D’Popular | Part 10 |

D'popular-hansica

 

Title : D’Popular

Author : Winda Kurnia Prado

Editor : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Xi Luhan

Kris Wu

Tiffany Hwang

Zhang Yixing

Kim Suho

Oh Sehun

Kim Jongin

Park Chanyeol

Nam Jihyun

Lee Jieun

 

Genre : Romance

Rating : Teen

Length : Chapther

Part 10

 

 

 

“Tok tok”

 

Terdengar suara ketukan dari luar pintu ruang kepala sekolah.

 

“Silahkan masuk”ucap kepala sekolah dari dalam.

 

Setelah mendengar perintah dari dalam Jessica segera masuk kedalam ruang kepala sekolah. Saat masuk Jessica langsung disambut senyum manis kepala sekolah yang duduk di kursi kebesarannya.

 

“Ah Sooyeon-ssi kau dipanggil oleh Jung sajangnim dan diminta untuk segera keruangannya”ucap kepala sekolah seraya menghampiri Jessica dan memberi kode untuk Jessica mengikutinya kesebuah ruangan rahasia yang terdapat di dalam ruangan kepala sekolah.

 

“Ini dia ruangan Jung sajangnim”ucap kepala sekolah setelah mengantar Jessica kesebuah pintu yang bercat cokelat tua.

 

“Kamsahamnida”ucap Jessica seraya membungkuk.

 

“Ah ne”sahut kepala sekolah sedikit canggung.

 

“Tunggu seonsaengnim”Jessica mencegah kepala sekolah yang ingin kembali ke ruangannya.

 

“Ada apa Sooyeon-ssi?”tanya kepala sekolah ramah.

 

“Apa seonsaengnim tahu siapa aku?”tanya Jessica hati-hati.

 

Kepala sekolah tersenyum kecil. “Tentu saja aku tahu, Jessica Jung anak dari Jung sajangnim”jawab kepala sekolah santai.

 

Jessica tersenyum kikuk. “Bisakah anda rahasia kan siapa diriku yang sebenarnya?”pinta Jessica.

 

“Tentu saja, rahasia anda akan aman”ucap kepala sekolah meyakinkan Jessica.

 

Jessica membungkuk kan badannya Sembilan puluh derajat. “Kamsahamnida seonsaengnim”ucap Jessica lalu masuk kedalam ruangan daddynya—Jung Yunho.

 

“Kriet”

 

Jessica membuka pintu ruangan daddynya dengan pelan, Jessica berencana mengejutkan daddynya yang sedang sibuk dengan beberapa berkas di atas meja kerjanya. Jessica berjalan mengendap, ia ingin menutup mata daddynya.

 

“Jessi”seru Jung Yunho seraya menoleh ke arah Jessica. Ternyata Yunho menyadari kehadiran Jessica walaupun Jessica sudah mengendap-endap masuk kedalam ruangan Yunho—daddynya itu.

 

“Ahh daddy tidak asik”seru Jessica sedikit kesal seraya menghempaskan dirinya di sofa yang terdapat di dalam ruangan Yunho.

 

Yunho menghampiri Jessica dengan dahi berkerut, bingung dengan sikap anak yeojanya ini.

 

Waeyo?”tanya Yumho lembut seraya duduk di samping Jessica.

 

“Tadi aku berniat mengagetkan apa, tapi apa sudah tahu kedatangaku”jawab Jessica seraya mengerucutkan bibirnya seperti anak kecil.

 

Mendengar perkataan jujur anaknya membuat ia tertawa riang. “Hanya karena itu?”tanya Yunho jahil membuat Jessica semakin mengerucutkan bibirnya.

 

“Tentu saja daddy tahu itu kau, daddy hapal dengan wangi parfume yang kau gunakan”ucap Yunho seraya menyentil hidung Jessica gemas.

 

“Lalu untuk apa daddy memanggilku?”tanya Jessica yang ingat tujuan awalnya.

 

“Ah itu, daddy ingin mengajakmu pulang bersama”jawab Yunho santai.

 

Jessica menatap daddynya tidak percaya. “Hanya itu?”tanyanya memastikan.

 

Yunho mengangguk santai.

