I’m, OK! | OneShoot |

im ok

Title : I’m, OK!

 

Author : Жin Genie

Cast : Jessica Jung

Xi Luhan

 

 

Genre : Romance

Rating : PG – 15

Lenght : Drabble

 

 

 

***I’m, OK! by Жin Genie***

 

Tao yang saat ini tengah makan langsung menghentikan makannya ketika ia mendapati sebuah berita tentang sunbaenya yang jatuh pingsan di bandara. “Luhan ge~”teriak Tao panik dari arah ruang makan.

 

“Ada apa, Tao? Kenapa kau terlihat cemas seperti itu?”tanya Baekhyun saat Tao melewati ruang tengah. Semua member EXO yang berada di ruang tengah itu minus—Kai dan Luhan yang sedang tidur di kamar mereka langsung menoleh ke arah Tao.

 

Tao mengatur napasnya terlebih dahulu sebelum menceritakan apa yang membuatnya seperti itu. “Jessica jie jatuh pingsan di bandara Hongkong karena di dorong oleh petugas keamanan”ujar Tao dengan bahasa Korea seadanya.

 

Mwoya?”seru member EXO bersamaan. Mereka begitu terkejut mendengar berita yang Tao katakan.

 

“Lalu bagaimana keadaannya sekarang?”tanya Suho khawatir, ia dan Jessica cukup dekat bahkan saat sebelum debut pun ia sudah dekat dengannya karena mereka sering berbincang.

 

Molla ge”jawab Tao lemah seraya mengankat bahunya lemas.

 

“Kusarankan kau cepat beritahu Luhan masalah Jessica noona”ucap Minseok tenang. Ia berusaha untuk tidak sepanik temannya yang lain.

 

“Benar..benar, kita harus memberitahu Luhan hyung”ujar Chanyeol setuju lalu bangun dari sofa.

 

Tao tersenyum ke arah Chanyeol. “Kalau begitu hyung saja yang membangunkan Luhan ge”ujar Tao dengan cengiran khasnya.

 

Chanyeol membulatkan matanya lalu menggelengkan kepalanya kuat. “Aku tidak mau. Terakhir kali aku mencoba membangunkan Luhan hyung ia malah memeluk ku erat dan berusaha menciumku karena mengira aku adalah Jessica noona”jelas Chanyeol seraya mengingat kejadian beberaapa bulan yang lalu. Ia menggelengkan kepalanya kuat saat mengingatnya. Itu adalah pengalaman cukup mengerikan untuknya dan membuatnya kapok untuk membangunkan Luhan.

 

Mendengar cerita Chanyeol lagi tentang kejadian beberapa bulan lalu membuat member EXO yang berada disana mengangguk paham. Mereka masih ingat setelah kejadian itu Chanyeol jadi sedikit menjauhi Luhan karena takut.

 

“Jika aku yang membangunkan pasti dia tidak akan bangun”ucap Suho lemas. Ia sudah sering membangunkan Luhan dan hasilnya nihil.

 

Member EXO yang lain mendesah pelan. Membangunkan Luhan saja bisa menjadi masalah untuk mereka.

 

“Baiklah, biar aku saja yang membangunkan Luhan hyung”ucap Sehun lalu bangun dari sofa. Ia tersenyum senang seraya berjalan menuju kamar Luhan. Member EXO yang lain menggelengkan kepalanya melihat tingkah magnae mereka. Mereka yakin, pasti Sehun akan berbuat jahil lagi. Sedikit khawaitr dan pensaran dengan apa yang akan Sehun lakukan member EXO yang lain mengikuti Sehun menuju kamar Luhan.

 

“Brak”

 

Sehun membuka pintu kamar Luhan dengan kasar, agar Luhan bangun namun tetap saja Luhan masih asik dengan dunia mimpinya. Sehun melihat Luhan yang tidur begitu pulasnya dengan posisi memunggunginya.

