Mine | Part 2 |

Minw

 

Title : Mine

Author : Жin Genie

Cast :  Jessica Jung

Kim Jaejoong

Huang Zhi Tao

Suport Cast : Kim Taeyeon

Park Chanyeol

                                                       Genre : Romance and Horror

Rating : PG-13

Length : Chapter

Backsound : Kim Jaejoong – Mine

Summary : “Sampai kapan pun kau adalah milikku dan akan selamanya menjadi milikku. Sejauh apapun kau berlari pada akhirnya aku akan menemukanmu

A/N : Ff ini terinspirasi dari MV Jaejoong yang entah kenapa begitu berkesan buatku dan langsung kepikiran untuk buat ff. maaf kalau ff ini gaje, maklum karena ini ff pertamaku yang agak serem gimana gt 😀

__Part 2__

***Mine by Жin Genie***

 

“Apa kau sudah mendengar kabar, Jess?”tanya Taeyeon saat Jessica duduk di sampingnya. Sudah dua hari setelah kepulangan mereka dari Roma, Jessica menginap di apartemen Taeyeon. Jessica tidak berani tinggal di apartemennya sendiri. Ia punya firasat buruk jika ia tinggal di apartemen sendiri saat ini dan entah sampai kapan. Rasa takut Jessica berawal saat ia tertidur di pesawat, ia sempat bermimpi buruk. Namun saat Taeyeon bertanya mengenai alasannya menginap, Jessica selalu menjawab ia merasa kesepian di dalam apartemen sendiri. Ia masih belum ingin cerita kepada Taeyeon tentang mimpinya dan juga tentang kekhawatiran tak nyatanya.

“Kabar apa?”tanya Jessica seraya menyeruput hot chocolate yang tadi ia buat. Matanya masih terfokus dengan layar televisi yang kini tengah menampilkan berita terkini di Korea.

“Penjaga museum di Roma yang tempo hari kita datangi semalam meninggal dengan sangat mengenaskan dan tidak ada yang tahu penyebab kematiannya”cerita Taeyeon membuat Jessica menelan salivanya dengan susah payah. Jessica kembali mengingat tentang mimpinya saat di pesawat, tentang sesosok mahluk serba hitam yang tengah menyeringai kepadanya. Sesosok mahluk itu sangat mirip dengan gambar yang terdapat di dalam lukisan yang ia lihat di Museum itu. Dan kini ia mendengar kabar bahwa penjaga museum itu meninggal secara mengenaskan.

Mungkin kah ini suatu kebetulan? Atau memang sudah kehendak Tuhan?

“Maksudmu museum di Roma yang terakhir kita datangi?”tanya Jessica memastikan. Mungkin Jessica terlihat bodoh menanyakan itu karena jawabannya sudah pasti ‘iya’ hanya saja ia ingin memastikannya.

“Iya..”sahut Taeyeon cepat dengan mimic wajah yang sangat serius. Ia terlihat berpikir keras tentang penyebab kematian dari penjaga museum itu. Ia merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan kematian penjaga museum itu.

“Aku sangat penasaran dengan misteri di balik meninggalnya penjaga museum itu”gumam Taeyeon pelan namun dengan sangat jelas dapat Jessica dengar.

Wajah Jessica kini menjadi pucat basi, ia hanya diam mendengar setiap perkataan Taeyeon, entah mengapa firasat buruk itu kembali menghantui dirinya, ia sangat yakin kematian penjaga museum itu ada hubungannya dengan sosok mahluk hitam misterius itu.

“Jess”panggil Taeyeon seraya mengibaskan tangannya di depan Jessica.

“Eoh?”seru Jessica bingung.

“Kau tidak mendengarkanku?”tanya Taeyeon kesal.

Jessica tersenyum kikuk. “Sorry”ucapnya menyesal.

“Ah sudahlah, lupakan”Seru Taeyeon marah.

“Taeng”panggil Jessica pelan.

“Sebaiknya kau istirahat, kuperhatikan setelah pulang dari Roma sepertinya kau sedikit kurang sehat”ucap Taeyeon khawatir dengan keadaan Jessica yang terlihat kurang baik itu.

Jessica hanya menghela napas pelan lalu mengangguk lemah.

***

Setelah sekitar seminggu Jessica tinggal di apartemenTaeyeon kini ia sudah berani menempati apartemennya sendiri. Ia sudah bisa meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua akan baik-baik saja. Tidak ada yang perlu ia khawatirkan.

Mimpi hanya bunga tidur.