 

No, aku ingin pulang naik bus daddy, aku ingin belajar menjadi mandiri”tolak Jessica beralasan.

 

“Belajar mandirinya hari ini libur saja dulu, besok dilanjutkan lagi”bujuk daddynya.

 

Ah kenapa daddy tidak mengerti juga sih?seru Jessica kesal dalam hati.

 

“Oh ayolah dad”Jessica mulai malas dengan daddynya yang kadang berlebihan itu.

 

“Baiklah, daddy tidak akan memaksa lagi”ucap Yunho menyerah seraya mengangkat kedua tangannya ke udara.

 

Jessica tersenyum kecil melihat tingkah daddynya itu. “Dad”panggil Jessica.

 

“Ya?”

 

“Apa aku boleh meminta bantuan daddy?”tanya Jessica meminta ijin.

 

“Tentu saja sayang, kau kan anak daddy. Kenapa jadi sungkan begitu eoh?”seru Yunho bingung.

 

 

 

***

“Jokwon kau di panggil oleh kepala sekolah”ucap teman sekelas Jokwon saat Jokwon kembali ke kelas.

 

“Ah ne”seru Jokwon dan berjalan menuju ruang kepala sekolah.

 

“Sebenarnya ada apa aku di panggil ke ruangan kepala sekolah”gumam Jokwon bingung

 

“Tok tok”

 

Jokwon mengetuk pintu ruang kepala sekolah saat sampai di depan pintu ruang kepala sekolah.

 

“Masuk”seru kepala sekolah dari dalam ruangannya.

 

“Kriet”

 

Jokwon membuka pintu ruang kepala sekolah dengan hati-hati.

 

“Silahkan duduk Jokwon-ssi”seru kepala sekolah mempersilahkan.

 

“Kamsahamnida seonsaengnim”ucap Jokwon seraya duduk di kursi yang berada tepat di depan kepala sekolah.

 

“Kau tahu kenapa kau di panggil kemari?”tanya kepala sekolah.

 

Jokwon menggeleng pelan. “Saya tidak tahu seonsaengnim”jawab Jokwon sedikit takut.

 

“Kau di panggil oleh pemilik sekolah ini”jelas kepala sekolah memanggil Jokwon ke ruangannya.

 

“Deg”

 

Tiba-tiba pikiran Jokwon melayang kejadian beberapa waktu lalu, saat ia berbicara dengan Sooyeon.

 

Apa benar Sooyeon anak dari pemilik sekolah ini? pikir Jokwon ragu.

 

“Ke—kenapa aku di panggil oleh pemilik sekolah ini?”tanya Jokwon takut sesuatu yang buruk akan terjadi padanya.

 

“Saya juga tidak tahu Jokwon-ssi, saya hanya mendapat tugas untuk memanggilmu saja”jawab kepala sekolah jujur.

 

“Ikut saya”seru kepala sekolah seraya berjalan ke arah ruangan pemilik sekolah—Jung Yunho.

 

Dengan perasaan cemas Jokwon mengikuti kepala sekolah dan sampailah ia pada sebuah ruangan yang ia yakini sebagai ruangan dari pemilik Hanyang Senior High School.

 

“Masuk lah”perintah kepala sekolah.

 

“Kamasahamnida seonsaengnim”ucap Jokwon sebelum kepala sekolah meninggalkannya di depan ruangan Jung Yunho.

 

Jokwon menarik napasnya dalam sebelum mengetuk pintu cokelat tua itu.

 

“Tok tok”

 

“Masuk”seru suara dari dalam.

 

Setelah meyakinkan dirinya sendiri akhirnya Jokwon memberanikan diri masuk ke dalam ruangan dari pemilik Hanyang itu.

 

“Ah jadi kau yang bernama Jokwon?”tanya seorang namja paruh baya yang masih terlihat gagah dari meja kebesarannya. Jung Yunho nama orang itu yang dilihat dari papan nama yang terdapat di meja kerjanya.

 

“Ne”jawab Jokwon dengan nada yang bergetar.

 

“Sepertinya kau sangat tegang Jokwon-ssi? Santai saja, saya tidak akan memakanmu”ucap Yunho ramah, berusaha membuat murid sekolahnya itu nyaman berada satu ruangan dengannya.

