Because You’re Lips (part 3)

30109_1380719091048_1624069322_888635_6431107_n_e589afe69cac

 

Title : Because You’re Lips

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Lee Donghae

 

Support Cast : Kwon Yuri

Tiffany Hwang

Choi Sooyoung

Genre : Romance

Rating : PG – 15

Length : Chapter

A/N : ff ini terispirasi dari mimpiku dan sedikit aku tambahin 😀

FF ini hanya fiktif belaka, bila ada kesamaan cerita, tokoh, kejadian dan tempat itu semua hanya kebetulan semata.

Part 3

 

*** Because You’re Lips by Жin Genie***

 

 

“Ya ampun Sica, ada apa dengan matamu?”histeris Sooyoung seraya menunjuk kearah Jessica yang tengah menatapnya dengan tatapan memelas saat ia masuk ke kelas Jessica untuk mengembalikan majalah fashion Jessica yang ia pinjam beberapa hari yang lalu. Dan rencananya hari ini ia ingin mendengar cerita Jessica tentang namja yang di jodohkan dengannya. Tapi yang Sooyoung lihat malah wajah Jessica yang kusut dan kantung mata Jessica yang hitam. Sooyoung langsung menghampiri Jessica lalu duduk di samping kursi Jessica yang di sambut Jessica dengan sedikit merengek kepadanya.

 

“Young~”rengek Jessica.

 

“Ada apa denganmu?”tanya Sooyoung khawatir karena tidak biasanya Jessica seperti ini.

 

Jessica menatap Sooyoung dengan nanar. “Benar katamu Young~”ujar Jessica. Sooyoung menautkan kedua alisnya—bingung.

 

“Benar? Benar apa? Memangnya aku bicara apa?”tanya Sooyoung tidak mengerti.

 

“Benar katamu, seharusnya aku tidak menerima perjodohan itu”jawab Jessica.

 

“Apa calon suamimu itu jahat?”tanya Sooyoung menyelidik.

 

Jessica menganggukkaan kepalanya dengan semangat. “Tidak hanya jahat, dia juga sombong dan mesum Young”jawab Jessica menggebu.

 

Mwo? Bagaimana bisa orangtuamu menjodohkanmu dengan orang seperti itu”ujar Sooyoung tidak habis pikir.

 

“Dia bermuka dua Young, di depan orangtuaku sikapnya sangat manis, tapi jika sudah berdua denganku saja sifat aslinya akan muncul”seru Jessica kesal.

 

“Pokoknya aku harus membatalkan pernikahan ini”tambah Jessica.

 

“Memangnya kapan kalian akan menikah?”selidik Sooyoung.

 

“Dua minggu lagi Young”jelas Jessica lemas.

 

Mata Sooyoung membulat sempurna. “Mwo? Dua minggu lagi? Menikah? Kau dan Lee Donghae si namja mesum itu?”serunya tidak percaya.

 

“Bagaimana bisa?”tanya Sooyoung bingung.

 

“Bisa saja jika yang mengurusnya keluargaku dan keluarganya, keluarga Donghae itu sangat kaya”jawab Jessica lemas. Memikirkan Donghae saja sudah membuatnya pusing apalagi ditambah dengan pernikahannya yang akan diadakan dua minggu lagi.

 

“Kau tidak boleh bersamanya Sica, aku akan membantumu untuk menggagalkan rencana pernikahan itu”ucap Sooyoung penuh semangat, ia tidak mau melihat salah satu sahabatnya menderita.

 

“Tapi bagaimana menggagalkan rencana pernikahanku Young?”serga Jessica cepat.

 

Sooyoung nampak berpikir keras. Tidak mudah mencari ide untuk menggagalkan sebuah pernikahan.

 

“Ah”seru Sooyoung ketika mendapati sebuah ide.

 

“Apa Young? Katakanlah”seru Jessica tidak sabar.

 

“Bagaimana kalau kita jebak Donghae”ucap Sooyoung.

 

“Menjebak bagaimana maksudmu Young?”tanya Jessica bingung dengan maksud Sooyoung.

 

“Jadi begini, kita jebak Donghae dengan seorang yeoja. Kita buat seolah-olah Donghae selingkuh dengan yeoja itu, secara otomatis pernikahan kalian akan batal”jelas Sooyoung.

 

Jessica berpikir sejenak, menimbang ide yang Sooyoung berikan.

 

Tidak ada salahnya mencoba. Pikir Jessica.

 

“Baiklah aku setuju”ucap Jessica.

