3 Idiot | Part 3 |

3 idiot

 

 

Title : 3 Idiot

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Xi Luhan

Kris Wu

Lay Zhang

 

Genre : Romance and Comedy

Rating : Teen

Length : Chapter

A/N : Judul ff ini aja yang mirip sama 3 idot film India tapi ceritanya sangat jauh berbeda!

Summary : Tiga namja yang sangat popular dan keren tiba-tiba saja berebut menjadi seorang ayah dari seorang anak kecil bernama—Rookie. Rookie adalah anak dari Jessica Jung—sunbae mereka yang mereka sukai saat masih di Hanyang Senior High School. Mereka bertiga mengklaim bahwa Rookie adalah anak mereka. Mereka melakukan itu karena Jessica Jung lah ibu dari Rookie. Sebenarnya mereka berebut untuk menjadi suami dari Jessica Jung.

Part 3

                                                       ***3 Idiot by Жin Genie***

 

“Kau yakin akan membawa Rookie ke kampus?”Tanya Lay ragu. Ia kini sedang membantu Luhan memasukan keperluan Rookie ke dalam tas.

 

Luhan yang tengah bermain dengan Rookie mengangguk mantap. “Jika kita tidak bawa ke kampus, lalu siapa yang akan merawat Rooike di rumah? Kita semua mempunyai jadwal kuliah penuh selama dua  minggu ini”jawab Luhan tenang.

 

Lay menganggukkan kepala—menyetujui ucapan Luhan. “Lalu bagaimana jika Kyosunim tidak memperbolehkan membawa bayi ke dalam kelasnya?”Tanya Lay lagi. Sekarang ini kepalanya tengah penuh dengan berbagai kemungkinan yang terjadi jika Rookie mereka bawa ke kampus.

 

“Kau tenang saja kalau masalah itu Lay. Semua akan beres ditanganku”ujar Luhan bangga seraya menepuk dadanya.

 

Lay mendesah kecil. “Semoga saja”gumam Lay pelan.

 

Luhan menghampiri kamar mandi. “Kris cepat sedikit mandinya!”teriak Luhan seraya menggedor pintu kamar mandi agar Kris memcepat mandinya. Ini sudah setengah jam Kris di kamar mandi, namun tidak ada tanda-tanda bahwa Kris akan segera keluar dari kamar mandi dan itu membuat Luhan kesal.

 

“Aku ada kelas setengah jam lagi Yifan!”omel Luhan seperti ahjumma dengan Rookie yang berada di dalam gendongannya.

 

“Kau bawel sekali Lu!”maki Kris dari dalam kamar mandi. Limat menit kemudian Kris keluar dari dalam kamar mandi dengan tangan yang sibuk mengeringkan rambutnya.

 

“Dasar yeoja, mandi lama sekali”cibir Luhan yang daritadi menunggu Kris di samping pintu kamar mandi.

 

Kris melirik Luhan sekilas, lalu berjalan ke arah lemari dengan santai, menganggap cibiran Luhan angin lalu karena ia sudah terlalu sering mendengar cibiran semacam itu dari mulut Luhan. Padahal jika dillihat yang seperti yeoja itu Luhan.

 

“Kau tahu Lu kalau—“

 

“Kalau penampilan itu sangat penting, jadi kita harus menjaga penampilan kita”potong Luhan cepat karena ia sudah sangat hapal dengan slogan yang selalu keluar dari mulut Kris jika ia atau pun Lay memprotes kebiasaan mandi dan berdandannya yang terlalu lama bahkan mengalahkan yeoja pada umumnya.

 
“Nah, itu kau tahu”seru Kris santai sambil menjentikan jarinya. Ia mengambil kemeja putih panjang dari dalam lemari dan celana jeans.

 

“Tapi praktek kali ini juga tidak kalah penting untuk masa depanku Wu YiFan”tekan Luhan yang memang sudah sangat kesal kepada Kris itu. Luhan mengambil ranselnya seraya melirik Kris tajam. Ia berjalan terlebih dahulu menuju parkiran mobil.

 

“Bayi tua itu selalu saja marah-marah”gumam Kris lalu mempercepat kegiatannya. Di ambang pintu Lay menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Kris dan Luhan yang memang seperti anak kecil itu. Terkadang ia heran kenapa mereka bertiga bisa berteman begitu lama padahal hampir setiap hari mereka bertengkar.

