Repost | Miracle | Part 2 |

Miracle_副本

Title : Miracle

Author : Жin Genie

Main Cast : Jessica Jung

Im Yoona

Xi Luhan

Mark Kim

Suho Kim

Suport Cast :

Kim Jongdae aka Chen

Type : Chapther

Genre : Romance

Rating : Teen

Part 2

***Miracle by Жin Genie***

 

Hari ini Jessica akan dijanjikan bertemu dengan Mark oleh Chen, saat ia keluar dari kamarnya ia melihat Yoona tengah duduk bersama dengan Luhan diruang tamu rumahnya. Jessica menarik napasnya dalam sebelum melewati duo sejoli itu.

 

“Kau mau kemana Sica?”tanya Yoona saat melihat Jessica melewatinya.

 

Jessica menghentikan langkahnya lalu menoleh kearah Yoona. “Aku ingin bertemu dengan Mark”jawab Jessica seadanya.

 

Yoona mengernyitkan keningnya. “Siapa dia?”selidik Yoona. Ia penasaran. Tidak biasanya Jessica ingin pergi untuk menemui namja kecuali Chen—sahabat satu-satunya yang Jessica miliki.

 

“Orang yang akan Chen jodohkan denganku”jelas Jessica singkat padat dan jelas. Ia tidak ingin berlama-lama berada satu ruangan dengan Luhan dan Yoona. Terasa panas untuknya.

 

Yoona dan Luhan nampak kaget mendengar penuturan jujur Jessica. “Apa kau suka dengan Mark itu?”Yoona berusaha mengorek informasi. Ia harus tahu namja yang akan bersama dengan kakak kembarnya itu.

 

“Entahlah, aku saja belum pernah bertemu dan berbicara dengannya”ucap Jessica seraya mengangkat bahunya santai.

 

“Mwo? bagaimana kau mau dijodohkan dengan orang yang bahkan kau sendiri saja belum pernah berbincang dengannya“kaget Yoona menanggapi penuturan jujur saudara kembarnya itu.

 

“Tidak ada salahnya aku coba, daripada aku merebut pacar orang lain“ucap Jessica lirih.

 

“Ahh baiklah, semoga sukses“uap Yoona yang merasa percakapannya kali ini akan membuat Jessica sedih. sementara Luhan hanya diam saja melihat saudara kembar itu berbicara, ia bingung harus berbicara apa sekarang.

 

“Thank’s Yong-ah”balas Jessica lalu pergi begitu saja, lagipula ia tidak mau berlama-lama dan melihat betapa mesranya Yoona dan Luhan. Membuatnya sakit hati saja. Jessica menunggu Chen di depan gerbang rumahnya karena Chen sudah berjanji akan menjemputnya, selang beberapa menit akhirnya Chen datang dengan mobil hitamnya.

 

“Kau telat Kim Jongdae!”omel Jessica yang memanggil nama asli Chen itu sambil berkacak pinggang.

 

Chen hanya tersenyum tiga jari. “Aku bangun kesiangan”ucapnya jujur.

 

Jessica masuk kedalam mobil Chen dengan kesal.

 

“Bruk“

 

“Kau tahu, gara-gara kau terlambat aku harus lebih lama melihat kemesraan Yoona dan Luhan“gerutu Jessica begitu ia sudah masuk kedalam mobil Chen.

 

“Mianhe Sica“sesal Chen.

 

Jessica menghela napas berat. “Sudahlah lupakan”ucap Jessica sambil tersenyum kearah Chen walaupun sedikit dipaksakan. Jessica sadar tidak seharusnya ia marah dengan Chen, bukankah Chen sudah baik kepadanya. mencarikan ia kekasih, walaupun ia sendiri tidak tahu bagaimana orang bernama Mark itu.

 

“Sudah kau tidak usah sedih, aku yakin setelah kau bertemu dengan Mark kau akan bisa melupakan Luhan“ujar Chen mencoba membuat Jessica sedikit melupakan Luhan.

 

“Kuharap juga seperti itu“balas Jessica.

 

Chen mengajak Jessica ke Lotte World, karena disini tempat ia berjanji akan bertemu dengan Mark.