 

Luhan hyung, palli ireona!”seru Sehun berteriak.

 

Tidak ada reaksi. Luhan masih saja dengan posisi membelakangi Sehun dan yang lainnya. Memeluk guling kesayangannya dengan begitu erat. Melihat tidak ada reaksi dari hyung terdekatnya itu ia mulai tersenyum lebar. ‘Saatnya menjalankan rencana’pikir Sehun senang. Sehun mendekati ranjang Luhan dengan semangat lalu menendang pantat Luhan kencang. Membuat Luhan terjatuh dari tempat tidurnnya.

 

“Bruk”

 

“Awww”teriak Luhan kesakitan.

 

YA! Siapa yang berani menendangku?”tanya Luhan galak. Ia bangun dengan mata yang masih terpejam dan rambut yang berantakan.

 

“Oh Sehun!”geram Luhan saat ingat dengan kebiasaan magnaenya itu yang suka menendang pantat member lain. Luhan membuka matanya lebar dan mendapati Sehun yang tersenyum tanpa dosa di depan kasurnya.

 

“Itu salahmu, hyung. Kenapa kau susah sekali dibangunkan”ujar Sehun membela diri.

 

Luhan menatap Sehun malas. “Alasan!”cibirnya kesal. “Sudah sana pergi! Aku mau tidur lagi”usir Luhan lalu kembali naik ke atas kasurnya. Member EXO yang sejak tadi memperhatikan Luhan menggeleng pelan melihat kebiasaan Luhan yang suka sekali tidur jika sudah di dorm. Baekhyun yang sudah kesal dengan Luhan akhirnya masuk dan menarik Luhan uuntuk bangun.

 

Hyung, kau tidak boleh tidur!”larang Baekhyun dengan suara keras.

 

“Kenapa? Aku lelah sekali dan ingin tidur”ucap Luhan lemas dengan mata yang kembali terpejam.

 

“Ini gawat, hyung”timpal Sehun cepat saat ia ingat tujuannya membangunkan Luhan.

 

“Gawat kenapa?”balas Luhan santai.

 

“Ini tentang Jessica noona, hyung”seru Baekhyun gemas. Mendengar nama kekasihnya Luhan langsung tersadar sepenuhnya.

 

“Kenapa dengan Jessicaku?”tanya Luhan cemas. Ia menatap Baekhyun dan Sehun bergantian lalu menatap member EXO yang berada di ambang pintu.

 

“Jessica noona pingsan di bandara, hyung”jelas Baekhyun.

 

“Bagaimana bisa? Baru satu jam yang lalu aku menelponnya dan kondisinya baik-baik saja, bagaimana mungkin ia pingsan?”tanya Luhan sedikit tidak percaya.

 

“Saat di bandara ada seorang petugas keamanan yang mendorong Jessica jie sampai jatuh karena ia mengira Jessica jie adalah fans yang berbuat rusuh”jelas Tao yang memang sudah membaca beritanya secara lengkap.

 

Luhan terkekeh pelan. “Mana mungkin petugas keamanan yang bertugas menjaga artis malah mencelakai artis yang harusnya ia jaga”balas Luhan tidak percaya. “Sudahlah, aku tidak akan tertipu lagi kepada kalian”lanjut Luhan malas.

 

“Ishh”seru member EXO kesal karena Luhan tidak bisa membedakan yang serius dan bercanda.

 

Tao menghampiri Luhan lalu menunjukan berita Jessica melalui ponselnya. Luhan mengambil ponsel Tao dengan malas, tapi saat ia sudah membaca isi beritanya dan meihat potongan gambarnya Luhan langsung membulatkan matannya karena terkejut. “Bagaimana bisa?”serunya marah.

 

“Dasar petugas bodoh! Kau itu dibayar untuk melindunginya bukan mencelakainya!”maki Luhan lalu membanting ponsel Tao ke kasurnya.