 

“Ah ne”balas Jokwon berusaha santai walau pun masih terdengar sedikit tegang.

 

“Oh ya, silahkan duduk Jokwon-ssi”seru Yunho mempersilahkan Jokwon untuk duduk.

 

“Ne”sahut Jokwon patuh.

 

Dengan sedikit rasa sungkan dan takut Jokwon duduk di sofa putih yang berada dalam ruangan Yunho.

 

“Sudah lah, santai saja”ujar Yunho seraya menghampiri Jokwon dan duduk di sofa yang berada tepat di hadapan Jokwon.

 

“Daddy, aku tidak suka pengharum kamar mandi di sini, baunya sangat menyengat!”teriak seorang yeoja dari dalam kamar mandi yang terdapat di dalam ruangan Yunho yang megah dan mewah itu.

 

“Ah baiklah, nanti daddy akan menyuruh orang untuk menggantinya honey”balas Yunho juga sedikit berteriak agar anaknya yang berada di dalam kamar mandi juga mendengarnya.

 

“Ah maaf Jokwon-ssi, itu suara anak saya”ucap Yunho yang merasa tidak enak dengan Jokwon.

 

“Ne, gwenchana sajangnim”balas Jokwon memaklumi.

 

“Ah baiklah, langsung saja. Apa kau tahu kenapa saya memanggilmu?”tanya Yunho langsung pada intinya.

 

Dengan susah payah Jokwon menelan salivanya. “A—aniya sajangnim”jawab Jokwon takut.

 

Yunho tersenyum ramah.

 

“Kriet”

 

Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, keluar lah seorang yeoja berambut kepang dua dan berkacamata.

 

“Glek”

 

Tenggorokan Jokwon tercekat, keringat dingin mulai keluar dari pori-pori kulitnya melihat yeoja itu yang tak lain adalah Jung Sooyeon—Jessica Jung.

 

Sementara Jessica tersenyum manis ke arah Jokwon. Bukan, lebih tepatnya sebuah seringai penuh kemenangan yang tersunging di bibir merah Jessica apalagi setelah melihat wajah ketakutan yang di tunjukkan oleh Jokwon.

 

Jessica berajalan menghampiri Yunho dengan tatapan terus tertuju pada Jokwon—tatapan mengintimidasi yang begitu menakutkan yang Jessica miliki dari seorang Jung Yunho.

 

Dad, kenapa tidak bilang jika sedang ada tamu”ucap Jessica manja seraya duduk di samping Yunho.

 

Waeyo Jessi? Dia kan teman sekolahmu juga”tanya Yunho bingung karena Jessica tidak pernah memberitahu Yunho tentang penyamarannya sebagai yeoja miskin dan jelek yang menerima beasiswa di Hanyang.

 

“Aniya, aku keluar dulu”pamit Jessica dan berjalan ke arah pintu, tapi sebelum itu Jessica membalikkan badannya untuk menatap Jokwon sekali lagi yang kebetulan Jokwon juga tengah menatapnya langsung saja seringai Jessica kembali ia tunjuk kan kepada Jokwon.

 

Jessica sengaja keluar terlebih dahulu untuk menunggu Jokwon dan menyelesaikan masalahnya dengan Jokwon yang sebentar lagi akan berakhir dengan kemenangan di tangannya.

 

 

***

Dengan cepat Jessica menghang Jokwon ketika Jokwon melewatinya. Jokwon terkejut melihat Jessica ada di hadapannya dengan tangan dilipat di dada.

 

“Mau apa kau?”tanya Jokwon ketus.

 

“Waw, kau masih berani bersikap kurang ajar padaku setelah kau tahu siapa aku Jokwon-ssi?”tanya Jessica dengan nada meremehkan seraya menatap Jokwon dari atas ke bawah lalu kembali ke atas. Cara yang sama dengan cara dulu Jokwon menatapnya remeh.

 

“Memangnya kenapa?”tantang Jokwon.

 

Jessica tertawa sumbang. “Apa kau tidak takut di keluarkan dari sekolah ini dan di black list dari sekolah di seluruh Korea?”tanya Jessica sinis.

