Between Love and Revenge | Part 3 |

946496_536211199772635_1030316777_n

 

Judul= between love and revenge part 3

Author= eva adeftsilla (hwank miyoung)

Main cast=  -Jessica jung           -krystal jung.

-xi Luhan                 -oh Sehun.

Genre= romantis, sad, family.

# disini Luhan sama krystal marganya pake choi.

# Sehun marganya ganti jadi jung. Kalau Jessica masih sama.

 

 

 

**********

 

 

 

senyum tipis tak pernah lepas dari bibir Luhan- namja tampan yang telah menyandang gelar pangeran korea itu. ia tak menghiraukan tatapan-tatapan orang rumah yang terlihat bingung dengan tingkahnya- entahlah ia merasa senang karena membuat yeoja itu- yang ia tak tahu siapa namanya marah dan kesal. demi tuhan, ingin sekali Luhan tertawa melihat exspresi wajah yeoja itu- cara bicaranya- tingkahnya, apapun itu. okelah, mungkin ia berlebihan. tapi… ah entahlah, semuanya tak bisa diungkapkan oleh kata-kata.

 

 

Luhan memegang lenganya- ia rasa sakit itu telah menghilang, apa karena ia telah membuat yeoja itu kesal ya? tebaknya. tapi kalau diperhatikan lebih, yeoja itu memiliki wajah yang bisa dibilang cantik.. bukan sekedar itu, tapi dia sosok yeoja yang benar-benar cantik. kenapa tiba-tiba ia jadi memikirkan yeoja itu? desis Luhan dalam hati.

 

 

”Luhan oppa..” krystal sudah berdiri dihadapan Luhan.

 

 

sedikit terkejut dengan kehadiran dongsaengnya yang tiba-tiba itu membuat Luhan memundurkan langkahnya kebelakang-dengan tangan memegang dadanya.

 

 

krystal mengerutkan kening- kenapa oppanya berlebihan sekali? pikirnya.

 

 

”kau benar- benar mengagetkan oppa. kau tak takut jika oppa tampanmu ini sampai terkena serangan jantung tiba-tiba?” Luhan menatap krystal horor.

 

 

Krystal- yeoja itu terkikik pelan, ternyata sifat GR yang tinggi oppanya itu belum hilang juga.

 

 

” mianhae… oppa, apa disana oppa merindukanku?”tanya Krystal sembari bergelayut manja di lengan oppanya- Luhan.

 

 

Luhan tersenyum, ia mengelus rambut panjang Krystal pelan. Krystal adalah dongsaeng yang sangat disayangnya, walau kadang ia kesal dengan sikap sifat dongsaengnya itu yang kekanak-kanakan dan manja, ditambah sifat overprotektifnya yang tak senang jika melihat ia dekat dengan yeoja manapun- kecuali Krystal dan eomma tentunya.

 

 

” disana banyak yeoja cantik. membuat oppa tak ada waktu untuk merindukanmu..” canda Luhan- menahan senyum.

 

 

benar saja, Krystal langsung melepaskan tautan lenganya. yeoja cantik itu mengembungkan pipinya lucu- dan melipat kedua tanganya didepan dada, Luhan yang melihatnya langsung tertawa. ternyata sifat kekanak-kanakanya belum hilang juga.

 

 

Luhan merangkul bahu Krystal lembut, ia memutar tubuh dongsaengnya itu agar menghadapnya.

 

 

” tadi oppa hanya bercanda, mana mungkin oppa tak merindukan dongsaeng cantik oppa ini?” ucap Luhan dengan tersenyum.

 

 

Krystal- yeoja itu dengan senyum merekah di bibirnya langsung memeluk tubuh Luhan, membuat namja itu tersenyum.

 

 

 

 

*************

 

 

 

 

Luhan kembali memandang arlojinya- sudah jam 7 lebih tapi yeoja yang ia tunggu itu belum muncul juga.

 

 

padahal hari ini presdir choi- appa Luhan, akan memperkenalkan namja itu kepada teman appanya itu. dan tak mungkin ia telat. sebenarnya presdir choi sendiri sudah mengajaknya berangkat bersama, tapi ia menolak karena- apalagi kalau ingin berangkat bersama yeoja itu- Jessica, yang ia tahu namanya dari nyonya choi hyerin.