 

“Ponselku”ratap Tao lalu megambil ponselnya yang tergeletak sembarang di kasur Luhan.

 

Luhan beranjak dari kasurnya lalu mengambil tasnya dan berjalan keluar kamar.

 

“Kau mau kemana?”tanya Kris santai.

 

“Tentu saja menjenguk Jessicaku!”jawab Luhan kesal.

 

“Memangnya kau tahu Jessica noona dirawat di rumah sakit mana?”tanya Kris lagi.

 

Luhan menepuk keningnya. “Aku tidak tahu”serunya sambil meringis karena kebodohannya.

 

 

 

>>>

 

 

 

Seorang pria berlari tergesa di lorong rumah sakit, ia sedang mencari ruang dimana kekasihnya di rawat.

 

“Hosh hosh”deru napasnya yang memburu akibat berlari. Ia mengedarkan matanya mencari ruangan yang  merawat kekasihnya.

 

“Ah dimana ruangannya?”serunya kesal karena tidak langsung menemukannya. Ia sangat khawatir dengan keadaan kekasihnya yang diberitakan mengalami cidera di bandara Hokong setelah mengadakan konser disana selama dua hari. Kekasihnya adalah Jessica Jung. Member dari Girl Group yang saat ini tengah begitu popular di Asia.

 

“Lu—Luhan?”tanya sebuah suara yang nampak ragu dari arah belakang pria itu. pria itu membalikan badannya merasa ada yang memanggil namanya.

 

Manager hyung!”seru pria itu—Luhan senang ketika melihat manager Jessica lah yang memanggilnya.

 

“Kenapa kau kemari?”tanya manager hyung cemas. Ia takut jika keberadaan Luhan akan di ketahui fans, terlebih ini adalah tempat umum.

 

“Aku mencemaskannya, hyung”jawab Luhan dengan raut wajah yang nampak begitu khawatir. “Bagaimana keadaanya?”lanjut Luhan.

 

“Bagaimana kalau ada fans yang melihatmu kemari mengunjungi Jessica eoh?”tannya manager hyung kepada Luhan. Ia tahu betul bagaimana kelakuan fans EXO, terlebih fans Luhan yang sering berbuat nekat dan mencari masalah itu.

 

“Tenang hyung, tidak ada yang mengikutiku. Aku sudah menyamar menjadi petugas kebersihan apartemen saat keluar dari dorm. Jadi, tidak akan ada fans yang tahu”ujar Luhan berusaha membuyat manager Jessica itu tenang.

 

Manager Jessica itu mendesah pelan. “Anak muda, selalu saja berbuat hal nekat”gumamnya pelan seraya menggelengkan kepalanya.

 

“Ayo, hyung. Aku ingin segera bertemu dengan Jessi”ucap Luhan tidak sabaran. Ia tidak akan tenang jika belum melihat bagaiamana keadaan wanita yang ia cintai itu dengan matannya sendiri dan memastikan keadaanya benar-benar baik-baik saja.

 

“Tapi Jessica baru saja tertidur dan lagipula ini sudah lewat dari jam besuk”ujar manager Jessica.

 

“Tak apa hyung, aku ingin berada disisinya sampai ia sadar”ujar Luhan mantap. Luhan menatap manager Jessica dengan penuh keyakinan.

 

Manager Jessica kembali mendesah pelan. “Baiklah”seru manager Jessica itu lalu mengantar Luhan menuju ruang rawat Jessica.

 

 

***

 

Luhan memasuki kamar rawat Jessica dengan perlahan agar tidak mengganggu Jessica yang sedang istirahat. Luhan duduk di kursi yang berada di samping Jessica. Menggenggam tangan Jessica lembut lalu menaruhnya di pipi kirinya. Luhan memejamkan matanya menikmati lembutnya dan hangatnya tangan Jessica.

