Between Them | Part 1 |

Between them

 

Title : Between Them

Author : Winda Kurnia Prado

Cast : Jessica Jung

Kai Kim

Xi Luhan

Suport Cast : Kim Taeyeon

Genre : Romance /Angst

Rating : PG-15

Lenght : Chapther

A/N : An : ff ini terinspirasi dari film Hello My Love, tapi ceritanya gak sama kok kayak yang di film. Ada yang udah nonton?

***

 

Seorang yeoja berambut blonde sedang merenungi nasib percintaannya yang tidak pernah bahagia itu. Yeoja itu adalah Jessica Jung. Mahasiswi modern music semester 4 di Seoul University. Menghela napas pelan. Itu adalah aktivitasnya dari beberapa menit yang lalu.

 

“Kenapa hidupku seperti ini? Kenapa namja yang kucintai tak mencintaiku? Apakah aku ini tidak pantas dicintai?”gumam Jessica bingung. Saat ini ia tengah memperhatikan namja yang ia cintai dari kejauhan. Namja jangkung, dingin dan tampan yang saat ini tengah asik memainkan ponselnya merupakan namja yang selama ini Jessica cintai. Namja itu adalah Kai Kim. Kai merupakan cinta pertama Jessica. Jessica mencintai Kai sejak ia duduk di Senior High School sampai sekarang. Jika di hitung sudah sekitar lima tahun lebih Jessica memendam rasa cintanya kepada Kai. Pengecut? Kalian boleh menilai Jessica seperti itu karena selama lima tahu Jessica mencintai Kai, ia tidak pernah menyatakannya cintanya. Ah lebih tepatnya tidak bisa menyatakan cintanya secara langsung kepada Kai karena sebuah kejadian saat di Senior High School.

 

Hari kamis adalah hari Jessica untuk piket kelasnya. Saat itu ia mendapat tugas untuk membuang sampah di halaman belakang sekolahnya. Saat ingin membuang sampah ia melihat pangeran hatinya—Kai Kim. Senyum Jessica mengembang saat melihat Kai. Saat itu Kai sedang berbicara cukup serius dengan seseorang—Jessica dapat melihat itu dari raut wajah Kai. Tapi Jessica tidak bisa melihat lawan bicara Kai karena terhalang sebuah pohon. Jessica yang penasaran secara diam-diam menghampiri tempat Kai. Ia sangat penasaran dengan apa yang Kai bicarakan. Jessica bersembunyi di semak dekat tempat Kai dan tempat itu sangat sempurna untuk bersembunyi terlebih lagi ia bisa dengan sangat jelas mendengar pembicaraan Kai. Akhirnya Jessica bisa melihat orang yang sedang berbicara dengan Kai. Orang itu adalah Xi Luhan—teman satu club Kai. Jessica tahu semua tentang Kai bahkan teman-teman Kai pun ia tahu. Kai menyentuh pundak Luhan seraya menatap Luhan dalam.

 

“Deg!”

 

Entah kenapa jantung Jessica berdebar melihatnya. Jessica mengenyahkan pikiran buruk yang mulai mengganggu otaknya itu. Ia berusaha kembali focus dengan apa yang akan Kai katakan.

 

“Aku mencintaimu Xi Luhan”ucap Kai mantap.

 

Lemas! Seketika tubuh Jessica terasa sangat lemas setelah mendengar perkataan Kai barusan yang tidak pernah ia duga sebelumnya itu.

 

“Test”

 

Kaital bening mengalir begitu saja di kedua pipi Jessica tanpa bisa ia cegah. Ini sungguh terlalu menyesakkan untuknya. Menjadi saksi bisu namja yang ia cintai menyatakan cintanya kepada orang lain bukanlah hal menyenangkan! Terlebih bahwa ternyata namja yang selama ini ia puja itu menyimpang! Menyukai sesama jenis—GAY! Jessica sebisa mungkin untuk mengendalikan perasaannya saat ini, ia tidak boleh ketahuan oleh Kai.

 

“Kenapa diam Lu?”tanya Kai penasaran.

 

“A-aku tidak salah dengar kan Kai??”Luhan balik bertanya. Sungguh pernyataan Kai barusan membuatnya tidak bisa berpikir dengan baik.

