Between Them | Part 5 |

Between them

 

Title : Between Them

Author : Winda Kurnia Prado

Cast : Jessica Jung

Kai Kim

Xi Luhan

Suport Cast : Kim Taeyeon

Genre : Romance /Angst

Rating : PG-15

Length : Chapther

A/N : An : ff ini terinspirasi dari film Hello My Love, tapi ceritanya gak sama kok kayak yang di film. Ada yang udah nonton?

***Part 5***

 

 

 

Minggu pagi yang terasa begitu dingin setelah malamnya kota Seoul di guyur hujan lebat, banyak orang yang masih berkutat dengan selimut tebal mereka dan enggan untuk beranjak. Sama seperti Jessica, gadis cantik yang masih asik dengan dunia mimpinya.

 

“Tok tok”

 

Terdengar suara ketukan dari luar kamar Jessica.

 

“Jessica, bangun sayang, ini sudah jam 9 KST”ucap suara merdu yang mencoba membangunkan Jessica, yang ternyata adalah eommanya sendiri Tiffany, tetapi tak ada jawaban dari Jessica, sebenarnya Jessica sudah bangun hanya saja dia malas membalas ucapan eommanya.

 

“Jessica, apa kau lupa hari ini kau harus kerumah Luhan”ucap eomma Jessica mengingatkannya.

 

Untuk apa aku kerumah Luhan?’batin Jessica, dan sekali lagi Jessica tidak membalas ucapan eommanya.

 

“Jessica, eomma masuk ya”ijin eomma Jessica. Kembali tidak ada jawaban dari yang empunya nama.

 

“Aigoo, kau harus cepat bangun sayang”decak eomma Jessica gemas.

 

“Memangnya untuk apa aku kerumah Luhan, eomma? Bukankah dia masih di China?”tanya Jessica bingung seraya bangun dari tidurnya. Jessica mengusap kedua matanya pelan lalu menguap kecil.

 

“Kemarin dia sudah pulang Jessi. tapi dia sekarang sedang kurang enak badan, mungkin karena terlalu lelah. Sebaiknya kau menjenguknya, sekalian belajar jadi istri yang baik”nasihat eomma Jessica yang diakhiri kikikan pelan di akhir kalimatnya.

 

“Baiklah”jawab Jessica agak malas lalu beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

 

 

>>>

 

 

“Untung saja Luhan sudah memberitahuku kode apartemennnya”gumam Jessica pelan lalu menuliskan kode yang sudah Luhan beritahukan padanya.

 

“Cklek”

 

Jessica melihat keadaan apartemen Luhan yang sepi dan tak ada tanda kehidupan, padahal matahari sudah berada di atas yang menandakan waktu sudah masuk siang hari.

 

Mungkin Luhan belum bangun’pikir Jessica.

 

Sebelum membangunkan Luhan, Jessica memutuskan untuk menyiapkan makanan yang ia bawa dari rumah tanpa menimbulkan suara agar tidak membangunkan Luhan. Tapi Jessica ingat kebiasaan Luhan yang bangun tidur selalu meminum air putih, jadi tak lupa Jessica membawa satu gelas air putih. Ini semua ia ketahui dari Victoria ahjumma yang memberitahunya saat pertemuaan keluarga beberapa minggu yang lalu.

 

Jessica melangkah kesebuah kamar, yang ia yakini adalah kamar Luhan. Setelah sampai di depan kamar tersebut, Jessica mendengar sebuah suara. Oh tidak, lebih tepatnya sebuah desahan yang hmm… sedikit sexy. Entah kenapa tiba-tiba saja Jessica merasakan firasat buruk jika ia membuka pintu cokelat muda itu. Jessica mencoba berpikir positif lalu menarik napas pelan untuk sekedar menangkan dirinya. Dengan ragu, Jessica sedikit membuka pintu kamar Luhan  yang ternyata tidak dikunci. Saat pintu sudah terbuka betapa terkejutnya Jessica melihat Luhan yang sedang berciuman panas dengan seorang namja yang selama ini Jessica cintai, yaitu KAI KIM!!! Seketika itu juga nampan yang berisi makan yang Jessica bawa terjatuh, dan membuat pasangan yang sedang berciuman itu menoleh kearah Jessica.

 

“JESSICA!!”teriak Kai dan Luhan bersamaan dan langsung melepaskan tautan mereka. Mereka begit terkejut mendapati Jessica yang tengah mematung di ambang pintu kamar Luhan dengan wajah pucat.