 

“Kau pasti sangat terkejut mendapatkan perlakuan seperti itu”ujar Luhan lalu membuka matanya untuk melihat wajah cantik Jessica yang sedang tertidur.

 

“Kau tahu, saat aku mendapat kabar kau tak sadarkan diri di bandara karena di dorong oleh petugas keamanan aku sangat khawatir”tambahnya. Luhan mengelus kepala Jessica sayang. “Kumohon jangan buat aku khawatir lagi, tolong jaga dirimu lebih baik lagi saat aku tidak ada bersamamu”lanjut Luhan lalu mencium tangan Jessica lembut.

 

 

>>>

 

 

Jessica mengerjapkan matanya beberapa kali saat sinar matahari menerpa wajahnya. Jessica melihat seorang perawat rumah sakit sedang membuka gorden lalu tersenyum padanya.

 

“Pagi, nona Jung”sapa perawat itu ramah seraya menghampiri Jessica untuk memeriksa denyut nadinya.

 

“Pagi..ah panggil saja aku Jessica”pinta Jessica ramah.

 

Suster muda itu kembali tersenyum. “Baiklah, Jessica-ssi. Waktunya kita pemeriksaan”ucapnya dengan suara pelan.

 

“Eum”

 

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, suster muda itu pamit pergi karena tidak ingin mengganggu Jessica.

 

Jessica mengerutkan keningnya bingung, saat ia hendak menegakan tubuhnya disandaran ranjang ia baru merasakan ada seseorang yang sedang menggenggam tangannya. Ia menoleh dan mendapati Luhan kini memegang tangannya erat dengan keadaan masih tertidur.

 

“Luhan!”Seru Jessica pelan. Ia tidak menyangka Luhan ada di sampingnya, menunggunya, Jessica tersenyum manis, ia mengusap kepala Luhan menggunakan tangan satunya.

 

“Kau pasti lelah karena menungguku semalaman”gumam Jessica pelan. Ia masih mengelus kepala Luhan dan sesekali menyingkirkan rambut Luhan yang menghalangi pandangannya untuk melihat wajah malaikat Luhan ketika tertidur.

 

“Aku beruntung memilikimu, Luney”ucap Jessica pelan. “Wo ai ni”lanjutnya. Jessica masih saja menatap Luhan yang tengah tertidur dengan pulas. Ia mengedarkan pandangannya ke segala arah untuk menemukan benda putih yang berbentuk persegi—ponselnya. Ia ingin mengabadikan momen Luhan yang sedang tertidur.

 

“Ahh”Seru Jessica senang ketika mendapati ponselnya berada di meja samping kanannya. Dengan cepat ia mengabadikan Luhan yang sedang tertidur itu menggunakan kamera ponselnya. Ia terkekeh pelan melihat foto Luhan yang berhasil ia dapatkan.

 

“10.000 Won untuk satu foto”ucap sebuah suara berat secara tiba-tiba membuat Jessica terlonjak kaget dan hampir menjatuhkan ponselnya.

 

Jessica menoleh ke sumber suara dan mendapati Luhan yang sudah bangun. Ia terlihat sedang mengusap matanya pelan lalu menguap kecil.

 

“Kau mengagetkan saja, Lu”omel Jessica sedikit kesal.

 

Luhan tersenyum kecil walau mata masih tertutup. “Sekarang aku adalah seorang bintang terkenal. Jika kau ingin mengambil fotoku, kau harus bayar”canda Luhan dengan senyum tiga jari.  Mendengar itu Jessica mencibir pelan.

 

Luhan mengacak rambut Jessica gemas. “Kau sudah makan?”tanya Luhan khawatir. Jessica menggeleng pelan.

 

“Baiklah..”Seru Luhan seraya beranjak. “Aku keluar dulu untuk membeli makanan”lanjut Luhan.

 

Jessica mengangguk semangat. “Jjangmyun!”seru Jessica riang mengatakan makanan apa yang sedang ia ingin makan.