 

“Tentu saja tidak!”jawab Kai cepat. “Baiklah akan aku ulangi lagi, aku mencintaimu Xi Luhan”ulang Kai dengan nada suara yang terdengar sangat yakin itu.

 

Mendengar Kai menyatakan cintanya dua kali membuat hati Jessica semakin sakit, tapi ia berusaha focus dengan apa yang akan Luhan katakan karena jawaban Luhan adalah penentu.

 

Jessica dapat melihat Luhan menggigit bibir bawahnya seraya berpikir keras’Kumohon Luhan-ssi say no!’ucap Jessica dalam hati harap-harap cemas.

 

“A—Aku aa—”

 

“Aku tahu Lu sebenarnya kau juga menyukaiku kan?”sergah Kai cepat karena tidak sabar dengan jawaban Luhan yang terlalu lama itu.

 

“Mwo?”seru Luhan kaget.

 

“Sudahlah akui saja Lu, lagipula aku juga sudah tahu. Aku berani menyatakan perasaanku padamu karena aku sudah yakin kalau kau pun memiliki persaan yang sama terhadapku”jelas Kai.

 

“Tapi—“

 

“Tapi apa Lu?”ucap Kai gemas.

 

Luhan menggelengkan kepalanya pelan”Ini salah”gumamnya lirih seraya menundukkan kepalanya.

 

Kai mengangkat dagu Luhan, membuat Luhan menatap kedua matanya. “Apanya yang salah Lu? Aku mencintaimu dan kau mencintaiku”seru Kai.

 

“Jelas salah Kai, kita sesama namja, tidak seharusnya kita memiliki persaan ini”balas Luhan cepat.

 

Kai mendesah pelan. “Xi Luhan dengarkan aku, ini semua tidak salah. Selama aku dan kau saling mencintai tidak ada yang salah. Percaya padaku”ucap Kai berusaha meyakinkan Luhan yang nampak ragu walaupun Kai yakin seratus persen kalau Luhan menginginkannya sama seperti ia menginginkan Luhan.

 

Luhan diam. Nampak sangat Jelas di mata Kai bahwa Luhan tengah berpikir keras—menimbang keputusan apa yang akan ia pilih.

 

“Jadi?”tanya Kai memastikan karena Luhan terlalu lama bergulat dengan pikirannya sendiri.

 

“Ya, aku mau menjadi kekasihmu”ucap Luhan pelan.

 

Setelah mendengar jawaban Luhan, Kai langsung memeluk Luhan erat—menyalurkan rasa bahagianya.

 

Tanpa mereka berdua sadari di balik kebahagian mereka bahwa ada seorang yeoja yang hatinya sangat hancur. Dia adalah Jessica Jung!

 

Setelah kejadian hari kamis kelabu itu, Jessica berusaha untuk menata hatinya kembali dan mencoba melupakan Kai. Tapi sekuat apa pun Jessica mencoba untuk melupakan Kai tetap saja hasil yang ia dapat adalah kegagalan! Rasa cintanya begitu besar untuk Kai, bahkan setelah ia menyaksikan sendiri Kai yang menyatakan cintanya pada Luhan pun persaaanya untuk Kai masih tetap ada bahkan semakin bertambah saja. Sempat terbesit dalam pikiran Jessica untuk menghancurkan hubungan Kai dan Luhan dengan memberitahukan hubungan terlarang mereka kepada orang lain. Tapi ketika melihat Kai yang tengah tertawa bahagia dengan Luhan seketika itu pula niat jahat itu pun ia urungkan dan ia buang jauh-jauh. Rasa cinta Jessica Kai terlalu besar hingga ia tidak tega membuat Kai sedih sedikitpun.

 

“Dorr~!”

 

“Kyaa~”seru Jessica kaget ketika ia di kagetkan oleh seseorang. Jessica tahu betul siapa orang yang berani mengagetinya itu—Kim Taeyeon sahabatnya sendiri.

 

“Ku bunuh kau Kim Taeyeon!”geram Jessica seraya menatap Taeyeon yang kini duduk di depannya dengan tajam.