Begitu sampai di apartemennya Jessica langsung merebahkan tubuhnya di kasur queen size miliknya membiarkan barang-barangnya tergeletak begitu saja di lantai kamarnya.

“Miau”

Tiba-tiba saja terdengar suara kucing di dalam apartemen Jessica.

“Sepertinya tadi aku mendengar suara kucing”gumam Jessica tidak yakin lalu memasang pendengarannya baik-baik. Ia mengedarkan pandangannya kesegala arah kamarnya untuk menemukan sesuatu yang aneh atau mencurigakan.

“Miau miau”

“Ah benar, itu suara kucing”gumam Jessica yakin lalu segera bangkit dari kasurnya dan berjalan menuju sumber suara yang terdengar jelas dari luar kamarnya.

“Miau miau”

Jessica menemukan seekor kucing berwarna hitam tergeletak begitu saja di karpet depan telivisi miliknya. Kucing hitam dengan beberapa luka di tubuhnya.

Oh God!”seru Jessica seraya berlari kecil menghampiri kucing itu.

“Kasihan sekali dirimu”ucap Jessica seraya mengangkat kucing itu dalam gendongannya. Membawa kucing penuh luka itu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh kucing itu dari noda darah dan kotor sebelum ia mengobatinya.

***

“Kau kasihan sekali”ucap Jessica seraya mengusap tubuh kucing menggunakan jarinya. Ia sedang mengeringkan tubuh kucing itu menggunakan pengering rambut miliknya.

“Nah sekarang kau sudah kering”seru Jessica riang. Ia menganggkat tubuh kucing itu kedalam dekapannya dan membawanya menuju pantry untuk mengambil susu yang berada di lemari pendingin. Menuangkan susu ke dalam mangkuk kecil yang ia letakan di meja makan.

“Sekarang kau harus minum susu agar lukamu cepat sembuh”ujar Jessica semangat. Ia menaruh kucing hitam itu di depan mangkuk kecil yang sudah ia isi dengan susu segar. Mengikuti nalurinya kucing itu langsung meminum susu yang sudah Jessica sediakan.

Jessica mengelus bulu kucing itu dengan sayang, “Apa kau suka?”tanya Jessica yang melihat kucing hitam di depannya itu minum dengan sangat cepat.

“Miau miau”kucing hitam itu memberikan respon.

“Ah kucing pintar”seru Jessica senang sambil mengangkat kucing hitam itu tingi, menatapnya dengan seksama.

“Aku harus memberimu nama”gumam Jessica seraya terus menatap kucing hitam itu.

“Miau miau”

“Ah, aku tahu”seru Jessica riang ketika sudah menemukan nama yang cocok untuk kucing hitam di tangannya itu. “Mulai sekarang namamu adalah maomao”timpalnya.

***

“Ting tong ting tong”

Bel apartemen Jessica terus saja berbunyi, membuat Jessica yang sedang asik tidur siang itu terganggu. Dengan terpaksa Jessica berjalan menuju pintu dengan rambut acak-acakan khas orang yang baru bangun tidur tanpa melihat terlebih dahulu siapa tamu yang berkunjung dari layar monitornya.

“Nugu?”tanya Jessica saat mendapati namja jangkung yang sedang memunggunhinya. Namja jangkung itu berbalik dan menampakan senyum lebar yang terlihat bersahabat.

“Hi..aku Park Chanyeol. Aku adalah tetangga barumu. Apartemenku tepat terletak di sebelah kanan apartemenmu”ujarnya riang dengan senyum yang merekah.

Jessica hanya terseyum tipis menanggapi perkenalan Chanyeol. Chanyeol masih tersenyum manis kepada Jessica. Sesaat hening diantara keduanya. Chanyeol sedang menunggu Jessica memperkenalkan dirinya. Seolah mengerti, akhirnya Jessica pun memperkenalkan dirinya.

“Aku Jessica Jung. Senang berkenalan denganmu Chanyeol-ssi”ujar Jessica ramah.

“Chanyeol saja. Tidak perlu begitu formal denganku”ralat Chanyeol.

“Ah geurae”

Chanyeol menatap Jessica intens. Ia cukup terkejut dengan pemappilan tetangga barunya itu. Jessica yang mengerti dengan tatapan Chanyeol akhirnya membenarkan rambutnya yang terlihat masih berantakan.

“Eumm..apa masih ada yang ingin kau katakan, Chanyeol-ssi?”tanya Jessica hati-hati.

“Chanyeol!”tekan Chanyeol.

“Ah ya, Chanyeol”seru Jessica kikuk.

