Fake Married (part 2)

225891_153065904758588_145026618895850_337420_6052957_n_副本

Title : Fake Married

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Lee Donghae

Suport Cast : Tiffany Hwang

Kwon Yuri

Genre : Romance

Length : Chapther

Rating : Teen

**Part 2**

***Fake Married by Жin Genie ***

 

“Hae bangun”ujar Mrs. Lee dari luar kamar Donghae.

Ne eomma”sahut Donghae, tapi tidak beranjak sedikitpun dari tempat tidurnya bahkan Donghae tidak membuka matanya ia masih asik dengan alam bawah sadarnya.

“Pasti anak itu masih dikasurnya”gumam Mrs. Lee kesal dengan kebiasaan Donghae yang susah untuk dibangunkan itu. Ini menjadi salah satu alasan kenapa Mrs. Lee menyuruh Donghae cepat-cepat menikah agar ada yang mengurusnya. Mrs. Lee mengeluarkan kunci cadangan dari saku piyamanya.

“Ceklek”

Mrs. Lee langsung masuk ke kamar Donghae dan mendapati Donghae masih tidur dengan pulas di kasurnya.

“kebiasaan buruk”cibir Mrs. Lee lalu menarik selimut Donghae begitu saja. Donghae masih saja tertidur, tidak terganggu sedikit pun.

“Anak pemalas!”gumam Mrs. Lee sedikit kesal.

YA! Lee Donghae bangun!”teriak Mrs. Lee kesal.

Mendengar teriakan eommanya yang sangat kencang membuat Donghae mau tidak mau tersadar dari dunia mimpinya itu. Ia mengucek kedua matanya lalu mengerjapkan matanya beberapa kali membiasakan matanya dengan keadaan sekitar.

Eomma”ujar Donghae setengah sadar.

Ne, ini eomma. Cepat bangun”seru Mrs. Lee.

Donghae menguap sebentar lalu beranjak dari kasurnya dengan malas, tapi semalas apapun ia harus tetap bangun kalau tidak ingin hujan mendadak di kamarnya karena eommanya yang kesal.

“Cepat mandi dan belikan eomma roti di Kara Bakery, eomma ingin menjenguk Shin ahjumma di rumah sakit”perintah Mrs. Lee seraya keluar dari kamar Donghae.

Donghae hanya menganggukkan kepalanya sekilas seraya menggaruk kepalanya yang terasa gatal lalu berjalan kearah kamar mandinya yang terdapat di dalam kamarnya sendiri.

***

“Ting”

Lonceng yang terdapat di pintu masuk masuk Kara Bakery berdenting tanda ada orang yang masuk ke dalam toko.

“Selamat siang”sapa pelayan Kara Bakery ramah begitu pelanggan masuk ke dalam toko roti. Donghae hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda ia membalas sapaan ramah dari pelayan tadi.

“Silahkan duduk”seru pelayan itu seraya mengantar Donghae ke tempat duduk yang kosong.

Kamsahamnida”balas Donghae.

“Anda ingin pesan apa tuan?”tanya pelayaan itu yang dari name tag yang ia gunakan bernama Tiffany Hwang seraya menyodorkan daftar menu kepada Donghae.

Donghae membolak balik daftar menu mencari menu yang sesuai untuk sarapannya hari ini karena eommanya tidak menyiapkan sarapan hari ini.
“Satu roti keju dan satu Hot Coffee”ucap Donghae setelah melihat daftar menu.

“Oh ya, satu lagi, tolong bungkuskan roti yang biasa orang gunakan untuk menjenguk orang sakit”tambah Donghae.

Pelayan tadi mencatat pesanan Donghae”Harap di tunggu sebentar”ujarnya lalu meninggalkan Donghae.

Donghae mengedarkan pandangannya ke penjuru Kara Bakery untuk sekedar menghilangkan kejenuhan yang melandanya saat ia menunggu pesanannya datang. Seketika mata Donghae terbuka lebar saat melihat yeoja yang ia kenal. Yeoja itu adalah Jessica Jung—teman sekolahnya saat di Hanyang Senior High School.

“Jessica”panggil Donghae senang.