 

“Percepat sedikit Kris, kasian Luhan”ucap Lay lalu menyusul Luhan menuju parkiran dengan botol susu di tangannnya karena tadi Luhan sempat meminta tolonng padanya untuk membuatkan Rookie susu.

 

“Arraseo!”seru Kris.

 

 

>>>

 

 

Setelah praktek selesai Luhan membawa Rookie ke kafetaria kampusnya, ia sangat lapar karena pagi ini ia tidak sempat sarapan karena harus menunggu Kris! Luhan yang berjalan menuju kafetaria menjadi pusat perhatian, harus ia akui bahwa dari saat ia memasuki area kampus ia sudah menjadi pusat perhatian, yah walau pun biasanya juga seperti itu namun kali ini berbeda. Ia menjadi pusat perhatian karena Rookie! Orang-orang menatap Luhan penuh tanda tanya besar tentang seorang balita yang berumur sekitar tiga tahun yang berada dalam gendongannya. Tadi saja Im Kyosunim sempat menatap bingung Luhan karena keberadaan Rookie namun karena sifat Im kyosunim yang tidak begitu peduli ia tidak bertanya tentang Rookie yang penting balita yang berada dalam gendongan Luhan itu tidak membuat keributan dan untung saja saat itu Rookie sedang tertidur.

 

Luhan tahu bahwa kini ia dan Rookie sedang menjadi pusat perhatian hanya saja ia tidak mau ambil pusing akan tatapan penuh tanya orang di sekitarnya.

 

Ada seorang yeoja yang menghampiri meja Luhan dengan senyum manis yang mengembang di wajah cantiknya. “Boleh aku duduk disini Luhan-ssi?”tanya yeoja itu cukup percaya diri karena berani duduk bersama Luhan.

 

Luhan melirik yeoja di hadapannya. “Silahkan”jawab Luhan acuh karena ia sibuk dengan Rookie yang kini berada di sampingnya.

 

“Kamsahamninda”ujar yeoja itu dengan senyum yang semakin mengembang.

 

Sudah sekitar sepuluh menit mereka duduk bersama namun tidak ada percakapan antar keduanya. Luhan sibuk menyuapi Rookie dan juga dirinya sendiri, terkadang sesekali ia mengajak Rookie bercanda. Makanan Rookie pun nampak tinggal sedikit. Rupanya Rookie adalah balita yang tidak rewel terhadap makanan.

 

“Apa aku boleh bertanya?”tanya yeoja itu meminta ijin kepada Luhan. Luhan melirik yeoja di depannya sekilas lalu memberikan tanda dengan alisnya bahwa yeoja itu boleh bertanya. Jika di kampus atau di tempat umum Luhan akan memasang ekspresi dingin dan terkesan keren berbanding terbalik jika di hadapan orang terdekatnya ia akan sangat begitu bawel dan mengesalkan. Bukan kah ia harus menjaga reputasinya sebagai salah satu mahasiswa kampus yang popular.

 

Yeoja itu nampak kembali megulum senyum, ia menarik napasnya sebelum bertanya kepada Luhan, nampaknya ia begitu gugup untuk menanyakan pertanyaan yang mengganggu otaknya.

 

“Apa balita itu adalah keponakanmu Luhan-ssi?”tanya yeoja itu hati-hati.

 

Luhan tersenyum kecil mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut yeoja di depannya itu. “Apa menurutmu seperti itu?”tanya Luhan balik.

 

“Eh? Emm yah begitu lah”jawab yeoja itu sedikit bingung. Luhan tidak berkata lagi, ia melanjutkan kegiatannya menyuapi Rookie dan dirinya sendiri. Rookie menatap Luhan dan yeoja di depannya bingung.

 

Lima menit kemudian Luhan telah selesai makan dan menyuapi Rookie. Luhan membereskan tempat makan Rookie lalu meminum bubble tea pesanannya yang tinggal sedikit sampai habis. Ia kembali menggendong Rookie.

 

Luhan mulai berjalan meninggalkan yeoja yang tadi satu meja, nampak yeoja itu tidak rela Luhan meninggalkannnya. Ia menatap punggung Luhan yang mulai meninggalkan mejanya, namun baru lima langkah Luhan membalikkan badannya. Membuat senyum yeoja itu kembali mengembang.