 

“Ya! Kim Jongwoon, kenapa kau mengajakku ketempat seperti ini? kau pikir aku anak kecil eoh?“omel Jessica begitu mereka memasuki Lotte World. Jessica memang suka sekali mengomeli Chen karena Chen tidak pernah marah saat ia memarahinya dan itu menjadi salah satu alasan Jessica nyaman berada di dekat Chen.

 

“Ya! Jessica Jung, kau benar-benar tidak pernah pcaran ya? kalau orang berkencan memang ketempat seperti ini“balas Chen tidak mau kalah.

 

“Lihat, banyak pasangan kan disini“perintah Chen sambil menunjuk beberapa pasang kekasih yang sedang lewat di depan mereka.

 

Jessica mengedarkan pandanganya kepenjuru Lotte World, memang banyak pasangan yang menghabiskan waktu luangnya di Lotte World. benar kata Chen, ia memang tidak pernah pacaran, jadi ia tidak tahu tempat kencan yang biasa dikunjungi oleh para pasangan kekasih.

 

“Kau kan tahu Chen-ah, aku memang tidak pernah pacaran. aku selama ini selalu menyibukkan diriku dengan buku dan pelajaran saja“ucap Jessica lirih.

 

Chen merasa ucapannya barusan sudah agak keterlaluan.“Mianhe Sica”sesalnya.

 

“Sudahlah. oh ya, mana orang yang bernama Mark itu? ”tanya Jessica mengalihkan pembicaraan.

 

Chen mengedarkan pandangannya“Seharusnya ia sudah ada disini”ujarnya lalu mengedarkan pandangannya mencari seseorang yang ia kenal yang bernama Mark.

 

“Mungkin dia terlambat”tambahnya setelah mencari Mark dan tidak menemukannya.

 

“Oh ya, aku ingin membeli minuman, apa kau ingin minum sesuatu? ”tanya Chen.

 

Jessica nampak berpikir. “Orange Juice saja”ucapnya lalu duduk disebuah bangku yang berada di dekatnya.

 

“Baiklah, kau tunggu disini. ingat jangan kemana-mana”seru Chen.

 

“Iyaaa“balas Jessica gemas.

 

“Memangnya aku anak kecil harus diperingatkan seperti itu“gumam Jessica setelah Chen pergi. Ia melihat tempat duduk kosong lalu duduk di sana seraya menunggu Chen kembali.

 

“Kenapa tadi aku tidak tanyakan bagaimana ciri-ciri Mark itu“Jessica meruntukki kebodohannya.

 

Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak Jessica. “Hi..”sapanya sambil tersenyum ramah.

 

“Nuguseyo?“tanya Jessica bingung.

 

“Kau Jessica Jung kan?“tanya orang itu.

 

“Nuguseyo?“Jessica mengulang pertanyaannya yang tidak dijawab kali ini dengan nada yang ketus.

 

“Oh sorrry, aku Mark“ujar orang itu seraya mengulurkan tangannya.

 

Jessica menatap tangan Mark yang terulur kepadanya lalu menatap Mark “Ohh, ya aku Jessica”respon Jessica singkat seraya menjabat tangan Mark sebentar.

 

Mark tersenyum melihat sikap dingin Jessica. “Kau masih tidak berubah, tetap dingin dan cuek”ujar nya tiba-tiba seraya duduk di samping Jessica.

 

Jessica mengerutkan keningnya bingung, lalu tersenyum sinis. “Kau berkata seperti itu seolah telah mengenalku lama”komentar Jessica dingin.

 

Namja bernama Mark itu sedikit kaget. “Hey?? Ah sudah kuduga kau tidak ingat denganku”ucap Mark lemas.

 

“Ingat? memangnya kita pernah bertemu sebelumnya? Kurasa tidak. ”seru Jessica bingung. Jessica meneliti laki-laki yang ada di hadapannya ini. Laki-laki dengan jaket baseball merah dan kaos putih polos yang terlihat keren. Ia yakin tidak pernah kenal sebelumnya dengan laki-laki ini.

 

“Aku, Mark Kim, ingat? ”tanya Mark dengan wajah penuh harap. Ia sedikit terkekeh pelan melihat wajah bingung Jessica yang nampak lucu.

 

Jessica nampak berpikir dengan keras. “Mark Kim. Mark Kim. Mark Kim?“gumamnya berkali-kali mencoba mengingat siapa Mark Kim.