 

 

tadi malam Luhan sudah bilang kepada eommanya, kalau ia ingin Jessica menjadi pengawal untuknya- okelah mungkin ia kekanakan. tapi sayang, nyonya hyerin menolaknya. dengan alasan, kalau Jessica itu pantas untuk menjadi pengawal bagi Krystal yang notabene keras kepala dan susah diatur, tapi.. kalau dengan Jessica sifat Krystal akan berubah 100 %, itupun kata nyonya choi- eomma Luhan. apa karena Jessica terlalu galak ya? pikir Luhan saat itu.

 

 

tapi bukan Luhan namanya kalau ia tak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan- karena nyonya choi memberi waktu seminggu untuk menjadikan Jessica pengawal+ supir untiknya… dan tentu Luhan tak akan menyia-nyiakan waktu itu.

 

 

” oppa belum berangkat?”

 

 

suara Krystal. Luhan menggeleng dengan senyum khasnya, sepertinya Krystal akan berangkat kuliah. dibelakang Krystal- ada 3 yeoja yang berpakaian sama dengan Jessica- serba hitam. Luhan rasa 3 yeoja itu memandanginya, ah.. ralat. hanya 2 yeoja, karena satu yeojanya lagi hanya menatapnya datar tanpa exspresi.

 

 

” oppa menunggu eomma?” tanya Krystal. Luhan tersenyum- ia menggeleng, dan mengusap puncak kepala dongsaengnya lembut.

 

 

”aniya.. oppa menunggu Jessica. oppa pinjam Jessica seminggu ya Krystal..” jawab Luhan- memasang senyum lebar.

 

 

Krystal menganga- sepertinya yeoja itu terkejut. begitu pula dengan 3 yeoja dibelakangnya..

 

”mwo? oppa akan menjadikan pengawal jung sooyeon maksutnya? seminggu?” suara Krystal sedikit tersedat, wajahnya masih syok.

 

 

Luhan mengangguk- sedikit bingung dengan tingkah dongsaengnya itu. apa lagi 2 yeoja dibelakang Krystal yang menatapnya seperti orang patah hati. benar- benar, membuat Luhan- namja itu mendengus kesal.

 

 

” ANDWE.. OPPA TAK BOLEH BERSAMA YEOJA ITU…!!!!!!”

 

 

jeritan Krystal membuat Luhan mundur selangkah- saking terkejutnya dengan tangan mengelus dadanya, ia menarik nafas panjang, menghembuskanya secara perlahan, dan menarik nafas lagi.  Krystal menggelengkan kepalanya kuat-kuat.

 

 

yuri, miyoung dan eunji melakukan hal yang sama dilakukan oleh Luhan, mereka bertiga juga terkejut dengan jeritan yang tiba-tiba itu.

 

 

” Krystal-ah.. kecilkan suaramu. kau membuat oppa dan 3 pengawalmu itu terkejut.” nasihat Luhan- menatap wajah Krystal.

 

 

” pokoknya aku tak akan memperbolehkan oppa menjadikan yeoja galak itu sebagai pengawal oppa, walaupun seminggu. aku tetap tak akan mengizinkanya..” ucap Krystal masih dengan nada tinggi.

 

 

Luhan menghela nafas panjang- ia menggeleng pelan. sifatnya belum berubah juga, padahal Jessica hanya ia jadikan pengawal. tidak lebih.

 

 

saat Luhan akan berucap- yeoja yang sedang ia tunggu akhirnya datang juga. Jessica berlari menuju rumah, dan berhenti tepat dihadapanku dan juga Krystal dengan nafas yang tersenggal-senggal, juga peluh yang membanjiri wajah cantiknya.

 

 

”mis.. nhae. ak..u telat bangun tidu.r..” Jessica sedikit membungkukan tubuhnya.

 

 

Luhan berdercak pelan, dasar yeoja ceroboh. padahal kemarin ia sudah bilang kalau ia mau yeoja itu menjemputnya pagi-pagi sekali.

 

 

” ayo. kita berangkat..”

 

 

dengan gerakan tiba-tiba, Luhan- namja itu menarik lengan Jessica- membuka pintu mobil dan mendorong yeoja itu masuk kedalam mobilnya. ia tahu kalau yeoja ini- Jessica tentunya terkejut, begitu pula dengan Krystal, ia hanya tak mau Krystal lebih dulu membawa yeoja ini ke kampusnya- juga malas mendengarkan omelan panjang dari dongsaeng tersayangnya itu.

 

 

” LUHAN OPPA..!!!!!”

