Hero | Drabble |

hero- Taosica

Title : Hero

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Huang Zhi Tao

Kim Taeyeon

 

Genre : Romance

Rating : PG – 15

Lenght : Drabble

 

***Hero by Жin Genie***

“Hosh hosh”deru napas Jessica yang memburu akibat berlari cukup jauh. Jessica terpaksa berlari agar tidak tertinggal kereta yang akan membawanya menuju Daegu pagi ini.

 

Jessica mengedarkan pandangannya ke sekeliling—mencari tempat kosong untuknya duduk, namun karena hari ini ada weekend jadi Jessica harus mengubur jauh-jauh niatnya untuk duduk karena tidak ada satu kursi pun yang kosong bahkan banyak yang berdiri.

 

Jessica mendesah pelan dan berjalan ke tengah—untuk berdiri. Sekali lagi Jessica mengedarkan pandangannya. Seketika Jessica mendapati seorang namja yang berpenampilan cukup ‘berantakan’ Jessica pun menjauh dari orang itu. Ia tidak ingin dekat-dekat dengan namja seperti itu. Terlalu menakutkan menurutnya. Akhirnya Jessica berdiri beberapa langkah di depan namja itu—yang menurutnya aman. Jessica berdiri di dekat seorang namja yang berpenampilan cukup ‘rapi’ menurutnya.

 

Selama perjalanan Jessica terus memperhatikan namjaberantakan’ itu—menilainya. Namja itu yang merasa terus di perhatikan akhirnya menolehkan pandangannya kepada Jessica seolah bertanya ‘ada masalah?’. Jessica yang melihat namja itu menoleh padanya langsung membuang wajahnya karena takut.

 

 

 

***

“Huaaa akhirnya sampai”seru Jessica senang ketika ia sudah sampai di stasiun kereta di Daegu. Jessica merentangkan tangannya ke atas untuk merenggangkan otot tangannya yang terasa pegal selama perjalanan. Menghirup udara Daegu yang masih bersih sebanyak-banyaknya.

 

“Ah Daegu memang yang terbaik”seru Jessica senang.

 

Jessica mulai berjalan seraya menyeret koper kecil yang berisi beberapa pakaian yang senagaja ia bawa untuk ia pakai selama ia di Daegu.

 

Baru dua langkah Jessica berjalan tiba-tiba saja ada yang menjambret tas kecilnya yang berisi ponsel dan dompet. Seketika itu juga Jessica panik.

 

“Tolong~”teriak Jessica histeris.

 

Seketika Jessica langsung di kerumuni orang. “Ada apa?”tanya salah satu orang yang mengerumuni Jessica.

 

“Tasku—tasku di jambret”ucap Jessica panik.

 

“Ahh mereka lagi”seru mereka semua kompak lalu membubarkan diri.

 

“Kau sabar saja nona”ucap salah seorang dari mereka sebelum pergi.

 

Jessica yang melihat itu menjadi bingung sendiri. “Loh? Kenapa kalian pergi?”gumam Jessica bingung bercampur sedih.

 

“Lalu bagaimana denganku?”seru Jessica sedih.

 

“Hiks hiks”Jessica mulai terisak kecil.

 

“Bagaimana aku menghubungi Taeyeon kalau begini? Ia kan tidak tahu kalau aku akan ke Daegu untuk memberinya kejutan”seru Jessica lemah.

 

Tidak ada uang yang tersisa, semuanya sudah hilang bersama jambret yang sudah membawa kabur semua uang beserta dompet dan ponselnya.

 

“Kriuk~”

 

Tiba-tiba saja perut Jessica berbunyi dengan nyaringnya. Jessica mengelus perutnya dengan sayang. Jessica memang belum sarapan tadi pagi di Seoul karena ia bangun kesiangan hari ini bahkan ia harus berlari untuk mengejar kereta yang akan membawanya menuju Daegu.

 

Eomma~”rengek Jessica seperti anak kecil.

 

“Aku lapar”gumamnya seraya menyeret langkahnya tidak tentu arah. Ia bingung harus bagaimana menuju rumah Taeyeon—sepupunya yang jauh dari stasiun tanpa uang sedikit pun.

 

Sudah cukup jauh Jessica berjalan dari stasiun Daegu, sekarang ia tidak tahu ia ada dimana.

 

“Kriuk”lagi-lagi perut Jessica berbunyi untuk kesekian kalinya.

 

“Aku sudah sangat lapar”gumam Jessica lemah.

 

“Ini”tiba-tiba saja ada seseorang yang menyodorkan makanan ke hadapan Jessica. Mata Jessica langsung berbinar. Jessica langsung mengambil makanan yang di sodorkan kepadanya.