 

“Tidak, Jung sajangnim tidak akan melakukan itu padaku”jawab Jokwon dengan sangat percaya diri.

 

“Tsk, kau terlalu percaya diri Jokwon-ssi”balas Jessica datar.

 

“Tentu saja, karena aku salah satu murid berbakat di sekolah ini. Aku sering mengikuti kontes menyanyi dan aku sering memenangkannya dan membuat harum nama sekolah”balas Jokwon tidak mau kalah.

 

“Hanya itu?”tanya Jessica remeh. Bahkan Jessica memiliki suara lebih bagus dari Jokwon dan ia juga memiliki bakat yang lebih banyak dari yang Jokwon miliki.

 

Jokwon mengangguk kan kepalanya.

 

Jessica kembali tertawa sumbang. “Kau ini polos sekali Jokwon-ssi, kau pikir orang sibuk seperti daddy ku akan tertarik dengan prestasi kecil yang kau lakukan eoh?”ujar Jessica remeh dengan seringai di wajah cantiknya.

 

“Alasan utama daddy ku memanggilmu bukan karena prestasi tidak pentingmu itu, tapi karena aku yang memintanya untuk memanggilmu”tambah Jessica sinis.

 

“Lalu apa tujuanmu?”tanya Jokwon langsung.

 

“Pertanyaan yang bagus Jokwon-ssi”seru Jessica senang.

 

“Aku hanya ingin membuktikan ucapanku padamu”ucap Jessica serius.

 

“Kau tahu kan kalau aku ini siapa?”tanya Jokwon menantang.

 

“Tentu saja, orang yang suka menyebarkan gossip murahan di sekolah ini”jawab Jessica santai.

 

“Dan kau baru saja memberitahu informasi yang sangat bagus”ujar Jokwon lalu tertawa sinis.

 

Jessica mendengus pelan. “Huh, aku kira orang yang sekolah di sini itu memiliki tingkat otak yang bagus, tapi ternyata orang berotak dangkal sepertimu pun bisa masuk”ucap Jessica sinis. Jokwon menggeram mendengar Jessica menghinanya.

 

“Aku memberitahu identitas asliku padamu bukan untukmu menyebarkannya Jokwon-ssi”ucap Jessica seraya menatap Jokwon dengan tatapan tajam yang menusuk.

 

“Lalu?”

 

“Apa yang membuat Luhan dan teman-temannya menjadi penguasa di sekolah ini dan di takuti oleh banyak orang eoh?”tanya Jessica.

 

“Tentu saja karena uang dan kekuasaan orangtua mereka”jawab Jokwon cepat.

 

Jessica menjentikkan jarinya. “Tepat sekali”serunya seraya menyeringai. Kali ini Jokwon mengerti arah pembicaraannya dengan Jessica.

 

“Keluargamu mempunyai sebuah restoran yang cukup mewah kan di daerah Gangnam?”tanya Jessica santai.

 

“Iy—apa yang mau kau lakukan Jung Sooyeon?”tanya Jokwon kesal.

 

“Yah jika kau tidak ingin restoranmu itu bangkrut atau semacamnya kau cukup menjaga identitas asliku dan berhenti menggangguku dengan gossip tidak bermutumu itu. Atau—”ucap Jessica menggantung.

 

“Atau apa?”tanya Jokwon ketakutan.

 

“Bersiap menjadi miskin seperti penyamaranku”ucap Jessica tajam dan penuh penekanan pada setiap kata yang keluar dari mulut kecilnya.

 

“Ternyata kau sangat licik Jung Sooyeon”geram Jokwon seraya mengepalkan tangannya kuat.

 

Lagi-lagi Jessica tertawa sumbang. “Itu semua aku pelajari dari kalian para d’popular sekolah ini yang selalu memanfaatkan uang dan kekuasaan orangtua kalian”ujar Jessica santai lalu pergi meninggalkan Jokwon.

 

“Satu pengganggu kecil sudah aku bereskan, sekarang tinggal kelompok Luhan dan Jieun yang akan mendapat giliran”gumam Jessica.

 

“Aku harus mencari tahu apa yang kelompok Luhan rencanakan padaku”ucap Jessica.