 

Luhan menggeleng kuat. “Tidak! Kau sedang sakit. Tidak boleh memakan makanan seperti itu dulu”larang Luhan khawatir.

 

Jessica membuang wajahnya dari Luhan lalu mengerucutkan bibirnya. Ia sedang merajuk agar Luhan mau membelikan Jjangmyun.

 

“Aku sudah sehat, Luney”balas Jessica dengan nada suara yang terdengar sedikit kesal. Jessica masih tidak mau memandang Luhan.

 

“Jangan seperti ini, Jess. Kau sedang sakit, tidak boleh memakan makanan itu dulu”nasihat Luhan.

 

Luhan menghelan napas karena Jessica masih membuang wajahnya darinya, menandakan Jessica masih marah kepada Luhan. “Kumohon..jangan seperti ini. Tolong, jangan buat aku khawatir lagi, Jess”pinta Luhan dengan nada suara parau.

 

Jessica cukup terhentak mendengar nada suara Luhan yang berubah parau itu. Ia jadi merasa bersalah kepada Luhan—kekasihnya itu. Ia tidak ada maksud untuk membuat Luhan khawatir seperti ini. Sungguh. Ia tidak serius meminta Jjangmyun kepada Luhan.

 

“Kau tahu, saat member EXO memberitahuku kau pingsan di bandara rasanya seperti separuh jiwaku di cabut paksa keluar. Sangat menyakitkan”lanjut Luhan. Jessica hanya terdiam mendengar isi hati Luhan. Ia tidak menyangka Luhan akan begitu khawatir padanya.

 

“Kau harus lebih menjaga dirimu saat aku tidak ada bersamamu”

 

Jessica diam. Ia tidak menemukan kata yang cocok untuk membalas perkataan Luhan. Melihat Jessica hanya diam saja membuat Luhan jadi kesal. Ia merasa Jessica tidak mendengarkannya.

 

YA! Kau mendengarkan ku tidak sih?”tanya Luhan kesal.

 

Jessica menoleh ke arah Luhan dengan bibir yang masih ia kerucutkan. “Aku masih sakit, Luney. Jangan marahi aku”rajuk Jessica dengan nada suara manjanya yang sangat Luhan sukai itu.

 

Luhan menatap Jessica sinis—hanya pura-pura. “Tuk”ia memukul kepala Jessica pelan. “Bukan kah beberapa saat yang lalu kau masih bersikeras kalau kau sudah sembuh?”cibir Luhan.

 

Jessica mengedipkan matanya berkali-kali. “Lu gege”ucapnya mencoba merayu Luhan.

 

Ohh..betapa menggemaskannya Jessica sekarang di mata Luhan. Melihat tingkah Jessica yang begitu menggemaskan membuat Luhan tidak tahan  untuk tidak mencium bibirnya yang kini tengah ia kerucutkan. Secepat kilat Luhan mencium bibir Jessica.

 

Jessica mengerjapkan matanya beberapa kali karena terlalu terkejut mendapatkan serangan dari Luhan. Tapi beberapa detik kemudian ia tersenyum.“Lagi..”pinta Jessica manja seraya menunjuk bibirnya.

 

Kini Luhan lah yang terkejut dengan sikap Jessica. Tidak biasanya Jessica seperti itu. “Luney”rengek Jessica masih dengan menunjuk bibirnya.

 

Luhan menatap Jessica khwatir. “Sepertinya benturan di kepalamu terlalu keras, By”gumam Luhan lalu menyentuh kening Jessica yang memang sedikit panas. “Sepertinya ada syaraf otakmu yang bergeser atau putus”lanjutnya menyimpulkan.

 

“Kau mengataiku gila?”tanya Jessica kesal.

 

“Bukan begitu, hanya saja kau menjadi sedikit aneh”jelas Luhan yang juga sedikit bingung itu.