 

“Kita pernah satu sekolah dasar San Francisco“ucap Mark lagi berusaha agar Jessica mengingat siapa dirinya.

 

Jessica mengembangkan senyumnya. “Ya, sekarang aku ingat. kau Mark Kim yang duduk paling depan kan saat kita sekolah dasar? Yang menangis saat Jackson menjahilimu“serunya senang lalu terkekeh pelan.

 

Mark menganggukan kepalanya. “YA! Itu kan saat aku masih kecil, sekarang sudah tidak ada lagi yang berani memnjahilku!“
ucap Mark bangga. Jessica masih asik menertawai Mark kecil yang ia kenal.
“Akhirnya kau mengingatku“gumam Mark senang. Jessica hanya tersenyum kecil mendengarnya. Ia jadi merasa tidak enak dengan Mark. Pertama sudah bersikap dingin lalu tidak mengingatnya pula, sungguh kesan pertama yang buruk setelah lama tidak berjumpa.

 

“Sorry“ujar Jessica menyesal.

 

Mark balas tersenyum“tak apa, sebenarnya aku sudah menduganya. Oh ya, kemana Chen?“tanya Mark yang tidak melihat Chen.

 

“oh dia, dia sedang beli minum“jawab Jessica seadanya.

 

Hening..

 

Jessica merasa canggung dengan keheningan yang terjadi diantara mereka. “Kau kuliah dimana?“tanya Jessica berusaha memecahkan keheningan diantara dirinya dan Mark.

 

“Hanyang University“jawab Mark.

 

“Ohh Hanyang“respon Jessica seadanya. Seketika mata Jessica langsung terbelalak. “Loh aku juga kuliah disana, tapi kenapa aku tidak pernah melihatmu ya?“gumam Jessica bingung.

 

Mark menghela napas pelan. “Kau terlalu asik dengan kuliah dan duniamu“ucap Mark pelan. Jessica hanya tersenyum kikuk mendengar ucapan Mark. Mark benar selama ini Jessica sangat sibuk dengan kuliahnya sampai-sampai ia tidak punya waktu untuk mengurusi masalah asmaranya sendiri. Sampai akhirnya ia menyukai namja chingu saudari kembarnya sendiri—Yoona.

 

“Jess, kau ingin naik Jet Coaster?”tanya Mark tiba-tiba. Jessica  menatap Jet Coaster yang tengah melaju dengan kencangnya itu ngeri lalu kembali menatap Mark.

 

“Kita tunggu Chen, dia belum datang”jawab Jessica tidak nyambung ia sengaja melakukannya untuk menghindari naik wahana paling menyeramkan itu. Oh ayolah siapa yang tidak takut dengan wahana mengerikan seperti Jet Coaster.

 

“Sudahlah kita tidak usah menunggu Chen, bukankah kita akan berkencan? Untuk apa berkencan bersama dengan Chen”ucap Mark sambil menarik tangan Jessica untuk mengantri menaiki Jet Coaster. Seketika wajah Jessica menjadi pucat, belum naik saja Jessica sudah seperti ini apalagi setelah naik.

 

“Mark”ucap Jessica pelan. Tapi Mark tidak menyahutnya, ditempat yang seramai ini teriakpun belum tentu terdengar bagaimana yang hanya berbicara pelan seperti yang Jessica lakukan tadi. Mark menarik tangan Jessica begitu mereka akan menaiki Jet Coaster dan sial bagi Jessica mereka duduk dibaris paling depan.

 

“Kau siap?”tanya Mark. Jessica hanya menganggukan kepalanya—pasrah. Apa lagi yang bisa Jessica lakukan selain duduk pasrah?? Tidak ada!

 

Jet Coaster mulai melaju dengan kecepatan sedang, saat ini Jet Coaster tengah menanajak jadi tidak terlalu menakutkan. “Tenang saja, ini tidak menyeram—”

 

“Kyaaaaa”belum sempat Mark menyelesaikan ucapannya, Jet Coaster itu sudah menurun dengan sangat cepat, membuat beberapa orang dan terutama Jessica berteriak dengan kencang sementara Mark hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Tiba-tiba Jessica menggenggam tangan Mark dengan sangat erat karena terlalu ketakutan. Mark tidak merasa kesakitan akibat genggaman Jessica malah ia semakin tersenyum lebar.