 

“Ah sebaiknya aku telpon Kai”tambahnya lalu mengeluarkan ponsel putihnya.

 

 

 

***

 

Jessica menunggu bus di halte dekat sekolahnya namun sudah 37 menit lebih bus yang ia tunggu tidak ada satu pun yang lewat.

 

“Kenapa busnya lama sekali sih”gumam Jessica kesal.

 

Hari sudah mulai sore dan sekarang keadaan sekitar sudah sangat sepi hanya ada dirinya murid Hanyang yang belum pulang dan dua orang dengan pakaian santai yang masih menunggu bus bersamanya.

 

“Huft sekolah sudah sangat sepi”gumam Jessica kesal.

 

“Eh? Sepi”gumam Jessica senang.

 

Jessica mengambil ponsel putihnya dari saku jas sekolahnya lalu menghubungi seseorang.

 

Yeoboseo”seru Jessica ketika orang di sebrang mengangkat panggilannya.

 

“…”

 

Tolong jemput aku di sekolah”ucap Jessica kepada orang yang ia telpon.

 

“…”

 

Waeyo ahjussi?”tanya Jessica dengan dahi berkerut.

 

“…”

 

Ahh aniya, ahjussi tunggu saja mobilnya di bengkel”ucap Jessica.

 

“…”

 

Annyeong”ucap Jessica mengakhiri panggilan telponnya.

 

Jessica menatap ponselnya sebal, sekarang ia sedang bingung harus menghubungi siapa.

 

“Ah Lay gege”serunya senang lalu segera menghubungi Lay.

 

Lay jemput aku di sekolah”seru Jessica langsung ketika Lay mengangkat panggilan darinya.

 

“…”

 

Cepat! Aku sudah sangat lelah”rengek Jessica.

 

“…”

 

Annyeong

 

Tiba-tiba saja ada sebuah motor sport putih yang berhenti tepat di hadapan Jessica. Jessica mengernyitkan dahinya bingung.

 

“Sooyeon”seru pengendara motor itu seraya menaikan kaca helm yang ia kenakan.

 

“Kris!!”seru Jessica terkejut.

 

Kris tertawa renyah di balik helm yang ia kenakan. “Tidak usah terkejut seperti itu, aku bukan hantu”ejek Kris lalu membuka helm yang ia kenakan dan membuat rambutnya sedikit berantakan.

 

“Keren”gumam Jessica tanpa sadar saat melihat Kris dengan rambut sedikit berantakan.

 

Kris tersenyum kecil melihat Jessica yang menatapnya tanpa berkedip sedikit pun. “Tidak usah terpesona seperti itu”ejek Kris lagi.

 

“Eh?”seru Jessica bingung. Lamunannya tentang Kris lenyap begitu saja.

 

“Sepertinya aku begitu keren di matamu”ejek Kris lagi.

 

“Blush”

 

Wajah Jessica memerah karenannya, Jessica menggigit bibirnya pelan seraya mengusap tengkuknya canggung—menandakan ia sedang gugup.

 

“Mau aku antar pulang?”tawar Kris.

 

Jessica terdiam. Ia bingung harus berkata apa.

 

“Sekalian aku ingin tahun dimana rumahmu”tambah Kris seraya tersenyum kecil.

 

Jessica terpesona dengan senyuman yang tersungging di bibir Kris, tapi seketika itu juga ia tersadar kalau Kris tidak mungkin tersenyum seperti itu jika tidak ada maksud lain.

 

“Sebenarnya apa yang kau inginkan?”tanya Jessica mulai serius.

 

“Aku hanya berniat baik ingin mengantarmu pulang dan sekaligus aku ingin tahu dimana rumahmu”jawab Kris santai.

 

“Tidak, aku ingin menunggu bus saja”tolak Jessica cepat.

 

“Ayolah, jangan membuatku semakin curiga padamu”ujar Kris.

 

“Walaupun aku mengajakmu kerumahku kau akan tetap curiga padaku kan?”ujar Jessica malas.

 

Jessica menatap Kris intens menyadari sesuatu yang berbeda dari Kris saat ini dan biasanya. “Diamana kacamatamu?”tanya Jessica menyelidik.

 

“Ada di dalam tas”jawab Kris santai.