Jessica yang merasa namanya di sebutkan itu menoleh ke sumber suara dan mendapati Donghae lah yang memanggilnya. “Donghae!!”seru Jessica senang seraya berjalan menghampiri Donghae dengan senyum yang mengembang di wajahnya.

“Kapan kau datang?”tanya Jessica basa-basi.

Donghae membelas senyum Jessica”Baru saja”jawab Donghae seadanya.

“Aku lupa kalau kau bekerja disini”ujar Donghae kikuk. Jessica hanya tersenyum maklum.

“Kau pasti sibuk”

“Tidak juga, hanya saja aku sedang ada sedikit masalah”jelas Donghae seraya memijat kepalanya. Jessica hanya menganggukkan kepalanya sebagai respon.

“Ini dia pesanan anda tuan”ucap Tiffany mengantarkan pesanan Donghae.

Kamsahamnida “ucap Donghae. Tiffany mengangguk sekilas lalu pergi dari hadapan Donghae. Sebelum pergi Tiffany melemparkan senyum menggoda kepada Jessica seolah bertanya ‘ Apa dia kekasihmu Jessie? ‘. Jessica menggeleng pelan kepada Tiffany seolah berkata ‘ Bukan ‘.

“Bisakah kau temani aku makan?”tanya Donghae kepada Jessica.

“Eh? Tapi aku harus membantu yang lain”ucap Jessica tidak enak.

“Ayolah”bujuk Donghae.

Jessica menggigit bibirnya seraya menimbang ajakan Donghae”Jika kau di marahi aku akan menjelaskannya kepada bossmu”ujar Donghae meyakinkan.

Jessica menoleh ke arah teman kerjanya, ia mendapati Tiffany dan Yuri yang tengah tersenyum tiga jari kepadana. Mengisyaratkan ia untuk menemani Donghae.

“Baiklah”

Jessica menarik kursi di depan Donghae.

“Mau sarapan bersama?”tawar Donghae.

Jessica menggeleng”Tidak, aku sudah sarapan”tolak Jessica halus.

“Kenapa tiba-tiba kau sarapan di sini?”tanya Jessica cukup penasaran. Walaupun ia tidak terlalu dekat dengan Donghae, tapi Setahunya Donghae tidak suka makan makanan manis sebagai sarapannya.

Donghae menghela napas pelan” Eomma ku menyuruhku untuk membeli roti disini dan yah sekalian saja aku sarapan di sini”jelasnya dengan nada suara yang terdengar malas. Donghae menyeruput Hot coffee pesananya sekedar untuk menghilangkan rasa ngantuk yang masih menghinggapinya.

“Ah begitu”

“Jam berapa kau pulang?”Donghae bertanya lalu memakan roti keju pesananya.

“Aku pulang jam tujuh malam”jawab Jessica. Donghae mengangguk sebagai respon.

Drtt drtt

Ponselnya bergetar dilihatnya nama ‘Eomma’ yang tertera di layar ponselnya.

Yeoboseyo “ucap Donghae.

Kau dimana? Kenapa lama sekali? Eomma menunggumu di rumah! “omel Mrs. Lee ketika Donghae mengangkat panggilannya.

Donghae menjauhkan ponselnya seraya mengusap telinganya karena suara eomma nya yang terlalu kencang” Aigoo eomma , aku masih di Kara Bakery sedang sarapan”jelas Donghae.

Cepat sedikit Hae, eomma harus menjenguk Shin ahjumma di rumah sakit “seru Mrs. Lee sedikit kesal.

“Iya, aku pergi sekarang”balas Donghae kesal.

Eomma tunggu “ucap Mrs. Lee dan langsung mematikan sambungan telpon.

Donghae menggeleng pelan dengan sikap eommanya yang kadang suka bersikap seenaknya kepada dirinya itu.

Waeyo?”tanya Jessica.

Eomma telpon agar aku cepat pulang”jawab Donghae.

“Baiklah Jessica aku harus pulang, gomawo sudah menemaniku sarapan”ucap Donghae tulus.

“Eum”sahut Jessica singkat.

Donghae langsung berjalan menuju kasir untuk membayar sarapannya dan juga roti pesanan eommanya.

Yuri langsung menghampiri Jessica yang sedang membereskan bekas makan Donghae”Siapa namja tadi?”tanya Yuri penasaran setelah Donghae meninggalkan toko roti.