 

Mendengar itu Taeyeon terkekeh pelan”Mian Sica, lagipula siapa suruh kau melamun terus sampai tidak mendengar kalau aku terus memanggilmu”ucap Taeyeon santai, “Memangnya apa yang kau lamunkan?”tanya Taeyeon penasaran.

 

“Aku tidak melamun Taeng”jawab Jessica cepat.

 

“Lalu?”selidik Taeyeon.

 

“Tuh!”ucap Jessica seraya menunjuk Kai dan Luhan yang tengah asik bercanda menggunakan dagunya.

 

Taeyeon mengikuti arah dagu Jessica dan mendapati Kai dan Luhan. melihat itu Taeyeon mendesah pelan”Sampai kapan kau akan terus menyukai Kai eoh?”tanya Taeyeon lirih. Ia sungguh kasihan dengan Jessica—sahabatnya itu. Mencintai namja yang bahkan meliriknya pun mungkin tidak.

 

“Entahlah Taeng, mungkin selamanya”jawab Jessica ragu. Sungguh ia tidak tahu sampai kapan ia akan mencintai Kai. Jika bisa ia ingin berhenti mencintai Kai dan membuka hatinya untuk namja lain, tapi ia tidak bisa. Entah apa yang membuatnya begitu mencintai Kai, ia sendiri tidak tahu. Yang jelas perasaannya itu ada semenjak ia melihat Kai saat di hari pertama ia bersekolah di Senior High School—lima tahun yang lalu.

 

“Kenapa tidak mencoba menyukai Suho saja? Dia baik, lebih tampan dari Kai dan yang penting dia sangat menyukaimu, bahkan ia mengjarmu sudah dari dua tahun yang lalu”usul Taeyeon.

 

“Aku sudah mencobanya berkali-kali Taeng, tapi tetap saja Kai adalah namja yang aku cintai. Tidak bisa diganti walau dengan seribu Suho sekali pun”ujar Jessica lirih. Tersiksa? Tentu saja!

 

Taeyeon kembali mendesah pelan”Mungkin karena kau belum pernah menyatakan persaanmu padanya, jadi kau tidak bisa merelakanya Sica”ucap Taeyeon.

 

Jessica memikirkan perkataan Taeyeon, mungkin saja perkataan Taeyeon benar. Tidak ada salahnya jika ia mencoba bukan? Yah walaupun ia sudah sangat tahu jawaban apa yang akan Kai berikan padanya nanti. Menolaknya! Apa lagi? Sudah pasti itu jawabannya. Kai tidak menyukai yeoja, ingat itu!

 

“Tapi aku pasti ditolak Taeng, sama seperti beberapa yeoja yang menyatakan cintanya kepada Kai”ucap Jessica lemas.

 

“Setidaknya kau sudah berusaha Sica dan ia tahu kalau kau memiliki perasaan padanya”balas Taeyeon.

 

“Bagaimana? Mau mencobanya?”tanya Taeyeon penasaran.

 

“Baiklah”sahut Jessica pasrah.

 

 

***

 

 

Jessica memantapkan hatinya sebelum ia menyatakan cintanya kepada Kai”Kai”panggil Jessica saat ia sudah ada di dekat Kai dan Luhan.

 

Kai yang tengah asik dengan Luhan pun menoleh ke arah Jessica”Ada apa?”tanya Kai langsung.

 

“Bisa kita bicara sebenatar?”tanya Jessica.

 

“Tentu”jawab Kai santai.

 

“Emm—tapi tidak disini”ujar Jessica sedikit ragu.

 

“Baiklah, tapi Luhan ikut”ucap Kai.

 

Bahkan ia tidak bisa sedikitpun meninggalkan Luhan. Gumam Jessica dalam hati

 

Ne”balas Jessica seraya tersenyum getir ke arah Kai.

 

Jessica, Kai dan tentu saja Luhan pergi ketempat yang lebih sepi dan tempat itu adalah taman belakang kampus mereka.

 

“Katakanlah”seru Kai setibanya mereka di taman kampus yang sepi.

 

Jessica menarik napasnya panjang sebelum menyatakan cintanya kepada Kai”Aku mencintaimu”ucap Jessica akhirnya.

 

Mwo?”seru Kai dan Luhan kompak.

 

Bahkan terkejut saja mereka bersama? Apa itu arinya kalau mereka memang berjodoh? Pikir Jessica sedih sekaligus kesal.