 

 

percuma Krystal menjerit- memanggili nama oppanya itu, karena Luhan sudah pergi melesat bersama dengan mobilnya- dan tentu Jessica. Dan Luhan yakin, sepulang dari perusahaan nanti, ia akan mndapat marahan dari eommanya- nyonya choi hyerin.

 

 

 

***********

 

 

Luhan pov*

 

 

“ ya… turunkan aku. Aku harus mengantarkan Krystal ke kampusnya.’’

 

 

Entah sudah berapa kali yeoja yang duduk disamping kemudiku ini terus mengoceh, bahkan dia sempat beberapa kali mencubiti lenganku. Membuatku kesal.

 

 

“ ya.. bisakah kau diam. Sekarang kau itu menjadi pengawal untukku, dan 6 hari kedepan. Eomma sudah mengizinkanya.’’ Ucapku- sekilas kupandang wajahnya.

 

 

Jessica sepertinya terkejut- entah kenapa melihat wajahnya yang seperti ini membuatku ingin tertawa.

 

 

“ aniya…. Aku tak ingin menjadi pengawalmu. Aku tak mau’’

 

 

Yeoja itu  menggelengkan kepalanya kuat-kuat. Membuatku merasa tersindir- memangnya kenapa sih denganku? Apa dia antisku? Kenapa dia sangat tidak mau menjadi pengawal untukku?

 

 

“ harusnya kau itu senang sica-ah, kau menjadi pengawal untuk namja setampan aku. Kau bisa berdekatan denganku selama 7 hari, bukankah itu suatu anugrah? Kau tak akan bosan melihat wajah tampanku ini…..’’ ucapku membanggakan diri.

 

 

Tapi bisa kulihat yeoja itu malah memasang wajah ingin muntah. Benar-benar yeoja ini.

 

 

PLETAK…..

 

 

Jessica meringis kecil, akibat jitakanku. Sambil tertawa, aku masih memandang jalan. Memfokuskan untuk mengemudi.

 

 

“ YA….BERANINYA KAU MENJITAKKU’’

 

 

Tiba-tiba saja Jessica mencubit lenganku sangat keras- membuatku menjerit kesakitan, dan dengan terpaksa menghentikan mobil ditepi jalan.

Yeoja itu masih mencubit lenganku.

 

 

“appo… sica-ah, lepaskan. Ya..ya..ya. appo’’

 

 

Kucoba untuk melepaskan tanganya, tapi dia sangat kuat. Tangan yeoja ini terbuat dari apa sih? Kuat sekali.

 

 

Baru setelah cukup lama, dia melepaskan cubitanya. Aku langsung menarik lengan kemejaku, melihat seberapa parah hasil cubitanya itu.

 

 

“omona… sica-ah, kau…’’ kutunjuk wajahnya dengan jariku  “akan mendapatkan balasanya, beraninya kau membuat lenganku ini sampai merah’’ lanjutku.

 

 

Jessica malah memasang wajah innocent. Membuatku kesal, belum sempat aku membalasnya dia malah keluar dari mobil, membuatku terkejut. Akupun langsung keluar dari mobil dan mengejarnya yang lebih dulu lari dengan cepat.

 

 

 

 

****************

 

 

 

 

“ ne appa… mianhae, arraesso, besok aku tak akan telat.ne… anyeong..’’

 

 

Kumasukan i-phoneku kedalam saku. Tadi appa menelfon dan memarahiku habis-habisan, bagaimana tidak? Aku tak bisa datang ke perusahaan karena mengejar yeoja ini….

 

 

Jessica duduk disampingku dengan wajah yang kelelahan, hampir 2 jam aku mengejarnya, dan akhirnya dia bisa kutangkap karena sepertinya dia yang sangat lelah untuk berlari lagi.

 

 

sekarang aku dan Jessica sedang duduk di kursi taman. Entah bagaimana caranya aku dan dia bisa sampai di tempat sejauh ini.

 

 

“ larimu sangat cepat’’ ucap Jessica. Aku tersenyum.

 

 

“ dulu aku ini pemenang lomba lari internasional.  Jangan pernah kau meremehkanku Jessica nona’’ jawabku, dengan nada yang sedikit sombong.

 

Bisa kulihat Jessica yang mencibir, yeoja itu sepertinya tak percaya dengan semua ucapanku.

