Mine | Part 1 |

Minw

 

Title : Mine

Author : Жin Genie

Cast :  Jessica Jung

Kim Jaejoong

Suport Cast : Kim Taeyeon

 

                                                       Genre : Romance and Horror

Rating : NC +17

Length : Chapter

Backsound : Kim Jaejoong – Mine

Summary : “Sampai kapan pun kau adalah milikku dan akan selamanya menjadi milikku. Sejauh apapun kau berlari pada akhirnya aku akan menemukanmu

A/N : Ff ini terinspirasi dari MV Jaejoong yang entah kenapa begitu berkesan buatku dan langsung kepikiran untuk buat ff. maaf kalau ff ini gaje, maklum karena ini ff pertamaku yang agak serem gimana gt 😀

***Mine by Жin Genie***

 

Dua orang yeoja cantik dengan tas punggung besar di pundaknya mulai menelusuri sebuah museum tua di daerah Roma yang berisi peninggalan kuno kerajaan Romawi.

 

Seorang yeoja berambut cokelat menatap berbagai peninggalan sejarah itu sedikit takut, entah kenapa ia memiliki firasat buruk saat masuk ke dalam ruangan yang terletak paling ujung ini. ia merasa sesuatu yang besar sedang menunggunya—entah itu apa.

 

“Taeng~”panggil yeoja berambut cokelat itu kepada temannya yang kini tengah asik menelusuri isi ruangan.

 

Tidak ada respon dari yeoja yang tadi dipanggil oleh yeoja berambut cokelat. Yeoja berambut cokelat itu mengahmpiri temannya yang kini tengah mengamati sebuah ukiran yang terdapat di sebuah peti mati kuno.

 

“Kim Taeyeon!”panggil yeoja itu kesal seraya menarik ujung baju Taeyeon.

 

Taeyeon menoleh malas kepada yeoja berambut cokelat yang menurutnya sudah mengganggu kesenangannya itu.

 

“Ada apa  Jessica Jung?”tanya Taeyeon akhirnya.

 

Jessica mendekatkan tubuhnya kepada Taeyeon. “Aku takut”ujarnya seraya berbisik kepada Taeyeon takut ucapannya itu di dengar oleh seseorang.

 

“Tidak ada yang perlu di takuti Jess, memangnya apa yang harus kita takuti dari peninggalan bersejarah ini? Toh kita tidak melakukan sesuatu yang salah kan”ujar Taeyeon panjang lebar berusaha membuat temannya yang sedikit penakut itu untuk tenang agar ia bisa kembali meneliti ruangan ini dan menyelesaikan tugas sebagai jurnalis sebuah majalah yang khusus membahas hal unik dan aneh yang berasal sejarah masa lalu yang berharga.

 

“Tapi perasaanku tidak enak Taeng”ucap Jessica masih berbisik kepada Taeyeon.

 

“Glek”

 

Ia menelan salivanya dengan takut seraya mengedarkan pandangannya ke segala arah—mencari sesuatu yang ia sendiri tidak tahu apa yang sedang ia cari.

 

“Dan firasatku tiba-tiba saja menjadi buruk saat kita memasuki ruangan ini. aku merasa tidak seharusnya kita memasuki ruangan ini”tambah Jessica masih dengan berbisik takut ada yang mendengar perkataannya. Padahal dalam ruangan itu hanya ada dirinya dan juga Taeyeon.

 

“Ayolah Jess itu hanya perasaan takutmu yang berlebih saja, tidak ada yang perlu kau takuti. Percaya padaku!”ucap Taeyeon dengan nada meyakinkan.

 

“Tapi Taeng—“

 

“Cukup Jess! Kalau kau takut kau bisa keluar, biarkan aku menyelesaikan tugas kita dulu”sela Taeyeon cepat.

 

Mendengar Taeyeon membentaknya Jessica hanya bisa mengerucutkan bibirnya dan diam di tempat. Ia tidak tega meninggalkan Taeyeon di tempat seperti ini, biar bagaimana pun Taeyeon adalah sahabat terbaik yang pernah ia miliki.

 

Dengan perasaan takut Jessica mencoba kembali mengedarkan pandangannya kepenjuru ruangan ini—mencoba meyakinkan dirinya bahwa semua perkataan Taeyeon benar. Tidak ada yang perlu di takuti dari ruangan ini.

 

Tapi saat Jessica mengarahkan pandangannya ke arah sebelah kanan yang terdapat lukisan kuno yang menggambarkan seorang namja yang terikat rantai besi dan dengan tatapan tajamnya—yang seolah ingin membunuh siapa saja yang berada di depannya, seketika itu juga Jessica mematung di tempat—seakan lukisan itu membuat tubuhnya tidak bisa bergerak, bahkan untuk memanggil nama Taeyeon saja Jessica tidak bisa.

 

“Hosh hosh”deru napas Jessica yang tidak beraturan. Entah kenapa tiba-tiba saja paru-paru Jessica terasa kosong dan predaran darahnya seakan berhenti mengalir. Keringat dingin mulai keluar dari pelipis Jessica dan tubuh Jessica terasa lemas.