 

Tanpa berkata apapun Jessica pergi meninggalkan apartemen Luhan dengan perasaan yang sangat hancur. Ini bukan pertama kalianya ia melihat Kai dan Luhan berciuman, tapi tetap saja sakitnya tak pernah berkurang sedikitpun, malah semakin bertambah. Dadanya terasa begitu sakit sampai ia tidak bisa mengukur berapa besar sakitnya. Tanpa terasa air matanya mengalir begitu saja tanpa bisa ia tahan. Terlalu menyakitkan untuknya melihat kejadian tadi dan ia tidak bisa menahan air matanya untuk berhenti mengalir.

 

Sementara Luhan yang melihat Jessica pergi segera menyusul Jessica, tapi tangannya ditahan oleh Kai.

 

“Untuk apa kau mengejarnya? Bukankah Jessica sudah tahu tentang hubungan kita?”tanya Kai heran melihat reaksi Luhan yang menurut Kai berlebihan.

 

“Aku harus menyusulnya, Kai!”seru Luhan cepat dan melepaskan paksa tangannya yang di genggam oleh Kai.

 

“Lu tunggu aku”seru Kai dan langsung menyusul Luhan dan Jessica.

 

Jessica terus berlari tanpa arah, karena ia memang tidak tahu daerah sekitar apartemen Luhan. Sementara dibelakang Jessica, terlihat Luhan yang berusaha mengejar Jessica yang jaraknya cukup jauh dengannya. Luhan terus meneriaki nama Jessica, tapi sang empunya nama tidak memperdulikanya sama sekali. Jusrtu semakin mempercpat larinya.

 

Saat ini Jessica benar-benar kecewa kepada Luhan yang telah mengingkari janjinya sendiri, untuk tidak berhubungan lagi dengan Kai. Walaupun sebenarnya Jessica sadar, bahwa tidak sepantasnya ia memisahkan dua orang yang saling mencintai. Dan inilah salah satu konsekuensi yang harus ia tanggung. Tapi egonya berkata lain, semua sah saja demi cinta. Bukankah cinta memang harus diperjuangkan? Walaupun dengan caranya licik sekalipun! Cinta itu egois!

 

“Jessica kumohon berhenti”teriak Luhan lalu berhasil menangkap tangan mungil Jessica dan membuat  tubuh Jessica berbalik ke arahnya.

 

“Lepaskan aku Luhan, kau mengingkari janjimu sendiri”ucap Jessica sambil menangis terisak.

 

Mianhae, aku janji itu yang terakhir Jessica. Sebagai salam perpisahan dariku”jelas lalu memeluk Jessica. Jessica terdiam mendengar penjelasan Luhan. Mungkin kali ini Jessica bisa memaafkan Luhan.

 

Tanpa Luhan dan Jessica sadari, Kai menyusul mereka secara diam-diam. Kerana penasaran kenapa Luhan bisa begitu peduli terhadap Jessica, yang setahu Kai mereka tidak terlalu akrab, bahkan bertatap muka dan berbicang saja baru akhir-akhir ini itu pun hanya sebentar dan tidak terlihat meninggalkan kenangan berarti. Mata Kai membulat sempurna saat ia sudah sampai menyusul Jessica dan Luhan. Kini ia mendapati Luhan yang menarik Jessica ke dalam pelukannya.

 

“apa maksudnya ini?”tanya Kai kesal kerana melihat Luhan berpelukan cukup lama dengan Jessica dan terlihat erat—seolah Luhan tidak ingin Jessica pergi darinya.

 

“Kai”seru Jessica dan Luhan bersamaan. Mereka begitu terkejut melihat Kai yang berdiri beberapa meter dari mereka dengan tatapan tidak percaya dan marah. Dengan gerakan cepat mereka melepaskan kontak diantara mereka.

 

“Jelaskan padaku!”tuntut Kai dengan nada yang terdengar jelas marah. Ia menatap Luhan dan Jessica sinis.

 

Luhan diam, ia bingung apa yang harus ia katakan kepada Kai.

 

“Katakan padaku apa hubungan kalian yang sebenarnya! Apa kalian berdua menghianatiku di belakangku?”pinta Kai yang sudah kehilangan kesabaran. Dia merasa telah dibohongi oleh kedua orang yang ada di hadapannya ini. Ia begitu kecewa terhadap keduanya terlebih kepada Luhan.

 

Jessica menoleh ke arah Luhan yang sedang menarik napas dalam.“Jessica adalah tunanganku”jawab Luhan tegas, walaupun dalam hatinya sangat sakit menyebutkan Jessica sebagai tunangannya. Tapi ini demi kedua orangtuanya, maka dia harus kuat.