 

“Memangnya kau bisa melihat tanpa kacamatamu itu?”tanya Jessica masih menyelidiki Kris.

 

“Tenang saja, aku masih bisa melihat dengan cukup baik jika masih terang”jawab Kris masih dengan gayanya yang biasa—santai.

 

“Sudah cepat naik, nanti hari semakin larut dan aku tidak bisa melihat dengan jelas jika malam hari”perintah Kris seraya menarik tangan Jessica.

 

Jessica diam.

 

“Ada apa lagi?”tanya Kris bingung.

 

Jessica masih diam.

 

“Kau takut?”tanya Kris.

 

Jessica mengagguk kan kepalanya. “Aku tidak pernah menaiki motor sebelumnya”ucap Jessica jujur.

 

“Sudah kau tenang saja aku akan pelan-pelan”ucap Kris menenangkan Jessica. Setelah Kris berkata seperti itu akhirnya Jessica menerima ajakan Kris yang ‘berniat’ mengantarnya pulang. Melupakan Lay yang saat ini tengah di jalan untuk menjemputnya.

 

“Pegangan”seru Kris dari balik helmnya sebelum melajukan motornya.

 

“Apa?”tanya Jessica yang tidak mendengar perkataan Kris karena terhalang helm.

 

Kris menarik tangan Jessica agar memeluk pinggangnya.

 

“Eh?”seru Jessica bingung.

 

Tiba-tiba saja Kris melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.

 

“Kyaaaaaaaa”seru Jessica histeris lalu secara reflek memeluk Kris dengan begitu erat—berharap ketakutannya akan hilang.

 

 

 

 

 

*****D’Popular*****

 

 

Iklan

70 pemikiran pada “D’Popular | Part 10 |

  1. Kyaaa~~~
    akhirnya dipublish juga nih ff ^^ ehm, udah berjamur nih nunggu ff ini dipublish 🙂 wkwkwk

    Chapter yang kutunggu tunggu KrisSica Moment 🙂 kayanya Kris suka nih ama Jessica ^^
    oke, untuk next chapter ditunggu deh ~.^ jangan lama lama dipublishnya yaww~
    hwatting..

  2. yeeee,,,….
    akhhirnya klluar juga . .

    wah sica memng licik (Y)
    pengn ketawa ngbayangin expresi jokwon ky gmn, stelah tau id sica…
    wwkwkkwkwwk..

    cangkaman…
    loh kok sica ikut ajakan kris?.
    sm ja sica buka kedokny secara langsung, tp klo ntar alasan sica mint diturunin ditengah jln kris makin curiga donk!…?

    lanjut, jngn lama Ne..

    HWAITING (Y)

  3. Akhirnya,jokwon sudah mengetahui jessica sebenarnya.
    Selepas ini, apa kris juga akan mengetahui identiti jessica?
    Masih penasaran banget sifat kris sebenarnya…
    Ditunggu lanjutannya.

  4. akhirnya ff nya di post juga (~’-‘)~
    aku nungguin banget ff ini >w<
    jokwon udah tau identitas jessie. kris kayaknya nyelidikin jessie bgt deh. ditunggu yah kelanjutannya~ jangan lama lama 😀

  5. nah lo… Jess lupa sama lay… Ntar pasti ribut deh tu kakak-beradik..
    Kris nganterin jess… Ntar ketauan deh penyamarannya…

  6. Ceritanya makin seru!!
    Akhirnya sica nunjukin jati dirinya jga sama jokwon
    Rasain lu jokwon hahahaha#evil laught
    Eh iya,,pairinya apa nh? KriSica/LuSica?
    Klo jawabannya rahasia aku mau bertapa di air terjun 7 hari 7 malam berdoa spaya lusica#kafir
    Ok aku udh komenkan eon?
    Walaupun gk bermutu yang penting komenkan hahahahahaha#peacee

  7. Aahhhhh tidak ikhlas kalau ada Krisica moment uweee ._.v Luhan kemana Luhan? Ayoo Luhan Luhan (?)

    Oh kasian dong Lay nya kan udah mau Jemput juga, ihs Kris!! Jessica juga mau aja.. Yaudah unn lanjutnya jangan lama lama yaa ^^