 

“Tapi aku tidak mencintaimu Jessica dan aku juga sudah mempunyai seseorang yang berarti dalam hidupku”ucap Kai hati-hati. Ia takut menyakiti hati Jessica karena di mata Kai Jessica adalah yeoja yang baik dan ia tidak ingin menyakiti hati Jessica dengan kata-kata ketusnya yang biasa ia gunakan ketika ia menolak semua yeoja yang menyatakan cinta padanya.

 

It’s ok, emm—aku tahu kalau kau sudah memiliki kekasih. Aku menyatakan perasaanku padamu agar aku bisa merelakanmu dengan kekasihmu itu. Aku tidak berharap lebih kau akan membalas persaanku”jelas Jessica dengan nada suara yang terdengar santai. Walaupun dalam hatinya ia merintih kesakitan karena penolakan Kai barusan. Ia memang sudah menyiapkan hatinya untuk penolakan Kai ini, namun tetap saja rasa sakit tidak bisa ia hindari begitu saja.

 

Terlihat jelas raut wajah Kai dan Luhan menegang mendengar penuturan Jessica itu”Ka—kau tahu aku sudah mempunyai kekasih?”tanya Kai memastikan. Selama ini tidak ada yang tahu kalau Kai sudah memiliki kekasih. Setiap ia menolak yeoja, ia tidak pernah menyinggung atau membahas tentang orang yang ia suka karena setelah menolak yeoja yang menyatakan cinta padanya ia akan langsung meninggalkan yeoja itu begitu saja.

 

Semenatara Luhan yang berada di antara Kai dan Jessica mulai mengeluarkan keringat dingin, ia takut hubungan terlaranya dengan Kai akan di ketahui oleh orang lain. Ia masih belum siap dengan gunjingan orang di sekitarnya atas penyimpangan seksualnya itu.

 

“Ya dan aku pun tahu siapa kekasihmu itu”jawab Jessica berusaha tenang lebih tepatnya berusaha tenang.

 

Perkataan Jessica barusan membuat Kai dan Luhan membulatkan matanya dengan sempurna. Luhan melirik Kai takut, sementara Kai tersenyum singkat berusaha membuat Luhan sedikit tenang walaupun sebenarnya ia sangat tegang. Atmosfer diantara Kai—Luhan—Jessica sangat tegang saat ini. Jessica menunggu reaksi Kai dan Luhan. sementara Kai dan Luhan menunggu perkataan Jessica selanjutnya.

 

“Kalian berdua adalah sepasang kekasih”ucap Jessica akhirnya.

 

Kai dan Luhan tercekat mendengar perkataan Jessica, seketika wajah keduanya memucat, terutama Luhan yang sangat terlihat jelas itu.

 

“Kalian tenang saja, aku tidak akan memberitahukannya kepada orang lain”ucap Jessica sedikit membuat Kai dan Luhan bisa bernapas lega untuk sesaat. Tapi beberapa saat kemudia Kai menatap Jessica ragu.

 

“Kalian tidak punya pilihan lain, selain percaya padaku”

 

Luhan menganggukkan kepalanya pelan. Memang benar ia dan Kai tidak punya pilihan lain, selain mempercayai Jessica saat ini.

 

“Sudah berapa lama kau tahu aku dan Luhan adalah sepasang kekasih?”selidik Kai.

 

“Lima tahun”ucap Jessica santai.

 

Kai dan Luhan kembali membulatkan matanya karena terkejut mendengar perkataab Jessica barusan”Selama itu? Bagaimana bisa kau tahu kalau aku adalah kekasih Kai?”tanya Luhan penasaran.

 

“Emm kebetulan aku ada saat Kai menyatakan cintanya padamu, saat itu aku sedang piket kelas dan mendapat tugas membuang sampah di halaman belakang sekolah”jawab Jessica jujur.

 

Kai dan Luhan menganggukkan kepalanya sebagai respon”Apa sebelum kejadian Kai menyatakan cintanya padaku kau sudah menyukai Kai?”selidik Luhan penasaran.

