Nobody is Perfect | Drabble |

316792_10150346964548137_355073558136_8186653_1118066427_n_副本

Title : Nobody is Perfect!

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Xi Luhan

Kim Heechul

Suport Cast : Member SNSD and EXO

Genre : Romance

Rating : PG – 15

Lenght : Drabble

A/N : FF ini terinspirasi dari ANTIS mommy Sica yang selalu menghina mommy Sica serta memandang rendah mommy Sica!!!!

***Nobody is Perfect by Жin Genie***

 

Untuk kesekian kalinya seorang JESSICA JUNG member dari girl group papan atas Korea Selatan—GIRLS GENERATION itu kembali diterpa gosip yang tidak enak dan menjadi headline news di berbagai media cetak Korea Selatan bahkan sampai di kawasan benua Asia.

Melihat gosip tentang dirinya yang selalu di beritakan buruk di berbagai media Jessica hanya bisa menghela npas pelan—sabar! Itu bukan sesuatu hal yang baru baginya. Ia sudah AMAT SANGAT terbiasa dengan berita itu. Mulai dari tuduhan ia melakukan plastic surgery samapai berkencan dengan beberapa selebriti papan atas Korea Selatan dan entah gosip apalagi yang akan menimpanya nanti.

“Wah hebat kau Jess, kau kembali menjadi berita utama di berbagai media!”ucap Sooyoung setelah ia melihat tayangan Televisi yang menayangkan Jessica—teman satu groupnya. Entah apa maksud dari perkataan Sooyoung itu, memuji Jessica kah? Mencibirnya? Atau mungkin ke duanya. Tapi yang Jessica tahu Sooyoung hanya bercanda.

Jessica hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Sooyoung.

“Kau akan semakin terkenal saja Sica”timpal Hyoyeon iri dengan nada bercanda. Kali ini Jessica terkekeh mendengar ucapan Hyoyeon. Oh c’mon, apa yang harus diirikan dari menjadi bahan gosip di berbagai media!

“Kau benar Hyo, Jessica akan semakin terkanal saja tanpa perlu promosi lagi”cibir Sooyoung lalu terkekeh pelan dan di ikuti oleh kekehan Hyoyeon.

“Tsk, kalau kalian iri buat saja gosip. Gosip kalau kalian ini pasangan yuri , pasti kalian akan langsung terkenal!”balas Jessica seraya terkekeh pelan lalu berjalan ke kamarnya untuk menenangkan pikirannya yang sedang kacau karena gosip itu. Jujur saja, walaupun Jessica sudah amat sangat terbiasa, tapi tekanan itu selalu ada dan tidak bisa ia hindari begitu saja.

Jessica mendesah pelan”Bagaimana jika mereka tahu aku berpacaran dengan Luhan?”tanya Jessica kepada dirinya sendiri.

“Pasti mereka akan semakin menghinaku”lanjut Jessica dengan nada lirih.

‘Jessica Jung si Wanita plastik dengan Luhan yang tampan alami? Hey yang benar saja? Mereka tidak cocok!!’

‘Apa Luhan oppa buta memilih Jessica Jung yang jelek itu, masih banyak artis yang lebih cantik dari wanita plastik itu!’

‘Pasti Jessica yang menggoda Luhan oppa terlebih dahulu. Dasar wanita murahan!’

Jessica yakin kata-kata seperti itu yang akan ia baca di internet ketika hubungannya dan Luhan ketahuan oleh media masa. Jessica kembali menghela napas pelan karenanya.

Drtt drrtt

Tiba-tiba saja ponsel putih Jessica bergetar, Jessica langsung mencari letak ponselnya itu. Setelah menemukannya ia segera melihat ponsel putihnya itu dan tertera nama ‘My Lovely Twins’ di layar ponselnya. Jessica langsung mengangkat panggilan dari oppa kesayangannya itu—Kim Heechul.

Jangan memasang wajah sedih saat mendapat panggilan dariku! Kau tahu? Aku tidak suka! “cerocos Heechul saat Jessica mengangkat panggilannya. Jessica hanya tersenyum singkat—sudah biasa. Sepertinya kembarannya itu selalu tahu kalau dirinya sedang sedih dan sudah terbukti beberapa kali Heechul menelponnya di saat dirinya sedih.

Jangan terlalu di pirkan. Nobody is perfect! Ingat itu, Tuhan akan sangat tidak adil jika kau terlalu sempurna. Kau memiliki suara yang indah, wajah cantik, hati yang baik, keluarga dan sahabat yang menyayangimu serta karir yang cemerlang. Bukankah sangat tidak adil jika kehidupanmu selalu berjalan mulus “ucap Heechul panjang lebar.