 

“Jess kau kenapa?”tanya Taeyeon seraya menepuk pundak Jessica—membuat Jessica terbebas dari sesuatu yang membelenggunya, tapi tidak membuat Jessica mengalihkan pandangannya yang terkunci pada lukisan kuno di depannya.

 

Taeyeon yang bingung mengikuti arah pandangan Jessica dan seketika matanya berbinar melihat lukisan yang di hadapannya itu.

 

“Aku hampir lupa mengamati lukisan ini”seru Taeyeon senang seraya mendekat ke arah lukisan kuno itu.

 

“Jangan mendekat Taeng!!”seru Jessica cepat.

 

Taeyeon menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap Jessica dengan pandangan bingung. “Kenapa lagi Jess?”tanya Taeyeon.

 

“Lukisan itu menyeramkan Taeng”jawab Jessica jujur, sekuat tenaga ia menekan rasa takut yang kini menyerangnya.

 

Taeyeon memutar matanya malas lalu kembali membalikkan badanya untuk menuju lukisan kuno itu.

 

“Ja—arghh Taeng”rintih Jessica karena saat ia ingin menarik Taeyeon mejauh tangannya terkena pagar tajam yang menjadi pelindung tiap benda bersejarah di museum ini.

 

“Tes”setetes darah jatuh ke lantai museum itu lalu menghilang begitu saja.

 

“Apa yang sedang kalian lakukan disini?”tanya seorang petugas mengagetkan Jessica dan Taeyeon dengan  bahasa Roma.

 

“Kami sedang meneliti ruangan ini untuk tugas kami pak”jawab Taeyeon yang cukup bisa bahasa Roma.

 

“Apa kalian tidak tahu kalau tempat ini tidak boleh di masuki oleh seorang wanita, terlebih jika wanita itu masih suci”omel petugas itu.

 

Taeyeon mulai penasaran dengan perkataan petugas itu, sementara Jessica hanya diam karena tidak mengerti.

 

“Memang kenapa dilarang pak?”tanya Taeyeon pensaran.

 

“Karena jika sampai ada darah suci yang jatuh disini, itu bisa membuat sesuatu yang tidak diinginkan hidup kembali”jawab petugas itu.

 

“Terlebih malam ini adalah malam bulan purnama penuh. Jadi sebaiknya kalian pergi dari sini sebelum sesuatu yang buruk menimpa kalian”tambah petugas itu tegas.

 

Taeyeon menganggukkan kepalanya lalu menarik Jessica dari sana. Sebenarnya Taeyeon masih ingin mendengar penjalasan petugas itu, tapi sepertinya petugas itu sangat tidak bersahabat kepada mereka.

 

“Apa yang tadi petugas itu katakana Taeng?”tanya Jessica penasaran ketika mereka berdua sudah tidak lagi di dalam museum itu.

 

“Petugas itu bilang, ruangan yang tadi kita masuki seharusnya tidak boleh dimasuki terlebih oleh seorang yeoja yang masih suci”jelas Taeyeon.

 

Jessica nampak sangat penasaran. “Kenapa begitu Taeng?”tanyanya.

 

“Karena jika sampai ada darah suci yang jatuh diruangan itu bisa menghidupkan sesuatu yang tidak diinginkan, terlebih malam ini adalah malam bulan purnama penuh”jawab Taeyeon rinci sama dengan apa yang dikatakan oleh petugas museum tadi.

 

“Deg”

 

Jantung Jessica berdetak berkali-kali lebih cepat dari biasanya. Ia melirik ke arah tangan kananannya—terutama ke arah jari manisnya yang mengeluarkan darah. Sekuat tenaga Jessica menggenggam jarinya—berharap Taeyeon tidak akan melihat lukanya itu.

 

“Kau kenapa Jess?”tanya Taeyeon yang melihat perubahan raut wajah Jessica yang menjadi pucat basi.

 

“…”

 

“Jess”panggil Taeyeon sekali lagi seraya menepuk pundak Jessica pelan.

 

“Taeng, aku ingin kembali ke Korea sekarang juga!”ucap Jessica tanpa memandang ke arah Taeyeon—pandangannya kosong.

 

“Hah?”seru Taeyeon kaget dengan permintaan Jessica yang menurutnya sangat aneh itu.

 

“Tapi kita masih ada waktu tiga hari di Roma Jess, apa kau tidak ingin jalan-jalan dulu di Roma?”tanya Taeyeon.

 

Jessica menatap Taeyeon tajam, membuat Taeyeon takut. “Tidak!!”jawab Jessica tegas.

 

“Ada apa dengannya? Kenapa dia jadi aneh setelah masuk museum itu?”gumam Taeyeon bingung.

 

“Kim Taeyeon!”panggil Jessica dari dalam taksi membuat Taeyeon tersadar dari lamunan sesaatnya itu.

 

“Iya”Sahut Taeyeon lalu berjalan menyusul Jessica.

 

 

 

***

Seorang namja berjubah hitam keluar dari dalam lukisan dengan rantai yang masih terdapat di pergelangan tangan dan kakinya. Secepat kilat ia berlari ke atas peti mati.

