D’Popular | Part 11 |

D'popular-hansica

 

Title : D’Popular

Author : Winda Kurnia Prado

Editor : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Xi Luhan

Kris Wu

Tiffany Hwang

Zhang Yixing

Kim Suho

Oh Sehun

Kim Jongin

Park Chanyeol

Nam Jihyun

Lee Jieun

 

Genre : Romance

Rating : Teen

Length : Chapther

Part 11

 

 

 

“Ini rumahmu?”tanya Kris penuh seledik saat ia dan Jessica berada di depan sebuah rumah yang menurut Jessica adalah ‘rumahnya’.

 

“Iya, ayo masuk”ucap Jessica seraya mempersilahkan Kris masuk ke dalam ‘rumahnya’.

 

“Kau pikir aku akan percaya kalau ini adalah rumahmu?”tanya Kris dengan nada suara yang terdengar sinis.

 

“Kenapa kau harus tidak percaya Kris-ssi?”tanya Jessica santai lalu menyeringai kecil ke arah Kris.

 

“Aku tak sebodoh yang kau kira Sooyeon-ssi”seru Kris sedikit kesal karena merasa di rendahkan oleh Jessica.

 

Jessica tertawa hambar mendengar perkataan Kris. “Aku tahu, kau termasuk namja yang pintar yang pernah aku temui”ucap Jessica memuji. “Tapi saranku, lebih baik kau percaya bahwa rumah ini adalah rumahku”lanjutnya dengan nada serius.

 

“Berhenti lah mencari tahu tentang diriku”lanjut Jessica seraya menatap Kris dengan wajah dinginya.

 

Kini giliran Kris yang tertawa hambar. “Kenapa? Kau takut identitas aslimu aku ketahui?”tantang Kris seraya tersenyum penuh kemenangan.

 

Jessica membalas senyum sinis Kris tak kalah sinis. “Aku yakin, setelahnya kau tidak ingin berurusan denganku Kris-ssi”balas Jessica sengit.

 

“Bukan kah sebaiknya kita tidak saling mencampuri urusan masing-masing”lanjut Jessica memperingkatkan Kris.

 

“Lebih baik kau pulang, ini sudah sore”usir Jessica.

 

 

 

>>>>

 

 

 

Annyeong haseyo”sapa Jessica ramah kepada anak Taekwondo yang sudah terlebih dahulu sampai. Mereka sedang bersantai sambil menunggu pelatih datang. Di Hanyang setiap hari sabtu kelas  1 dan 2 di wajibkan untuk mengikuti kegiatan tambahan di sekolah baik itu yang akademik maupun yang non akademik dan Jessica memilih kegiatan non akademik yaitu Taekwondo.

 

Melihat kehadiran Jessica ada beberapa murid Taekwondo yang menatapnya bingung serta ada yang menatapnya remeh.

 

 

“Sepertinya kau salah masuk ruangan, disini bukan ruangan club science atau memasak”ejek salah satu anggota club Taekwondo sombonf.

 

Mendengar perkataan salah satu anak Taekwondo itu seketika suasana menjadi riuh oleh tawa para anggota yang menertawakan kehadiran Jessica di club Taekwondo itu.

 

Jessica menatap satu persatu anak-anak yang menertawainya. Lihat saja nanti, apa kalian  masih bisa menertawaiku seperti itu. Ucap Jessica dalam hati seraya memberikan smirk andalannya.

 

“Oh kau sudah datang rupanya Sooyeon-ssi”ucap seorang namja dari arah ruang ganti.

 

Mendengar namanya di sebutkan Jessica segera menoleh ke sumber suara dan mendapati seorang namja dengan seragam Taekwondo—dia adalah Hyunjoong—ketua clb Taekwondo.

 

“Ne”sahut Jessica singkat, ia sedang malas berbasa-basi setelah perlakuan yang ia dapat barusan.

 

“Kau sudah memiliki seragam Taekwondo kan?”tanya Hyunjoong.

 

“Tentu”jawab Jessica singkat.

 

“Bagus, kalau begitu kau segera ganti baju. Ruang ganti yeoja ada di sebelah kiri dari sini”ujar Hyunjoong seraya menunjuk ruang ganti yeoja.

 

Jessica hanya menganggukkan kepalanya lalu bergegas menuju ruang ganti yeoja. Selang beberapa menit Jessica sudah siap dengan seragamnya.

 

“Sooyeon-ssi sebaiknya kau perkenalkan dirimu terlebih dahulu”seru pelatih Taekwondo Kim Taehyung. Ia adalah mantan atlet nasional Taekwondo yang di bayar khusus untuk melatih di Hanyang.

 

Ne”ucap Jessica seraya maju ke depan.

 

Annyeong haseyo Jung Sooyeon imnida”ucap Jessica singkat.

 

“Karena kau masih baru disini, jadi aku ingin mengetesmu terlebih dahulu karena dari kabar yang aku dengar kau sudah bisa Takwondo”ucap sang pelatih.