 

“Ah aku lupa memberitaumu”ujar Luhan menggantung dengan senyuman maut andalannya yang selalu mampu membuat yeoja yang menatapnya terpesona.

 

Yeoja itu nampak mengerutkan keningnya bingung namun beberapa detik kemudian ia tersenyum.

 

“Balita ini, namanya Rookie”ucap Luhan seraya menunjuk Rookie dengan senyum misterius yang ia tunjuk kan. Yeoja itu nampak menunggu Luhan melanjutkan perkataanya.

 

“Dia bukan keponakanku, tapi dia adalah anak ku”ucap Luhan yang di akhiri denggan senyum mautnya lalu pergi meninggalkan kafetaria. Karena jarak ia dan yeoja tadi cukup jauh jadi ia sengaja sedikit mengencangkan suaranya agar yeoja itu mendengarnya dan mungkin tidak hanya yeoja itu saja yang dapat mendengar perkataan Luhan yang cukup kencang itu.

 

Seketika kafetaria menjadi ramai karena perkataan Luhan barusan. Pengunjung kafetaria kampusnya memang sudah sangat penasaran dengan balita yang berada dalam gendongan Luhan, jadi sedaritadi mereka sudah memasang telinga mereka baik-baik untuk mengetahui siapa balita yang berada dalam gendongan Luhan tersebut. Dan saat mengetahuinya kafetaria menjadi sangat ramai dan berisik karena teriakan kecewa dari beberapa orang yeoja yang merupakan pengagum Luhan. Seketika Luhan menjadi gossip panas mahasiswa kampusnya.

 

 

>>>

 

 

Kris dan Lay keluar dari kelas mereka karena mereka satu jurusan dan juga satu kelas dalam semester ini. Kelas Bisnis. Begitu mereka keluar mereka langsung disambut dengan berita Luhan telah memiliki seorang anak yang bernama Rookie. Kris dan Lay yang mendengar berita itu tidak terima karena Rookie bukan hanya anak Luhan melainkan anak mereka.

 

“Permisi”seru Kris dengan saura beratnya yang terdengar begitu keren.

 

“Ne?”seru beberapa yeoja yang tadi sedang membahas tentang Luhan.

 

“Aku ingin meralat sekidit perkataanmu tadi”ujar Kris menunjuk yeoja berbaju merah.

 

Yeoja berbaju merah itu bingung dengan maksud perkataan Kris barusan. “Maksudnya?”tanyanya penasaran.

 

“Balita yang hari ini bersama Luhan itu  bukan anak Luhan!”jelas Kris.

 

Seketika mata para yeoja itu membulat sempurna dengan pancaran mata berbinar, seperti habis mendapatkan sebuah keberuntungan besar. “Jadi berita itu tidak benar?”tanya yeoja berbaru putih—teman yeoja berbaju merah.

 

“Ya begitu lah karena sebenarnya Rookie adalah anak ku”jawab Kris dengan ekspresi bangga.

 

“MWO?”seru para yeoja itu heboh mendengar pengakuan Kris.

 

Lay yang daritadi berada di samping Kris langsung bereaksi cepat mendengar perkataan Kris. Ia memukul bahu Kris cukup kencang. “Enak saja, Rookie adalah anak ku!”ujar Lay tidak mau kalah.

 

“Ya, tidak. Sudah jelas wajah Rookie itu mirip denganku”ujar Kris memulai perdebatan.

 

“Tidak mirip, yang mirip itu bibirku dengan bibir Rookie”balas Lay tidak mau kalah. Kini Lay dan Kris saling melirik tajam. Para yeoja yang melihat perdebatan Kris dan Lay hanya mampu melihatnya saja. Sebenarnya mereka bingung dengan apa yang Kris dan Lay perdebatkan. Mereka bertiga belum pernah melihat Rookie jadi tidak tahu mana yang benar dan mana yang tidak.

 

Perdebatan Kris dan Lay begitu menarik perhatian pasalnya mereka memang tiga orang paling popular di kampus mereka—tentu Luhan termasuk ke dalamnya.

 

Luhan yang medengar keributan merasa penasaran dan berjalan ke arah sumbernya dan mendapati Lay dan Kris tengah beradu argument. Luhan menggeleng pelan lalu menghampiri keduanya.