 

Jessica menganggukkan kepalanya”Yah begitulah, aku menyukai Kai sejak pertama kali melihat Kai saat Senior High School”jelas Jessica pelan, ia terdengar ragu untuk menceritakannya kepada Luhan, terlebih ada Kai juga disana.

 

“Kenapa kau tidak memberitahukan hubunganku dengan Kai kepada orang lain? Bukankah kau menyukai Kai?”tanya Luhan penasaran.

 

Jessica tersenyum kecil mendengar ucapan Luhan”Bohong jika aku bilang tidak pernah terpikir ke arah sana”ujarnya lirih”Tapi rasa cintaku pada Kai terlalu besar sampai aku tidak tega membuat Kai sedih sedikitpun. Untukku kebahagian Kai jauh lebih penting dari kebahagianku sendiri”tambah Jessica.

 

Kai cukup tercengang mendengar penuturan Jessica, ia tidak menyangka akan ada yeoja yang mencintainya begitu dalam. Tapi terlambat, ia sudah memiliki Luhan di sisinya sekarang dan ia tidak membutuhkan orang lain lagi.

 

Sementara Luhan terdiam sejenak”Mianhae, pasti kau sangat menderita selama ini melihatku dan juga Kai”ucap Luhan pelan terdengar sedih. Luhan bisa merasakan bagaimana perasaan yeoja di depannnya itu—Jessica karena ia pun sama, memiliki perasaan yang sama besarnya kepada Kai.

 

“Sudahlah lupakan, aku sudah terbiasa dengan rasa sakit ini”

 

“Grep”

 

Secara tiba-tiba Luhan memeluk Jessica erat, Jessica tersentak kaget karena perbuatan Luhan yang tidak terduga itu”Mianhae”ucap Luhan dengan nada suara yang lirih. Luhan bisa merasakan bagaimana menderitanya Jessica ketika ia sedang bersama dengan Kai—karena ia juga pernah merasakannya.

 

“Sudahlah, tidak usah seperti ini. Ini semua bukan salahmu atau pun Kai, ini semua sudah menjadi takdir tuhan yang di gariskan untukku”ucap Jessica bijak.

 

“Ehem!”dehem Kai cemburu melihat Luhan memeluk Jessica dengan erat. Mendengar deheman Kai, Luhan akhirnya melepaskan pelukkannya pada Jessica.

 

“Apa kau cemburu Kai?”goda Luhan dengan wajah jahilnya.

 

“Tentu saja”jawab Kai dengan nada suara yang terdengar manja.

 

“Kau sangat pencemburu Kai-ah! Beruntunglah dirimu Jessica-ssi karena tidak menjadi kekasih Kai. Kau tahu Kai itu sangat pencemburu, mungkin kalau kau menjadi aku kau akan stress karena terus di cemburui oleh Kai”gurau Luhan seraya menggelengkan kepalanya seolah-olah menjadi kekasih Kai adalah beban berat untuknya.

 

Ya! Xi Luhan! Jadi begitu, baiklah”ujar Kai pura-pura marah.

 

Melihat keakraban Luhan dan juga Kai membuat hati Jessica semakin sakit saja, ingin sekali rasanya ia menangis dengan kencang sekarang juga untuk meluapkan perasaanya, tapi hal itu Jessica urungkan karena ia tidak ingin merusak kebahagian Kai dan juga Luhan.

 

Jessica terkekeh pelan—hanya pura-pura untuk menutupi hatinya yang sakit”Kau benar Luhan-ssi”ucap Jessica getir.

 

“Tsk, tapi kau suka kan kalau aku cemburu eoh?”goda Kai. Pipi Luhan langsung merah merona karena malu.

 

Aniyo”elak Luhan. Padahal sudah jelas dari wajahnya yang merah merona.

 

Kai menggeleng pelan”Kau tidak bisa membohongiku Xi Luhan, aku terlalu mengenalmu. Lihatlah wajahmu yang merah merona itu”goda Kai lagi.

 

Jessica yang masih berada di antara Luhan dan juga Kai merasa tidak di anggap. Akhirnya Jessica pergi secara diam-diam agar tidak mengganggu kesenangan Luhan dan Kai. Lagipula jika ia tetap berada disana, ia takut tidak bisa membendung air matanya.