  8. Asikkk Krissica Moment ^^
    Jokwon Terima saja nasib mu wkwkw,,sumpah aku paling seneng bca pas bagian Jokwon di teken sma sicaa >< next chap update son Ne,,Bnyakin Moment Krissica nya ya thorr,,Hwaiting 😉

  9. wkwkwkwk..
    gak bisa diungkapin lewat kata-kata..
    keren banget ffnya thor.
    ha ha ha..
    rasain tuh si jokwon yang sombong, emang enak digutiin sama sica eon?
    lanjut……. thor, ditunggu part selanjutnya.
    tapi sayang, part ini kenapa luhan oppa gak keluar thor?

  10. Krissica moments.
    Akhirnya, jokwon sudah tahu sebenarnya identiti jessica.
    Apa yang akan dilakukan oleh jessica pada luhan cs?
    Penasaran banget nih.
    Lanjutkan ya.

  11. eonni cuma ada satu kata yang mau aku bilang “DAEBAK”
    serius ini keren banget eon 😀
    cuma ngga ada luhannya eon 😦
    ih kasian laynya dilupakan -_-

  12. jessicanya kereenn….. hahaha kebayang wajah jokwon yg ketakutan,
    ngebayangin kris kaya gitu bikin gila sendiri.. #plakk
    krisnya mau di ajak ke rumah sicca ??
    X_X

  13. Waahh ternyta udh bnyk ff yg dipublish, aku ktinggalan bacanya -.- dan akhrnya D’populer kluar juga 🙂 rasain tuh si jokwon akrnya die tau kalo jessi itu anak orng kaya 😀 jessi sama kris so sweet deh ^^ ditunggu eon part slnjutnya..

  14. demen sama gaya nya jessica disini, keren gitu. kris nya kok misterius gitu sih o.O next part ditunggu yahhh , pengen liat apa yang bakal dilakuin jessica ke luhan & ji eun 😀

  15. Hwaaaaaaaaaaaaaaa akhirnya dilanjut jugaaaaaaa *terharu*
    Dilanjut neee.. jangan lama2 aku udah penasaran tingkat tinggi -_-

  16. Kya….!!!!!
    Akhirnya mncul jga nih ff..
    Aku nungguin’na smpe jenggotan #lebay
    wahh thor mkin seru nih ^^
    can’t wait next chapt ~
    #Fighting ^^

  17. .,hhaha, sneng bget jokwon di kerja’i ..
    hemz .. krisica, aku suka aku suka ,,
    jgn lama” ya thor publish next chapternya ,, hhehe ,,
    🙂

  18. ya….. udh dipublish ea, smpet down ni mkirin ff ni gk dipublish2.. oke chapter bkin greget thor, gk kbyang muka jokwon gmn gr2 sica buka kdok diri.
    q pkir kris itu emg naksir sm sica, & kyak’a kris itu sm dehc kyk sica, dia itu anak org kaya jg x.
    gmn blg’a. pkok q pnasran sm identitas kris yg sbenar’a?? ditggu thor part slnjut’a..

  19. Yey, akhirnya d post jga chapter 10’a..
    Tp sdih jg krn ff lusica yg way back into love blm lnjt, cpt d post ea eon..

  20. Omona omona .
    Unnie lama sangat ini ff keluar .
    Q sangat merindukany #plak .
    Ya ampun kris sebener’a km tau sica yg sebener’a yah . Keren ayo unnie fighting lanjutin

  21. Blush~
    Seketika pikiran gue langsung melayang jauh, gue kira di part ini Luhan Cs-nya bakalan ngerjain JessJung! Eh? Ternyata enggak, pendek banget! Okeh~ maap. Kalo komennya tidak mengenakan, ditunggu part selanjutnya, Krissica Jjang!