 

Jessica mengangguk mengerti. “Kau bisa memilih sendiri lawanmu”ujar pelatih kemudian. Jessica kembali mengangguk dan tanpa ragu ia menunjuk seorang namjanamja yang tadi meremehkannya.

 

Pelatih melihat namja yang Jessica tunjuk, ia tampak mengerutkan keningnya, sementara Hyunjoong tersenyum simpul melihat lawan yang Jessica tunjuk. Yang lain menatap Jessica tidak percaya karena Jessica menunjuk lawan yang cukup sulit di kalahkan selain oleh palatih dan Hyunjoong. Itu tentu saja bukan pilihan yang bagus untuk pengujian.

 

“Emm,,Sooyeon-ssi, kurasa kau salah memilih lawan. Ku sarankan jangan dia”saran pelatih terlihat khawatir.

 

Jessica menggeleng kuat. “Tidak, aku mau dia menjadi lawanku”ucap Jessica tegas tanpa mengalihkan sedikit pun tatapannya dari namja yang akan menjadi lawannya. Jessica menatap namja itu tajam dengan tatapan membunuh andalannya.

 

Namja yang Jessica tunjuk terlihat memamerkan senyum remehnya ke arah Jessica. “Pelatih, biar kan aku menjadi lawannya”ucap namja itu meminta ijin.

 

Pelatih mengangguk kecil. “Baiklah, kau boleh menjadi lawan untuk Sooyeon, Shindong-ah”ucap pelatih. Namja itu—Shindong langsung berdiri tegak dan maju ke depan. Itu terus saja tersenyum remeh ke arah Jessica, seolah Jessica adalah lawan yang sangat mudah ia kalahkan.

 

“Jangan terlalu serius padanya”bisik pelatih seraya menepuk pundak Shindong pelan. Shindong hanya mengangguk sekilas.

 

Kini semua perhatian tertuju pada Jessica dan Shindong yang nampak sedang sedikit melakukan pemanasan. Pertandingan itu nampak tidak seimbang. Jessica memiliki badan kecil dan terlihat lemah. Sementara Shindong memiliki badan besar dan kekar.

 

“Menurut pelatih siapa yang akan menang?”bisik Hyunjoong kepada pelatih yang berada di sampingnya.

 

Pelatih nampak mennaikan alisnya. “Tentu saja, Shindong yang akan menang”ucap pelatih yakin.

 

“Mau bertaruh?”tawar Hyunjoong masih berbisik.

 

“Ok!”

 

“Aku memilih Sooyeon”ujar Hyunjoong santai.

 

Pelatih nampak tersenyum kecil. “Jangan menyesal dengan pilihanmu”

 

“Tentu tidak. Taruhannya adalah mentraktir makan orang yang menang selama satu bulan penuh”

 

“Ok!”

 

Pelatih nampak maju ke tengah dan memberi isyarat kepada Jessica dan Shindong untuk mulai bersiap. Nampak kini Jessica dan Shindong membungkuk hornat kepada pelatih lalu saling membungkuk hormat satu sama lain.

 

“Mulai!”seru pelatih lantang.

 

Jessica kini sudah memasang kuda-kudanya—siap untuk menyerang Shindong kapan saja. Sementara Shindong nampak santai saja, dia terlalu menganggap remeh Jessica.

 

Jessica mengangkat sudut bibirnya. “Ku sarankan kau untuk serius jika tidak ingin terlalu aku permalukan”ujar Jessica serius. Ia selalu serius jika sedang Taekwondo.

 

“Kau terlalu ba—“

 

“Bugh”

 

Satu tendangan kencang Jessica layangkan kepada perut Shindong yang lengah. Ia sudah memperinatkan Shindong untuk serius, bukan?

 

“Bruk”

 

Dengan sukses Shindong jatuh oleh satu tendangan mematikan dari Jessica. Kini semua orang tercengang melihat kemampuan Jessica dengan mulut yang terbuka. Mereka tidak percaya Jessica yang terlihat begitu lemah dapat menjatuhkan Shindong dengan satu kali tendangan saja.

 

“Arghhh”terdengar keras ringisan kesakitan dari Shindong. Ia terus saja memegangi perutnya.

 

Jessica terseyum kecil melihat Shindong jatuh lalu ia segera menghampiri Shindong untuk menolongnya berdiri. “Kau baik-baik saja kan Shindong-ssi?”tanya Jessica ‘perhatian’. Jessica mengulurkan tangannnya untuk membantu sindong, namun..

 

“Bruk”

 

Terdengar suara benda jatuh yang begitu kencang dan terlihat Shindong yang kembali jatuh untuk kedua kalinya oleh Jessica. Semua murid Taekwondo kembali tercengan untuk kedua kalinya melihat aksi Jessica. Tadi saat Jessica mengulurkan tangannya untuk menolong Shindong. Shindong justru memanfaatkan kesempatan itu untuk berbuat curang dengan menarik tangan Jessica kuat dan berniat membantingnya. Namun Jessica yang sudah sering menghadapi situasi seperti itu tidak lengah sedikit pun. Ia sengaja berdiri di antara kaki Shindong jadi saat Shindong berniat membantingnya ia dengan mudang menyelengkat kaki Shindong dan membuat Shindong kehilangan keseimbangannya dan memanfaatkan kesempatan itu untuk membanti Shindong dan jadilah Shindong kembali terjatuh.