 

 

“ jadi, mulai sekarang kau harus mau menjadi pengawalku. Karena kau kalah.’’

 

 

Jessica memandangku- yeoja itu memicingkan matanya yang indah. Dan kemudian mengeleng.

 

 

“ kapan aku bertarung denganmu?’’ tanyanya.

 

 

Dia tak tahu kalau aku tersenyum dalam hati melihat wajahnya ini.

 

 

“ lari itu… bukankah lomba?’’ kukedipkan sebelah mataku, mencoba untuk menggodanya. Tapi dia malah kembali mencibir, sama sekali tidak tergoda dengan hal yang kulakukan.

 

 

Padahal setiap yeoja yang kulakukan hal seperti ini pasti akan tersipu, tapi kenapa Jessica tidak? Aneh sekali. Apa pamorku yang sudah turun?

 

 

Tiba-tiba saja Jessica berdiri, aku langsung melakukan hal yang sama. Takut dia akan kabur lagi.

 

 

“ aku tak akan kabur. Jangan menyamakan aku seperti  pencuri Luhan-ah..’’

 

 

Ucapnya, membuatku sedikit tertawa. Tapi cepat-cepat kuhentika tawaku, karena Jessica yang terlihat kesal dan berjalan meninggalkanku.

 

 

Kami berjalan cukup lama, sepanjang perjalanan kami tak banyak bicara. Jessica hanya diam, padahal yeoja itu sangat cerewet.

 

 

“ dimana kau menghentikan mobilnya Luhan-ah?’’ tanya Jessica.

 

 

Dan saat kulihat wajahya, dia sepertinya benar-benar lelah. Wajahnya penuh dengan keringat.

Merasa kasihan, aku pun langsung berjongkok. Mungkin dia bingung dengan tingkahku ini.

 

 

“ naiklah. Kau akan kugendong, aku tak mau nantinya kau jatuh pingsan karena kelelahan’’ ucapku.

 

 

“ aniya… aku masih bisa jalan.’’ Tolaknya.

 

 

Kudongakan kepalaku untuk memandang wajahnya,  wajah yang sangat pucat.

 

“ cepatlah nona. Jika benar nanti kau pingsan, kau akan kutinggalkan.’’ Bohongku- agar dia cepat naik di punggungku. Jessica mencibir.

 

 

Dan menunggu waktu hampir 5 menit hingga akhirnya yeoja itu mengalah- dan naik di punggungku. Dengan tersenyum, aku langsung  berdiri.

 

 

“ ternyata kau sangat berat ya…’’ candaku.

 

 

Tapi sama sekali tak ada jawaban darinya.

 

 

Hingga akhirnya kurasakan kepala Jessica yang menyandar di bahu kananku. Kulirik wajahnya. Dan benar saja, kedua mata indah itu kini terpejam. Dia tertidur. Aku sendiri hanya tersenyum, dan melanjutkan langkahku- mencari mobil yang kuhentikan entah dimana.

 

 

 

 

***********

 

 

 

 

Kuhentikan mobilku di teras rumah, Jessica masih tertidur. Tanpa sadar aku tersenyum melihati wajahnya, bahkan saat tertidurpun dia masih terlihat cantik.

 

 

Tiba-tiba saja kedua mata itu kini mengerjap pelan, membuatku terkejut dan langsung menguasai diri. Tak mau dia tahu kalau tadi aku melihatinya dengan jarak dekat.

 

 

“ dimana kita sekarang Luhan-ah?’’ tanyanya- yeoja itu masih menguap lebar. Membuatku ingin tertawa melihatnya. Tapi harus kutahan rasa itu.

 

 

“ di kebun binatang’’ jawabku asal.

 

 

“ MWO?’’

 

 

Kedua mata Jessica langsung terbelalak. Membuatku tak bisa menahan tawa. Yeoja itu benar- benar lucu.

 

 

Hingga akhirnya Jessica sadar, dan langsung menatapku kesal. Aku masih tertawa cukup keras.

 

 

“ aiish… kau benar-benar membuat hariku berantakan’’ ucapnya- setelah itu Jessica langsung turun dari mobil, meninggalkanku yang masih tergelak tawa.

 

 

 

 

**********

Jessica pov*

 

 

Ketika aku masuk kedalam rumah- Sehun terlihat sedang menonton televisi. Aku menghampirinya, dan langsung duduk disampingnya.

 

 

“ kenapa nona sangat lama dalam melakukan balas dendam itu?’’