 

“Memangnya tidak boleh kalau minta cium kepada kekasih sendiri?”gumam Jessica kesal. Ia sedang rindu dan ingin bermanja-manja dengan Luhan namun Luhan malah mengatainya gila. Menyebalkan.

 

Melihat Jessica yang mendiaminya lagi, Luhan hanya bisa menghela napas. Entah kenapa semakin hari Jessica semakin manja dan kekanakan padanya. Luhan menyentuh pundak Jessica lalu memutar tubuh Jessica agar menghadapnya. Sesaat ia menatap ke dalam mata Jessica yang tengah menatapnya sebal. Ia memajukan tubuhnya lalu mencium bibir tipis Jessica singkat.

 

Jessica masih menatap Luhan sebal. “Ada apa lagi?”tanya Luhan bingung. “Bukan kah aku sudah menciumu sesuai dengan permintaanmu?”lanjutnya.

 

“Tidak ada”jawab Jessica ketus.

 

“Baiklah, kalau tidak ada. Aku mau pergi membeli makanan terlebih dahulu”pamit Luhan dan hendak berbalik namun secepat kilat Jessica menarik jaket yang Luhan kenakan dan membuat Luhan berbalik. Tanpa membuang waktu lag Jessica mencium bibir Luhan penuh—mendominasi ciuman kali ini yang  biasanya di kuasai oleh Luhan. Ia menghisap bibir atas Luhan kuat. Luhan yang awalnya terkejut dengan cepat bisa mengimbangi ciuman panas Jessica. Tidak salah ia di juluki pencium ulung. Luhan membimbing tangan Jessica menuju lehernya agar ciuman mereka tidak mudah terputus. Luhan kini mendorong leher Jessica agar memperdalam ciumannya sementara Jessica meremas lembut rambut Luhan.

 

Mom, kenapa hanya berdiri di depan pintu saja?”tanya sebuah suara yeoja yang cukup nyaring—Krystal.

 

Jessica dan Luhan yang masih asik dengan ciuman panas mereka terpaksa melepaskan tautan bibir mereka setelah mendengar suara Krystal yang mengganggu kegiatan mereka. Jessica mengelap air liurnya yang sempat keluar akibat ciuman panasnya lalu merapikan penampilannya, begitu juga Luhan yang tengah merapikan rambutnya yang tadi di remas oleh Jessica.

 

Annyeong haseyo eommonim”sapa Luhan canggung.

 

“Annyeong Luhan-ah”balas eomma Jessica ramah. Ia menghampiri Jessica lalu mencium kedua pipi Jessica singkat. Setelahnya ia langsung menaruh makanan yang ia bawa di meja samping Jessica.

 

Annyeong eonni, oppa”sapa Krystal riang kepada Jessica dan Luhan. Jessica menatap Krystal sebal karena suara Krystal tadi yang mengganggu acara ciumannya dengan Luhan.

 

Annyeong Soojung-ah”sapa Luhan tak kalah ramah. Sementara Jessica masih diam di tempatnya.

 

“Ayo, sayang Krys kita keluar”ajak eommanya seraya menarik tangan Krystal agar ikut keluar bersamanya.

 

“Aku tidak mau mom, aku ingin menemani eonni”tolak Krystal.

 

“Sudah ada Luhan yang menunggu, Jessi”jelas eommanya.

 

“Biar, aku ingin menemani eonni”tolak Krystal lagi.

 

Mom, ingin memasak daging hari ini. Apa kau tidak mau membantu, eoh?”tawar eommanya.

 

“Baiklah”seru Krystal senang. Mudah sekali membujuk Krystal hanya dengan daging dan ia akan luluh.

 

“Jess, Luhan. mom pulang dulu”pamit eomma Jessica.

 

Ne, eommonim

 

“Hati-hati, mom

 

“Oh ya, silahkan lanjutkan yang tadi. Tenang, mom tidak melihatnya kok”ujar eomma Jessica dengan senyum tiga jari.