 

Jessica tersenyum remeh melihat Shindong yang jatuh di bawah kakinya. Shindong menatap Jessica kesal, ia merasa sangat di permalukan oleh Jessica.

 

“Sepertinya aku akan makan enak sebulan ini”bisik Hyunjoong senang, pelatih hanya tersenyum sekilas.

 

“Kurasa sudah cukup”seru pelatih cepat menghentikan pertarungan yang terlihat tidak sehat itu.

 

“Itu adalah hadiah yang pantas untuk orang yang suka meremehkan orang lain dan yang juga suka berbuat curang. Aku tidak akan membiarkan orang berbuat curang dalam pertandingan Taekwondo. Siapa pun itu!”bisik Jessica tegas saat ia kembali membantu Shindong berdiri. Jessica dan Shindong saling membungkuk hormat lalu Shindong kembali ke tempatnya dengan menunduk malu.

 

Pelatih menghampiri Jessica. “Sebenarnya kau ini sudah sabuk apa Sooyeon-ssi?”tanya pelatih penasara.

 

“Sabuk hitam, pelatih”jawab Jessica.

 

Pelatih mengangguk paham. “Pantas saja kau bisa mengalahkan Shindong dengan mudah”komentar pelatih.

 

Jessica hanya tersenyum simpul.

 

“Kau bisa menjadi pelatih disini menggantikanku dengan Hyunjoong ketika aku sedang berhalangan hadir”lanjut pelatih.

 

Jessica mengangguk mengerti. “Baik”seru Jessica patuh.

 

Kini tidak ada lagi anak Taekwondo yang berani kurang ajar dengan Jessica terlebih sekarang Jessica sudah menjadi pelatih pengganti dengan Hyunjoong—ketua club Taekwondo.

 

 

>>>

 

 

“Sepertinya aku pernah melihat teknik membantingmu itu, Sooyeon-ssi”ujar Hyunjoong ketika ia dan Jessica sedang berjalan bersama di lorong sekolah menuju gerbang.

 

Jessica membulatkan matanya terkejut dengan perkataan Hyunjoong, sepertinya ia sudah melalukan kesalahan besar. “Ahh, mungkin itu hanya perasaanmu saja, Hyunjoong-ssi”balas Jessica berusaha setenang mungkin agar Hyunjoong tidak curiga padanya.

 

Jangan sampai Hyungjoong sadar siapa aku sebenarnya. Pikir Jessica cemas.

 

Hyunjoong nampak berpirik. “Kurasa tidak, aku pernah melihat teknik membanting seperti itu saat Hanyang mengadakan pertandingan persahabatan tahun lalu”ujar Hyunjoong dengan anda cukup yakin.

 

“Deg!”

 

Tamat riwayatku! Jessica merutuki kebodohannya.

 

“Bukan kah itu wajar karena banyak yang menggunakan teknik seperti itu”timpal Jessica semeyakinkan mungkin.

 

“Tapi kecepatan membantingmu yang membedakannya dan hanya satu orang yeoja yang aku tahu yang dengan sempurna bisa melakukannya”sela Hyunjoong cepat. Ia nampak sedang berpikir keras untuk mengingat orang yang ia maksud.

 

Jessica diam. Sepertinya ia benar-benar melakukan kesalahan fatal. Hyunjoong bukan orang yang mudah untuk ia bodohi mengingat Hyunjoong salah satu murid pintar di Hanyang baru saja ia ingat Hyunjoonng pernah mewakili Hanyang untuk olimpiade matematika tiga bulan lalu saat ia masih sekolah di Dongguk. Kini Jessica hanya bisa pasrah.

 

“Ahh, aku ingat!”seru Hyunjoong tiba-tiba memecahkan keheningan sesaat yang terjadi diantara mereka berdua. Ia lalu berhenti dan menatap ke arah Jessica.

 

Jessica menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah Hyunjoong. “Apa?”tanya Jessica sedikit gugup.

 

“Aku baru ingat kalau anjingku Jaksal belum kuberi makan”ujar Hyunjoong lalu terkekeh pelan.

 

“Untung saja”Jessica mendesah lega. Kini tidak ada yang perlu ia khawatirkan.

 

“Eh? Tadi kau mengatakan apa?”tanya Hyunjoong penasaran.

 

“Ah, aniyo. Aku tidak mengatakan apa-apa”jawab Jessica cepat.

 

“Ahh begitu..ya sudah, kalau begitu aku duluan ya Jessica-ssi”pamit Hyunjoong sambil melambaikan tangan.