 

“Tapi siapa yang menjadi yeoja penggoda?”tanya Jessica.

 

“Ah iya, siapa ya?”gumam Sooyoung bingung.

 

Jessica dan Sooyoung berpikir keras siapa yang akan menggoda Donghae.

 

“Tiffany!”seru Jessica dan Sooyoung bersamaan. Mereka melirik satu sama lain lalu tertawa bersama.

 

“Fany memang cocok menjadi yeoja penggoda”ujar Sooyoung lalu kembali terkekeh pelan.

 

“Kau benar sekali Young”timpal Jessica.

 

“Tapi sekarang yang jadi masalahnya Fany mau tidak menjadi yeoja yang akan menggoda Donghae”ujar Jessica.

 

“Aku akan membujuk Fany agar mau membantu rencana kita”ujar Sooyoung santai.

 

Gomawo Young kau sudah mau membantuku”ucap Jessica tulus.

 

“Tidak masalah, kau kan sahabatku”balas Sooyoung.

 

“Aku jadi penasaran ingin bertemu dengan namja bernama Donghae itu”gumam Sooyoung, tapi masih dapat di dengar oleh Jessica.

 

“Bagaimana kalau siang ini kau, Yuri dan Tiffany mengikuti aku dan Donghae jadi kau bisa tahu sifat aslinya”ucap Jessica memberi usul.

 

Sooyoung menjentikkan jarinya semangat “Ide bagus!”serunya senang.

 

“Nanti biar aku saja yang memberitahu Yul dan Fany”tambahnya.

 

“Ok, nanti aku akan mengajak Donghae untuk makan sebuah café siang ini”ucap Jessica.

 

“Baiklah, kebetulan jadwal kuliahku juga berakhir siang ini sedangkan Yul dan Fany hari ini libur”

 

“Bagus!”seru Jessica senang.

 

Donghae mengerutkan keningnya melihat kelakuan Jessica yang sedikit aneh siang ini. Siang ini Jessica mengajaknya untuk makan siang. Itu adalah hal yang sangat mengejutkan untuk Donghae, setahunya Jessica sangat membenci dirinya lalu kenapa Jessica mengajaknya makan siang? Ditambah dari tadi Jessica terus tersenyum senang. Membuat Donghae semakin bingung.

 

“Kita akan makan siang dimana?”tanya Donghae memulai percakapan.

 

“Eh?”Jessica sedikit terlonjat kaget mendengar pertanyaan Donghae yang menurutnya tiba-tiba itu.

 

Donghae menoleh ke arah Jessica sekilas. “Kita akan makan siang dimana?”tanyanya mengulang.

 

“Ah itu, kita akan makan di purple cafe “jawab Jessica.

 

Jessica melihat ke arah ponselnya lalu tersenyum senang.

 

“Kau kenapa?”tanya Donghae mulai curiga.

 

“Aku??”tanya Jessica menunjuk dirinya sendiri.

 

“Iya kau”jawab Donghae.

 

“Aku tidak apa-apa, aku baik”ucap Jessica setenang mungkin.

 

“Lalu kenapa kau terus terseyum seperti itu?”selidik Donghae.

 

Jessica menatap Donghae malas. “Baik aku tidak akan tersenyum lagi di depanmu!”ucap Jessica dingin.

 

Donghae mengusap wajahnya, “Bukan begitu”sela Donghae bingung. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

 

Diam. Tidak ada reaksi dari Jessica. Setelah terjadi perdebatan kecil antara Jessica dan Donghae, tidak ada lagi percakapan antara keduanya. Donghae sibuk menyetir sementara Jessica sibuk menatap ke arah jendela.

 

Saat Donghae sedang menatap spion mobilnya ia melihat mobil berwarna pink yang begitu mencolok. Donghae mengerutkan keningnya, ia merasa seperti mengenali mobil berwarna pink itu. Donghae terus mengamati mobil itu dari kaca spion mobilnya. Seketika senyum mengembang di wajah tampan milik Donghae saat ia mengingat bahwa mobil pink itu adalah milik Tiffany Hwang—salah satu sahabat Jessica. Donghae melirik Jessica yang saat ini tengah tersenyum kecil melihat ponselnya dan Donghae pun ikut tersenyum, tapi dengan senyum yang berbeda arti.

 

Kita lihat nona Jung, siapa yang lebih pintar aku atau dirimu. Ucap Donghae dalam hati tersenyum penuh kemenangan.