“Eumm..chakkaman”seru Chanyeol tiba-tiba lalu pergi dari hadapan Jessica. Melihat Chanyeol yang tiba-tiba berlari ke arah apartemennya membuat Jessica bingung.

“Orang aneh”gumam Jessica bingung seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Jangan masuk dulu”Seru Chanyeol tiba-tiba menyembulkan kepalanya dari dalam apartemnnya lalu kembali menghilang. Melihat itu Jessica meringis pelan.

“Benar-benar orang aneh”gumam Jessica pelan seraya mengangkat bahunya. Jessica membalikan tubuhnya untuk masuk ke dalam apartemnnya.

“Sudah ku bilang jangan masuk dulu”seru sebuah suara mengintrupsi Jessica yang akan menutup pintunya.

“Eh? Chanyeol!”seru Jessica terkejut mendapati Chanyeol sudah berada di hadapannya saat ini. “Bagaimana bisa? Kau..tadi..disana”seru Jessica bingung seraya menunjuk Chanyeol lalu ke arah apartemennya Chanyeol seperti orang bodoh.

Chanyeol hanya terkekeh pelan menanggapi kebingungan Jessica yang begitu terlihat di wajah cantiknya. “Tadi aku berlari”jawabnya seadanya.

Jessica masih terdiam di tempatnya dengan raut wajah bodohnya. Ia masih memikirkan bagaimana caranya Chanyeol bisa sampai di depannya dengan begitu cepat.

“Sudah, jangan terlalu dipikirkan. Tidak penting”serunya riang. Dari yang Jessica lihat, sepertinya Chanyeol adalah orang yang begitu periang.

“Oh ya, kenalkan ini sepupuku Tao”ucap Chanyeol seraya menunjuk namja jangkung berambut blonde dan berwajah seram yang berada di sampingnya.

“Eh?”seru Jessica lagi-lagi terkejut. Ia tidak menyadari kehadiran namja blonde di samping Chanyeol karena terlalu focus memikirkan tentang Chanyeol yang tiba-tiba muncul di hadapannya.

“Huang Zhi Tao”ucap namja blonde itu seraya mengulurkan tangannya.

Jessica menerima uluran tangan Tao. “Jessica Jung”setelah menyebutkan namanya tiba-tiba saja Jessica merasa seperti tersengat aliran listrik saat bersalaman dengan Tao. Dengan gerakan reflek Jessica langsung menarik tangannya dan menatap Chanyeol dan Tao takut.

“Ada apa?”tanya Tao dengan nada suara beratnya.

Jessica tersenyum kecil lalu menggeleng pelan. “Tidak apa-apa”jawab Jessica kikuk.

“Ini ada oleh-oleh dari China untuk tetangga baru”ucap Chanyeol seraya menyodorkan sebuah bungkusan. Jessica menerima bungkusan itu lalu melihat isi bungkusan itu.

“Itu adalah teh hijau khas daerahku”ucap Tao mengerti dengan kebingungan Jessica.

Jessica menatap Tao sekilas. “Kamsahamnida”ucapnya. Tao mengangguk pelan. Setelah itu suasana menjadi canggung.

“Boleh kami bertamu?”tanya Chanyeol memecah kecanggungan yang ada.

“Eh? Eum..tentu”ujar Jessica lalu mempersilahkan Chanyeol dan Tao masuk. Chanyeol dan Tao duduk di sofa putih milik Jessica.

“Kalian ingin minum apa?”tawar Jessica.

“Apa saja/ Sesuatu yang berwarna”seru Tao dan Chanyeol bersamaan. Tao menatap Chanyeol datar. Menyuruh Chanyeol untuk bersikap sopan ketika bertamu.

“Apa saja”ralat Chanyeol. Ia takut jika Tao sudah menatapnya seperti itu.

“Ah baiklah”

Jessica berjalan ke arah pantry untuk membuatkan minuman untuk kedua tamunya—Chanyeol dan Tao. Setelah membuatkan minuman, Jessica kembali dengan sebuah nampan berisi tiga gelas minuman dingin yang terlihat begitu menyegarkan—jus jeruk instan.

“Maaf membuat kalian menunggu lama”

“Tak apa, kami seharusnya yang meminta maaf karena sudah mengganggu waktu istirahatmu dan merepotkanmu”balas Chanyeol merasa tidak enak.

“Ini tidak merepotkan sama sekali”

“Apa kau tinggal dengan seseorang di apartemen ini?”tanya Tao tiba-tiba dengan suara yang terdengar serius.

“Maaf..?”seru Jessica agak bingung dengan maksud namja blonde di depannya ini.