 

Ne”sahut Jessica tanpa sengaja.

 

“Eh?”seru Jessica panic saat ia sadar Hyunjoong memanggilnya dengan nama aslinya—Jessica.

 

Hyunjoong tersenyum dari jauh. “Aku ingat semuanya, yah walau pun kau nampak ‘sedikit’ berbeda sekarang”ujarnya riang seraya menatap Jessica jahil.

 

Mwo?”

 

“Tenang saja, hanya aku yang menyadarinya dan aku tidak akan mengatakannya kepada siapa pun. Ini rahasia antara kita”ucap Hyunjoong menenangkan Jessica yang terlihat sedikit panic itu.

 

“Semoga saja memang benar ia tidak akan membocorkannya”gumam Jessica pelan. Jessica melanjutkan berjalan dengan gontai menuju gerbang sekolahnya. Kini sudah satu orang yang tahu rahasianya dan semoga tidak ada lagi yang tahu.

 

 

>>>

 

 

“Jessi, bangun”seru mommy Jessica dari luar kamar Jessica seraya mengetuk pintu kamar Jessica yang terus tertutup. Sudah dua puluh menit mommy Jessica terus bolak-balik ke kamar Jessica hanya untuk memastikan bahwa anak yeojanya itu sudah bangun.

 

Tidak ada tanggapan dari Jessica yang sedang bermalas-malasan di atas tempat tidurnnya.

 

“Jess, ayo bangun. Malam ini kau harus ikut ke pesta rekan kerja daddy

 

“Aku tidak ikut mom, aku lelah”tolak Jessica malas. Ia tidak suka harus datang ke pesta yang dibuat rekan kerja daddynya karena pasti akan sangat membosankan. Penuh dengan kemunafikan demi kepentingkan semata.

 

Mommy Jessica menggeleng pelan lalu masuk ke dalam kamar Jessica. “Tapi kau harus tetap ikut sayang, karena rekan kerja daddy kali ini cukup penting dan masih banyak orang penting lainnya di sana”jelas mommy Jessica sabar.

 

Jessica menatap mommynya tanpa minat. “Lalu apa hubungannya denganku, mom?”tanya Jessica malas. Jessica merebahkan tubuhnya lalu menarik selimutnya sampai menutupi seluruh tubuhnya tanda ia sedang malas dan tidak ingin di ganggu.

 

Mommy Jessica menarik selimut Jessica. “Tentu saja ada, kau kan anak daddy, sayang”jelas mommy Jessica lalu menarik tangan Jessica untuk bangun.

 

“Kalau aku anak daddy memangnnya kenapa? Yang bekerja kan daddy, bukan aku”

 

Daddy ingin memperkenalkan anaknya kepada rekan bisnisnya”

 

“Baiklah, tapi apa Lay ge juga ikut, mommy?”

 

“Tentu saja, aku kan juga anak daddy”balas sebuah suara dari arah pintu kamar Jessica—Lay.

 

“Tidak ada yang bertanya padamu!”balas Jessica kesal.

 

“Sudah, cepat sana mandi dan bersiap. Setengah jam lagi harus sudah selesai”

 

 

>>>

 

 

“Rumahnya bagus”komentar Lay ketika turun dari mobil. Lay adalah orang pertama yang keluar lalu di susul daddynya—Jung Yunho.

 

“Tentu saja, rekan daddy yang satu ini salah satu pengusaha sukses yang namanya sudah cukup terkenal”Jelas Yunho seraya membenarkan jasnya yang sedikit tidak beraturan itu.

 

 

Jessica dan mommynya masih di dalam mobil karena Jessica yang enggan keluar.

 

“Jessi, ayo keluar, sayang”bujuk mommynya karena Jessica masih saja tidak mau keluar. Dengan malas akhirnya Jessica keluar dan langsung di gandeng oleh mommynya agar Jessica tidak kabur. Jessica memang sering menghilang atau kabur saat pesta rekan kerja daddynya, jadi mommynya menjaga ketat dirinya kali ini.

 

“Ingat Jessi, jika kau tidak suka jangan terlalu di tunjukan”nasihat mommynya sebelum mereka masuk ke dalam dan bertemu pemilik pesta malam ini.

 

Yes, mom”balas Jessica malas. Ini adalah kesekian kalinya mommynya mengingatkannya. Rasanya telinga Jessica sudah panas mendengar perkataan mommynya itu.

 

Saat sudah sampai di dalam kedua orangtuannya dan Lay meninggalkan Jessica. Jessica mulai mengedarkan pandangannya ke dalam rumah yang bergaya eropa itu.

 

God!”seru Jessica terkejut saat mendapati banyak murid Hanyang yang hadir di pesta kali ini, terutama anak kelasnya.

 
“Sebenarnya ini pesta siapa?”gumam Jessica kesal. “Seharusnya tadi aku bertanya pada, mommy”runtuk Jessica.