 

Dalam hati Jessica merutuki Mark, sekarang ia benar-benar ketakutan.

 

 

***

 

 

“Hoek hoek”Jessica terus memuntahkan semua isi perutnya setelah menaiki Jet Coaster bersama Mark.

 

“Seharusnya kau bilang tadi, kalau kau sangat takut naik Jet Coaster”ujar Mark sambil memijiat tengkuk Jessica agar lebih baik.

 

Jessica menatap Mark tajam. “Tadi aku sudah memanggilmu, tapi kau malah menarik tanganku dengan erat dan membawaku menaiki wahana mengerikan itu”ujar Jessica kesal.

 

“Eh? benarkah? Aku tidak tahu, sorry Jess”ucap Mark merasa bersalah.

 

“Sudahlah lupakan”

 

“YA! Kalian darimana saja? aku mencari kalian”cerocos Chen begitu ia melihat Jessica dan Mark.

 

“Sica kau kenapa?”tanya Chen khawatir begitu ia menolehkan pandangannya ke arah Jessica. Wajah Jessica kini sangat pucat.

 

“Aku tidak apa-apa”jawab Jessica bohong.

 

Chen segera mengarahkan pandangannya kearah Mark yang berada dibelakang Jessica. “Apa yang kau lakukan padanya?”tanya Chen marah seraya menunjuk Jessica yang saat ini tengah memuntahkan kembali isi perutnya. Walau pun ia yang menjodohkan Jessica dan Marak, tapi ia tidak akan diam saja jika ada yang berbuat jahat kepada sahabat terbaiknya itu.

 

“Aku tidak tahu kalau ia ternyata takut naik Jet Coaster”ucap Mark menyesal.

 

“Seharusnya—”

 

“Sudahlah Chen-ah ini bukan salah Mark”ucap Jessica memotong kalimat Chen. Sebelum sahabatnya ini membuat keributan dan menjadi perhatian banyak orang.

 

“Ayo kuantar pulang”ujar Chen. Ia tidak tega melihat Jessica terus muntah-muntah seperti ini.

 

“Biar aku saja yang mengantarnya”sergah Mark cepat.

 

“tapi—”

 

“Aku adalah teman kencannya hari ini, jadi aku harus mengantarkannya sampai rumah”potong Mark cepat. Chen menoleh kearah Jessica yang juga tengah menatapnya dengan pandangan bagimana?. Yang dibalas Jessica dengan mengangkat bahunya tanda ia tidak tahu.

 

“Baiklah, tapi kau harus mengantarnya sampai rumah dengan selamat”putus Chen seraya memperingatkan Mark. Walau bagaimana pun ia harus mendekatkan Mark dengan Jessica agar Jessica dapat melukapakan Luhan yang merupakan kekasih saudari kembarnya.

 

Mark menganggukan kepalanya dengan semangat seraya tersenyum kearah Chen. “Gomawo, kalau masalah itu kau tidak perlu cemas, aku akan menjaga Jessica dengan baik”balas Mark seraya tersenyum ramah.

 

“Ah, baiklah”

 

“Sudah kalian pulang duluan saja, aku masih ada urusan”seru Chen.

 

Jessica dan Mark hanya menganggukan kepalanya patuh, Mark memapah Jessica karena kondisi tubuhnya yang saat ini kurang sehat dan itu juga karena ulahnya.

 

“Semoga Mark bisa membuatmu melupakan dan merelakan Luhan”gumam Chen sambil memperhatikan Jessica dan Mark yang kini berjalan kearah parkiran mobil.

 

 

***Miracle***

 

 

Saat mendengar suara deru mobil yang memasuki perkarangan rumahnya Yoona segera keluar diiring Luhan di belakangnya.

 

“Gomawo sudah mau mengantarku pulang”ucap Jessica saat ia sudah sampai di depan rumahnya.

 

“Ya”sahut Mark singkat.

 

Hening..

 

Lagi-lagi keheningan terjadi diantara Jessica dengan Mark, mereka terlalu sibuk dengan pikiran masing-masing. “Sebaiknya kau cepat pulang Mark, hari sudah mulai malam”ujar Jessica kikuk. Mark menganggukan kepalanya sebagai jawaban.

 

“Sica”seru Yoona dari arah pintu.

