Between Love and Revenge | Part 4 |

946496_536211199772635_1030316777_n

 

 

Judul= between love and revenge part 4

Author= eva adeftsilla (hwank miyoung)

Main cast=  -Jessica jung           -krystal jung.

-xi Luhan                 -oh Sehun.

Genre= romantis, sad, family.

# disini Luhan sama krystal marganya pake Choi.

# Sehun marganya ganti jadi jung. Kalau Jessica masih sama.

 

 

 

**********

 

 

Rumah keluarga Choi.
pukul 07.15

 
Jessica menatap pintu kamar didepanya dengan gelisah, yeoja itu menggigit bibir bawahnya pelan. benar-benar bingung dengan hal yang dilakukanya sekarang. Krystal juga belum keluar dari kamarnya, harusnya ia senang karena Sehun- namdongsaengnya akan melakukan rencananya segera- tapi, kenapa jadi ia yang khawatir? Luhan? bisa-bisanya ia memikirkan namja itu, hey… kenapa aku jadi khawatir dengan Krystal dan Luhan? desis Jessica dalam hati.

 

“kau datang pagi sekali nona jung, aah… jangan-jangan kau merindukanku?” pintu kamar Luhan lah yang terbuka, namja itu sudah menatap Jessica dengan senyum khasnya

 

Jessica berdercak pelan, kenapa jadi namja ini yang keluar? gerutunya dalam hati.
Luhan tersenyum manis, ia mendekati Jessica dan berdiri tepat didepan yeoja itu.

 

“ okelah, kalau begitu aku mandi dulu- tak lama kok.” ucap Luhan sambil mengerling jahil, membuat Jessica melotot tajam. cepat-cepat namja tampan itu langsung lari masuk kedalam kamarnya- sebelum Jessica mencubiti lengannya lagi. tanpa sadar, bibir yeoja itu- Jessica mengukir senyum.

 

pintu terbuka, Krystal keluar dari kamar dengan kedua mata yang sedikit terpejam.

 

“ hoam….” Krystal menguap lebar, yeoja itu belum sadar kalau Jessica berada didepanya.

 

Jessica tersenyum tipis- dan ketika Krystal benar-benar bangun dari rasa kantuknya, kedua mata yeoja itu langsung terbelalak kaget.

 

“ ja..ngan bilang kalau kau akan menculikku?” Krystal menatap Jessica horor, mau tidak mau Jessica mendengus kesal mendengarnya, sifat yeoja ini dengan Luhan sangat sama.

 

“ jangan berburuk sangka dulu- sekarang kau mandi, dan ingat pakailah pakaian yang sopan. lalu berangkat ke kampus, sebentar lagi yuri dan yang lain akan sampai. cepatlah jangan sampai telat..” ucap Jessica panjang lebar, ia tak menghiraukan tatapan Krystal yang terlihat bingung.

 

Krystal diam menatap Jessica tanpa exspresi, hingga tiba-tiba ia mendekati Jessica dan menempelkan telapak tangan kananya di kening Jessica- membuat Jessica mengernyit bingung dengan tingkah yeoja yang lebih tinggi darinya ini.

 

“ tidak panas. kenapa tiba-tiba kau jadi aneh seperti ini? kau tak mungkin sakit kan?” bagai seorang dokter Krystal menanyai yeoja dihadapnya dengan tampang konyol Jessica menganga tidak percaya, yeoja kecil didepanya ini benar-benar membuatnya kesal. tapi belum sempat ia membalas ucapanya- Krystal telah berlari masuk kedalam kamarnya- persis dengan hal yang dilakukan oleh oppanya- Luhan.

 

 

*************

 

 

 

Jessica- bersama dengan tiga chingunya, yuri, miyoung dan eunji berjalan dibelakang Luhan dan Krystal. mereka berdua- Luhan dan Krystal berjalan penuh canda tawa- dengan tangan Krystal yang mengapit lengan Luhan, dan Luhan yang merangkul bahu dongsaengnya itu penuh sayang. andai saja ada orang yang tak tahu mereka adalah oppa dan dongsaeng, mungkin orang-orang itu akan mengira kalau Luhan dan Krystal adalah sepasang kekasih.

 

“ Krystal sepertinya mencintai Luhan oppa..” bisik yuri ditelinga Jessica dengan suara pelan. membuat Jessica tersenyum.

 

“ semua orang juga tahu kalau Krystal mencintai Luhan- jelas, Luhan oppanya.” jawab Jessica- sedikit geli dengan ucapan chingunya itu.
yuri berdesis pelan, yeoja tinggi itu langsung mencubit lengan Jessica pelan, membuat sang object meringis kecil.