 

Mworago? Lelucon macam apa ini?”tanya Kai tidak percaya. Ia tertawa hambar setelahnya.

 

“Ini bukan lelucon Kai, Jessica adalah tunanganku yang dijodohkan oleh kedua orangtuaku”jelas Luhan lagi.

 

Kai menghentikan tawa hambarnya karena ia sadar Luhan sedang tidak bercanda dan kini terdiam, ia bingung dengan kenyataan di depannya sekarang. Ia tidak habis pikir bagaimana bisa Jessica adalah tunangan Luhan dari begitu banyaknya yeoja di dunia ini. Apakah takdir sedang mempermainkan mereka bertiga?

 

“Lalu kenapa kau memutuskan hubunganmu denganku Lu? Bukankah Jessica sudah tahu tentang kita?”tanya Kai masih bingung walau ia sudah mulai menerima kenyataannya. Ia pun menurunkan nada suaranya menjadi sedikit lembut.

 

“Ng itu,,,”kini Luhan bingung apa yang harus ia katakan.

 

“Aku yang memintanya”lanjut Jessica cepat. Ia memberanikan diri menatap kedua bola mata Kai.

 

Mwoya? Waeyo, Jess?”tanya Kai tidak mengerti dengan pemikiran yeoja di depannya kini.

 

“Karena aku ingin bahagia, Kai”jawab Jessica tegas. Ia sedikit menaikan nada suaranya.

 

Kai menatap Jessica tidak percaya. “Mwo? Apa dengan memisahkan orang yang saling mencintai bisa membuatmu bahagia? Begitu kah caramu bahagia? Bahagia diatas kebahagiaan orang lain?”tanya Kai berubah sinis setelah mendengar jawaban Jessica. Kini ia memandang Jessica sinis.

 

Jessica terdiam, sekarang ia bingung apa yang harus ia katakan. Terlalu menyakitkan mendengar Kai berkata demikian padanya.

 

“Aku pikir kau yeoja yang baik Jessica, ternyata aku salah besar. Kau adalah yeoja TERLICIK yang pernah aku temui”ucap Kai lagi dengan sangat sinis dan menekan kata terlicik.

 

Jessica menarik napasnya panjang untuk menahan air matanya yang sudah berada di pelupuk matanya. “Ya, aku memang yeoja terlicik. Ini semua ku lakukan karena aku ingin bahagia, Kai. Bagaimana jika kau berada di posisiku? Kau mencintai seseorang dengan tulus dalam kurun waktu yang lama, tapi orang itu tidak mencintaimu dan tidak pernah mengetahui perasaanmu. bahkan walau pun orang itu sudah punya kekasih rasa cintamu tidak berkurang sedikit pun malah semakin bertambah tiap harinya. Lalu kau di jodohkan dengan seseorang yang tidak kau cintai, tapi kau harus hidup bersamanya selamanya. Apa aku salah jika menginkan tunanganku setia padaku dan hanya ada aku dalam hidupnya, walau tanpa cinta. Bukankah aku sudah cukup menderita? Lalu aku harus semenderita apa lagi Kai?”ujar Jessica meluapkan semua isi hatinya yang selama ini ia pendam sendiri.

 

“Demi tuhan aku tidak pernah berharap orang itu Luhan! Ini semua bukan mau ku. Aku juga tidak ingin memisahkan kalian berdua”lanjut Jessica dan kini bahunya berguncang hebat karena ia yang mulai kembali menangis. Kali ini tangisnya lebih hebat lagi dari yang sebelumnya.

 

Kai terdiam mendengar ucapan Jessica, dia kasihan terhadap Jessica. Tapi disisi lain dia juga menderita sama seperti  Jessica.

 

“Tapi aku dan Luhan saling mencintai Jessica, tak seharusnya kau memisahkan aku dengannya”ucap Kai bersikeras untuk mempertahankan hubungannya dengan Luhan.

 

“Lalu aku harus bagaimana, Kai? Membiarkanmu terus bersama Luhan? Apa kau tak memikirkan perasaanku, huh? Apa kau pikir hanya kau yang ingin bahagia? Aku juga ingin merasakan kebahagiaan! Apa kau pikir hanya kau yang menderita? Aku juga”teriak Jessica marah sambil menangis dan meningglkan Kai dan Luhan. Jessica tidak tahan bila terus disalahkan oleh orang yang dia cintai, terlalu menyakitkan.