 

Jessica dan Mark segera menoleh kearah sumber suara, terdapat Yoona dan Luhan yang tengah berdiri di depan pintu.

 

“Ah pasti dia Yoona kan?”tanya Mark. Jessica menganggukan kepalanya.

 

Mark menghampiri Yoona dan Luhan yang tengah menatapnya bingung. “Hi Yoona”sapa Mark ramh dengan senyum manisnya.

 

Yoona mengerutkan keningnya. “Nuguseyo?”tanya Yoona.

 

“Mark Kim”jawab Mark.

 

“Ah, Mark~”seru Yoona senang saat mendengar Mark menyebutkan nama internationalnya, Yoona langsung mengingat siapa Mark.

 

“Ingatanmu jauh lebih baik dibandingkan dengan kembaranmu”sindir Mark sambil melirik kearah Jessica. Yoona yang mendengarnya terkekeh pelan, sementara Jessica mengembungkan kedua pipinya.

 

“Kalau urusan namja tampan Yoona akan mempunyai ingatan yang sangat bagus”sindir Jessica.

 

“Jadi kau menganggap aku tampan?”goda Mark seraya tersenyum jahil pada Jessica.

 

Jessica merutuki perkataannya barusan, ia menggigit bibir bawahnya. Sekilas ia menoleh kearah Luhan dan saat itu juga Luhan tengah menatap ke arahnya dengan pandangan yang Jessica tidak mengerti.

 

“Kalau..aku bilang kau jelek, berarti aku..bohong”ujar Jessica jujur dengan terbata seraya menundukkan kepalanya –malu.

 

Mark tersenyum mendengar perkataan Jessica. “Apakah kau menyukaiku?”tanya Mark tiba-tiba.

 

“Eh?”seru Jessica kaget seraya mengangkat kepalanya.

 

Tidak hanya Jessica yang kaget dengan pertanyaan Mark, Yoona dan Luhan pun kaget. Kini semua mata tertuju pada Jessica, mereka sedang harap-harap cemas menunggu jawaban Jessica.

 

Diam.

 

Jessica bingung harus menjawab apa.

 

“Tidak usah kau pikirkan, tadi aku hanya bercanda”ujar Mark sambil tersenyum kikuk, mencoba mencairkan atmosfer diantara mereka.

 

“Emm..aku menyukaimu..em kau namja yang baik..kurasa begitu”ujar Jessica tiba-tiba. Membuat semuanya kaget, Yoona menoleh kearah Luhan. Luhan menundukkan kepalanya. Sementara Mark kini tengah tersenyum senang.

 

“Kurasa aku harus pulang, ini sudah malam”ucap Luhan tiba-tiba.

 

Jessica menoleh kearah Luhan kaget.
Kenapa kau pulang Luhan-ah? Aku masih ingin melihatmu. Ucap Jessica dalam hati.

 

“Ah..ya”sahut Yoona singkat.

 

Luhan menoleh kearah Jessica lalu tersenyum kecil dan dibalas oleh Jessica. Luhan pergi begitu saja meninggalkan rumah keluarga Jung. Jessica menatap kepergian Luhan sedih.

 

“Dia siapa?”tanya Mark setelah Luhan pergi.

 

“kekasih Yoona”jawab Jessica pelan masih tetap mandangi punggung Luhan sampai Luhan masuk kedalam mobilnya dan melesat meninggalkan perkarangan rumahnya dab hilang digelapnya malam. Mark hanya menganggukan kepalanya. Sekilas raut wajahnya berubah sedih saat melihat Jessica terus memperhatikan Luhan bahkan sampai mobil Luhan tidak terlihat lagi. Yang membuat Mark sedih karena tatapan Jessica yang sangat berbeda saat menatap namja bernama Luhan itu. Jessica seperti—menyukainya.

 

“Mark, apa kau tidak pulang juga”tanya Yoona membuat berbagai pikiran Mark tentang Jessica dan Luhan buyar begitu saja.

 

Mark terkekeh mendengarnya. “Kau mengusirku Yoona? ”tanya Mark.

 

“Eh? Bukan seperti itu, aku—”

 

“Aku mengerti. Baiklah aku pulang”potong Mark. Mark berjalan kearah Jessica yang saat ini tengah mematung di tempatnya. Entah apa yang sedang Jessica pikirkan saat ini.