 

“ baboya… yang kumaksud bukan cinta dongsaeng untuk oppanya, tapi cinta yeoja untuk namja.” ucap yuri gemas.

 

Jessica langsung menatap yuri terkejut- yuri dengan kedua tangan didepan dada menggelengkan kepalanya pelan, dia mengarahkan dagunya kepada Krystal dan Luhan yang berjalan didepan. Jessica mengikuti arahan chingunya itu, dan saat itulah. ia melihat kedua mata Krystal yang menatap Luhan dengan sorot yang berbeda, walau Luhan tak begitu memperhatikanya. tapi itu sangat jelas, jelas bagaimana dugaan yuri kalau Krystal mencintai Luhan- oppanya sendiri.
Jessica memegang hatinya, tiba-tiba ada getaran hebat yang dirasakanya. Krystal mencintai Luhan? dan kenapa ia jadi tak rela?

 

Luhan dan Krystal menghentikan langkahnya di teras depan, jika yuri tak menarik lengan Jessica untuk ikut berhenti mungkin yeoja berambut coklat itu sudah menabrak punggung eunji. jujur, ia masih syok mengetahui semua ini- tapi entahlah, mungkin hanya perasaanya saja juga yuri yang berpendapat kalau Krystal mencintai Luhan. tak mungkin itu terjadi, karena Luhan oppa kandung Krystal sendiri. pikir Jessica menenagkan hatinya yang sedang gundah.

 
“ kalau begitu aku berangkat dulu ya oppa. jangan berada disamping yeoja galak itu terussu, aku tak suka.” bisik Krystal dengan suara pelan.
Luhan tersenyum- sekilas namja itu melirik Jessica yang hanya diam, sepertinya yeoja itu tak mendengar bisikan Krystal.

 

“ oke my princess, sekarang kajja kau berangkat. hati-hati ya..” kalimat normal yang memang harusnya diucapkan oleh seorang oppa- tapi Jessica rasa Krystal menganggapnya dengan berbeda- pipi yeoja itu juga bersemu merah. dan sebelum Krystal masuk kedalam mobil, Luhan mengecup kening dongsaengnya lembut. tanpa sadar Jessica menundukan kepalanya, tak ada niat untuk melihat pemandangan itu lebih.

 
setelah itu, Krystal langsung masuk kedalam mobil, diikuti oleh yuri. sedangkan eunji dan miyoung berada di mobil yang berbeda- tepat dibelakang mobil yang dimasuki oleh Krystal tadi. sebelumnya mereka bertiga sempat membungkukan tubuhnya sopan kepada Luhan, dan seperti biasa namja itu membalasnya dengan senyuman. membuat yuri dan miyoung sempat terpesona, sebelum akhirnya eunji menyeret mereka masuk kedalam mobil. setelah dua mobil itu benar-benar tak terlihat lagi, Luhan langsung melemparkan kunci mobil kearah Jessica, membuat yeoja itu setengah mati menahan rasa terkejutnya.

 

“ kajja kita berangkat- aku tak mau telat.” ucap Luhan dengan nada ringan.

 

Jessica sedikit melototi namja disampingnya itu, dan setelah menghela nafas panjang ia langsugsung berjalan, tapi tiba-tiba saja lenganya sudah dipegang oleh namja itu- Luhan.

 

“ aku ini majikanmu, bukakan pintu untukku..” suruh Luhan- tanpa menghiraukan tatapan Jessica yang tajam.

 

dengan wajah kesal akhirnya Jessica berjalan kebelakang dan membukakan pintu mobil untuk Luhan, sama sekali tak tahu kalau namja yang ia bukakan pintunya itu menyimpan senyum senang dalam hatinya.

 

 

*************

 

 

Krystal berjalan masuk kedalam ruanganya, ia terlihat santai. dan langsung duduk dibangkunya. tak sadar jika ada seorang namja yang terus memperhatikanya.
seukir senyum menghiasi bibir namja itu- ia langsung berjalan menghampiri Krystal dan duduk disamping yeoja itu.

 

“ akhirnya aku bisa duduk disamping putri seorang presiden juga. ckck.. sungguh suatu kebangggan tersendiri bagiku..” ucap namja itu tanpa menoleh kearah Krystal.
yeoja itu- Krystal menatap namja disampingnya sedikit malas, ia sama sekali tak bisa melihat wajah namja ini karena kaca mata hitam juga tudung jaket yang dpakai oleh namja misterius tersebut.