 

Dengan cepat Jessica membalikan badannya, ia takut jika ada murid Hanyang yang mengenalinya walau pun kemungkinannya kecil. Penampilannya sekarang dengan penampilannya di sekolah berbeda seratus persen. Tapi mengingat Hyunjoong yang bisa dengn mudah mengenalinya ia menjadi lebih waspada.

 

Malam ini Jessica mengenakan Mini dress berwarna putih yang simple tanpa ada hiasan yang mencolok hanya sedikit jarring-jaring putih di bagian pinggang ke bawah. Make up yang Jessica kenakan pun sangat tipis. Ia hanya memoles wajahnya dengan bedak dan sedikit menganakan lipglouss agar bibir tipisnya tidak terlihat pucat dan kering.

 

“Pluk”

 

Tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang menyentuh pundaknya. Dengan perlahan Jessica membalikan badannya dan mendapati namja manis tengah berdiri di depannya—Baekhyun. Baekhyun adalah hoobae Jessica saat ia di Dongguk.

 

“Baekhyun!”seru Jessica lemas.

 

“Iya, ini aku noona”balas Baekhyun tersenyum manis kepada Jessica.

 

“Apa yang kau lakukan disini?”tannya Jessica bingung. Sedetik kemudian Jessica merutuki pertanyaannya itu. Sudah jelas Baekhyun disini untuk menghadiri pesta ini karena appa Baekhyun salah satu pengusaha sukses dan ia pernah hadir ke pesta yang keluarga Baekhyun adakan.

 

“Tentu saja menghadiri pesta ini, appaku salah satu undangannya”jelas Baekhyun. Jessica hanya menganguk singkat. Ia sudah tahu itu.

 

“Oh ya, bukan kah noona seharusnya sekarang sedang di San Francisco?”tanya Baekhyun yang sadar meliihat Jessica yang masih di Korea karena yang ia tahu Jessica pindah dari Dongguk untuk melanjutkan sekolah di San Francisco.

 

Jessica tersenyum kaku saat menyadari dirinya kembali melakukan kesahan fatal.

 

“Kau tidak suka melihatku disini?”tanya Jessica mengalihkan pembicaraan.

 

Baekhyun tersenyum malu-malu. “Tentu saja aku senang, bahkan aku berharap noona kembali sekolah di Dongguk”ujar Baekhyun jujur. Kini semburat merah menghiasi wajah manisnya. Jessica memutar matanya malas, sebenarnya ia tidak mau berbicara dengan Baekhyun. Ini semua ia lakukan agar tidak bertemu dengan murid Hanyang yang lain.

 

“Ahh begitu”respon Jessica singkat tanpa minat. Sementara Baekhyun terlihat begitu semangat bisa kembali bertemu Jessica hingga melupakan alas an Jessica berada di Korea.

 

Noona mau minum?”tawar Baekhyun.

 

“Emm..boleh”jawab Jessica. Baekhyun meninggkalkan Jessica dan menghampiri pelayan yang sedang membawa minuman.

 

Sementara Jessica masih waspada, ia tidak tahu jika banyak anak Hanyang yang menghadiri pesta kali ini, jika tahu akan seperti ini Jessica pasti tidak akan datang ke pesta walau di paksa seperti apa pun oleh orangtuanya.

 

“Pluk”

 

Lagi-lagi ada yang menepuk bahu Jessica. “Jangan suka—”

 

“Eh? Changmin sunbae”seru Jessica terkejut, awalnya ia mengira yang menepuk pundaknya adalah Baekhyun.

 

Ne, keluargamu juga datang?”tanya Changmin dengan senyum yang mengembang.

 

“Eum”jawab Jessica dengan canggung. Ia tidak tidak pernah bisa nyaman jika berbicara dengan Changmin.

 

“Jessica noona”panggil Baekhyun sambil membawa dua gelas Margarita.

 

“Ah Gomawo”ucap Jessica sambil mengambil satu gelas Margarita dari tangan Baekhyun, sementara Changmin menatap Baekhyun tajam dan begitupun sebaliknya. Sebenarnya Jessica menyadari bahwa Changmin dan Baekhyun saling menatap tajam, hanya saja Jessica lebih memilih untuk pura-pura tidak tahu.

 

“Jessica/Jessica noona”panggil Changmin dan Baekhyun bersamaan.

Jessica meminum Margaritanya dengan santai. Ia tidak mau ambil pusing dengan perkelahian dua namja itu.“Apa?”sahut Jessica tanpa minat. Sebenarnya Jessica risih berada diantara dua namja ini.

 

Changmin dan Baekhyun saling melemparkan tatapan tajam lagi.

 

“Jessica”panggil seorang namja, sukses membuat Jessica, Changmin dan Baekhyun menoleh kearah sumber suara.

 

“Kai”seru Jessica kaget. Sementara Changmin dan Baekhyun mentap Kai tajam, begitupun sebaliknya. Ada aura persaingan di anatara mereka bertiga untuk mendapatkan Jessica.