 

Pantas saja ia merasa sikap Jessica agak aneh hari ini dan ternyata kecurigaannya benar, bahwa Jessica sedang merencanakan sesuatu padanya. Beruntung ia sudah menyelidiki tentang Jessica dari hal kecil sampai hal besar—termasuk tentang sahabat-sahabat Jessica.

 

 

***

 

 

Saat sampai di purple café Donghae langsung membukakan pintu mobil untuk Jessica dan memberikan senyuman manis terbaiknya.

 

Jessica mengerutkan keningnya dengan sikap manis Donghae yang menurutnya aneh itu. Donghae memang sering berubah-ubah dan itu membuatnya semakin pusing dengan sikap asli Donghae.

 

“Silahkan my princess”ucap Donghae lembut.

 

Mendengar perkataan Donghae yang berlebihan Jessica ingin muntah seketika itu pula.

 

“Jangan sok bersikap manis di depanku Lee Donghae karena aku tahu siapa dirimu sebenarnya!”ucap Jessica ketus membalas kebaikan Donghae.

 

Donghae menanggapinya dengan senyum manis yang menurut Jessica sedikit aneh.

 

Donghae melirik ke arah belakangnya sekilas untuk melihat reaksi sahabat Jessica lalu tanpa Jessica dan sahabatnya ketahui Donghae menyeringai kecil.

 

Saat sampai di dalam café pun Donghae bersikap sok manis dengan menarikan kursi untuk Jessica duduk. Jessica merasa risih dengan sikap Donghae yang berlebihan itu terlebih ia tahu bagaimana Donghae sebenarnya.

 

“Sebenarnya apa yang kau rencanakan Lee Donghae?”tanya Jessica menyelidik.

 

Donghae tersenyum manis—lagi kepada Jessica. “Kenapa kau ingin sekali tahu apa yang aku rencanakan?”tanya Donghae menyelidik.

 

“Karena pasti rencanamu itu akan merugikanku!”jawab Jessica ketus.

 

Donghae terkekeh pelan, “ Aku sedang memikirkan tempat bulan madu untuk kita berdua setelah menikah dan aku ingin tempat bulan madu itu membuatmu nyaman dan senang”ucap Donghae bohong, saat ini ia sedang mengikuti alur permainan Jessica.

 

Jessica tersenyum sinis kepada Donghae, “Tidak usah berpura-pura baik kepadaku”balas Jessica tetap ketus. Karena ia yakin Donghae sedang merencanakan sesuatu.

 

Donghae melirik teman-teman Jessica lalu tersenyum dalam hati penuh kemenangan.

 

 

***

“Sica, kurasa kau terlalu berpikir buruk tentang Donghae”komentar Sooyoung saat ia, Tiffany, Yuri dan Jessica tengah berkumpul di apartemen milik Yuri untuk membahas Donghae setelah tadi mereka mengikuti Jessica dan Donghae.

 

“Iya, kulihat ia sangat baik padamu”timpal Yuri.

 

“Dan ia begitu memikirkan dirimu”tambah Tiffany mengeluarkan pendapatnya tentang Donghae.

 

Jessica menatap ketiga temannya itu tidak percaya, jadi mereka lebih mempercayai Donghae dibandingkan dengan dirinya? Oh sungguh menyedihkan!

 

“Aku yakin tadi ia hanya berpura-pura bersikap manis, aslinya dia tidak seperti itu”ujar Jessica mencoba menjelaskan sifat asli Donghae.

 

Ketiga temannya dengan kompak menggelengkan kepalanya. “Kurasa kau hanya belum bisa terima di jodohkan”ucap Tiffany menanggapi ucapan Jessica.

 

“Kau hanya perlu membuka sedikit hatimu kepada Donghae dan belajar mencintainya”tambah Yuri.

 

Jessica menatap Tiffany dan Yuri malas lalu menatap Sooyoung. “Young kau percaya kan denganku?”tanya Jessica kepada Sooyoung penuh harap.

 

Sooyoung menatap Jessica sebentar “Kurasa ada baiknya kau mendengarkan ucapan Fany dan Yuri kali ini”ucap Sooyoung.

 

Jessica memutar matanya malas lalu mengacak rambutnya kesal. Ia berdiri dari sofa milik Yuri dan mengambil tasnya lalu keluar dari apartemen Yuri dengan membanting pintunya kasar.

 

“Blam”

 

“Kurasa dia hanya belum terbiasa dengan kehadiran Donghae”ucap Yuri setelah Jessica keluar dari apartemennya.