Jessica hanya menganggukkan kepalanya dan membenarkan perkataan oppa kesayangannya ini.

Neomu gomawo Heechul oppa, oppa selalu mengerti diriku”ucap Jessica tulus.

Ah tentu saja aku mengerti dirimu. Ingat, aku adalah kembaranmu “ucap Heechul lalu terkekeh bangga.

Oh ya, selamat kau masuk dalam daftar 100 artis yang paling cantik di dunia, no. 5 pula“ucap Heechul senang—seperti dirinyanya lah yang mendapat prestasi itu.

Oppa tahu berita itu?”tanya Jessica tidak percaya.

Tentu saja, walaupun aku sedang wajib militer, tapi aku selalu tahu berita terbaru tentang artis Korea dan dunia, terlebih jika yang berhubungan dengan kembaranku”Jawab Heechul dengan gaya sombong andalannya yang sudah terkenal itu.

“Dasar oppa“cibir Jessica pelan. Sementara Heechul terkekeh di sebrang sana. Mendengar itu Jessica pun ikut terkekeh pelan.

Bogoshipoyo“ucap Jessica manja.

Na ddo. Jika libur datanglah menjenguk ku disini. Ah disini sedikit membosankan karena tidak ada dirimu. Tidak ada yang bisa ku goda dan kujahili. Disini semuanya namja dan mereka mempunyai selera humor yang buruk karena terlalu serius”cerita Heechul dengan di selingi candaan khas dirinya. Jessica terkekeh karenanya.

“Baiklah nanti aku akan menjengukmu oppa”ucap Jessica.

Tapi jangan ajak bocah itu, ok?”sergah Heechul cepat.

Waeyo ?”selidik Jessica penasaran.

Dia tidak asik, selalu menatapku dengan sinis ketika aku menggodamu”keluh Heechul. Heechul masih sangat ingat saat ia bertemu dengan Jessica ketika mendapat libur dari wamilnya dan Jessica mengajak Luhan ikut serta. Sepanjang pertemuannya itu Heechul selalu mendapati tatapan tidak suka dari Luhan dan itu cukup mengganggunya.

Mendengar keluhan Heechul Jessica hanya terkekeh pela”Luhan memang seperti itu oppa , jika aku dekat dengan namja lain dia akan bersikap seperti itu yah terkecuali dengan daddy tentunya”balas Jesscica.

Tapi kan aku kembaranmu!”seru Heechul sedikit kesal”Sudahlah, aku tidak ingin membahas bocah menyebalkan itu lagi”tambah Heechul dengan nada malas.

Ah aku di panggil atasanku Sica, lain kali kita lanjut lagi. Ingat, jangan pasang wajah sedihmu lagi, ok “ujar Heechul berpamitan karena atasannya sudah memanggilnya untuk kembali bertugas setelah waktu istirahatnya habis.

“Iya”sahut Jessica singkat.

Annyeong

Annyeong oppa

Jessica tersenyum kecil setelah mendapat telpon dari Heechul. Heechul memang selalu mengerti dirinya dan ia sangat bersyukur memilik Heechul di dekatnya.

Drtt drtt

Ponsel putih Jessica kembali bergetar. Nama ‘Luney’ lah yang tertera di ponselnya.

Kau baik-baik saja kan?”tanya Luhan dari sebrang telpon begitu Jessica mengangkat panggilan dari Luhan. Terdengar sekali dari nada suaranya kalau Luhan sedang cemas”Tidak usah terlalu dipikirkan berita seperti itu! Media memang suka melebihkan pemberitaan agar beritanya banyak disukai oleh khalayak ramai”tambah Luhan.

Jessica tersenyum tipis”Tentu, aku baik-baik saja”jawabnya santai.

Apa kau yakin?”tanya Luhan memastikan.

“Tentu saja Luney, Heechul oppa sudah menghiburku tadi”jawab Jessica jujur.

Terdengar Luhan menggerutu dari sebrang sana ketika Jessica menyebutkan nama kembaranya itu—Kim Heechul.

Ahh aku kalah cepat dengan ahjussi tua itu”desah Luhan lemas.

Jessica terkekeh pelan mendengar panggilan Luhan untuk Heehu”Tamat riwayatmu kalau Heechul oppa mendengarnya”ujar Jessica seraya kembali terkekeh.