Chanyeol menyenggol lengan Tao pelan. “Ah maaf, maksudku apa disini kau tinggal dengan salah satu keluargamu?”tanyanya lagi setelah meralat pertanyaannya. Suaranya pun terdengar lebih bersahabat tidak seperti sebelumnya.

“Aku tinggal sendiri. Keluargaku berada di San Francisco”jawab Jessica jujur. “Memang ada apa?”tanya Jessica sedikit merasa curiga.

“Aku seperti mendengar suara dari arah pintu itu”ucap Tao seraya menunjuk pintu berwarna putih—pintu kamar Jessica.

“Ah mungkin itu suara, maomao”

“Maomao?”tanya Chanyeol.

“Peliharaanku, dia seekor kucing yang manis”jelas Jessica.

“Miau miau”tiba-tiba saja terdengar suara kucing. Seekor kucing hitam seram berjalan menuju Jessica. Melihat peliharaannya itu Jessica langsung membawanya ke dalam pelukannya.

“Ini dia maomao”seru Jessica riang seraya mengelus bulu lebat peliharaannya.

“Kucing yang manis”puji Chanyeol lalu mengelus kucing Jessica. Chanyeol sedikit ragu saat mengatakan maomao adalah kucing yang manis. Kucing hitam itu terlihat begitu menakutkan.

“Miau”seru kucing itu sepertinya tidak suka dengan Chanyeol. Ia mencakar lengan Chanyeol yang digunakan untuk mengelusnya.

“Arghh”ringis Chanyeol kesakitan lalu memegangi tangannya yang sedikit mengeluarkan darah.

“Kau tidak boleh seperti itu, maomao”omel Jessica kepada kucing hitamnya. Jessica membawa maomao ke kamarnya lalu mengunci pintu kamarnya. Jessica berjalan menuju kotak obat yang berada di dekat televisi.

“Maafkan atas perbuatan kucingku”ucap Jessica menyesal.

Chanyeol tersenyum hangat. “Tak apa, ia hanya seekor kucing”seru Chanyeol santai.

“Sebaiknya aku obati dulu lukamu agar tidak infeksi”ucap Jessica lalu menarik tangan Chanyeol untuk membersihkan tangan Chanyeol dari bakteri menggunakan antiseptic. Setelahnya ia mengolesi tangan Chanyeol yang terluka dengan obat merah dan ditutup menggunakan plester luka.

“Selesai”

“Terima kasih”

“Maaf atas kejadian yang tidak mengenakan ini”sesal Jessica.

“Ini bukan masalah besar”sela Tao yang daritadi hanya diam. “Sepertinya kami harus pulang, maaf sudah merepotkan”pamit Tao.

“Sekali lagi, aku minta maaf”ucap Jessica untuk kesekian kalinya karena merasa tidak enak.

***

“Bagaimana?”

“Dia sudah bergerak cepat rupanya. Kita juga harus bergerak cepat agar ia tidak bisa menjalankan rencananya”

“Lalu, apa yang harus kita lakukan selanjutnya?”

“Kita harus mengawasi wanita itu dengan ketat. Jangan sampai lengah sedikit pun, ia dalam bahaya”

“Baiklah, aku akan mengawasinya”

“Dan aku yang akan memantau ‘dia’ dari sini. Ia tidak akan bergerak bebas karena kekuatannya yang belum pulih. Kita masih memiliki waktu untuk menggagalkan rencananya sebelum bulan purnama bulan ini. Kita memiliki waktu tiga belas hari dari sekarang”

“Baik. Aku mengerti”

***

“Sialan! Dia juga bergerak cepat rupanya. Dia sudah memberi pelindung kepada wanita itu. tapi itu bukan masalah besar untuk ku. Sampai kapan pun kau adalah milikku dan akan selamanya menjadi milikku. Sejauh apapun kau berlari pada akhirnya aku akan menemukanmu.Pengganggu kecil. Kalian pikir, kalian bisa menggagalkan rencanaku kali ini? Aku tidak akan lengah lagi seperti 1200 tahun yang lalu. lihat saja setelah aku mendapatkan kekuatanku, aku akan memusnahkan kalian semua”

01:07 AM

Jumat, 20 Desember 2013

***Mine by Жin Genie***

A/N : Sorry kalau banyak typo n cerita yang masih pendek 🙂

Iklan

41 pemikiran pada “Mine | Part 2 |

  1. Akhirnya ff ini di post juga (´▽`ʃƪ)
    Tapi masih kependekan chingu -,-
    Tapi gak apa2 lah, yg penting tetap dilanjut ^^

    Jadi kucing hitam itu jelmaannya si Jaejoong ?
    Trus peran Tao & Chanyeol itu sebagai penyelamatnya Sica ?