 

“Rookie anak ku!”seru Kris denngan suara tinggi.

 

“Enak saja, anak ku!”balas Lay tidak mau kalah.

 

“YA! Kita kan sudah sepakat kalau Rookie adalah anak kita bertiga!”seru Luhan kesal dengan perdebatan Kris dan Lay di depan umum.

 

Mendengar suara Luhan baik Lay mau pun Kris langsung menoleh ke arah Luhan dan langsung menunuk Rookie.

 

“Dia adalah Rookie”ucap Kris dan Lay bersamaan, mereka berdua bermaksud memberitahu kepada para yeoja yang tadi membicarakan Luhan tentang Rookie.

 

Para yeoja itu hannya mengangguk pelan.

 

“Menurut kalian, Rookie lebih mirip siapa? Aku, Luhan atau Kris?”tanya Lay penasaran.

 
“Eh?”para yeoja itu berseru kaget denggan pertanyaan Lay yang tiba-tiba dan tidak terduga itu.

 

“Emmm..menurut kami…”para yeoja itu terlihat saling melirik satu sama lain, lalu melihat ke arah Rookie, Luhan, Lay dan Kris.

 

“Ya?”seru Lay, Kris dan Luhan juga yang ikutan penasaran. Mereka bertiga menunggu jawaban para yeoja itu dengan jantung yang berdegup kencang.

 

“Sama sekali tidak mirip dengan kalian bertiga”jawab para yeoja itu bersamaan dengan nada yang terdengar takut.

 

 

>>>

 

 

“Apa-apaan mereka, jelas-jelas kita bertiga begitu mirip dengan Rookie”seru Luhan kesal. Kekesalan Luhan berlanjut sampai rumah.

 

“Benar, dasar mereka saja yang tidak bisa melihatnya”timpal Lay membernarkan perkataan Luhan.

 

“Atau kita yang memang tidak mirip dengan Rookie?”tanya Kris pelan. Saat ini ia sedang memperhatikan Rookie yang sedang bermain. Luhan dan Lay menatap Kris tidak percaya, namun melihat Kris yang tengah begitu serius memperhatikan Rookie membuat mereka juga ikut memperhatikan Rookie.

 

“Ah tidak, mata Rookie memang mirip dengan mataku”ujar Luhan penuh percaya diri seraya menghampiri Rookie yang sedang bermain robot-robotan.

 

“Benar juga, bibir sexy Rookie memang mirip denganku, tidak salah lagi”timpal Lay tidak mau kalah dengan Luhan.

 

“Iya, aku juga sangat yakin kala wajahku itu mirip dengan Rookie”kini Kris juga kembali percaya diri bahwa Rookie memang mirip dengannya.

 

Merasa di perhatikan oleh 3 orang dewasa yang baru dua hari bersamanya membuatnya merasa ketakutan. “Huaa mommy”seru Rookie takut.

 

Seketika Luhan, Lay dan Kris menjadi panic melihat Rookie yang menangis kencang. “Anak appa kenapa menangis eoh”ujar Lay seraya menggendong Rookie untuk menenangkannya.

 

“Apa Rookie mau makan?”tanya Luhan membujuk agar Rookie berhenti menangis. Apa jadinya jika Jessica menelpon dan mendengar suara tangis Rookie. Tamat lah riwayat mereka bertiga.

 

“Apa Rookie mau mainan baru?”bujuk Kris juga. Tapi Rookie tetap tidak mau berhenti menangis dan menyebutkan mommy-nya—Jessica.

 

Luhan mengelus  kepala Rookie lembut. “Anak jagoan papa tidak boleh menangis ya”bujuk Luhan peuh kasih sayang.

 

“Benar apa yang dikatakan papa Luhan, anak daddy yang tampan ini tidak boleh menangis”Kris juga berusaha membujuk Rookie.

 

“Apa Rookie rindu dengan Jessi mom?”tanya Lay. Mendengar nama ibunya Rookie menatap Lay yang sedang menggendongnya dengan intens. Ia mengangguk kan kepalanya kecil.

 

Lay, Kris dan Luhan menghela napas karenanya masalahnya bukan hanya Rookie saja yang merindukan Jessica, mereka bertiga juga merindukan Jessica.

 

“Kami juga merindukan mommy mu”seru Luhan lemas.