 

“Aku bebas~”teriaknya seraya menatap ke arah langit malam yang diterangi sinar bulan penuh—bulan purnama. Matanya berubah menjadi merah darah. Ia tersenyum atau lebih tepatnya menyeringai—menunjukkan taring panjanganya.

 

“Sampai kapan pun kau adalah milikku dan akan selamanya menjadi milikku. Sejauh apapun kau berlari pada akhirnya aku akan menemukanmu”ucap namja berjubah hitam itu lalu menghilang dari dalam museum itu secepat kilat.

 

 

 

 

10:39 WIB

Minggu, 24 Maret 2013

***Mine by Жin Genie***

Iklan

62 pemikiran pada “Mine | Part 1 |

  1. jaejong serem amat .-.
    Kya nyaaa bener2 horror nih !!
    Ditunggu kelanjutannyaa,,panjangin lagi ya thorrr ..
    Hwaiting 😉

  2. Sangking (?) horror’nya aku jdi mau loncat *plakk.
    tuhh kan bnr , dri awal ku liat mv jae oppa yg mine , konsep’nya srem bngt .
    pnts nih klo di jdiin ff horror.
    eh tau’nya nemu ff horror dri adaptasi (?) mv mine nya jae oppa *soktau

    nextt thor 🙂

  3. Huwaaaaa! Kereeen, aku suka banget FF ber genre beginian.
    Iya, lagu Jaejoong Mine keren, apalagi MV nya sesuatu (?)
    Adeuh gimana nasib Jessica selanjutnya T.T kasian dia pan ga sengaja kena pagar, eh malah darahnya nge bangkitin Jaejoong.
    Lanjut chapt.2~ 😀

  4. Wah, misteri !!! bkin pnasaran aja
    Waduh…
    Sica diincar oleh Jae, kira2 gmna kehidupan Sica stelah kjadian itu yah ??
    Apa bkal di teror ?? oh jgn…
    tpi Jae makhluk apa ?? pkoknya tnggu chapt berikutnya deh 😀

  5. gila!!!
    deg2an bgt bacanya, jadi ingin liat mv’a!!!
    percuma aja sica balik ke korea org jeje bilang sejauh apapun kau berlari pada akhirnya aku akan menemukanmu.
    rame2!!
    ditunggu next chap!!

  6. Sica :O
    Penasaran banget thor kenapa bsa menghidupkan sesuatu yg tidak diinginkan?
    kenapa dia tdk diinginkan?
    Ditunggu next chap thor^^

  7. Keren ceritanya!! Hwa~! Jessie darahnya yang ‘suci’ netes di museum ruangan itu!!! jadi weh ada Jaejoong…gimana dong?? horror banget nihh… lanjut ya thor jangan lama-lama

  8. Hallo~~~ gasengaja buka blog kamu gegara lagi iseng baca komen di blog aku :3

    Aku suka banget ff ini…
    Ide ceritanya keren. Unik. Kreatif! ^^

    Lanjut yahh,, suka banget~ ^^b

  9. Suka bgt ma alur cerita nya eon,,bikin penasaran sbnrny siapa namja yg ada didlm lukisan itu mengapa harus di belenggu kaki dan tangannya?? #kepooo bgt nebak2 sendiri# ^¤^
    Ditunggu lanjutannya y thor,,Hwaiting

  10. waduh..
    nyeremin banget?
    jae ppa kayaknya bakal ngincer sica eonni sampe ketemu ya?
    semangat oppa aku akan mendukungmu. heeee..
    lanjut thor…
    ditunggu part berikutnya…

  11. Daebak!!alurnya sangat menarik apalagi terinspirasi dari mv mine.awalnya muka jaejoong oppa lembut pas akhir-akhir mv ada taringnya.
    Wah ditunggu kelanjutannya.semangat!

  12. Ff nya seru thor menegangkan kira2 itu makhluk apa ya..trus siapa yg dia maksud “kau selamanya milikku” next partnya koq lama sih thor ini di share dari bln maret sekarang dah ℳαƱ akhir juni…

  13. Seru seru seru..
    Seru bgt…nyeremin sih tp seru!!keren!!
    Itu vampirnya jae??woah pantes..pantes bgt ma jae..muka ganteng tp kejam..kkk
    Next next next

  14. Annyeong haseyo aku new reader disini dan baru baca ff ini doang karena belom sempat baca yg lainnya,aku suka sama cerita ini daebakk misteri banget bikin penasaran dan apa yang akan terjadi sama sica nanti..

  15. Helooow heellooww , nEw reader niiih, waaahh postingan Uϑªh lama yaa? Ndak apaa2..
    Si Jae kah itu yng keluar dari lukisan?
    Soo apaa yng akah dilakukan jae pada jessi? Dijadikan istrinya kah? 😀

  16. Anyeong haseo, galaxychanchan imnida ^_^ aku readers baru,salam kenal kakak author 🙂

    woaaaah aku suka genre nya horor dan fantasy kaya giniiii >_< chapter petama seruuuuu kak 😉 keep writing and fighting ^.^)9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s