”sahut Tiffany.

“Goo Hara, Jessica Jung, Kwon Yuri, Moon Chaekyung”panggil Nikkhun seonsaengnim.

Ke empat yeoja yang tadi dipanggil besiap di garis start, menunggu instruksi selanjutnya dari Nikkhun seonsaengnim.

Go Sica, Go Yuri”teriak Tiffany menyemangati.

Go Yuri Go Yuri”Sooyoung sengaja hanya menyemangati Yuri, ia masih sedikit kesal dengan Jessica yang tadi meledeknya.

“Yul, kali ini aku tidak akan mengalah lagi, aku akan mengalahkanmu”ucap Jessica bercanda.

Yuri tersenyum sekilas”Arra”sahutnya.

“Jessica Jung kemana ke dua sepatumu?”tanya Nikkhun seonsaengnim.

“Ah itu..em rusak seonsaengnim”jawab Jessica bohong.

“Lalu apa kau yakin berlari tanpa sepatu?”selidik Nikkhun seonsaengnim.

Jessica menganggukkan kepalanya mantap”Yakin seonsaengnim”sahut Jessica cepat.

“Ah baiklah”

“Bersedia..siap..mulai”seru Nickkhun seonsaengnim.

Di awal start Hara dan Yuri saling mengejar, mereka bedua berlari dengan sangat cepat. Meinggalkan Jessica dan Chaekyung yang jauh tertinggal di belakang.

“Aww”ringis Jessica ketika menginjak beberapa batu kecil yang cukup tajam. Jessica melirik ke arah kelas Jaejoong—namja yang ia sukai dan ia mendapati Jaejoong tengah menatap ke arah lapangan. Itu membuat Jessica kembali bersemangat walaupun kakinya terasa sakit. Jessica melihat Hara dan Yuri sebentar lagi mencapai garis finish sementara Chaekyung berada tidak jauh dari tempatnya.

“Aww”saat berlari Jessica terus saja meringis kesakitan, tapi ia tetap berusaha berlari. Sekarang Jessica sudah bisa menyusul Chaekyung, ia terus berlari walaupun kakinya sakit.

Tahan Sica, Jaejoong sunbae sedang menyaksikanmu’ucap Jessica dalam hati menyemangati dirinya sendiri.

“Bruk”Jessica terjatuh karena berlari terlalu semangat dan tidak focus karena terus memikirkan Jaejoong.

“Aww”ringis Jessica kesakitan.

“SICA~”teriak Yuri, Tiffany dan Sooyoung bersamaan melihat Jessica terjatuh. Ketiga sahabatnya itu ingin membantu Jessica, tapi Nikkhun seonsaengnim menahannya karena Nikkhun yakin Jessica pasti bisa langsung bangkit.

Jessica kembali teringat kalau Jaejoong sedang melihat ke arah lapangan, ia segera bangkit, sebelum Chaekyung mencapai finish. Jessica terus berlari menyusul Chaekyung walaupun dengan kondisi lutut dan telapak kakinya sakit.

“SICA HWAITING!”teman-teman langsung menyemangati Jessica setelah melihat perjuangan Jessica.

Jessica terus berlari dan sekarang ia hampir saja menyamakan larinya dengan Chaekyung dan—finish.

“Ah aku nomer empat”seru Jessica lemah ketika ia kalah dari Chaekyung.

“Siapa bilang? Kau nomer tiga”ucap Nikkhun seonsaengnim.

“Loh? Bagaimana bisa? Jelas-jelas Chaekyung finish terlebih dahulu dibandingkan denganku”ucap Jessica bingung.

“Tentu bisa, Yuri dan Hara mereka finish bersama”

Mata Jessica langsung berbinar”Jadi? Aku nomer tiga?”tanyanya untuk memastikan.

“Iya”jawab Nikkhin seonsaengnim.

“Yey—Aww”karena terlalu bersemangat Jessica sampai lupa kalau sekarang ia sedang dalam kondisi yang kurang baik.

“Young lihat, aku nomer tiga”seru Jessica senang.

Sooyoung terkekeh pelan”Dasar bodoh!”gumam Sooyoung pelan.

“Ayo Sica kita ke ruang kesehatan”Ajak Yuri.

“Tidak Yul”tolak Jessica langsung.

Wae?”tanya Yuri bingung.

“Aku ingin melihat Fany berlari”jawab Jessica.

“Tidak! kau harus ke ruang kesehatan!”putus Yuri dan langsung memapah Jessica ke ruang kesehatan.

“Hwang Miyoung hwaiting!”ucap Jessica menyemangati Tiffany.

“YA! Jessica Jung kau ingin mati eoh?”omel Tiffany. Tiffany memang akan marah jika ada yang memanggilnya dengan nama Koreanya karena menurutnya nama Koreanya tidak bagus.

Jessica hanya terkekeh melihat Tiffany marah-marah dan Jessica yakin pasti Sooyoung yang akan jadi pelampiasaannya.

“Yul, hari ini aku menginap di rumahmu ya?”pinta Jessica.

“Takut di marahi Im ahjumma?”selidik Yuri.

Jessica menganggukkan kepalanya”Iya, nanti pasti Im ahjumma bertanya yang macam-macam”ucap Jessica.

“Bagaimana?”

“Tentu saja, boleh”

Gomawo Yul”

“Eum”

07 : 45 WIB

16 Desember 2012

***Princess by Жin Genie ***

Iklan

12 pemikiran pada “Princess (part 2)

  1. kyaaaaa.. Sica tetep berjuang demi jaejong ??? Next part bikin kyu,hae,jae,nya suka sma sica dong !! Nambah ramee gtu critanya !! 😀
    #over all nice FF
    #ditunggu next part nya 😉

  2. Horeee,, Akkhirnya ada lanjutannya jg nih FF.
    Kangen banget sama Kyusica FF. Jarang sih Kyusica shipper 😦
    Bikin Kyu suka sama Jessica doonk.
    Disini Kyu nya dingin banget. suka deh. heheee.
    Ditunggu lanjutannya ya.
    Hwaitting ^^9

  3. kyaaaaa,,,, seru ceritanya,, kocak!!
    next part dilanjutin ya thor,,jgan lama2!!!
    author hobi banget dech membuat aQ penasaran n membuat aQ menunggu,, hehe 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s