 

Luhan berniat mengejar Jessica tapi Kai menahannya. Melihat Jessica menangis sebenarnya Kai kasihan, tapi egonya berkata lain.

 

“Jangan salahkan Jessica, Kai. Aku juga ikut andil dalam masalah ini karena aku sudah menyetujuinya”ucap Luhan membela Jessica, karena memang ini bukan sepenuhnya kesalahan Jessica melainkan dirinya.

Kai menatap Luhan nanar.“Apa maksudmu Lu?”anya Kai dengan nada suara yang terdengar serak.

 

“Sebenarnya Jessica dari awal sudah bersikeras untuk membatalkan perjodohan ini, karena dia memikirkanmu. Dia sanagt mencintaimu Kai, tapi aku menolaknya karena aku tidak ingin orangtuaku kecewa dan sedih. Lalu Jessica mengajukan syarat, dan dia memintaku memutuskanmu sebagai syaratnya. Ini semua salahku”jawab Luhan menjelaskan permasalahan yang sebenarnya agar Kai tidak terus menyalahkan Jessica dan menambah beban pikiran Jessica.

 

Kai begitu terkejut mendengar penjelasan Luhan, jadi dia sudah salah menilai Jessica. Bahkan dia membentak Jessica, orang yang sudah begitu peduli padanya.

 

“Kenapa kau begitu tega padaku, Lu? Kita bisa membuat orangtuamu bahagia dengan cinta kita tanpa perlu seperti ini”ucap Kai berusaha membuat Luhan kembali padanya.

 

“Tidak Kai, itu sama saja aku membunuh orangtuaku. Kau tahu kan papaku mengidap penyakit Jantung akut? Jika dia tahu aku seorang gay, maka penyakit jantungnya akan kambuh dan mungkin bisa membunuhnya seketika”tolak Luhan seraya menggeleng pelan.

 

“Lalu aku bagaimana Lu? Aku tidak bisa hidup tanpamu”ucap Kai memelas dan berlutut dihadapan Luhan. Apapun akan Kai lalukan yang penting Luhan kembali padanya.

 

Mianhae, lupakanlah aku Kai, carilah orang lain dan hiduplah bahagia dengannya”balas Luhan cepat lalu meninggalkan Kai yang masih berlutut. Jika tidak segera pergi ia pasti akan luluh oleh Kai. Luhan langsung menyetop sebuah taksi dan meninggalkan tempat itu begitu saja.

 

“Tidak Lu, jangan tinggalkan aku”teriak Kai sambil mengejar Luhan, tapi terlambat taksi yang Luhan naiki sudah melaju begitu cepat.

 

“Lu! Luhan! Xi Luhan~”teriak Kai kencang. Berharap Luhan akan turun dari taksi dan menghampirinya, tapi semua itu hanya harapan Kai semata.

 

 

>>>

 

 

Setelah berada didalam taksi Luhan menangis, sebenarnya dia sudah menahan air matanya semenjak tadi, tapi ia tidak ingin Kai tahu dan semakin tidak bisa melupakannya. Kai harus bahagia, dia tidak mau Kai hanya terpaku padanya.

 

Mianhae Kai, aku mencintaimum, tapi keadaan yang membuatku harus merelakanmu pergi”ucap Luhan lirih dalam tangisnya.

 

 

 

******** Between Them *******

Iklan

39 pemikiran pada “Between Them | Part 5 |

  1. Ya ampun Luhan mengingkari janjinya -,-
    Kai trus nyalahin Sica, pada hal dia gak tau hal yg sebenarnya !
    Betul bgt yg Sica blng, kasian Sica eonnie 😦

  2. hwaa pendek._. Tapi gaapalah ,yg pnting cepat di lanjut kkk ~ kasian Kai … Tapi aku juga gamau Kai sama Luhan ,aku maunya Jessica sma Luhan hidup bahagia !! Forever xD haha author , cariin Kai yg lain aja ne , aku juga gakeberatan *plakk* -_- yayayap Author , cepat lanjutt ^^ himnae

  3. kasihan Sica eon…

    dah cintanya bertepuk sebelah tangan…
    di jodohkan dengan kekasih org yg ia Cintai…

    sekrang di anggap Licik ma org yg ia Cintai…

    thor, jebal…

    buat Sica eon senang…

    misalnya Luhan oppa yg mulai mencintai Sica eon karena seiring berjalannya waktu…
    dan Sica eon yg mulai mencintai Luhan karena hanya Luhan yg peduli padanya…

    Kai?

    hm, biarkan penyesalan yg datng…

  4. Semakin rumit percintaan mereka lalui.
    Luhan gay.
    Sebenarnya kai normal. Pasti ada masalah di masa lalu menyebabkan dia memilih untuk berpasangan dengan lelaki.
    Kalau jessica bersama dengan luhan pasti luhan boleh berubah.
    Semakin penasaran ni.
    Ditunggu lanjutannya..