 

Chu~

 

Tiba-tiba sebuah ciuman mendarat di kening Jessica—Mark menciumnya.

 

Good night ”ucap Mark.

 

Jessica kaget dengan apa yang baru saja Mark lakukan, wajah Jessica langsung merah merona karenanya. Jessica tidak mampu berkata-kata, ini adalah pertama kalinya seorang namja mencium dirinya selain ayahnya. Sementara itu Yoona kaget melihat Mark mencium kembarannya, tapi setelah itu ia tersenyum sekilas.

 

“Aku pergi”pamit Mark sambil berjalan kearah mobilnya, lalu melesat meninggalkan perkarangan rumah keluarga Jung.

 

“Sica..”panggil Yoona.  Tidak ada jawaban, Jessica masih mematung di tempatnya. Melihat itu Yoona hanya geleng-geleng kepala.

 

“Sica!”panggil Yoona sekali lagi.

 

“Eh?”

 

“Ayo masuk”ajak Yoona sambil menarik tangan Jessica.

 

“Ya”

 

 

 

***

 

 

 

“Tok tok”Yoona mengetuk pintu kamar Jessica.

 

“Masuklah Yong”seru Jessica dari dalam kamar, ia tahu bahwa yang mengetuk pintunya itu Yoona karena dirumah ini mereka hanya tinggal berdua saja sementara orangtua mereka tinggal di San Francisco.

 

Yoona menghampiri Jessica yang kini tengah membaca novel di tempat tidurnya. “Apa kau menyukai Mark?”tanya Yoona langsung.

 

“Eh?”Seru Jessica kaget seraya menoleh kearah Yoona.

 

“Katakan padaku, apa kau menyukai Mark?”ulang Yoona.

 

Jessica menutup novelnya lalu menghela napas panjang. “Eentahlah”ujarnya sambil mengangkat bahunya. Jessica sendiri masih bingung dengan apa yang ia rasakan saat ini, jauh di dalam lubuk hatinya ia masih sangat amat mencintai Luhan, tapi disisi lain ia juga mulai suka dan merasa nyaman dengan keberadaan Mark di dekatnya.

 

“Bagaimana dengan namja yang kau ceritakan padaku beberapa waktu lalu, apa kau masih menyukainya?”selidik Yoona dengan antusiasnya.

 

Jessica menerawang lalu menghela napas panjang lagi. “Kurasa begitu, tapi sudah kubilang dia sudah mempunyai kekasih dan aku tidak mau merusak hubungan mereka”jawab Jessica pelan.

 

“Sepertinya aku akan mencoba berhubungan dengan Mark saja”tambah Jessica dengan nada suara yang lirih. Akhirnya Jessica mengambil keputusan untuk mencoba merelakan Luhan dan menjalin hubungan dengan Mark.

 

“Menurutmu bagaimana kalau aku dengan Mark?”tanya Jessica mengganti topic pembicaraan dengan nada suara yang terdengar jelas memaksakan untuk ceria.

 

Yoona memiringkan kepalanya untuk berpikir. “Apa kau tidak ingin mendapatkan namja itu?”Yoona kembali membahas tentang namja yang Jessica sukai.

 

“Kurasa aku akan menyerah Yong-ah terlalu jahat kalau sampai aku mencoba mendapatkannya”ujar Jessica lirih.

 

Yoona menganggukan kepalanya. “Bagaimana kalau kita double date?”usul Yoona tiba-tiba.

 

“Hah?”seru Jessica kaget.

 

“Aku dengan Luhan dan kau dengan Mark”jelas Yoona dengan wajah yang sangat antusias.

 

“Deg”

 

Luhan dengan Yoona? Ya,  aku seharusnya sadar Luhan hanya untuk Yoona bukan untukku. Ujar Jessica dalam hati.

 

“Bagaimana?”ulang Yoona.

 

“Tapi aku dengan Mark bukan sepasang kekasih, dia belum menyatakan perasaaannya secara langsung padaku Yong”ucap Jessica pelan.

 

“Tidak apa, mungkin setelah kita double date, Mark akan menyatakan cinta padamu secara resmi”ujar Yoona riang.

 

“Bukankah tadi dia menciummu”goda Yoona.