 

“ dan menurutku ini suatu mala petaka, ckck.. kenapa universitas besar seperti ini mau menampung orang kampungan seperti anda? ckck.. mengenaskan.” Krystal berdercak pelan, yeoja itu membuka bukunya.

 

Krystal tak sadar kalau namja yang duduk disampingnya itu mengepalkan tanganya kuat- mencoba meredam emosinya.

 

“ sepertinya anda terlalu sombong nona Choi.” balas namja itu mengikuti gaya bicara Krystal yang santai.

 
Krystal tersenyum sinis- ia melirik 3 pengawalnya yang berada didepan pintu masuk.

 

“ sepertinya anda tak melihat 3 yeoja yang berdiri didepan itu ya?..” ucap Krystal tanpa menatap objec yang ia ajak bicara.

 
namja misterius itu menyunggingkan senyumnya, yeoja ini sangat mudah untuk dilumpuhkan ternyata.

 
“ dan anda akan segera memberi tahu 3 yeoja itu kalau ada sosok namja yang membuat anda kesal? begitu?”  tebak namja misterius itu- kali ini ia memposisikan tubuhnya untuk mengahadap yeoja yang duduk disampingnya ini.
Krystal menatap kedua mata yang tertutup oleh lensa hitam itu tajam, benar-benar marah dengan ucapan namja itu barusan.

 

“ oo… santai nona Choi. aku hanya ingin mengenalmu, apa itu salah?” ucap namja itu- sama sekali tak ada jawaban, karena Krystal yang hanya menatapnya tajam. dalam hati namja misterius itu tersenyum- masih butuh waktu untuk melakukan semua itu.

 

“ sepertinya anda benar-benar kesal, kalau begitu saya pergi saja..” namja itu berdiri- dan setelah itu ia langsung merendahkan kepalanya, menatap kedua mata Krystal yang ia tahu terkejut dengan tingkahnya ini.

 

“ nyawa harus ditukar oleh nyawa.!” bisik namja itu yang ia yakin hanya yeoja didepanya inilah yang mendengar.

 

DEG…

 

wajah Krystal langsung pucat,  jantungnya berdetak lebih cepat. ia menunduk- tak berani menatap wajah namja itu lagi.

 

namja itu- yang tak lain adalah Sehun langsung tersenyum puas, ia membalikan badanya dan kembali duduk ditempatnya yang semula. tak jarang jika ia melihat Krystal yang sedikit-sedikit meliriknya, senyum puas tak pernah lepas dari bibir Sehun. permainan akan segera dimulai nona Choi. desis Sehun dalam hati.

 

 

***********

 

 

4 hari kemudian.

 

hari-hari dijalani oleh Krystal dalam kecemasan, yeoja itu kehilangan semua konsentrasinya pada pelajaran. setiap jam kuliah yang ia lewati hanya menghasilkan coretan-coretan yang maknanya complicated. namja yang telah membuatnya seperti ini sudah tak pernah nampak saat terakhir ia bertemu dngan namja itu- juga dikelas ini, hingga namja itu mengucapkan kalimat yang membuatnya telak.

 

kejadian itu—

tak mungkin ada yang tahu, Krystal menyembunyikan semuanya secara tersembunyi. khayal jika ada seseorang yang tahu masalah ini.

 

Krystal tak sadar jika ada sesosok namja yang berdiri dibelakangnya dengan wajah yang khawatir. hingga saat ia menyentuh bahu yeoja itu, Krystal langsung terlonjak kaget.

 

”lu..han oppa?.. kukira siapa.” Krystal mencoba untuk menyembunyikan wajah tegangya. tapi tidak berhasil, karena Luhan malah memicingkan matanya curiga dengan tingkah dongsaengnya yang beberapa hari ini menjadi pendiam.

“ kau ada masalah?” tanya Luhan to the point. namja itu menghampiri Krystal dan duduk disampingnya.

 

 
Krystal menggigit bibir bawahnya pelan, ia tak boleh membuat oppanya curiga. pikirmya. dengan senyum yang dipaksakan Krystal menatap Luhan.

 

“ aaniya.. aku baik-baik saja opppa”sangkalnya dengan senyum yang dipaksakan.
Luhan menggeleng, ia tak bisa dengan mudah dibohongi oleh dongsaengnya ini.

 

“ jangan menyembunyikan masalahmu Choi Krystal….” ucap Luhan menatap tepat di kedua manik hitam milik Krystal.