  22. Wahh Daebakk… 😀

    udah cukup lama menunggu akhirnya ada juga KrisSica Momen yg so sweet….
    Jadi senyum sendiri bacanya… 🙂

    uhg… Rasain Jokwon kaget sendirikan saat tau Siapa Sica eonni sbnarnya…

    Lanjut… Ditunggu kelanjutan ceritanya…

  23. akhirnya dilanjutin juga,,,
    aaa~ jesica udah bilang sama jokwon,,, *kasian deh lu jokwon*
    gk bisa macam-macam kan,,, *hahahah

    knpa sica harus dijemput sama kris ??
    sama luhan aja maunya *ngarep*
    hati-hati loh sica kalau penyamarannya dibongkar,,,

    thor,,, endingnya harus LuSica !!

    semangat thor,,,
    hwaiting!! lanjuuuuuuuuutt

  24. Annyeong…
    Aku reader baru disini…
    Namaku Kana tapi eun ra juga boleh ^^
    Author lanjutannya mana??? Gak sabar nanti kalo Luhan and the geng tau kalo Jessica anak orang kaya!!!
    Nextnya jangan lama – lama

  25. huaaaa…ini ff udah ditunggu2 keren ahh makin suka;3
    kayaknya kris juga sama kaya sica nyamar gitu’-‘
    lanjut ya kak, jangan lama2:D

  26. Luhan, jangan muncul dulu ya ._.
    Pairingnya krissica dong thor .. Plis plis plis (?)
    Okelah terserah author yang penting saya suka ceritanya (y)

  27. Annyeng thor aku readers baru mu, mian aku baru komen di part ini abis nya seru bgt sih 😀
    Aku suka sm karakter sica disini, diam2 menghanyutkan~ kkk
    Penasaran sm apa yg direncana in Luhan and the gengz(?)
    Disini ada Kris-Sica moment walaupun sedikit 😀
    Lanjut cepet ya thor, penasaran nih 😉

  28. wah ternyata si jessica ngancem jokwon toh. abis ini luhan dkk nih yang bakal dihabisin sama jessica. btw itu jessica nggak kasian apa sama lay yang udah mau jemput eh malah bareng kris. tapi kalo nggak gitu ntar ketauan. btw ntar jessica bakal kasih tau rumah asli atau palsu ya? author, lanjutannya jangn lama2 ya. soalnya aku udah penasaran tingkat dewa nih wkwkwk

  29. kyaaaaaaaaa krissica ❤
    hehe lay bagaimana nasibnya itu kkk ~
    lanjut thor penasaran, cerita nya seru
    banyakin krissica juga yak hehe :v
    sebelumnya, saya readers baru.. mian baru komen di part ini
    tadi bacanya ngebut dari part 1 jadi langsung komen disini aja hehe
    hwaiting thor ^^)/

  30. YESSS,,
    terima kasih buat author yan udh ngelanjutin ff ini.. 🙂
    penasaran ama kelanjutann ceritanya,,
    apakah Jokwon akn ttap bersikap tdk baik sma Sica eon ??
    trus kris kyak mkin pnasaran sma Sica..

    ditunggu lanjutannya Thorrr..
    hwaithing.. 🙂

  31. uwaahhh lanjutin yah authorr.. ceritanya keren banget! kekekeke jadi penasaran selanjutnya gimana tuh?? si jokwon udah tau, trus ntar kan si kris nganterin jessica kerumahnya. kira-kira kris baklan tau ga yah jessica itu sebenernya siapa? tapi daebak thor! lanjutin yah! ppali ppali juseyo! kekekeke

  32. Annyeong Haseyo !!
    SLam knaL#newreader

    ngebut bca dri chap 1 – 10, n brakhir koment d.sni….
    Aq bca ff ini krena dpat rekom…. N hasiLnya,
    Author Jjang !!
    Jessica Jjang !!
    Sukaaa bgt ama krakter Sica, thank buat author yg bkin krakter Sica,,,,
    nah, gmna dgn keadaan abang Lay ?? Kkk~

    Lanjut ya ,,
    Fighting !!!

  33. Waaa…. penasaran kelanjutannya nih…. kalo sica ketahuan identitasnya, apakah temannya itu masih memusuhinya?

    Aku tunggu nih chapter yg ke sebelas, soalnya di cari kagak ada melulu…

  34. Ya ampun kayaknya Jessica udah mulai jatuh cinta neh sama Kris^_^
    Sebenarnya kris itu sapa seh ?? Tambah bikin penasaran aja neh dgn kelanjutannya !
    Lanjut thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s