 

Luhan hanya menunduk malu setelah mendengar ucapan eomma Jessica. “Mom, mengintip!”seru Jessica.

 

Eomma Jessica hanya tersenyum lalu keluar dari kamar rawat Jessica dengan Krystal yang menatap eomma dan kakaknya bingung.

 

“Ah aku malu”gumam Luhan pelan.

 

Jessica terkekeh senang melihat wajah Luhan yang merah.

 

“Chu”

 

Jessica mencium pipi Luhan sekilas. “Tenang saja, mom tidak akan marah padamu”ucap Jessica menenangkan Luhan yang terlihat panik.

 

“Hari ini kau aneh sekali, tidak bisanya kau minta aku mencium mu”ujar Luhan yang merasa Jessica sedikit aneh setelah kepalanya terbentur.

 

Jessica tertawa renyah. “I’m, ok! Kau tidak perlu khawatir”jelas Jessica.

 

“Lalu kenapa kau minta cium, padaku? Tidak biasa”selidik Luhan.

 

Jessica mengurucutkan bibirnya. “Memangnya kenapa? Aku kan rindu padamu, memangnya salah kalau aku rindu dengan kekasihku sendiri”ujar Jessica kesal.

 

Luhan tersenyum kecil setelahnya. “Aku juga rindu padamu”ucap Luhan lalu memeluk Jessica erat.

 

Saranghae, Buby”ucap Luhan lalu menicum kening Jessica.

 

Wo ai ni, Luney”balas Jessica senang.

 

“Kau janji, tidak akan membuatku khawatir lagi, ok?”

 

“Iya, aku janji”balas Jessica seraya mengeratkan pelukannya.

 

“Jess”panggil Luhan.

 

“Eum?”sahut Jessica singkat. Ia masih asik mengarsakan hangatnya tubuh Luhan.

 

“Kau masih ingin melanjutkan yang tadi, tidak?”tanya Luhan.

 

“Tidak!”jawab Jessica singkat.

 

“Kenapa?”tanya Luhan bingung lalu melepaskan pelukannya dengan Jessica untuk melihat wajah Jessica.

 

“Karena tadi kau sudah menolaku dan mulai sekarang tidak ada lagi ciuman dariku”jelas Jessica lalu memalingkan wajahnya dari Luhan.

 

“Yahh..kenapa begitu? Ayolah Buby”bujuk Luhan.

 

“Tidak! Tidak! Tidak!”tolak Jessica.

 

“Ayolah, By”rajuk Luhan lagi.

 

“Tidak”tolak Jessica lagi.

 

“Buby…”rengek Luhan manja. Jessica tetap tidak menghiraukan Luhan.

 

 

 

 

 

16. 46 WIB

Selasa, 03 Desember 2013

***I’m, OK! by Жin Genie***

A/N : Ff ini sebenernya ga mau di lanjut karena tiba-tiba ada yang buat gue bête, tapi karena udah terlanjur ada di laptop gue jadi sayang kalau ga di lanjut..hope u all like it..

Iklan

59 pemikiran pada “I’m, OK! | OneShoot |

  1. Hahaha. . . G0od j0b th0r. . . Luhan sm jessica itu smpet”nya ciuman drmh skit saat sakit pula dan ibunya jess itu diem aja gtu lht anaknya h0t kissing gtu. . . H0h0, .

  2. Hahaha. . . G0od j0b th0r. . . Luhan sm jessica itu smpet”nya ciuman drmh skit saat sakit pula dan ibunya jess itu diem aja gtu lht anaknya h0t kissing gtu. . . H0h0ho, .

  3. Luhan,, Jessica,,
    kalian berdua sweatttt banget deh..
    seandainya saja knyataan 🙂

    Author,,
    critanya bgus bnget sumpah..
    Ttap smangat buat nulis FFnya..