“Teman sekolah”jawab Jessica jujur seraya berjalan ke arah pantry untuk menaruh bekas makan Donghae.

“Hanya itu?”selidik Tiffany yang ternayata juga penasaran. Kini Yuri dan Tiffany tengah mengekor di belakang Jessica untuk mendapatkan jawaban dari Jessica.

“Iya hanya itu, memangnya hubungan kami harus seperti apa?”Jessica balik bertanya.

“Aku kira dia kekasihmu”ucap Tiffany yang mendapat anggukkan kepala dari Yuri.

“Aku dan dia tidak mungkin menjadi sepasang kekasih”sergah Jessica cepat.

Waeyo?”selidik Yuri.

“Dia orang kaya, sementara aku? Hanya orang miskin”jelas Jessica sabar.

“Tapi cinta tidak memandang status Sosial Jessie”balas Tiffany cepat.

“Iya, cinta bisa datang pada siapa saja tidak peduli dia kaya atau pun miskin”timpal Yuri.

Jessica mendesah pelan”Ok, mungkin perkataan kalian benar. Tapi aku dan Donghae tidak memiliki perasaan yang namanya CINTA”ujar Jessica mulai kesal dengan ulah Yuri dan Tiffany.

“Yahh sayang sekali kalau begitu, aku rasa kalian sangat cocok”ujar Tiffany pelan.

“Iya, kalian sangat cocok”tambah Yuri.

Jessica hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan dua rekan kerjanya yang sudah ia anggap seperti saudarinya sendiri itu.

***

“Kapan kau akan mengenalkan calon istrimu kepada eomma ?”desak Mrs. Lee kepada Donghae yang saat ini tengah sibuk menyetir mobil menuju rumah mereka setelah pulang dari rumah sakit menjenguk Shin ahjumma.

Mendengar pertanyaan eommanya Donghae mendesah pelan”Secepatnya”jawab Donghae singkat.

“Tapi kapan?”rengek Mrs. Lee tidak puas dengan jawaban Donghae.

“Saat kekasihku siap bertemu dengan eomma “ucap Donghae bohong. Kekasih? Kekasih yang mana? Ia tidak punya kekasih! Donghae terpaksa berbohong agar eommanya berhenti mendesaknya.

“Sudah bawa saja kekasihmu kerumah, eomma akan setuju siapa pun kekasihmu itu”ucap Mrs. Lee.

Donghae tersenyum tipis mendengar perkataan eommanya barusan. Siapa pun? Jadi ia bisa membawa yeoja mana pun kepada eommanya asal ia memperkenalkan yeoja itu sebagai kekasihnya. Ini menguntungkan untuknya.

“Tapi jika lewat seminggu kau tidak membawa kekasihmu, eomma akan menjodohkanmu dengan anak Shin ahjumma, Shin Jini”tambah Mrs. Lee.

“Tenang saja eomma , aku akan membawa kekasihku kepada eomma secepatnya setelah aku berhasil membujuknya”bohong Donghae lagi. Sekarang Donghae hanya tinggal mencari yeoja yang akan berpura-pura menjadi kekasihnya lalu membawanya kehadapan eommanya.

Mata Donghae langsung berbinar ketika ia melewati Kara Bakery . Jessica! Ya, ia akan meminta bantuan Jessica untuk berpura-pura menjadi kekasihnya.

***

Jessica berjalan sendirian menuju halte bus dekat Kara Bakery. Ia harus menunggu bus sendiri karena rumahnya berlawanan arah dengan Yuri dan juga Tiffany.

“Tin tin”

Jessica mendengar suara klakson mobil. Dengan malas ia menoleh ke belakang dan mendapati mobil Audi A5 di belakangnya. Seketika kaca mobil itu terbuka dan ternyata Donghae lah si pengendara mobil itu.

“Donghae?”seru Jessica kaget.

Hi Jessica”sapa Donghae basa basi.

Jessica mengerutkan keningnya”Sedang apa kau disini?”tanyanya bingung.

“Menunggu mu”jawab Donghae cepat.

“Menunggu ku?”ulang Jessica ragu.