 

Please, siapapun tolong bawa aku. Ucap Jessica dalam hati yang tidak nyaman dengan ketiga namja yang berada di dekatnya sekarang. Posisi mereka sekarang adalah, Changmin di samping kanan, Baekhyun di samping kiri dan Kai di depan Jessica.

 

Semuanya merasa canggung dengan keadaan itu. Terutama Jessica.

 

“Jessica”lagi-lagi ada orang yang memanggilnya. Sontak Jessica, Changmin, Baekhyun dan Kai menoleh kearah sumber suara. Seorang namja tampan yang memanggilnya.

 

“Lay Seonsaengnim”ucap Kai saat melihat namja yang tadi memanggil Jessica yang tak lain adalah Lay kakak Jessica. Sementara Changmin dan Baekhyun hanya diam saja, karena mereka berdua tidak tahu siapa namja yang ada dihadapannya ini.

 

“Eh?”seru Lay bingung, namun ketika ia melihat Kai membalikan badannya ia mengerti.

 

“Ada apa seonsaengnim memanggil, Jessica?”selidik Kai. Ia tidak akan membiarkan begitu saja Lay mendapatkan Jessica—yeoja incarannya.

Lay menoleh ke arah Jessica sekilas lalu kembali menatap tiga namja yang mengerubuni adiknya itu. “Memangnya kenapa kalau aku memanggilnya? Apa kau namja chingunya?”tanya Kai balik.

 

“Belum, tapi akan”jawab Kai percaya diri. Sontak Jessica, Changmin dan Baekhyun menatapnya dengan tajam. Lay hanya menggeleng pelan, ia tahu tipe namja yang adiknya sukai dan Kai bukan termasuk ke dalam tipe Jessica.

 

Tsk, terlalu percaya diri. Pikucap Jessica dalam hati.

 

Mana mungkin Jessica mau dengan orang seperti dia, aku saja yang jelas lebih keren dan tampan masih di tolaknya apalagi dia. ucap Changmin dalam hati sambil mentap Kai tajam.

 

Mwo? Orang seperti ini dengan Jessica noona? Sungguh tidak cocok. ucap Baekhyun dalam hati.

 

Jessica langsung di tarik Lay menjauh dari ketiga namja itu.

 

“Ada apa ge memanggilku?”tanya Jessica dan menghampiri Lay orang yang tadi memanggilnya. Ketiga namja itu terus memperhatikan Jessica dan Lay intens. Mereka bertiga masih bersikap waspada terhadap Lay yang menurut mereka sebagai saingan yang berat.

 

“Aku hanya ingin bersamamu”ucap Lay sambil menggandeng Jessica erat dan membawanya ke orangtua mereka. Mereka terlihat begitu mesra seperti sepasang kekasih. Lay tahu kalau Jessica tidak suka dengan ketiga namja tadi, sangat jelas terlihat dari raut wajah Jessica. Mungkin jika bukan di acara pesta seperti ini Jessica sudah memaki mereka semua. Changmin, Baekhyun dan Kai menatap Jessica dan Lay dengan tatapan cemburu.

 

“Jessica noona pantas dengannya”ucap Baekhyun menilai.

 

“Iya, kalau dengannya memang pantas daripada dengan namja sepertimu”ucap Changmin sambil menatap Kai dengan sinis.

 

“Hey, kenapa kau berduasangat sinis banget terhadapku”protes Kai karena dirinya terus ditatap secara sinis oleh kedua namja tidak di kenalnya ini.

 

“Ada hubungan apa kau dengan Jessica noona sampai kau sangat percaya diri seperti tadi?”selidik Baekhyun tak menghiraukan pertanyaan Kai tadi.

 

“Iya”timpal Changmin.

 

“Aku sedang dekat dengannya”jawab Kai santai.

 

“Mana mungkin Jessica noona mau dekat dengan orang sepertimu?”cibir Baekhyun.

 

“Kenapa tidak mungkin?”tnya Kai balik yang merasa tidak senang dengan ucapan namja manis yang terlihat lebih muda darinya itu.

 

“Jessica noona sangat anti dengan orang sepertimu”jawab Baekhyun.

 

“Maksudmu apa dengan orang sepertiku? Memangnya ada yang salah denganku?”seru Kai dengan meninggikan nada suaranya. Ia kesal dengan namja manis ini yang sepertinya sangat meremehkannya itu.

 

“Jessica sangat tidak menyukai orang yang terlihat sok, tidak sopan dan tidak pintar sepertimu”jelas Changmin menimpali perkataan Baekhyun.

 

Kai tersaenyum sinis. “Maksud kalian apa mengataiku seperti itu? Kalian hanya iri saja karena Jessica dekat denganku”ujarnya kesal.

 

“Kau itu tidak sopan, kau menggunakan bahasa yang tidak formal dengan Jessica noona. Jessica noona sangat tidak suka jika ada orang yang berbicara menggunakan bahasa seperti itu”jelas Baekhyun.