 

 

Ucapan Sehun membuatku tertegun. Namdongsaengku itu sama sekali tidak menatapku.

 

 

“ hampir 2 bulan nona berkerja dirumah presdir choi, dan sampai sekarang aku tak mendapatkan kabar apa-apa dari yeoja pembunuh eomma dan appa itu’’   kalimatnya membuatku kembali tertegun.

 

 

Sehun tersenyum, entah senyum apa. Dia memandangku, dan memegang kedua bahuku lembut.

 

 

“ jika nona tak bisa melakukanya, aku sendiri yang akan melakukanya. Nona tak perlu khawatir. Akupun satu kampus dengan yeoja itu, sangat mudah untukku membuatnya terluka- atau bahkan melakukan apa yang telah  dirasakan oleh eomma dan appa’’

 

 

Sehun  mengucapkan kalimat itu dengan nada yang pelan.

 

 

Terkejut.. aku hanya diam tanpa membalas ucapanya barusan.

 

Belum sempat aku mengucapkan kata, Sehun lebih dulu beranjak. Dia masuk kedalam kamarnya, meninggalkanku yang duduk dalam kecemasan memikirkan keadaan Krystal.. dan Luhan? entahlah.

 

 

 

 

 

 

 

 

TBC….

 

 

 

huwa…

akhirnya selesai juga ni chapter, sorry kalau kata-katanya rada ga nyambung atau apalah.

soalnya lagi bad mood dalam buat ni ff, mata melek-merem terus. ckckck..

jadi, jangan salah kan author kalau ni ff pendeeeeeeeek banget.

 

gimana nasibnya Krystal ya?.

ga tau deh, ho ho ho…

jangan lupa comen, ne?

dan mungkin, ni chapter akan dipercepat. karena author yang cakep ini lagi ngejar project baru.. ha ha ha #ketawa setan plak.

 

Iklan

31 pemikiran pada “Between Love and Revenge | Part 3 |

  1. huahahahaha Ternyata sica berat luhan GR banget ya tapi emang benersih dia tampan 😉
    Lagi seru”nya eh malah ‘TBC’ sayang deh malah makin kepo kelanjutannya…..yaudah lah dari pada banya cincong…Lanjut Chapter selanjutnya….
    keren abizzzz(Kasih jempil tangan+Jempol kaki)

  2. .,hemz .. kayaknya jessica udah mulai bimbang tuh ..
    jgn lama” ya chingu next chapternya & ff nya d buat lebih pnjang lg ya ..
    🙂

  3. Aku (˘ʃƪ˘) luhan tau klo sica mau bunuh krysi..
    Supaya konfliknya ad dan makin seru
    Truss luhan sehun ketemu
    Yuri,miyoung,sma pelayan satunya lagi jga ketemu sehunnnn
    Pokoknya harus ada konflik mendebarkannn!!

  4. Kyaaa, akhirnya di lanjut juga 🙂
    Mian author part 1 dan 2nya tidak ikut koment..
    Luhannya sudah mulai suka sama sica eonni..
    Di tunggu kelanjutanya..

  5. yaampun lyhan seneng banget sih bikin sica marah, luhan bener” tertarik ma sica nih, tp gmn klo luhan tau rencana bls dendam sica?
    sehun mau turun tangan dlm bls dendam, gmn caranya sedangkan krys punya pengawal,.
    ahh, penasaran , ditunggu lanjutanny..

    lanjut
    HWAITING (Y)

  6. makin kesini makin rame ciyus lhoo ..
    aduhh .. aku suka bgt sama lusica mommentnya to twiiiitttt ^_^
    keknya bakalan rame bgt tuhh kalo sehun suka sica, tp mmg sihh g nyambung bgt hahaha
    iya yah yg kali ini lebih pendek, next chap dituunggu yoo~

  7. ih bgus thor,ih krystal bner2 crewet tk ktulungan,tu hansica kjar2’an gmn tu crita’a,hahaha… sweet miment.
    ok ditggu thor part slnjut’a apa yg akn dilkukn sehun trhdp krystal??

  8. aaa~
    so sweet,,,
    suka moment LuSica nya 😀
    Luhan suka ya sama sica?? sica jga sukakan sama Luhan ??? *kedipkedipkan mata*

    ada apa tu dengan sehun???
    sehun kau pasti mau dekatin krystal???

    lanjut athor!!!!!!!!!!!111

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s