“Masuklah, kita bicarakan di dalam”seru Donghae. Tanpa banyak bicara Jessica langsung masuk ke dalam mobil mewah milik Donghae.

“Kenapa kau menunggu ku?”tanya Jessica langsung ketika ia sudah berada di dalam mobil Donghae.

Donghae menyalakan mesin mobilnya lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.

“Kau sudah makan malam?”Donghae malah balik bertanya bukannya menjawab pertanyaan Jessica.

“Jawab dulu pertanyaanku!”seru Jessica mulai kesal.

“Ada yang ingin aku bicarakan denganmu, bagaimana kalau membahasnya sambil makan malam”ujar Donghae santai dengan pandangan yang fokus kepada jalan di depannya.

“Tapi Krystal pasti menunggu ku”sergah Jessica cepat.

“Krystal?”ulang Donghae.

“Dia adik ku”jelas Jessica.

Donghae mengangguk sekilas”Ayolah Jessica, hanya sebentar”bujuk Donghae.

Jessica berpikir sejenak”Baiklah”ujarnya pasrah.

Donghae tersenyum mendengar jawaban Jessica. Jika Jessica setuju rencananya akan berjalan dengan lancar.

***

“Sekarang katakan lah apa yang ingin kau bicarakan”seru Jessica ketika ia dan Donghae sudah sampai di sebuah restoran.

Donghae menarik napasnya panjang sebelum mengutarakan tujuannya “Emm begini, eomma ku mendesakku untuk segera membawa kekasihku kepadanya”Donghae memulai untuk bercerita terlabih dahulu sebelum mengatakan maksud yang sebenarnya.

“Lalu?”

“Apa kau mau membantuku?”tanya Donghae.

“Membantumu? Membantu apa?”Jessica balik bertanya.

“Menjadi kekasih pura-pura ku”jawab Donghae.

Mwo? Kenapa kau tidak membawa kekasih mu saja?”

“Masalahnya aku tidak mempunyai kekasih saat ini”ucap Donghae pelan.

“Kau mau kan membantuku Jessica?”tanya Donghae penuh harap.

Jessica menggigit bibirnya menimbang permintaan Donghae” Mianhae Donghae, untuk kali ini sepertinya aku tidak bisa membantu”tolak Jessica halus.

“Kenapa?”selidik Donghae.

Eomma mu pasti kecewa kalau aku yang menjadi kekasih palsumu, kau harus mencari yeoja yang setara denganmu Donghae”jelas Jessica.

“Kau tidak usah khawatir tentang itu karena eomma ku pernah berkata siapapun yeoja yang menjadi kekasihku eomma ku akan setuju”ucap Donghae meyakinkan.

“Bagaimana?”

Mi—“

“Aku akan membiayai sekolah Krystal sampai ia mendapat gelas sarjana”sergah Donghae cepat.

Mwo?

“Bagaimana?”

“Apa kau yakin?”tanya Jessica ragu.

“Tentu saja”jawab Donghae mantap.

“Bagaimana?”tanya Donghae untuk kesekian kalinya.

Jessica nampak berpikir keras.

Donghae tersenyum senang karena rencananya akan berjalan lancar”Aku beri kau waktu untuk berpikir selama dua hari. Dua hari kemudian aku akan datang ke Kara Bakery menanyakan jawabanmu”ucap Donghae. Jessica mengangguk setuju.

17:57 WIB

Kamis, 17 Januari 2013

***Fake Married by Жin Genie ***

 A/N : niatnya mau di post minggu kemarin tapi karena lola jadi minggu ini deh, semoga suka Haesica shipper yang nunggu ff ini*emang ada?*

Iklan

22 pemikiran pada “Fake Married (part 2)

  1. nice,,tapi kurang panjang ._. Authorrr ..
    Tapi kereenn sihh ceritanyaa.. Jadi penasaran gmna reaksi eomaa donghae klo sica dikenalin sebagai pacarnyaaa.. Ditunggu Kelanjutannyaaa Hwaiting 😉

  2. makin penasaran thor!!
    kurang panjang, di Lanjut dong..
    nunggu lama banget nih-,-
    SiFany nya juga nikah kan? ^^
    NEXT NEXT NEXT QUICKLY!! 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s