 

“Gohmahwoh”ucapnya seraya memakan makanan bulat berwarna putih—bakpao tanpa melihat terlebih dahulu siapa orang baik yang sudah memberinya makanan.

 

“Uhuk uhuk”karena terlalu cepat akhirnya Jessica tersedak.

 

Orang yang tadi memberinya bakpao kini menyerahkan air mineral untuk Jessica. “Pelan-pelan”ujarnya singkat.

 

“Eum”sahut Jessica lalu langsung meminum air mineral itu sampai tinggal setengah.

 

“Ah kenyang”seru Jessica senang, Jessica baru sadar bahwa ia belum melihat siapa penolongnya dengan gerakan cepat Jessica menoleh ke arah samping kanannya dan mendapati seorang namja tengah berdiri di sampingnya dengan gaya yang santai.

 

“K—Kau”seru Jessica tidak percaya melihat siapa penolongnya—namja di kereta dengan penampilan ‘berantakan’.

 

“Kenapa?”tanya namja itu dingin.

 

Diam. Jessica tidak berani berucap.

 

“Tidak menyangka orang yang akan menolongmu adalah aku?”tanya namja itu seratus persen benar.

 

“Kau sama saja dengan yang lain, selalu menilai orang dari penampilannya saja dan langsung menganggap mereka buruk jika penampilan orang itu tidak sebagus yang lain”ucap namja itu sarkatis.

 

“Deg”

 

Entah kenapa perkataan namja itu begitu menusuk kepada Jessica. Membuatnya mematung di tempatnya.

 

“Ini”ucap namja itu seraya menyerahkan tas kecil Jessica yang tadi di jambret.

 

“Ini—”ucap Jessica tidak percaya melihat tasnya lagi. Jessica menerima tasnya dengan perasaan yang campur aduk.

 

“Anggap saja tas itu berjalan sendiri padamu”ucap namja itu lalu pergi begitu saja dari hadapan Jessica.

 

“Tunggu!”teriak Jessica kencang. Berharap teriakannya itu di dengar oleh namja yang sudah menolongnya dan membuat namja itu berhenti. Namun harapan Jessica hanya tinggal harapan karena kini namja itu sudah masuk ke dalam sebuah bus.

 

Gomawo”ucap Jessica tulus dengan senyum getir di bibirnya. Ia menyesal sudah beranggapan buruk terhadap namja itu.

 

Mianhaeyo”ucap Jessica menyesal.

 

“Aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu—my hero”ucap Jessica pelan namun terdengar sangat mantap. Jessica mulai melangkahkan kakinya menuju taksi yang sedang berhenti di tepi jalan untuk membawanya menuju rumah Taeyeon.

 

 

***

“Tok tok”Jessica mengetuk pintu kayu cokelat itu dengan tidak sabaran.

 

Terdengar suara langkah yang terburu menuju pintu.

 

“Kritet”

 

“Jessica”seru Taeyeon senang begitu pintu sudah di buka dan menampakan wajah Jessica—sepupunya yang sudah sangat ia rindukkan itu.

 

“Aku rindu padamu”seru Taeyeon seraya memeluk Jessica dengan erat.

 

“Aku juga”ucap Jessica seraya membalas pelukkan Taeyeon.

 

“Kenapa tidak memberiku kabar kalau kau akan berkunjung?”tanya Taeyeon seraya melepaskan pelukkan dengan Jessica.

 

“Aku sengaja ingin memberimu kejutan”jawab Jessica dengan cengiran khas miliknya.

 

“Dasar”seru Taeyeon seraya terkikik senang.

 

“Ah ya, ayo masuk dan aku akan kenalkan kau dengan temanku”ucap Taeyeon antusias.

 

“Ah kau sedang ada tamu?”tanya Jessica seraya mengekor Taeyeon dari belakang.

 

“Iya, teman sekolahku dulu saat masih Senior High School”jawab Taeyeon santai.

 

“Nah itu temanku”ucap Taeyeon seraya menunjuk seorang namja yang sedang duduk membelakangi Taeyeon dan Jessica.

 

Nampak tidak asing. Pikir Jessica ketika melihat punggung namja itu.

 

“Maaf membuatmu menunggu lama”ucap Taeyeon kepada temannya. Jessica hanya melihat mereka saja yang sedang berbincang itu.

 

“Kenalkan Tao, ini sepupuku Jessica”ucap Taeyeon kepada temannya seraya menunjuk Jessica. Saat namja itu berbalik mata Jessica membulat sempurna.