 

Seketika wajah Jessica memerah jika mengingat kejadian dimana Mark yang mencium keningnya. Jessica hanya bisa terdiam, ia tidak tahu harus berbuat apa dan berkata apa. Ia bingung dengan perasaannya sendiri.

 

Yoona terkekeh melihat kelakuan Jessica. “Kau diam tandanya ‘iya’ ”seru Yoona seraya keluar dari kamar Jessica.

 

Jessica menatap punggung Yoona lirih. “Apa kau akan marah padaku kalau kau tahu aku menyukai Luhan-mu?”gumamnya pelan.

 

 

***Miracle***

 

Iklan

36 pemikiran pada “Repost | Miracle | Part 2 |

  1. Yeayyy. Dilnjut jg ni ff…. tq thor
    Wah q jdi p nsran…. sm yoona,knp ia brsikap sprti itu,seolah2 dia tau ttg seseorg yg disukai sica? Apa q jg boleh brhrap bhwa seorg luhan myukai jessica,krn lihat dr cranya mntap sica,sprti ada sebuah hal aneh… ntah lahc? Yg psti q msih fokus sm hubungan mark-sica….
    A apa mark bnar2 myukai sica….
    Smg j ada yg cmburu krn kdekatan mreka..?+-brhrap++/

    ok thor next…. keep writing

  2. Kayaknya luhan suka sama jessica yaa, kayaknya yoona sm luhan itu ga pacaran dan malah luhan itu minta tolong sama yoona supaya bisa sama jessica hehehe mian thor ini sebenernya keinginan aku wkwkwk ff mu bagus thoooor, aku suka

  3. Ternyata mark temennya Yoona sama Jessica dulu wkwkwk
    Sebenernya Luhan itu suka sama Jessica iya kan? ._.
    Chen baik banget ya sama Jessica’-‘ Aku penasaran sama chap selanjutnya!
    Ditunggu kelanjutannya!

  4. sica eon udah punya gantinya,tapi dia masih suka lulu oppa.chen oppa sahabat yang baik.aku pengen lusica thor.eh tapi waktu sica eon bilang suka ke mark ,lulu kok nunduk?apa dia suka sica eon?berharap iyaa. next chap dtnggu thor & KEEP WRITING!!

  5. Annyeong…!! Ah aq readers baru disini wkwkw…!! Thor Daebak…, FF mu aq suka aq suka Dae to the Bak , DAEBAK…!! Aq ngerasa di Sini seperti nya Luhan menyukai Jessica , dan Jessica menyukai Luhan , Mark menyukai Jessica , dan Yoona apakah ia berpacaran dengan Luhan ?? Benarkah ? Atau Yoona hanya pura pura pacaran ama Luhan , agar Jessica cemburu kemudian menyatakan perasaan nya kalau Jessica suka ke Luhan…!! Aduh…, Thor Cpet dilnajut ya , aku sukak weyyyy !! 😀

  6. Luhan suka jessica ya?? Terus yoona tau?? Kok kayanya yoona mancing2 jessica buat tetep suka luhan….btw mark hihh gemes lucu bgt sama jessica♡

  7. aku nyesek sekaligus bahagia disisi lain aku pengen jessica luhan bersatu tapi disisi lain aku seneng mark ada buat jess. itu yoongie polos apa gimana ya x_x sebenernya dia tau ga sih kalau jessica curhat tentang luhan kedia. 😥

  8. Errr…..bagian terakhir…..double date….hufffttt gak sabarrrrr >___<
    Entah aku bener-bener yakin kalo Jessica suka sama Luhan /sok tau/ .-.
    Di sini aku suka moment MarkSica, walaupun aku ngarepnya LuSica ._. #plakkk
    Fighting next chap ^^

  9. Yeay.. Chapter 2 di post juga.. 🙂
    Luhan sebenernya suka sama Sica kan? Iyakan?
    Yoona kaya orang yang mengetahui apa yg dirasain Jessica gitu.. Apa Yoona tau ‘mungkin’ Luhan menyukai saudara kembarnya?
    Jessica yg sabar ya.. Semoga bisa melupakan Luhan dan menerima Mark..
    Chen adalah sahabat yang baik 🙂

    next chap ditunggu 🙂

  10. Yoona beneran pacaran sama luhan / engga sih ?? Mark suka sama jessica ??
    Hah ? Double date, pasti nanti jessica sedih pas double date..
    Cepat di lanjut yaa eonni