    Ahh,,, makin seru aja jalan ceritanya+bikin penasaran sama kelanjutannya >_<

    Next chapt chingu (^o^)9 fighting !

  2. Ah ceyem kaka win, ini si yeoli sama tao kayaknya jenis yang sama kayak jejung, kasian sica hidup samamahluk2 aneh, gak ada typo kyakanya, jangan lupa lanjutin jaesica ya kaka puppy @^_^@

  3. Aku udah nunggu lma FF ini tp seneng krna akhirnya dip0st jg. . . . Jd chanyeol dan tw iku pawang hantu atau apa ya th0r??. . Trus apa jaej0ong berubah wjud jd kucing htam??. . Next ditunggu scptnya ya, . .

  4. Seruuuu.. Tapi ini ff kayanya udah lama nggak update ya?! Lupa” ingat soalnya. Pas ada bagian meseum roma baru inget sama jalan cerita sebelumnya.

    Aiish! Jae oppa enak banget di elus” sama sica kekeke~ maunyaa. Pas bulan purnama, jae oppa bisa balik ke tubuh manusianya kah?
    Jangan sampe yeol, tao, dan jaejoong oppa saling bunuh ne. Uwaaa.. Nggak bisa ngebayangin.

    Pas sica salaman sama tao, dia ngerasa kaya ada sengatan listrik. Itu pelindung yang dikasi tao ya? Jae oppa jahat kenapa siii. Sica mau diapain?

    Cerita per chapter pendek gini juga nggak apa” asal chingu bisa rutin updatenya. Semogaaa #berdoa biar chingu terus diberkahi kesehatan dan ide” briliant biar bisa terus berkarya ^o^)9

  5. akhirnya ff ini di post juga….
    penasaran, siapa kucing itam itu yah?? apakah roh yang menyamar jadi kucing?
    terus kenapa harus mengejar sica dan bilang harus menjadi miliknya selamanya??
    terus tao dan chanyeol kenapa bisa mengetahui jessica berada dalam bahaya?

    cepat di publish yah thor… penasaran banget apa maunya si kucing itu…

  6. Daebak (y)

    penasaran bgt dgn lanjutannya…

    kok Sica eon, tdk pnsrn dgn tuh Maomao yg tb2 muncul?

    dan apa hubungannya tuh Maomao dgn Chanyeol dan Tao?

    dan apa jg hubungannya Jaejong oppa dgn Tao oppa?

    apa akan terjadi cinta segitiga?

    ah, penasaran…

    cpt Next thor….

  7. huwaaaa~
    terharu. ternyata km masih mau ngelanjutin cerita ini TTwTT
    btw .. seru bangetttt >______<
    jadi list ff km yg menurut aku harus dilanjutin sampai selesai bertambah satu! wkwkwk
    ahh.. jadi chanyeol dan tao itu yg baik. sementara jejung yg jahat(?)nya :3
    ditunggu yah..

  8. Wah Mianhae windows…. Baru komen sekarang, baru kelar baca soalnya…
    Kkk thanks ya udah lanjut^^
    Kalau bisa banyakin Jaesica nya dibanding EXO -_-a #digampar

    Itu si maomao gak kepanasan di hairdrier sama Jessica? -_-maomao mirip jiji dong (?) kkk

    Trus hubungan 1200th lalu sama Chanyeol dkk apa?

  9. haduuhh… lama banget updatenya thor! tapi Daebak! ceritanya semakin bikin pernasaran…

    Kucing hitam alias maomao itu jelmaannya Jaejoong bkn? terus Chanyeol and Tao itu penyelamatnya? apa mereka semua sebenarnya berasal dari masa lalu? apa Jessica itu…

    Kyaaa!! kebanyakan nanya! lanjut aja deh thor! secepatnya yaa! 😀

  10. Hbis bca nie tambah pngen bget lanjutan.a… Di tunggu ea..
    Semangat thor… Makin lma tulisannya bkin bkin gregetan…

  11. Woowww kucingnya misterius ya..dan yg didalam lukisan itu jaejoong? Iihh jangan jahat ya jongie, tapi kalau bener dia jahat pas banget sih sama tampangnya yg tampan dan keras ekspresinya…daebak..

  12. jae hyung mau apain sica unn ya,di malam bulan purnama :/ mungkinkah ingin membunuh sica unn,agar dia bisa hidup kekal/semacam nya? andwaee!!! kak banyakin humor ya,dengan ada nya chanyeol aku 😀 #plakk

    next chap fighting kaaak~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s