Romantic Street | Drabble |

 

545957_386693068124550_1078065651_n

 

Title : Romantic Street

Author : Жin Genie

Cast : Xi Luhan

Jessica Jung

Suport Cast : SNSD and EXO

Genre : Romance

Rating : PG – 15

Lenght : Oneshoot

Backsound : SNSD – Romantic Street

***Romantic Street by Жin Genie***

Seorang namja manis duduk disebuah bangku taman dengan earphone yang setia melekat ditelinganya. Ia sedang menunggu kekasih hatinnya. Sudah setengah jam lebih ia menunggu kekasihnya dengan sabar.

 

Tiba-tiba ada sebuah tangan mungil yang menutup kedua matanya. “Tebak siapa aku?”Tanya orang itu dengan suara yang terdengar aneh.

 

Namja manis itu terkekeh pelan. “Ayolah Jess, aku tahu itu dirimu”ujar namja itu lalu kembali terkekeh pelan.

 

“Ugh”seru yeoja itu—Jessica kesal karena rencananya yang ingin mengerjai Luhan—namja manis yang menunggunya itu gagal. Jessica mendudukkan dirinya disamping Luhan dengan kasar,

 

Luhan menggeser posisinya menjadi menghadap Jessica. Ia menatap Jessica yang sedang marah dengan intens, membuat Jessica sedikit malu ditatap seperti itu oleh Luhan.

 

“Jangan menatapku se—“

 

“Kau cantik sekali malam ini”ujar Luhan memotong perkataan Jessica.

 

“Blush”

 

Wajah Jessica langsung merah merona mendengar pujian dari kekasihnya itu—Luhan. Jessica menundukkan wajahnya, tidak berani menatap Luhan dengan wajah merah merona.

 

“Berhentilah merayu tuan Xi”ujar Jessica seraya menahan malu.

 

“Aku tidak merayu, aku hanya berkata jujur”balas Luhan dengan senyum manis yang terpancar diwajah tampannya.

 

Jessica menghadap Luhan dan hendak memukulnya namun ia mengurungkan niatnya itu setelah melihat wajah kurus Luhan. Raut wajah Jessica yang tadi kesal berubah sedih. Jessica mengelus pipi Luhan lembut seolah pipi Luhan adalah suatu barang yang mudah pecah.

 

Mendapat perlakuan seperti itu Luhan hanya tersenyum tipis, membiarkan Jessica melakukan aktivitasnya tanpa berniat sedikitpun untuk mengganggunya.

 

“Kau nampak kurusan Lu”ujar Jessica lemah seraya menatap Luhan intens dengan tangan yang masih mengelus pipi Luhan lembut.

 

Luhan menikmati setiap sentuhan Jessica yang terasa lembut dipipinya. Ia menggenggam tangan Jessica yang mengelus pipinya lalu memejamkan matanya. Merasakan setiap sentuhan Jessica yang penuh kasih. Luhan merasa tersentuh dan senang diwaktu yang bersamaan karena ia memiliki kekasih yang begitu perhatian padanya.

 

“Kau harus banyak makan, aku tidak mau sampai kau sakit”ucap Jessica perhatian.

 

Luhan mengangguk pelan. “Aku mengerti, aku akan menjaga kesehatanku demi dirimu”balas Luhan.

 

Jessica memukul kepala Luhan.“Bodoh, bukan untukku, tapi untuk dirimu sendiri. Berhenti mengakhawatirkanku, pikirkan dirimu sendiri juga”omel Jessica lalu mengerucutkan bibirnya.

 

“Chu”

 

Luhan mencium bibir Jessica singkat. “Siap princess”balas Luhan jahil.

 

“Blush”

 

Pipi Jessica kembali merona karena perbuatan Luhan. melihat itu Luhan terkekeh pelan lalu menarik tangan Jessica untuk membeli makanan di stan pinggir jalan yang masih menjajakan makanan.

 

 

>>>

 

 

Minggu malam di musim gugur menjadi saksi dua insan yang kini tengah berbahagia. Senyum manis terus terukir di wajah mereka. Berjalan di malam hari di bawah sinar bulan dan ditemani oleh bunga yang berguguran karena tertiup angin menambah suasana romantic di antara mereka berdua.

 

Luhan melirik ke arah yeojanya yang kini tengah menatap bunga yang berguguran di sekitar mereka—yang mengiringi langkah mereka berdua. Melihat Jessica di sampingnya begitu bahagia membuat ia mengulum senyum—merasakan kebahagiaan yang di pancarkan oleh Jessica di sampingnya. Perlahan Luhan menggenggam tangan Jessica dengan lembut.

 

“Apa kau senang?”tanya Luhan. Jessica menoleh dengan wajah yang merah merona karena tiba-tiba saja Luhan menggenggam tangannya dengan lembut menyalurkan rasa hangat.