 

“Menurutku juga seperti itu”ucap Tiffany setuju dengan perkataan Yuri. Sementara Sooyoung hanya menganggukkan kepalanya saja.

 

 

 

***

“Apa-apaan mereka, kenapa mereka menjadi berbalik dan tidak percaya padaku?”gumam Jessica kesal. Jessica memukul stir mobilnya karena terlalu frustasi. Sekarang ia sudah tidak ada orang yang akan membantunya menggagalkan rencana pernikahannya dengan Donghae dan lebih parahnya mungkin sekarang ketiga temannya tidak akan lagi percaya jika mengatakan hal buruk tentang Donghae.

 

“Drrttt drttt”ponsel Jessica yang di taruh di dashboard mobilnya bergetar. Jessica mengambil ponselnya itu dan mendapati nomer tidak di kenal yang tertera di layar ponselnya.

 

Jessica mengerutkan keningnya melihat nomer asing yang menelponnya itu, tapi dengan cepat ia mengangkan panggilan itu.

 

“Hallo”sapa Jessica dengan nada yang kurang bersahabat.

 

Wow kenapa nada suaramu begitu tidak bersahabat honey? Apa rencanamu dengan ketiga temanmu itu tidak berhasil? Atau malah sekarang ketiga temanmu itu tidak percaya kepadamu”ucap sebuah suara panjang lebar begitu Jessica mengangkat panggilannya. Jessica tahu betul suara siapa itu. Itu adalah suara orang yang sangat dibencinya saat ini—Lee Donghae.

 

Jessica menatap ponselnya sebal, jadi Donghae sudah tahu bahwa tadi saat mereka pergi ketiga sahabatnya mengikutinya.

 

Sial! Runtuk Jessica dalam hati.

 

Terdengar suara kekehan dari sebrang telpon, sangat jelas terdengar di telinga Jessica Donghae yang tertawa begitu puas.

 

“Kau harus belajar lebih keras lagi jika ingin menjebakku! Kepintaranku jauh di atasmu”ucap Donghae sombong. Dengan seenaknya Donghae mematikan sambungan telponnya begitu saja sebelum Jessica memarahinya.

 

“Argghhh Siall!!”geram Jessica dan kembali memukul stir mobilnya. Ia melempar ponselnya ke jok di sampingnya.

 

“Awas kau Lee Donghae!”ucap Jessica penuh kebencian.

 

 

10:18 WIB

Minggu, 17 Maret 2013

*** Because You’re Lips by Жin Genie***

 

Iklan

45 pemikiran pada “Because You’re Lips (part 3)

  1. Semakin seru ceritanya.
    Donghaenya pintar banget.
    Sica unnienya berusaha untuk gagalkan pernikahannya.
    Apa yang akan berlaku sekiranya haesica berkahwin ya?
    Ditunggu lanjutannya ya chingu…

  2. akhirnya part ini keluar juga min ^^
    aku baru bikin wordpress jadi baru bisa komen
    min part selanjutnya jangan lama2 ya dipostnya
    jujur aku suka pairing haesica sama hansica 😀

  3. aigoo sica… Makanya sebelum ngebuntuti, bilang fany jangan pake mobil pinknya, jadi ketauan kan tuh…
    Yaudah deh bener kata sooyulfany, terima aja perjodohannya. Lumayan kan dapet suami ganteng, kaya pula kekeke…

  4. semakin sru cerita nya .
    knp sih sica eonnie di sni kya ogah2an (?)
    sma hae 😦
    kn hae itu namja yg tmpan , kya, dan pnya berotot *yadongg.
    Lgi’an haeppa jga terlalu pinter sih jdi orng , jdi rnca sica sma tmn2 ggl dehh *abaikan .

    lnjut yaa thor , jgn lma2 loh postingnnya *maksa 🙂

  5. Sebenernya Donghae itu suka gak sih sama sica?? kasian banget unnieku ini.. *cupcupcup*
    lanjut di tunggu cerita selanjutnya ya.. fighting!!

  6. Akhirnya chapter 3 nya keluar. . 😀
    Sica un,
    jangan benci bgt ma donge, ntar jadi beneran cinta ma abang nemo loh,
    trus abang nemo,
    gtw mau komen apa buat abang nemo disini,

    ditunggu next chapnya ya. .
    *bow*

  7. ahhhh…. makin lama makin seru,,
    donghae nya pinter baget sih? hahaha Lv
    kasian Jessica, udah gx ada yang percaya ama dia sekarang hahaha :v
    lanjut dong on ff nya, ditunggu banget 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s