 

dongsaengnya itu terlihat gugup, dan Luhan bisa menangkap hal itu.
belum sempat Luhan kembali mengintrogasi dongsaengnya itu, suara eomma terdengar- menyuruh ia dan Krystal untuk keluar kamar dan makan siang. Luhan berdercak kesal, dengan helaan nafas ia langsung berdiri, menarik lengan Krystal untuk mengikuti hal yang ia lakukan.

 

“ oppa sangat menyayangimu, jangan membuat oppa cemas dengan sikapmu ini…” ucapan Luhan yang saat ini memeluk tubuh Krystal membuat yeoja itu tanpa sadar meneteskan air matanya.

 

air mata ketakutan, rasa bersalah juga hati yang tak bisa tenang karena memikirkan kejadian yang ia coba untuk tak mengingatnya lagi.

 

 

*********

 

 

Sehun meneguk minumanya, ia tak menghiraukan Jessica yang sejak tadi memperhatikanya. hingga saat ia menghabiskan minumanya, Jessica masih juga menatapnya.

 

“ waeyo?” tanya Sehun yang merasa risih diperhatikan oleh noonanya itu.
Jessica menarik nafas sebelum akhirnya ia berucap.

 

“ apa yang akan kau lakukan dengan Krystal?” tanya Jessica pelan tapi tandas.

 

lama tak ada jawaban dari Sehun, namja itu hanya menatap kedua mata nonanya itu. tanpa exspresi. dingin. sama dengan tatapan yang ia miliki. hingga.

 

“ besok. noona akan tahu hal apa yang akan kulakukan kepada yeoja itu.” jawab Sehun tajam. namja itu langsung berdiri dan berjalan meninggalkan Jessica.
yeoja itu sendiri- Jessica, tak bisa membohongi perasaanya kalau ia sangat khawatir dengan Krystal.

TBC…

 

cuap-cuap author..

udah ada yang nangkep sinyal? ckck..
ngaa tau mau bicara ap, yang jelas ff ini akan segera mendekati end,
satu persatu rahasia mulai terbongkar.

eem… bener ngga ya Sehun bakal ngelakuin rencananya itu?
dan Jessica- mungkinkah ia mempunyai perasaan khusus kepada Luhan- yang notabene adalah oppa Krystal?

tunggu chapter selanjutnya jha ya..

jangan lupa buat comen. oke?

 

 

Iklan

33 pemikiran pada “Between Love and Revenge | Part 4 |

  1. terlalu singkat(mungkin).tapi lumaya bikin orang makin penasaran, ga usah banhak cincong. Lanjut chap selanjutnya semangat buat author 🙂 😉

  2. q gk tau blg apa lg. bguss…..
    q pnsaran nu feeling x ea thor… saat jessica mulai khawatir sm krystal koq q mlah mkur law mreka punya iktan bathin… mgkin j mreka sodara yg trpishkn. & krystal bukan adik kndung luhan. atau sehun bkn adik jesdica. tp sica & krystal adalh sodara… ni fkirn q j author… selebih’a. q srahin keauthor j bwd nyelesaiin ff ni

    lnjut…

  3. Andweee .
    Sica kamu kok gtu , bener tuh kata sehun nyawa harus di bayar nyawa .
    Ah pokok’a krystal harus dpet balesan #sadis .
    Q mendukungmu sehunn oppa hwaiting ..

  4. kok sica malah jd kwatir ma krystal, ahhh, mungkin lbih jls.y kwatir ma sehun, klo krys terluka brart itu ulah sehun n sica g mau kehilangn sehun,.#mungkin
    sica knp tuh , mulai suka kali ya ma luhan?.
    Lanjut
    Hwaiting (Y)

  5. Akhirnya di lanjut juga 🙂
    Kenapa jessica jadi khawatir dengan krystal??
    Jessica eonni, suka sama Luhan Oppa??

  6. ternyata jessica udah mulai suka nih ama luhan 🙂 krystal suka ama luhan ? konflik makin memanas 🙂 kkk~
    sehun mau ngerencanain apa emangnya ? penasaran -,-
    ditunggu banget loh kelanjutannya.
    hwatting.

  7. Daebbbakkk!
    Duh, geregetan bacanya, haha~
    Sehun, kumohooonnnn, jangan bunuh Kryssie. Nanti Noona-mu tersakiti, lo. /cium kaki Sehun/
    Kuharap LuSica terus bersatu, deh! LuSica jjang!
    Ditunggu lanjutannya, ya! Jangan ngaret-ngaret, oke?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s