  11. wahhh !!! deg-deg an ., sma double dateny.., gmana ntar sicany .., tkut ktahuan.. hehhe
    sicany jga malu pas dicium mark .., kkekkke~ ><
    pnasran sma klanjutanny thour…!!
    dtunggu klanjutanny dan smangat ne ^^

  12. wooaaaa deg deg an ama double datenya ><
    kyyaa gimana ya perasaannya jessica?
    kayak nya ya kalo aku baca luhan suka sama jessica deh hahah xD
    aahhhhhhhhh ga sabar next chaptnya 😀

  13. Luhan juga ada perasaan ke Sica ya?
    Nanti Yoona nya gimana? Aku takut Sica di anggap perusak hubungan orang..
    Anw Chen suka juga ke Sica ya? 😦
    Complicated banget thorrr

  14. Aku merasa yoona tau kalo luhan itu suka sama jessica deh..soalnya yoona sempet ngelirik luhan pas mark lagi nanya perasaan jessica terhadap mark
    Trussss kayanya mark suka sama njess dhh
    Semoga aja jessica sama luhan dan yoona sama Mark hehehe next chap kutunggu sama next chap dari la’pascuasica hehehe

  15. ini kerennnnnnnn, sekian lama aku nunggubff eonnie:3, ku tunggu kelanjutannya, Apa Luhan suka Jessica juga? , tapi gimana sama Yoona?, peran yoona di sini baik aku suka, kan biasanya yoona di pake jadi antagonis, yah pokok nya kutunggu yaa:3

  16. Idih,,luhan sbnarnya pcran gk sih sma yoona !! kok kelihatannya yoona suka mark trus yoona bantu dekitin luhan sma sica ?? yoona apa mungkin tau kalau luhan suka sica dan sica suka luhan, trus yoona juga mancing2 (?) sica biar ngasih tau namja yg sica suka ??? saoloh ,bngung tpi keren masih bnyak pertanyaan :v ditnggu part 3 nya Unnie ,,Fighting

  17. Makin lama ketahuan deh klo Luhan suka ma Jessica,,/sotoy
    Mark udah suka ma Jessica tuh kayaknya,, hadeuh Jessica pasti bingung nih bakal milih Mark ato Luhan.. Smoga za milih Luhan 😀
    Keep writing thor

  18. moment MarkSica lucu dan romantis 🙂 #tapi aku ngeharapnya seh Lusica-_-”
    kayaknya Luhan cemburu, atau cuman perasaan aku aja o_O
    itu Yoong kayaknya selalu mancing-mancing Sica gitu ? apa dia tau perasaan Sica yg sebenarnya ?

    next chapt chingu 🙂

  19. Kayaknya mark udah suka sama sica deh, kelihatan dari ceritanya itu sering memperhatikan sica,, ckckkckckk…
    Wah… makin tuh keliatan luhan seperti punya rasa ama sica… apa jangan” luhan mencintai jessica d banding yoona?

    semoga hansica bersatu…

    oh ya, di pemain ada suho yah, tapi disini kok ga ada suho? Apa belum nampak?

  20. Tuh kan…ff ini menarik banget… aku suka semua castnya. Tapi setelah dipikir pikir. Suho sama yuri kapan munculnya? Apa jangan jangan suho itu yg mau dijodohin sama jessica and…yuri itu jahat sama jessica nantinya? Au ahh …

  21. Eonn aku penasaran banget sama cerita ini .. jessica nya kasian u.u
    Aku telat baca jadi aku komentar di setiap chapter takut di sangka siders ..
    Kekeke

  22. Yoo maaann!!!! Greget greget deeh bacanya :3 luhan sm yoona kok agak mencurigakan gitu sih? Malahan mereka kek orang yg lagi ngerencanain sesuatu. Dan apa mungkin luhan jg suka sm jessica? Ahhh mark sweet banget siiih :3 baguuuss ahh

  23. aku suka ceritanya 😀 ceritanya beda dr yg biasanya aku baca 😀 hwaaaaa seneng pas luhan sedih tau jessica suka mark .. brrti kan luhan pnya perasaan sama jess 😀 yheee 😀 waahh smoga luhan cept” mutusin yoona trus sama sica 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s