 

“Sok tahu”cibir Kai.

 

“Itu memang benar, Jessica noona itu sangat di segani dan dihormati jadi tidak akan ada orang yang berbicara loe n gue dengantidak formal padanya”jelas Baekhyun lagi.

 

“Jessica noona bahkan pernah terang-terangan mengatakan itu kepada Jay sunbae”tambah Baekhyun.

 

“Tapi dia sendiri yang berbicara tidak formal denganku”terang Kai.

 

“Aneh”gumam Baekhyun n Changmin kompak.

 

“Sepertinya kalian berdua?”selidik Kai.

 

“Dia itu bintang sekolah di Dongguk High School, semua orang yang sekolah di Dongguk mengenalnya”ucap Changmin.

 

“Dan banyak orang yang menganguminya baik namja maupun yeoja”tambah Baekhyun.

 

“Kenapa seperti itu?”tanya Kai penasaran

“Jessica itu pintar, cantik, baik yah walau pun sedikit sombong dan jarang tersenyum. Tapi walaupun diluarnya terlihat seperti itu dia itu orang baik”tambah Changmin lagi.

 

“Dan kalian berdua suka dengan Jessica?”selidik Kai.

 

“Tentu, siapa juga yang tak suka dengan Jessica noona”jawab Baekhyun.

 

“Jessica itu yeoja yang paling susah di dekati”ucap Changmin seraya menerawang.

 

 

>>>

 

 

“Kau harus berterima kasih padaku”bisik Lay saat ia dan Jessica berjalan menuju orangtua mereka.

 

Jessica memukul lengan Lay pelan.“Hehe, xie xie ge, untung ada dirimu”ucap Jessica tulus.

 

“Yah cuma ucapan terima kasih, rugi deh”balas Lay pura-pura sedih.

 

“Nanti ku belikan ice cream”ledek Jessica seraya mengerling jahil kepada Lay.

 

“Haistt”dengus Lay.

 

“Jessica kau kemana saja, daddy ingin mengenalkanmu dengan anak teman daddy”tanya Yunho.

 

“Aku tadi bertemu dengan teman sekolahku di saat di Dongguk, dad”jelas Jessica.

 

“Ohh, sekarang kau jangang kemana-mana lagi karena daddy ingin mengenalkanmu dengan rekan bisnis daddy dan anaknya”tukas Yunho.

 

Ne”patuh Jessica.

 

 

 

 

*****D’Popular*****

 

 

Iklan

72 pemikiran pada “D’Popular | Part 11 |

  1. Shindong terlalu ngeremehin Sica, kan jadi malu sendiri tuh o_O
    Kris gak percayaan bgt ya jadi org -,-
    Aigo Hyunjoong udah tau identitas Sica T_T
    Akhirnya di post jg chapt ini 🙂
    Next chapt chingu, fighting

  2. hwaaa ff yg aku nanti nantikann akhirnya dipublish juga ^0^ Kereen author kereeen ! saking lamanya di post aku sampe lupa ceritanya , dan baca ulang ._. Tapi gamasalah , aku suka ~ emang Jessie ngakuin rumah siapa jadi rumahnya ? Shindong belaguu eoh ?-_- nah itu Jessie unnie enak dikerumunin namja namja kece kek abang BaekBaek dan Kai hahaha kenapa nama Luhan gaada nyangkut nyangkut disini ? -_-‘ dan rekan bisnis Daddynya Jessie siapa ? Apakah Ayahnya Luhan atau Kris ? Semoga Luhan ^^ okeh Author , cepat publish next chapter nde ? Jangan lama lama lagi loo *ngancem* Hwaiting Author ^^

  3. Kya!!!
    akhirnya,, udh nnggu lma bngt eon u,u
    ska bngt sama kelanjutanny eon^^
    ngakak lihat shindong disini! pede bgt pngen ngalahin sica, tpi yg kalah dia kan??
    hyunjoong udh tw siapa sica sbenarnya? untung aja dia mau ttp mulut ya? #sica aman *elus dada*

    pngen deh brada dtngah2 mreka br4, pasti canggung bgt,, kai, pake ngaku2 jadi calon namjachingu sica lagi *ckckck
    orgny gk tw lay itu kakaknya sica kan? mlah nganggap lay tu kekasihnya sica lagi 🙂

    yg pnya psta siapa? psti luhan kan??

    dtnggu klnjtanny^^

  4. seneng deh akhirnya ff ini dilanjut juga 🙂 senengnya. hehe
    wah hyungjoon bisa ngenalin jessica juga, kris juga kayanya dia penasarannya ama jessica 🙂 ehm daddynya jessica mau ngenalin jessica ama siapa ya ? luhankah ? kkk- ditunggu pake banget eon next chapternya 🙂 semangaaat –

  5. Eoniiiiiiiii .
    Jamuran gue nunggu ini ff berlanjut .
    Tau ga eon ff ini panjang pula .
    Wah wah ada 2 org yg tau ne identitas sica .
    Em penasaran sepertinya yg akan dikenalin itu mungkin si luhan #ngarep .
    Ok mau blg jgn lama” tpi tkut lama . Jd q ngikut eonni aja asal di publis he