 

 

***

“Kenapa? Kenapa aku masih mecintai Kai setelah melihat kemesraan ia dan Luhan? Kenapa? Kenapa tuhan? Apa yang harus aku lakukan ya Tuhan dengan perasaan ini”gumam Jessica bingung. Frustasi? Tentu saja!

 

Saat ini Jessica tengah beradi di tepi sungai Han untuk menangkan pikirannya karena saat melihat air yang tenang pikiran Jessica yang kacau pun bisa menjadi sedikit tenang. Cara ini selalu ampuh jika Jessica sedang kacau.

 

Bayang-bayang kemesraan Kai dan Luhan masih saja berputar di otak Jessica. Sungguh sangat menyiksanya. Tidak terasa air mata Jessica yang tadi ia tahan pun mengalir begitu saja di kedua pipinya. Sakit dan menyesakan itulah yang Jessica rasakan saat ini.

 

Jessica mengepalkan tangannya kuat, mulai sekarang ia akan berusaha untuk melupakan Kai dan membuang jauh-jauh perasaanya kepada Kai.

 

 

 

 

 

********** Between Them **********

 

Iklan

33 pemikiran pada “Between Them | Part 1 |

  1. kya…
    omo..
    nyesek banget..
    GAY? luhan oppa sama kai oppa GAY? errr….
    ngga seperti yang aku duga, kirain jessica direbutin sama luhan oppa sama kai oppa gitu..
    ya udah, lanjut deh thor.

  2. *sigh kai-luhan gay.. engga kebayang.. tapi bagus unn tema baru, ceritanya juga keren… tapi kenapa gay.. ya sudah lah.. 😀

  3. wah crita bru yg bner2 lain dr yg lain. gila bru x ni thor bc crita pmeran utma’a nmja’a gay.. tp law dikhayalin lucu x ea kailu itu gay..
    ngesss…
    oh pnsaran thor.
    udh lma gk updqte lg , s’x update lgsung publish 3 ff…
    & smua bkin pnsaran. good job bwfd author…
    ok q brhenti disni dlu,gk sbr ni mo bc part 2’a ntar q comment lg ea..
    cayooo

  4. wah*Nganga
    LuKai Homo?? O.O kasian sica nyaa,,padahal udh suka sma kai lama bgt U.U next chap update son Ne,,Hwaiting 😉

  5. Ehemm
    test ..
    Test ..
    Jujur baru kali ini aku baca cerita yg agak sedikit mengandung penyimpang seksual seperti ini, gay ..
    Mudah2an jessica bisa ngelupain kai, aku aja g kuat ngebayanginnya,,,
    lanjut dulu yoo ..

  6. KYA KYA KYA
    WHAT ARE YOU DOING TO THEM EON?
    aku ngga sanggup ngeliat sica nangis hiks hiks 😦
    terus kenapa kedua bias utama aku jadi gay coba?
    mending kalian sama aku aja *lohh??
    tapi bagus ko eon
    DAEBAKKKKK 🙂

  7. OMG !!!
    KAI ! LUHAN ! dia Gay !!!
    kasian jessica yg harus merelakan cintanya itu.huhuhu padahal kan udah lima tahun jessica memendam perasaan ama kai -.-
    oke, FF ini menurutku bagus feel ama ceritanya dapet banget 🙂
    hwatting #bow

  8. Haha geli ih bacanya, kok luhan sama kai nya dibikin gay sih thor -_- kan kesian noh jessica nya.. tapi seru sih keren deh 🙂

  9. Eiii aku baru baca part 1nya! xd #salim
    Jadi kai-luhan itu homo wkwkkkk.. Sabar ya sicaaa~ oke udah tau asal mula ceritanya lanjut dulu chap 2!

  10. Eonn mian aku telat lagi baca ff mu
    u.u
    BTW ff mu bagus
    Tapi ..
    Apa ini u.u
    Luhan sama kai guy OMG
    Aku makin penasaran niih

  11. Uwa? Jadi kai itu g normal? Begitu pula dengan luhan? Aduh… pas baca agak sedikit geli sih pas yg si kai bilang aku mencintaimu ke luhan, dan luhan nerima, aduh…. jadi geli kalo di inget
    tapi ff nya keren, jadi pngn lanjut!!
    daebak!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s