 

“Eum”sahut Jessica singkat seraya mengangguk pelan. Rasa gugup membuatnya tidak bisa berkata-kata. Meski itu bukan pertama kali Luhan menggenggam tangannya namun rasa berdebar itu tidak mau hilang ketika ia melakukan kontak dengan Luhan.

 

“Aku begitu merindukanmu”ucap Luhan itu seraya menatap rembulan yang kini tengah bersinar begitu indah di atas sana.

 

“Satu bulan begitu lama dan menyiksa saat aku tidak bisa bersamamu. Tidak bisa melihatmu. Tidak bisa menyentuhmu”lanjut Luhan mengeluarkan isi hatinya—mengutarakan rasa rindu yang begitu membuncah dihatinya. Dengan wajah semakin merona Jessica yang berada di samping Luhan mendengarkan setiap perkataan Luhan tanpa ada yang terlewat satu kata pun.

 

“Kau begitu sibuk dengan jadwalmu dan aku pun sama”keluhnya di akhiri oleh helaan napas panjang lalu Luhan berhenti dan menatap Jessica yang berada di sampingnya yang juga tengah menatapnya lembut. Kini mereka saling berpandangan. Menyalurkan rasa rindu yang begitu membuncah diantara keduanya melalui tatapan mata penuh cinta dari mereka.

 

“Aku begitu merindukan kelinciku”ujar Luhan seraya tersenyum jahil.

 

“Aku juga merindukan rusa jelekku”balas Jessica seraya balas menatap Luhan dengan jahil.

 

Luhan terkekeh pelan lalu merentangkan tangannya memberi isyarat kepada Jessica untuk memeluknya. Jessica tersenyum sekilas lalu memeleluk Luhan dengan erat seraya membenamkan wajahnya di dada bidang Luhan dan menghirup aroma khas tubuh Luhan yang begitu ia rindukan.

 

Tidak jauh berbeda dengan yang di lakukan Jessica, Luhan membalas pelukkan Jessica seraya menghirup aroma shampoo yang begitu memabukan untuknya.

 

Seolah alam memberi restu kepada mereka berdua kini bunga yang terdapat disekitar mereka berguguran menambah kesan romantic diantara keduanya.

 

Bogoshipeoyo Buby”ujar sang namja seraya mengeratkan pelukkannya.

 

Wo huai nien Luney”balas sang yeoja dengan bahasa china seadanya.

 

Begitu lama mereka berpelukkan. Keduanya begitu enggan untuk melepaskan pelukkan satu sama lain. Seolah tidak cukup untuk mereka melepas rindu hanya dengan pelukkan.

 

 

 

 

 

***Romantic Street by Жin Genie***

 

 

16:56 WIB

28 September 2013

A/N : Kyaaa akhirnya gua bisa nyelesain ff impian gua *nangis haru*

Semoga ff gua ini bisa mengobati rasa rindu kalian akan ff lusic buatan gua n thankyu buat Bunga yang udah buatin covernya. Love u :*

 

Iklan

43 pemikiran pada “Romantic Street | Drabble |

  1. Jessica kok unyu-unyu sialan sih -_-
    Luhan juga, Sama aja. Emang koplak.
    Gak tau kenapa kalo 2 orang ini romantis-romantis jadi kayak couple sok dewasa,
    padahal kan mereka couple somplak -_-
    Tapi unyu juga sih :3
    Maaf comment diatas tidak bermaksud mengejek atau menghina atau semacamnya ._.v

  2. Sumpah ini so sweett banget,,
    Simple tapi Feel nya dapet banget Aaaa ^o^ Luhan Omonaaa bkin orng nge-Fly ajaa,, nice FF thor.. Ditunggu FF mu yg lainnya,Special D’Popular .. Hwaiting 😉

  3. ahhh iya thor, rasa kangen aku sama ff LuSic terobati, aku jadi senyam-senyum ssendiri bacanya.. (^-^)
    Aku tunggu ff lainya thor~ fighting…!!!

  4. Hueeeeee so sweetttttttttttttttttttttt XD
    Buby and Luney akhirnya kalian bersatu lagi
    ngga sanggup bacanya
    so sweet banget walaupun cuma drabble 😀

  5. iiiiiiiiiiii so sweat banget ff nya u_u luhan kau membuat hati jessica dan hati ku meleleh air(?) ff nya cukup mengobati rasa rindu akan Lusic walau setengah XD bikin lagi eon ff Lusic #maksaXD
    ya sma” eonnie sayang 😀 jgn kapok req ke aku ya 😉 love u too :*

  6. New readers,ini ff prtama yg aku baca dan lngsung suka,aku minta izin mau baca smua ff author ya,don’t worry aku pasti koment di stiap ff yg aku baca kok

  7. Daebak Thor!! Keren eapz kereeen!!!

    Walau simple, pendek, tapi feel nya dapet banget >< *kena diabetes

    Ditunggu FF LuSic yang lain yaaa!!! LUSIC JJANG!! ._.v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s