  6. itu yang mau dikenalin sama sica siapa ya?? luhan atau kris atau karakter baru? hmm
    lama lo aku nunggu kelanjutan ff ini, dan hasilnya voila daebak thor
    kangen sama aksi sica vs luhan dll yang mirip tikus sma kucing ga pnah akur, semoga next chap ada luhannya 😀

  7. wah part ni akhir’a dipost jg thor…
    wah enak’a jdi sica pintar,ky,kuat,cantik ditmbah dikelilingi cwok kren… woow ms perpect dehc. aduh sica diknalin sm anak tmen bisnis daddy’a. kira2 cpa ya??!
    fitgu thor part next’a.

  8. astagaaa akhirnya di post lg ini ff. bahkan aku smpe lupa jalan ceritanya wkwk.
    ahhh semuanya suka sica ><
    next jgn lama"
    ditunggu ne ^^

  9. Akhirnya di post juga hehe. Shindong terlalu ngeremehin jessica gitukan jadinya wkwk-_- anak yang mau dikenalin ke Jessica eonnie siapa? Luhan? Kris? Hehe jadi penasaran. Lanjut ya thor 🙂

  10. Perasaanku mengatakan kalo rekan bisnisnya kris~ wkwkwk semoga aja bener
    Btw aku baju aja baca ff ini thor dari awal, ceritanya seru cuma kurang panjang aja, next chapternya cepet dilanjut ya thor! Fighting^^

  11. annyeong saya readers baru ^^ WOW! Jessi bsa banting shindong! hebat! ini jessica mw dikenalin k siapa? jgn” kris?! eh, atw luhan? baekhyun changmin kai sksd bgt tuh haha XD ksian mreka dicuekin Sica n dtinggal prgi brg lay 😀 ayo lajut chingu ^^ smangat!

  12. kris, semoga aja itu kris..
    suka banget sama karakter nya kris disini hehe 🙂
    udah lama banget nunggu ff ini dan akhirnya dilanjut juga..
    next thor 🙂

  13. Daebak thor semoga nanti itu luhan aj. Jessica pintar jg ya heheh lusic moment pls thor. Endingnya lusic aj thor soalnya aku lusic shipper/gak nanya. Cepat lanjuttin ya thor hehe

  14. waahh aq dah lama tunggu lanjutan ff ini.. 🙂 bguus aq mlh brharap bear sica pakr identitas aslinya.. bear pada takjub sama sica.. kekeke 🙂 trus pada rebutan deketin sica.. hahaha 🙂

  15. Waah ff nya perfect bgt thor,gue suka gaya lo sica*bicara ama jess
    dan gue lbh suka sma authornya yg bisa buat ff sekeren ini;)
    smoga cepet dilanjut dgn kejutan” keren dari sica. Keep Writing thor!

  16. Hwah’hwah Daebak,Daebak thor ‘ nungguin ff nya ampe kriput’keke’
    wah dikemanain nih lusicanya’???
    akh ‘moga moga yang diknlin appanya sica itu luhaniie’ amin ‘ krna ak lusica shipper’ ‘sngt2 ditunggu klnjutannya ya thor

  17. Akhirnya dilanjut juga…
    Shindong terlalu meremehkan jessica..
    Hyunjoog tau siapa jessica,,,
    Siapa teman Daddy jessica???
    Apa orangtua Luhan???
    Di tunggu kelnjutannya..

  18. Wajar lah Jessica eonni d sukai banyak namja / yeoja , Jessica eonni itu cantik nya bner” bngt apa lagi klu dy udah senyum o_O
    Siapa anak dari temen daddy nya itu ? Kris oppa ? Nugu – ya ?

  19. Thor,,,Kpan lanjutanya,,nae ganti nama dlu LuSica HanSica skarang telekinetics,,,yah tho lama amat,, 😥 sngat ditunggu

  20. Please……. lanjutttttt. Penasaran bngt ama cerita selanjutnya. Nunggu rahasia jessica kebongkar nih, pasti bakal seru. Ayo dong lanjut….

  21. Ayo dong lanjut, rahasia jessica kan belom ke bongkar ke semua murid. Ayo… lanjutin, pengen liat ekspresi dan sifat temen” jessica setelah tau siapa jessica nanti.

  22. .thoorrr…ff mu yg ini bagus bgt thoor,.
    kpn mo lanjutinnya..kok lama bgt, .
    nd maaf aq komen di part ini doang..krn aq baca baru kemaren.,& waktu mo komen..jaringannya gak mendukung, mianhae ya thorr..
    pliis dilanjutin thorr..

  23. lanjut dong thor, sayang ff sebagus ini gak dilanjutin 🙂

    apakah anak teman binis appa jessica itu kris? atau luhan?
    tapi aku pengennya kris 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s