  4. sweet bgt nich ff ,
    knapa stiap LuSica couple yg d’tlis sma xin genie thu brasa kya Real dan pas d’hti , kren author’y kren jg ff’y , oh ya aku jg kaget bgt lho wktu bca info tntang jess onn . T.T
    Dtunggu ff’mu yg lain 🙂

  5. hahaha kren bget ff’a thor… nasib baik ya onnie q sehat2 j stelah kjadian tu.haha ngakak msa sica nyisor dluan eh eh udh lma2 mlah luhan yg mregek mnta nyosor lg. ada2 j ni couple.. kren.

  6. Hhahaaa lucuk bangeeet ini luhan-sicanyaa umumumuuu~
    Suka banget sama ini kopel deh, manis bangeeeet, scene per scenenya mereka emang selalu manis dan bikin gregetan, ahaaaha sica main cium2 duluan,
    Suka banget! Ditunggu luhan-sica lainnya :v

  7. Aigoo, mreka ni emang pervert couple..
    Eommanya sica eonni blg ga liat tpi tau apa yg dilakuin luhan-sica, ketauan bgd boongnya..

  8. hahahahhahah terinspirasi dari sica eonniyg di bandara hongkong ne ajhuma ?????????????
    waahhhhhhhhhhhh sica eonni meusummmmmmmmmmmm minta mluuuuuuuhahhahahahaah
    idih luhan jaim. ujung2nya juga suka tuhhhhhhhhhhhhhh
    wah bagus bangetdeh eoniiiiiii ada next chap tak ???
    kalo ada di tunggu bgt eajhuma

  9. huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aku baru koment ._. maap eon aku baru bka laptop stelah di istirahatin._.
    luhan jessica dimana-mana tetep sweet u_u aku suka aku suka 😀
    nah loh kok bete sih? jgn bete” donk! semangat!!!!! >.<

  10. oh eon ini FF bener2 bikin ngefly XD
    setiap baca kata2 romantisnya itu senyum2 sendiri tau :3
    Bener tuh kata Luhan daddy,jessi mom kebentur nya kekerasan kali ya sampe sikapnya berubah 360derajat XD
    Ditunggu lho eon FF lusica yang lainXD

  11. Lusic so sweet~
    Sica manja banget sama luhan 🙂
    suka banget eon sma FF ny apa lg kalo tentang Lusic,.
    makasih eon buat ff ny d tunggu ff selanjut ny 🙂

  12. sehun, jahat banget sih sama hyung nya sendiri #digetok sehun

    aish,,, mereka lagi asik asik, mlah dganggu sma suara nya krystal #yadongnya kumat

    luhan + jessica –‘
    geleng geleng ajalah sama mereka

    ff nya manis + lucu author^^

  13. Aigo >_< HanSica ketauan ciuman sama eommanya kok malah aku yg malu sendiri -,-
    So sweet deh moment mereka 🙂 makin suka sama ini couple (´▽`ʃƪ)

  14. Ahhhhh seru,lucu,keren!!!!!!
    Itu sumpah pertama baca bagian sica bilang “lagi…” Itu aku kaget soalnya biasany sica kan gk bkal mnta dicium -_-
    Hahahaha sudahlah itu sudah berlalu#eaaaa
    Emang apa yang bikin author bete? Biar aku pites karena hampir bikin ff ini gk dilanjut -_-
    Ok ku tnggu ff lusica lainnya 😀 😀

  15. hahaha.. hayooo ktauan kissing tuh sm mama nya jessi XD Lucu deh fanfic nya 😀 kisah cinta yg manis ^^ jessi mood nya berubah” tuh, bkin luhan bingung. aigooo pasti imut wajahnya luhan wktu bingung gt :3

  16. ih sumpahh bacanya jdiya iktan senyum2 gila gitu thor aaaa buby sma luneyy huahahha daebal critanya thor aku sukaaaa sampe berbunga bunga hati aku (?) keep writing ya thor ! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s