 

 

 

10 : 15 WIB

13 Oktober 2013

 

 

 

***3 Idiot by Жin Genie***

 

A/N: Maaf kalau part ini sangat membosankan dan tidak jelas T.T

 

Iklan

42 pemikiran pada “3 Idiot | Part 3 |

  1. Sica-nya kapan balik thor??
    Apa dari mereka ber-3 bukan papa-nya Rookie?
    Kalo emang papa-nya seharusnya salah satu ingat dongg.
    Lanjut yaa

  2. Hahaha. . . Ngakak pakek jungkir balik bcanya. . . Bner”lucu. Auth0r daebak,, berhrap jess blik dan kributan jd tambah c0z sling ngrebutin jess and r0cky. . . Next jgn lma”ya th0r.

  3. ahahaha,ini mreka rebutan jadi ayah rookie di dpan umum cobaa,gak tau maluu,mana katanya ada yg gak mirip
    jessie,mana jessie,munculin dong
    kutunggu lusica km yaa 🙂

  4. hahaha, lucu ff-nya 🙂 Luhan, Kris, Lay itu bener” PD banget klo Rookie anak mereka 🙂 *salut. hahaha
    sebenarnya masih bingung sih dgn statusnya Rookie, dia anak siapa ?
    ditunggu kelanjutannya, jgn lama” …

  5. Benar2 idiot sesuai judulnya ㅋㅋㅋ
    Hahaha Luhan namja cantik trus kris namja keren gituuuㅋㅋㅋㅋ
    Oh ya sebenarnya rookie itu anak sp? Penasaran banget
    Next chappie ya thorㅋㅋㅋ

  6. hahahaha bener2 3 idiot.
    kerjaannya bikin hot gossip di kampus aja :3 wkwkwk
    rookie pasti cakep bgt tuh, soalnya dia maruk mirip sama kris luhan ama lay.
    cewe2 yg dikampus itu pasti sengaja bilang rookie gk mirip mereka #nah loh.. kekeke

  7. kenapa baru sekarang di post part 3 nya .. aku udah nunggu lamaaaa bnget . serius 😀 aku pertama kali jdi readers di sini pas di post 3 idiot part 2 😀
    ak brharap part 4 gk lama kayak part 3 ya … 🙂

  8. Duh ini orang 3 bener2 idiot semua wakakak jessica kemana nih?ga kangen apa sama anaknya:( sama 3idiot itu juga maksudku kekeke

  9. huaaaaaaa rameeee
    jadi bingung sebenernya tu balita anaknya siapa
    tapi bacanya juga jadi bikin envy
    enak banget ya balitanya dipeluk-peluk hankrislay 😥

  10. kyakny mereka ni emg pntas dpt pnghargaan sbgai THE BEST 3 IDIOTS dehhh,,, sumpah eon, mreka somplak + kyak org bego,,,
    mreka smpai2 ngumumin ddpan umum klo rookie itu anakny,,,
    pngen bgt deh jdi suami eon ku 😉 #bruntung ya eonnie ku 🙂
    aku aja bcanya smpe ngakak gitu!

    ahahaha, eon keren banget deh klw bkin ff kyk gini 😀
    lnjutkan eon!!!
    fighting!!!!

  11. Heboh banget sih mereka bertiga,bisanya cuma berantem sambil ngerebutin anak Jessi Onnie. Nangis kan jadinya. Tapi lucu + seru banget,dari part 1 sampe ke 3 gokil banget. ditunggu lanjutannya good luck ya onie

  12. Itu Kris konyol sumpah -_- bangga banget ngakuin Rookie sebagai anaknya -,-
    Luhan sama Lay juga -_-
    Wks, gimana kalau emang bener ternyata Rookie itu bukan anak mereka bertiga? ngahaha! Ngehe dah lu pada :v /ketekin KrisLayHan/?
    Jessie kok ngga ada? lagi bermesraan sama papah Rookie yang sebenernya yah? xD Lol
    Next part di tunggu~

  13. Next, next, next. Eon, aku kok nggak yakin kalo Rookie itu anaknya mereka bertiga. Jangan-jangan Rookie anaknya Sehun? #plakk.
    Cepet dilanjut yahh. Aku penasaran nih. Fanfic uang lain juga dilanjutin ya. *puppy eyes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s