Biar saja, dia saja memanggilku dengan sebutan ‘bocah itu’! Ugh menyebalkan, aku kan sudah besar! Dan satu lagi, dia tidak akan tahu asal kau tidak mengadu ”balas Luhan seraya menggerutu.

Jessica terkekeh mendengar perkataan Luhan barusan. Tadi ia bilang kalau dirinya sudah besar, tapi mengapa masih suka marah terhadap hal sepele? Bukankah itu artinya dia memang seorang bocah. Memikirkan itu Jessica hanya menggelengkan kepalanya—memaklumi sikap dan sifat Luhan yang memang seperti anak kecil itu.

Jess?”panggil Luhan saat Jessica tidak memberikan respon atas ucapannya.

Jessica tersadar dari pikirannya saat mendengar Luhan memanggil namanya”Lalu apa imbalan untuk ku, kalau aku tidak mengadukannya kepada Heechul oppa?”tanya Jessica.

Satu ciuman dariku”jawab Luhan santai lalu terkekeh senang.

“Tsk, dasar YADONG!”cibir Jessica.

Tapi kau tetap suka padaku kan? Ah kita kan Yadong couple? Apa kau lupa itu ”goda Luhan dari sebrang telpon.

Luhan hyung jangan menelpon Jessica noona terus, ayo kita latihan!”Jessica mendengar Sehun yang memarahi Luhan.

Haisstt, dasar pengganggu!”runtuk Luhan kesal.

“Sudah sana latihan”seru Jessica.

Tapi aku masih rindu padamu Sicababy, kita kan sudah satu bulan lebih tidak bertemu”rengek Luhan manja.

YA! Xi Luhan ayo kita latihan!”kembali terdengar suara Sehun yang memangil Luhan, tapi kali ini terdengar lebih kencang dan sedikit tidak sopan karena memanggil Luhan tanpa embel-embel ‘hyung’ atau ‘ge’.

YA! Oh Sehun! tidak sopan kau! Aku ini hyungmu”omel Luhan kesal.

Makanya ayo latihan jangan berpacaran dengan Jessica noona terus!”balas Sehun tidak mau kalah.

Haistt, iya sebentar lagi”sahut Luhan malas.

Sudah dulu Jess, kau bisa dengar kan kalau maknae setan itu memanggilku terus”ucap Luhan kesal.

Jessica terkekeh pelan mendengar pertengkaran kecil antara Luhan dan Sehun yang seperti anak kecil itu“Iya”balas Jessica singkat.

Yasudah aku latihan dulu, Saranghae Jessica Jung”ucap Luhan.

Wo hen ni Xi Luhan”balas Jessica jahil.

Mwo? Ya!”omel Luhan.

Jessica terkekeh pelan”Wo hen ni, wo hen ni, wo hen ni”ledek Jessica dan langsung mematikan sambungan telponnya. Jessica yakin sekarang Luhan pasti sedang marah-marah tidak jelas. Jika penyakit jahilnya sedang kambuh Luhan adalah sasaran utama Jessica setelah Tiffany.

Wo ai ni Xi Luhan”ucap Jessica tulus lalu merebahkan dirinya di kasur queen sizenya itu. Perlahan tapi pasti Jessica mulai terlelap dalam dunia mimpinya.

Sementara itu di ruang latihan dance EXO seorang namja tengah menatap layar ponselnya itu dengan kesal. Namja itu adalah Xi Luhan.

Ya! Jessica Jung!”teriak Luhan kesal kepada ponselnya itu—bermaksud memarahi Jessica yang sudah mematikan sambungan telponnya.

Ya! Hyung jangan teriak-teriak”omel Sehun.

“Ya! Oh Sehun, ini semua karena dirimu”ujar Luhan lalu menjitak kepala Sehun dengan cukup kencang.

Appo”ringis Sehun seraya mengelus kepalanya yang terkena pukulan Luhan.

“Rasakan!”ledek Luhan senang setelah melihat Sehun merintih kesakitan.

Kini Luhan kembali menatap layar ponselnya yang terdapat sebuah foto. Foto ketika ia mencium pipi Jessica secara tiba-tiba, saat itu ia dan Jessica tengah piknik bersama“Wo hen ni??”gumam Luhan tidak percaya.

“Awas kau Sicababy jika kita bertemu akan aku balas”ujar Luhan seraya menyeringai kecil.

The End

15:59 WIB

Selasa, 08 Januari 2013

***Nobody is Perfect! By Жin Genie ***

Iklan

8 pemikiran pada “Nobody is Perfect | Drabble |

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s