 

Hero”gumam Jessica pelan saat melihat namja itu yang ternyata adalah orang yang sama yang menolong Jessica.

 

Namja itu tersenyum tipis melihat Jessica yang berdiri mematung di tempatnya.

 

Hi”sapa Tao santai.

 

“H—Hi”sapa Jessica canggung.

 

“Huang Zhi Tao”ucap Tao seraya mengulurkan tangannya.

 

Jessica melihat uluran tangan Tao sejenak lalu menatap Tao dengan tatapan bingung.

 

“Ah aku lupa kalau kau—“

 

“Jessica Jung namaku Jessica Jung”sela Jessica memotong ucapan Tao dan menjabat uluran tangan Tao yang sudah Tao tarik kembali itu. Jessica tidak ingin Tao salah paham untuk kali ini.

 

Huang Zhi Tao. Ucap Jessica dalam hati.

10:14 WIB

Minggu, 28 April 2013

***Hero by Жin Genie***

 

 

A/N : Ff ini terinspirasi dari saat motorku mogok pas lagi macet dan dari sekian banyak orang yang ada di sana HANYA seorang PEMULUNG berhati MULIA yang mau nolongin aku. Miris banget aku saat tahu yang nolongku itu seorang pemulung, bukan karena aku ga suka pemulung atau apa tadi dari sekian banyak orang kenapa Cuma pemulung yang punya hati ya? Dari sini aku dalapet pelajaran yang sangat berarti “JANGAN MENILAI SESEORANG HANYA DARI PENAMPILAN LUARNYA SAJA!”

 

Aku harap dari ffku yang ini or dari setiap ffku readers nemuin sesuatu yang kalian jadikan pelajaran.

Iklan

22 pemikiran pada “Hero | Drabble |

  1. my herooooo 🙂
    tao baik banget mau ngembaliin tasnya sica ><
    eh iya eonn kenapa orang2 pertamanya ngga mau bantuin sica??
    eh ternyata akhirnya mereka ketemu lagi di rumah taeyeon
    jangan jangan jodoh *halah ngomong apa aku ini -_-

  2. Ih tuh kan bener kata q tadi .
    Pasti Tao ngeluarin jurus pandanya .
    Wkwkwkwk.
    Apapun ff itu slama mash mengandung toko utama sica eomma pasti q baca .
    Eon Daebak buat km .
    Q SUKA …

  3. Keren eonn ^^
    kesian sica eonni, tpi untng ada tao 😀
    dan aku sngat stuju sama ucpan eonni, “jgn menilai ssorng dri pnampilnnya saja” sipp dahh 🙂

  4. pelajaran kehidupan baruu.. Siip aku ga akan lupa deh,,
    tpii FF nya keree sica kya yg jatuh cinta pda pandangan pertama gtuu yaa.. Hehehe ^^
    #Ditunggu FF mu yg lainnya thor,,Hwaiting 😉

  5. dapat feelnya kokkak, cowoknya cocok kalo tau, mukanya emang nyeremin, sama kaya pas yang adegan dikereta

  6. meskipun udah sering dibilangin buat ‘jangan menilai seseorang dari penampilan luarnya’, tapi kadang-kadang aku masih begitu hehe…
    Taosica ya? Boleh juga ^^

  7. bgus thor,jdi ni pglaman author, gk apa2 ni jdi pglamn skaligus pljrn yg brhrg kn thor…
    & bwd q ff ni jg jdi pljrn bwd readers…
    ok thankyu

  8. Aduhh ..
    Untung ada tao yg nyelamatin sica, klo g mampus deh .. Keke
    iyah .. Aku stuju sama kata2 bijak itu!^^
    wah masa?? Pemulung yg sgt murah hati! Daebak! Moga2 kbaikannya dibales, krna telah mnolong eonniku yang satu ini! Hehe 😀

  9. Weh, tao baik deh ^^
    crita author paraq bgt, masa pemulung doank yg mhau bntuin…
    wah emng org2 saat ini kga pda punya jiwa sosial, tpi thor mnurut aq ff author bnyak mengandung pesan moral

  10. TaoSica momentss !! aku suka couple ini eonnie 😀 … karena ff TaoSica jarang bangett … ditunggu ff lainnya

  11. Wah daebak pesan moralnya nyampe bgt O:) “dont judge the book by its cover” ini singkat tp bermakna bgt eon ffnya. Hehe tao emang the real super hero :3

  12. keren… untung ada Tao.. bener-bener super hero deh Tao, daebak…!! setuju ma author.. jangan menilai orang dari penampilan tapi dari hati *kayak tau aja*.. daebak deh.. tpi gantung, minta sequelnya thor..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s