  5. beneran loh eon, ini nyesek banget T_T
    aku smpai nangis 😥
    apalagi pas kai ngomong kasar gitu sama sica, padahal kan sica juga harus bahagia 😦
    kai nya egois banget masa’
    luhan jga. knpa luhan harus ngingkarin janjinya sama sica??

    dtunggu klnjutnnya eon^^

  6. haha aku nyebut pas adegan kisseunya luhan ama kai, sumpah deh ga kebayang mereka kaya gitu.
    syukurlah jessica udah meluapkan emosinya ama kai tapi kok kai tanggapannya kaya gitu.
    aku berharap luhan dan kai bisa cepet sadar dan normal kembali..

  7. Whatttt .
    Pendek . Em .. Kebayang sakitnya sika 2 kali atau brpa kali tuh …
    Aduh lagian pake ada cinta terlarang juga sih .
    Kan jadinya ribet kyk gni ..
    Terus gmn kelanjutannya .
    Kok mlah q yg pusing mau gmn kedepannya alurnya … Hem hem

  8. waduh law ngebyangin gay sdang romance jdi mrinding disco. yap apalgi muka selembut luhan bs bwd gtu iyyuhhh…
    tp ff mu bner2 kren thor…. kcian jessi stauku wanita akn sakit hati apa bila dikhianati spsang insan lain jenis tp naaz sica hrux brada ditgah2 antra spsang lelaki… mris bget…
    okay dditggu dehc part slnjut’a thor..

  9. Memang bener tuh, cinta bikin egois dan harus egois. Kalo di posisi jessica nggak salah koq. Wanita mana yang mau berbagi suami, sama sesama wanita aja nggak mau dibagi.. Apalagi sama cowok tuh #hyaaaa.. Nggak bisa ngebayangin. Nasib-nasib, udah cinta nggak terbalas, dijodohin sama cowok yang nggak dia cinta, trus dihianatin. Mending jessica sama sehun #nah lhooo! Nyari tu namja dimana cobaa.

    Luhan sii, susah banget ngelepas kai. Nggak sama adegan luhan nangis dan kai mohon-mohon, ngenes banget. Hahaha.. Aq aja hampir jantungan tau hubungan luhan sama kai, apalagi ayahnya luhan.

    Hahaha.. Keren ini ceritanya. Nggak sabar nunggu next chapter.

  10. ahhh,knp tiba2 ada sica onnie juga waktu di apartemen?kasiaannn
    itu luhan sm kai,sadar dong,hubungan kalian itu gak wajar banget dan emang salah

  11. T_T Hiks…….. hiks… hiks… kasian Sica Eonni!! Eonni aku jadi g’ kuat bacanya kasian!! Yang coment pada nangis semua lagi!! Feelnya dapet banget!! Huhuhuhu… kasian Sica Eonni ditunggu next chapternya eonni…

  12. mian baru comment di part ini.
    aku baru baca dari part 1 sampe part ini.
    Semuanya jadi serba salah ya.
    Penasaran sama lanjutannya..
    Ditunggu lanjutannya thor

  13. aduuuuh… ngebayanginnya aja jadi ilfil nih… semoga aja luhan bisa jadi normal… sadarlah luhan kau itu harus nikah dan punya anak… kebayang aja kalo nikah ama kai tapi ga punya keturunan… pisang ama pisang deh… hahhahaa

    semoga luhan langsung cinta ama sica dan bisa melupakan kai…

  14. Luhan mengingkari janji nya..
    Entah apa yang akan jessica lakukan dengan pertunangannya.
    Apa tidak dilanjutkan???
    Kasian sica menderita..
    Di tunggu kelanjutannya..

  15. kai and luhan kembalilah normal jangan suka sama suka ya..^^
    kesian jessica suka sama orang eh orangnya ternyata gay dan dia di jodohin sama pacar orang yg dia suka .. omo pasti nyesek banget tuh jadi jessica -,-
    lanjut thor jangan kelamaan ya 🙂

  16. iiih.. kok jd ilfil sama kai dan luhan….
    semoga mereka sadar yah… semoga mereka bisa merasakan cinta yg sebenarnya… kasihan sica… aduuuuhhh….kapan kai dan luhan sadar yahhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s